" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Rabu, 06 Mei 2020

Pentingnya Sifat Muroqobah Seorang Muslim

أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!





Muroqobah yaitu salah satu sifat yang harus dimiliki oleh seorang muslim. Seseorang memerlukan pengendalian untuk menjalankan ketaatan kepada Allah SWT, dimanapun ia berada dengan sifat muroqobah.



Hal itu dikatakan KH. Yusuf Muhammad dalam kajian Madrasah Ukhhuwah, di Masjid Al-Irsyad, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (29/1/2019).



Kajian yang bertajuk “Akidah Membuahkan Muroqobah” tersebut berlangsung secara khidmat. Dalam ceramahnya, KH Yusuf mencontohkan muroqobah dalam kehidupan di dunia saat ini.



“Contohnya jika di kantor kita ada CCTV, kita merasa diawasi dan saya yakin kita sangat berhati-hati sekali dalam melakukan sesuatu. Suara bahkan videonya bisa terekam, jika berbuat baik maka berdampak baik, begitu juga sebaliknya, dan kekuasaan Allah lebih dari itu,” ucapnya kepada jemaah.



Allah berfirman :



الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَى أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ



“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan,” (QS. Yasin: 65).


Kata Allah akan datang seseorang pada hari kiamat, menolak semua kesaksian yang Allah berikan dari malaikat. Semua yang ada disekitar kita, benda-benda, udara, air, cahaya, akan menjadi saksi, namun semuanya ditolak.

“Ya Allah saya percaya diriku sendiri. Lalu Allah pun mengunci mulut kita, semua anggota tubuhlah yang akan berbicara,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut KH Yusuf. Seseorang harus sadar, bahwa Allah mengawasi kita. Salah sekali jika seseorang berpikir bahwa Allah tidak mengawasi kita.

Semua kegiatan, mau itu menipu, menucuri, memeluk, menulis, bersedekah. Apa saja disaksikan oleh Allah dan para Malaikat.

Sampai tibalah pada hari kiamat, mereka akan memperlihatkan bukunya yang penuh dengan catatan kejujuran. Untuk itu ada poin penting yang kita dapat, jika kita membiasakan diri dengan sifar muroqobah.

“ Menjaga jalan yang benar agar tetap konsisten, pengendalian diri agar tidak terjerumus pada perbuatan dosa, dan mengetahui kesiapan dan persiapan yang matang untuk melakukan perencanaan,” pungkasnya.


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)





TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar