Peta


Lihat alikhlasmusholaku.top di peta yang lebih besar
" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Minggu, 16 Mei 2021

❤ HUBUNGAN KAKAK-ADIK.


 

أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK





Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Share On Whatsapp:


Bismillaah....


Bacaaa , lalu menangislah jika ingin menangis....


Hubungan persaudaraan yang sebenarnya adalah ketika saudaramu sudah sama2 berumah tangga...


Akankah hubungan itu masih sama ketika masa kecil dahulu, ketika bertengkar kemudian bermain bersama lagi...


Ketika ada yg mengganggumu, kemudian kau panggil kakakmu, lalu dengan badannya yang lebih besar dia membelamu Karena kau adalah adiknya...


Atau ketika kau membela adikmu yg memang bersalah, demi sebuah kata Karena dia adikku...


Ketika makanan yang dihidangkan ibumu, dibagi bersama saudaramu. 

Satu makan tempe, maka semua tempe. tak ada yg dipilih kasih, satu makan telor maka dibagilah telornya jika hanya satu butir..


Atau ketika bapakmu pergi kondangan dan membawa satu tempat makanan, pasti berebut makanan kesukaan, tapi ujung-ujungnya makan bersama dalam satu wadah...


Ah.....betapa akan sangat dirindukan hal-hal seperti itu.


Akankah moment kebersamaan itu masih ada ketika kalian sudah berumah tangga??


Ketika satu menjadi kaya yang lain hanya biasa saja...

ketika satu menjadi orang terhormat, sementara yang lain hanya jadi rakyat biasa, atau ketika yang satu telah menjadi sangatlah alim, tapi yang lain masih mencari jati diri, belum dibukakan hidayah...


Maka selayaknya....saudara tetaplah saudara....dilahirkan Dari ibu dan bapak yg sama...maka darah saudaramu juga sama denganmu...sudah sepatutnya saling mengingatkan....saling membantu... saling bergandengan tangan......karena sesungguhnya saudaramu jauh di lubuk hatinya akan juga mendoakan mu.....


Ketika kau menjadi kaya...saudaramu tidak akan meminta hartamu tapi dengan bangga dia akan berkata pada semua orang "lihatlah...saudaraku sudah jadi orang kaya"...


Yang jadi ujian adalah ketika saudaramu terpuruk....akankah kalian meninggalkan atau melambaikan tanganmu untuk merengkuhnya??


Coba tanya hatimu sendiri....Karena saudara bukan hanya perkara harta, bukan pula masalah yang bermartabat atau tidak.


bukan pula masalah siapa yg dekat pada Sang Pencipta atau tidak..... tapi ini masalah hati.


Ingatlah....belum tentu saudaramu yg terpuruk akan selamanya terpuruk.....tak pasti juga dia yang sekarang jadi orang brutal esok juga akan tetap sama....


Dan belum tentu yang sekarang kaya akan selamanya kaya...yang sekarang alim akan tetap alim..


Karena hanya Tuhanlah yg tahu.


Jagalah saudaramu selagi ada....dalam keadaan apapun...Karena kelak dia juga akan menjagamu....walau pun hanya lewat doa.


        🍁(Semoga Bermanfaat)🍁



Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :




http://www. alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!



Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى، كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
“Siapa yang mengajak kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengikutinya, tidak akan dikurangi sedikitpun dari pahala mereka…” (HR. Muslim 2674, Abu Daud 4609 dan yang lainnya).


TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN

✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar