" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Sabtu, 29 Agustus 2020

Jangan pernah menilai buku dari sampulnya! + Video


أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!






Bajunya Saja Mirip Preman, Tapi Imam Masjid Riyadh Bengong Dengar Azan Pria ini!




Ya, pepatah itu tepat untuk menggambarkan video ini.

Video pria ini mudah ditemui di YouTube.

Ketik saja 'Azan' di kolom pencarian YouTube.

Maka video pria ini, bisa kamu temukan di antara video azan-azan indah lainnya.

Menurut situs Riyadh Connect, kemerduan suara azan pria ini sempat membuat heboh warga Al-Uraija, distrik di bagian barat ibukota Arab Saudi, Riyadh.

Pria ini tak memakai baju koko atau gamis, ia memakai jaket jins yang sudah belel.

Sepintas, ia lebih mirip preman daripada seorang yang rajin ke masjid.

Tak disangka-sangka, suaranya begitu indah saat mengalunkan azan.

Pria ini adalah seorang ekspatriat asal Filipina yang pindah ke Al-Uraija.

Imam masjid Hamza bin Muttalib di sana, sempat kagum setelah melihat keindahan suara pria ini membaca Alquran.

Ia kemudian disuruh mengumandangkan azan, tak disangka, suaranya ternyata begitu merdu.

Koran-koran lokal di Riyadh memberitakan, setelah suara azan pria ini berkumandang, warga sekitar masjid berdatangan.

Mereka sempat mengira suara itu adalah rekaman kaset, maklum,menurut warga, suara azan di masjid itu biasanya tak seindah ini.

Keindahan suara azan pria ini dianggap mirip dengan syara zan Sheikh Mohammed Mulla, muazin terkenal di Masjidil Haram, Makkah.

Warga pun tertegun dan kaget, setelah tahu, yang mengumandangkan azan adalah pria Filipina, sebuah negara yang mayoritas penduduknya beragama Katolik.

Imam Masjid sampai mengundang wartawan untuk menyaksikan langsung keindahan azan dari pria ini.

Peristiwa ini terjadi pada 2013 lalu, Menurut sumber lain, nama pria itu adalah Idris.

Dia berasal dari Kota Isabela, Mindanao, Filipina.


Back to top
Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :




http://www. alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!



Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى، كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
“Siapa yang mengajak kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengikutinya, tidak akan dikurangi sedikitpun dari pahala mereka…” (HR. Muslim 2674, Abu Daud 4609 dan yang lainnya).


TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN

✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar