" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Senin, 04 Mei 2020

Juz 27 Surat Adz Dzariyat Ayat 31 – Surat Al-Hadid Ayat 29


أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



Klik untuk mendengarkan ⏯ atau klik titik 3 untuk download ⇓ murothal



سورة الذاريات

Surah Az-Zariyat

Bismillāhir rahmānir rahīm

قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا الْمُرْسَلُونَ ﴿٣١﴾
51/Az-Zariyat-31: Qala fama khatbukum ayyuha almursaloona
Ibrahim bertanya: "Apakah urusanmu hai para utusan?" (31)
قَالُوا إِنَّا أُرْسِلْنَا إِلَى قَوْمٍ مُّجْرِمِينَ ﴿٣٢﴾
51/Az-Zariyat-32: Qaloo inna orsilna ila qawmin mujrimeena
Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth), (32)
لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّن طِينٍ ﴿٣٣﴾
51/Az-Zariyat-33: Linursila AAalayhim hijaratan min teenin
agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah, (33)
مُسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِينَ ﴿٣٤﴾
51/Az-Zariyat-34: Musawwamatan AAinda rabbika lilmusrifeena
yang ditandai di sisi Tuhanmu untuk membinasakan orang-orang yang melampaui batas". (34)
فَأَخْرَجْنَا مَن كَانَ فِيهَا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿٣٥﴾
51/Az-Zariyat-35: Faakhrajna man kana feeha mina almumineena
Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Luth itu. (35)
فَمَا وَجَدْنَا فِيهَا غَيْرَ بَيْتٍ مِّنَ الْمُسْلِمِينَ ﴿٣٦﴾
51/Az-Zariyat-36: Fama wajadna feeha ghayra baytin mina almuslimeena
Dan Kami tidak mendapati negeri itu, kecuali sebuah rumah dari orang yang berserah diri. (36)
وَتَرَكْنَا فِيهَا آيَةً لِّلَّذِينَ يَخَافُونَ الْعَذَابَ الْأَلِيمَ ﴿٣٧﴾
51/Az-Zariyat-37: Watarakna feeha ayatan lillatheena yakhafoona alAAathaba alaleema
Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih. (37)
وَفِي مُوسَى إِذْ أَرْسَلْنَاهُ إِلَى فِرْعَوْنَ بِسُلْطَانٍ مُّبِينٍ ﴿٣٨﴾
51/Az-Zariyat-38: Wafee moosa ith arsalnahu ila firAAawna bisultanin mubeenin
Dan juga pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Fir'aun dengan membawa mukjizat yang nyata. (38)
فَتَوَلَّى بِرُكْنِهِ وَقَالَ سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ ﴿٣٩﴾
51/Az-Zariyat-39: Fatawalla biruknihi waqala sahirun aw majnoonun
Maka dia (Fir'aun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila". (39)
فَأَخَذْنَاهُ وَجُنُودَهُ فَنَبَذْنَاهُمْ فِي الْيَمِّ وَهُوَ مُلِيمٌ ﴿٤٠﴾
51/Az-Zariyat-40: Faakhathnahu wajunoodahu fanabathnahum fee alyammi wahuwa muleemun
Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela. (40)
وَفِي عَادٍ إِذْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الرِّيحَ الْعَقِيمَ ﴿٤١﴾
51/Az-Zariyat-41: Wafee AAadin ith arsalna AAalayhimu alrreeha alAAaqeema
Dan juga pada (kisah) Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan, (41)
مَا تَذَرُ مِن شَيْءٍ أَتَتْ عَلَيْهِ إِلَّا جَعَلَتْهُ كَالرَّمِيمِ ﴿٤٢﴾
51/Az-Zariyat-42: Ma tatharu min shayin atat AAalayhi illa jaAAalathu kaalrrameemi
angin itu tidak membiarkan satupun yang dilaluinya, melainkan dijadikannya seperti serbuk. (42)
وَفِي ثَمُودَ إِذْ قِيلَ لَهُمْ تَمَتَّعُوا حَتَّى حِينٍ ﴿٤٣﴾
51/Az-Zariyat-43: Wafee thamooda ith qeela lahum tamattaAAoo hatta heenin
Dan pada (kisah) kaum Tsamud ketika dikatakan kepada mereka: "Bersenang-senanglah kalian sampai suatu waktu". (43)
فَعَتَوْا عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ فَأَخَذَتْهُمُ الصَّاعِقَةُ وَهُمْ يَنظُرُونَ ﴿٤٤﴾
51/Az-Zariyat-44: FaAAataw AAan amri rabbihim faakhathathumu alssaAAiqatu wahum yanthuroona
Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhannya, lalu mereka disambar petir dan mereka melihatnya. (44)
فَمَا اسْتَطَاعُوا مِن قِيَامٍ وَمَا كَانُوا مُنتَصِرِينَ ﴿٤٥﴾
51/Az-Zariyat-45: Fama istataAAoo min qiyamin wama kanoo muntasireena
Maka mereka sekali-kali tidak dapat bangun dan tidak pula mendapat pertolongan, (45)
وَقَوْمَ نُوحٍ مِّن قَبْلُ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ ﴿٤٦﴾
51/Az-Zariyat-46: Waqawma noohin min qablu innahum kanoo qawman fasiqeena
dan (Kami membinasakan) kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik. (46)
وَالسَّمَاء بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ ﴿٤٧﴾
51/Az-Zariyat-47: Waalssamaa banaynaha biaydin wainna lamoosiAAoona
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa (47)
وَالْأَرْضَ فَرَشْنَاهَا فَنِعْمَ الْمَاهِدُونَ ﴿٤٨﴾
51/Az-Zariyat-48: Waalarda farashnaha faniAAma almahidoona
Dan bumi itu Kami hamparkan, maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami). (48)
وَمِن كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ ﴿٤٩﴾
51/Az-Zariyat-49: Wamin kulli shayin khalaqna zawjayni laAAallakum tathakkaroona
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah. (49)
فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ إِنِّي لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌ مُّبِينٌ ﴿٥٠﴾
51/Az-Zariyat-50: Fafirroo ila Allahi innee lakum minhu natheerun mubeenun
Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. (50)
وَلَا تَجْعَلُوا مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ إِنِّي لَكُم مِّنْهُ نَذِيرٌ مُّبِينٌ ﴿٥١﴾
51/Az-Zariyat-51: Wala tajAAaloo maAAa Allahi ilahan akhara innee lakum minhu natheerun mubeenun
Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain disamping Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. (51)
كَذَلِكَ مَا أَتَى الَّذِينَ مِن قَبْلِهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا قَالُوا سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ ﴿٥٢﴾
51/Az-Zariyat-52: Kathalika ma ata allatheena min qablihim min rasoolin illa qaloo sahirun aw majnoonun
Demikianlah tidak seorang rasulpun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila". (52)
أَتَوَاصَوْا بِهِ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ ﴿٥٣﴾
51/Az-Zariyat-53: Atawasaw bihi bal hum qawmun taghoona
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas. (53)
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَا أَنتَ بِمَلُومٍ ﴿٥٤﴾
51/Az-Zariyat-54: Fatawalla AAanhum fama anta bimaloomin
Maka berpalinglah kamu dari mereka dan kamu sekali-kali tidak tercela. (54)
وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَى تَنفَعُ الْمُؤْمِنِينَ ﴿٥٥﴾
51/Az-Zariyat-55: Wathakkir fainna alththikra tanfaAAu almumineena
Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. (55)
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ ﴿٥٦﴾
51/Az-Zariyat-56: Wama khalaqtu aljinna waalinsa illa liyaAAbudooni
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (56)
مَا أُرِيدُ مِنْهُم مِّن رِّزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَن يُطْعِمُونِ ﴿٥٧﴾
51/Az-Zariyat-57: Ma oreedu minhum min rizqin wama oreedu an yutAAimooni
Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. (57)
إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ ﴿٥٨﴾
51/Az-Zariyat-58: Inna Allaha huwa alrrazzaqu thoo alquwwati almateenu
Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh. (58)
فَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذَنُوبًا مِّثْلَ ذَنُوبِ أَصْحَابِهِمْ فَلَا يَسْتَعْجِلُونِ ﴿٥٩﴾
51/Az-Zariyat-59: Fainna lillatheena thalamoo thanooban mithla thanoobi ashabihim fala yastaAAjiloona
Maka sesungguhnya untuk orang-orang zalim ada bagian (siksa) seperti bahagian teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku untuk menyegerakannya. (59)
فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا مِن يَوْمِهِمُ الَّذِي يُوعَدُونَ ﴿٦٠﴾
51/Az-Zariyat-60: Fawaylun lillatheena kafaroo min yawmihimu allathee yooAAadoona
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir pada hari yang diancamkan kepada mereka. (60)


سورة الـطور

Surah At-Tur

Bismillāhir rahmānir rahīm

وَالطُّورِ ﴿١﴾
52/At-Tur-1: Waalttoori
Demi bukit, (1)
وَكِتَابٍ مَّسْطُورٍ ﴿٢﴾
52/At-Tur-2: Wakitabin mastoorin
dan Kitab yang ditulis, (2)
فِي رَقٍّ مَّنشُورٍ ﴿٣﴾
52/At-Tur-3: Fee raqqin manshoorin
pada lembaran yang terbuka, (3)
وَالْبَيْتِ الْمَعْمُورِ ﴿٤﴾
52/At-Tur-4: Waalbayti almaAAmoori
dan demi Baitul Ma'mur, (4)
وَالسَّقْفِ الْمَرْفُوعِ ﴿٥﴾
52/At-Tur-5: Waalssaqfi almarfooAAi
dan atap yang ditinggikan (langit), (5)
وَالْبَحْرِ الْمَسْجُورِ ﴿٦﴾
52/At-Tur-6: Waalbahri almasjoori
dan laut yang di dalam tanahnya ada api, (6)
إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَاقِعٌ ﴿٧﴾
52/At-Tur-7: Inna AAathaba rabbika lawaqiAAun
sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi, (7)
مَا لَهُ مِن دَافِعٍ ﴿٨﴾
52/At-Tur-8: Ma lahu min dafiAAin
tidak seorangpun yang dapat menolaknya, (8)
يَوْمَ تَمُورُ السَّمَاء مَوْرًا ﴿٩﴾
52/At-Tur-9: Yawma tamooru alssamao mawran
pada hari ketika langit benar-benar bergoncang, (9)
وَتَسِيرُ الْجِبَالُ سَيْرًا ﴿١٠﴾
52/At-Tur-10: Wataseeru aljibalu sayran
dan gunung benar-benar berjalan. (10)
فَوَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِلْمُكَذِّبِينَ ﴿١١﴾
52/At-Tur-11: Fawaylun yawmaithin lilmukaththibeena
Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan, (11)
الَّذِينَ هُمْ فِي خَوْضٍ يَلْعَبُونَ ﴿١٢﴾
52/At-Tur-12: Allatheena hum fee khawdin yalAAaboona
(yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebathilan, (12)
يَوْمَ يُدَعُّونَ إِلَى نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا ﴿١٣﴾
52/At-Tur-13: Yawma yudaAAAAoona ila nari jahannama daAAAAan
pada hari mereka didorong ke neraka Jahannam dengan sekuat-kuatnya. (13)
هَذِهِ النَّارُ الَّتِي كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ ﴿١٤﴾
52/At-Tur-14: Hathihi alnnaru allatee kuntum biha tukaththiboona
(Dikatakan kepada mereka): "Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya". (14)
أَفَسِحْرٌ هَذَا أَمْ أَنتُمْ لَا تُبْصِرُونَ ﴿١٥﴾
52/At-Tur-15: Afasihrun hatha am antum la tubsiroona
Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat? (15)
اصْلَوْهَا فَاصْبِرُوا أَوْ لَا تَصْبِرُوا سَوَاء عَلَيْكُمْ إِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ﴿١٦﴾
52/At-Tur-16: Islawha faisbiroo aw la tasbiroo sawaon AAalaykum innama tujzawna ma kuntum taAAmaloona
Masukklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan. (16)
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَعِيمٍ ﴿١٧﴾
52/At-Tur-17: Inna almuttaqeena fee jannatin wanaAAeemin
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, (17)
فَاكِهِينَ بِمَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ وَوَقَاهُمْ رَبُّهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ ﴿١٨﴾
52/At-Tur-18: Fakiheena bima atahum rabbuhum wawaqahum rabbuhum AAathaba aljaheemi
mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. (18)
كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ﴿١٩﴾
52/At-Tur-19: Kuloo waishraboo haneean bima kuntum taAAmaloona
(Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan", (19)
مُتَّكِئِينَ عَلَى سُرُرٍ مَّصْفُوفَةٍ وَزَوَّجْنَاهُم بِحُورٍ عِينٍ ﴿٢٠﴾
52/At-Tur-20: Muttakieena AAala sururin masfoofatin wazawwajnahum bihoorin AAeenin
mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. (20)
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَيْءٍ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ ﴿٢١﴾
52/At-Tur-21: Waallatheena amanoo waittabaAAathum thurriyyatuhum bieemanin alhaqna bihim thurriyyatahum wama alatnahum min AAamalihim min shayin kullu imriin bima kasaba raheenun
Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya. (21)
وَأَمْدَدْنَاهُم بِفَاكِهَةٍ وَلَحْمٍ مِّمَّا يَشْتَهُونَ ﴿٢٢﴾
52/At-Tur-22: Waamdadnahum bifakihatin walahmin mimma yashtahoona
Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini. (22)
يَتَنَازَعُونَ فِيهَا كَأْسًا لَّا لَغْوٌ فِيهَا وَلَا تَأْثِيمٌ ﴿٢٣﴾
52/At-Tur-23: YatanazaAAoona feeha kasan la laghwun feeha wala tatheemun
Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa. (23)
وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ غِلْمَانٌ لَّهُمْ كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌ مَّكْنُونٌ ﴿٢٤﴾
52/At-Tur-24: Wayatoofu AAalayhim ghilmanun lahum kaannahum luluon maknoonun
Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan. (24)
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ يَتَسَاءلُونَ ﴿٢٥﴾
52/At-Tur-25: Waaqbala baAAduhum AAala baAAdin yatasaaloona
Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain saling tanya-menanya. (25)
قَالُوا إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ ﴿٢٦﴾
52/At-Tur-26: Qaloo inna kunna qablu fee ahlina mushfiqeena
Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)". (26)
فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِ ﴿٢٧﴾
52/At-Tur-27: Famanna Allahu AAalayna wawaqana AAathaba alssamoomi
Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka. (27)
إِنَّا كُنَّا مِن قَبْلُ نَدْعُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ ﴿٢٨﴾
52/At-Tur-28: Inna kunna min qablu nadAAoohu innahu huwa albarru alrraheemu
Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dialah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang. (28)
فَذَكِّرْ فَمَا أَنتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلَا مَجْنُونٍ ﴿٢٩﴾
52/At-Tur-29: Fathakkir fama anta biniAAmati rabbika bikahin wala majnoonin
Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan nikmat Tuhanmu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila. (29)
أَمْ يَقُولُونَ شَاعِرٌ نَّتَرَبَّصُ بِهِ رَيْبَ الْمَنُونِ ﴿٣٠﴾
52/At-Tur-30: Am yaqooloona shaAAirun natarabbasu bihi rayba almanooni
Bahkan mereka mengatakan: "Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya". (30)
قُلْ تَرَبَّصُوا فَإِنِّي مَعَكُم مِّنَ الْمُتَرَبِّصِينَ ﴿٣١﴾
52/At-Tur-31: Qul tarabbasoo fainnee maAAakum mina almutarabbiseena
Katakanlah: "Tunggulah, maka sesungguhnya akupun termasuk orang yang menunggu (pula) bersama kamu". (31)
أَمْ تَأْمُرُهُمْ أَحْلَامُهُم بِهَذَا أَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ ﴿٣٢﴾
52/At-Tur-32: Am tamuruhum ahlamuhum bihatha am hum qawmun taghoona
Apakah mereka diperintah oleh fikiran-fikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas? (32)
أَمْ يَقُولُونَ تَقَوَّلَهُ بَل لَّا يُؤْمِنُونَ ﴿٣٣﴾
52/At-Tur-33: Am yaqooloona taqawwalahu bal la yuminoona
Ataukah mereka mengatakan: "Dia (Muhammad) membuat-buatnya". Sebenarnya mereka tidak beriman. (33)
فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِّثْلِهِ إِن كَانُوا صَادِقِينَ ﴿٣٤﴾
52/At-Tur-34: Falyatoo bihadeethin mithlihi in kanoo sadiqeena
Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al Quran itu jika mereka orang-orang yang benar. (34)
أَمْ خُلِقُوا مِنْ غَيْرِ شَيْءٍ أَمْ هُمُ الْخَالِقُونَ ﴿٣٥﴾
52/At-Tur-35: Am khuliqoo min ghayri shayin am humu alkhaliqoona
Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)? (35)
أَمْ خَلَقُوا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بَل لَّا يُوقِنُونَ ﴿٣٦﴾
52/At-Tur-36: Am khalaqoo alssamawati waalarda bal la yooqinoona
Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu?; sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). (36)
أَمْ عِندَهُمْ خَزَائِنُ رَبِّكَ أَمْ هُمُ الْمُصَيْطِرُونَ ﴿٣٧﴾
52/At-Tur-37: Am AAindahum khazainu rabbika am humu almusaytiroona
Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhanmu atau merekakah yang berkuasa? (37)
أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌ يَسْتَمِعُونَ فِيهِ فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُم بِسُلْطَانٍ مُّبِينٍ ﴿٣٨﴾
52/At-Tur-38: Am lahum sullamun yastamiAAoona feehi falyati mustamiAAuhum bisultanin mubeenin
Ataukah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang gaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka mendatangkan suatu keterangan yang nyata. (38)
أَمْ لَهُ الْبَنَاتُ وَلَكُمُ الْبَنُونَ ﴿٣٩﴾
52/At-Tur-39: Am lahu albanatu walakumu albanoona
Ataukah untuk Allah anak-anak perempuan dan untuk kamu anak-anak laki-laki? (39)
أَمْ تَسْأَلُهُمْ أَجْرًا فَهُم مِّن مَّغْرَمٍ مُّثْقَلُونَ ﴿٤٠﴾
52/At-Tur-40: Am tasaluhum ajran fahum min maghramin muthqaloona
Ataukah kamu meminta upah kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan hutang? (40)
أَمْ عِندَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ ﴿٤١﴾
52/At-Tur-41: Am AAindahumu alghaybu fahum yaktuboona
Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya? (41)
أَمْ يُرِيدُونَ كَيْدًا فَالَّذِينَ كَفَرُوا هُمُ الْمَكِيدُونَ ﴿٤٢﴾
52/At-Tur-42: Am yureedoona kaydan faallatheena kafaroo humu almakeedoona
Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka orang-orang yang kafir itu merekalah yang kena tipu daya. (42)
أَمْ لَهُمْ إِلَهٌ غَيْرُ اللَّهِ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ ﴿٤٣﴾
52/At-Tur-43: Am lahum ilahun ghayru Allahi subhana Allahi AAamma yushrikoona
Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (43)
وَإِن يَرَوْا كِسْفًا مِّنَ السَّمَاء سَاقِطًا يَقُولُوا سَحَابٌ مَّرْكُومٌ ﴿٤٤﴾
52/At-Tur-44: Wain yaraw kisfan mina alssamai saqitan yaqooloo sahabun markoomun
Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur, mereka akan mengatakan: "Itu adalah awan yang bertindih-tindih". (44)
فَذَرْهُمْ حَتَّى يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي فِيهِ يُصْعَقُونَ ﴿٤٥﴾
52/At-Tur-45: Fatharhum hatta yulaqoo yawmahumu allathee feehi yusAAaqoona
Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan, (45)
يَوْمَ لَا يُغْنِي عَنْهُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنصَرُونَ ﴿٤٦﴾
52/At-Tur-46: Yawma la yughnee AAanhum kayduhum shayan wala hum yunsaroona
(yaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikitpun tipu daya mereka dan mereka tidak ditolong. (46)
وَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا عَذَابًا دُونَ ذَلِكَ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ﴿٤٧﴾
52/At-Tur-47: Wainna lillatheena thalamoo AAathaban doona thalika walakinna aktharahum la yaAAlamoona
Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain daripada itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (47)
وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ ﴿٤٨﴾
52/At-Tur-48: Waisbir lihukmi rabbika fainnaka biaAAyunina wasabbih bihamdi rabbika heena taqoomu
Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri, (48)
وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ ﴿٤٩﴾
52/At-Tur-49: Wamina allayli fasabbihhu waidbara alnnujoomi
dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar). (49)


سورة الـنحـم

Surah An-Najm

Bismillāhir rahmānir rahīm

وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَى ﴿١﴾
53/An-Najm-1: Waalnnajmi itha hawa
Demi bintang ketika terbenam. (1)
مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَى ﴿٢﴾
53/An-Najm-2: Ma dalla sahibukum wama ghawa
kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. (2)
وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَى ﴿٣﴾
53/An-Najm-3: Wama yantiqu AAani alhawa
dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. (3)
إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى ﴿٤﴾
53/An-Najm-4: In huwa illa wahyun yooha
Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). (4)
عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَى ﴿٥﴾
53/An-Najm-5: AAallamahu shadeedu alquwa
yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. (5)
ذُو مِرَّةٍ فَاسْتَوَى ﴿٦﴾
53/An-Najm-6: Thoo mirratin faistawa
yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli. (6)
وَهُوَ بِالْأُفُقِ الْأَعْلَى ﴿٧﴾
53/An-Najm-7: Wahuwa bialofuqi alaAAla
sedang dia berada di ufuk yang tinggi. (7)
ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّى ﴿٨﴾
53/An-Najm-8: Thumma dana fatadalla
Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi. (8)
فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَى ﴿٩﴾
53/An-Najm-9: Fakana qaba qawsayni aw adna
maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). (9)
فَأَوْحَى إِلَى عَبْدِهِ مَا أَوْحَى ﴿١٠﴾
53/An-Najm-10: Faawha ila AAabdihi ma awha
Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan. (10)
مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَأَى ﴿١١﴾
53/An-Najm-11: Ma kathaba alfuadu ma raa
Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya. (11)
أَفَتُمَارُونَهُ عَلَى مَا يَرَى ﴿١٢﴾
53/An-Najm-12: Afatumaroonahu AAala ma yara
Maka apakah kaum (musyrik Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya? (12)
وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى ﴿١٣﴾
53/An-Najm-13: Walaqad raahu nazlatan okhra
Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (13)
عِندَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى ﴿١٤﴾
53/An-Najm-14: AAinda sidrati almuntaha
(yaitu) di Sidratil Muntaha. (14)
عِندَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى ﴿١٥﴾
53/An-Najm-15: AAindaha jannatu almawa
Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (15)
إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى ﴿١٦﴾
53/An-Najm-16: Ith yaghsha alssidrata ma yaghsha
(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. (16)
مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى ﴿١٧﴾
53/An-Najm-17: Ma zagha albasaru wama tagha
Penglihatannya (muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. (17)
لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى ﴿١٨﴾
53/An-Najm-18: Laqad raa min ayati rabbihi alkubra
Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar. (18)
أَفَرَأَيْتُمُ اللَّاتَ وَالْعُزَّى ﴿١٩﴾
53/An-Najm-19: Afaraaytumu allata waalAAuzza
Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap al Lata dan al Uzza, (19)
وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الْأُخْرَى ﴿٢٠﴾
53/An-Najm-20: Wamanata alththalithata alokhra
dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? (20)
أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْأُنثَى ﴿٢١﴾
53/An-Najm-21: Alakumu alththakaru walahu alontha
Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? (21)
تِلْكَ إِذًا قِسْمَةٌ ضِيزَى ﴿٢٢﴾
53/An-Najm-22: Tilka ithan qismatun deeza
Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. (22)
إِنْ هِيَ إِلَّا أَسْمَاء سَمَّيْتُمُوهَا أَنتُمْ وَآبَاؤُكُم مَّا أَنزَلَ اللَّهُ بِهَا مِن سُلْطَانٍ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَمَا تَهْوَى الْأَنفُسُ وَلَقَدْ جَاءهُم مِّن رَّبِّهِمُ الْهُدَى ﴿٢٣﴾
53/An-Najm-23: In hiya illa asmaon sammaytumooha antum waabaokum ma anzala Allahu biha min sultanin in yattabiAAoona illa alththanna wama tahwa alanfusu walaqad jaahum min rabbihimu alhuda
Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka. (23)
أَمْ لِلْإِنسَانِ مَا تَمَنَّى ﴿٢٤﴾
53/An-Najm-24: Am lilinsani ma tamanna
Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya? (24)
فَلِلَّهِ الْآخِرَةُ وَالْأُولَى ﴿٢٥﴾
53/An-Najm-25: Falillahi alakhiratu waaloola
(Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia. (25)
وَكَم مِّن مَّلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لَا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلَّا مِن بَعْدِ أَن يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَن يَشَاء وَيَرْضَى ﴿٢٦﴾
53/An-Najm-26: Wakam min malakin fee alssamawati la tughnee shafaAAatuhum shayan illa min baAAdi an yathana Allahu liman yashao wayarda
Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafa'at mereka sedikitpun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridhai (Nya). (26)
إِنَّ الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ لَيُسَمُّونَ الْمَلَائِكَةَ تَسْمِيَةَ الْأُنثَى ﴿٢٧﴾
53/An-Najm-27: Inna allatheena la yuminoona bialakhirati layusammoona almalaikata tasmiyata alontha
Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu dengan nama perempuan. (27)
وَمَا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنَّ الظَّنَّ لَا يُغْنِي مِنَ الْحَقِّ شَيْئًا ﴿٢٨﴾
53/An-Najm-28: Wama lahum bihi min AAilmin in yattabiAAoona illa alththanna wainna alththanna la yughnee mina alhaqqi shayan
Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran. (28)
فَأَعْرِضْ عَن مَّن تَوَلَّى عَن ذِكْرِنَا وَلَمْ يُرِدْ إِلَّا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا ﴿٢٩﴾
53/An-Najm-29: FaaAArid AAan man tawalla AAan thikrina walam yurid illa alhayata alddunya
Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan tidak mengingini kecuali kehidupan duniawi. (29)
ذَلِكَ مَبْلَغُهُم مِّنَ الْعِلْمِ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اهْتَدَى ﴿٣٠﴾
53/An-Najm-30: Thalika mablaghuhum mina alAAilmi inna rabbaka huwa aAAlamu biman dalla AAan sabeelihi wahuwa aAAlamu bimani ihtada
Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk. (30)
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاؤُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى ﴿٣١﴾
53/An-Najm-31: Walillahi ma fee alssamawati wama fee alardi liyajziya allatheena asaoo bima AAamiloo wayajziya allatheena ahsanoo bialhusna
Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga). (31)
الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلَّا اللَّمَمَ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنشَأَكُم مِّنَ الْأَرْضِ وَإِذْ أَنتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ فَلَا تُزَكُّوا أَنفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى ﴿٣٢﴾
53/An-Najm-32: Allatheena yajtaniboona kabaira alithmi waalfawahisha illa allamama inna rabbaka wasiAAu almaghfirati huwa aAAlamu bikum ith anshaakum mina alardi waith antum ajinnatun fee butooni ommahatikum fala tuzakkoo anfusakum huwa aAAlamu bimani ittaqa
(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa. (32)
أَفَرَأَيْتَ الَّذِي تَوَلَّى ﴿٣٣﴾
53/An-Najm-33: Afaraayta allathee tawalla
Maka apakah kamu melihat orang yang berpaling (dari Al-Quran)? (33)
وَأَعْطَى قَلِيلًا وَأَكْدَى ﴿٣٤﴾
53/An-Najm-34: WaaAAta qaleelan waakda
serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi? (34)
أَعِندَهُ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرَى ﴿٣٥﴾
53/An-Najm-35: aAAindahu AAilmu alghaybi fahuwa yara
Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang ghaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)? (35)
أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِي صُحُفِ مُوسَى ﴿٣٦﴾
53/An-Najm-36: Am lam yunabba bima fee suhufi moosa
Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? (36)
وَإِبْرَاهِيمَ الَّذِي وَفَّى ﴿٣٧﴾
53/An-Najm-37: Waibraheema allathee waffa
dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji? (37)
أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى ﴿٣٨﴾
53/An-Najm-38: Alla taziru waziratun wizra okhra
(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, (38)
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى ﴿٣٩﴾
53/An-Najm-39: Waan laysa lilinsani illa ma saAAa
dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, (39)
وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَى ﴿٤٠﴾
53/An-Najm-40: Waanna saAAyahu sawfa yura
dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). (40)
ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاء الْأَوْفَى ﴿٤١﴾
53/An-Najm-41: Thumma yujzahu aljazaa alawfa
Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna, (41)
وَأَنَّ إِلَى رَبِّكَ الْمُنتَهَى ﴿٤٢﴾
53/An-Najm-42: Waanna ila rabbika almuntaha
dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu), (42)
وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَى ﴿٤٣﴾
53/An-Najm-43: Waannahu huwa adhaka waabka
dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis, (43)
وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا ﴿٤٤﴾
53/An-Najm-44: Waannahu huwa amata waahya
dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan, (44)
وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَى ﴿٤٥﴾
53/An-Najm-45: Waannahu khalaqa alzzawjayni alththakara waalontha
dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita. (45)
مِن نُّطْفَةٍ إِذَا تُمْنَى ﴿٤٦﴾
53/An-Najm-46: Min nutfatin itha tumna
dari air mani, apabila dipancarkan. (46)
وَأَنَّ عَلَيْهِ النَّشْأَةَ الْأُخْرَى ﴿٤٧﴾
53/An-Najm-47: Waanna AAalayhi alnnashata alokhra
Dan bahwasanya Dialah yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati), (47)
وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَى وَأَقْنَى ﴿٤٨﴾
53/An-Najm-48: Waannahu huwa aghna waaqna
dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan, (48)
وَأَنَّهُ هُوَ رَبُّ الشِّعْرَى ﴿٤٩﴾
53/An-Najm-49: Waannahu huwa rabbu alshshiAAra
dan bahwasanya Dialah yang Tuhan (yang memiliki) bintang syi'ra, (49)
وَأَنَّهُ أَهْلَكَ عَادًا الْأُولَى ﴿٥٠﴾
53/An-Najm-50: Waannahu ahlaka AAadan aloola
dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Aad yang pertama, (50)
وَثَمُودَ فَمَا أَبْقَى ﴿٥١﴾
53/An-Najm-51: Wathamooda fama abqa
dan kaum Tsamud. Maka tidak seorangpun yang ditinggalkan-Nya (hidup). (51)
وَقَوْمَ نُوحٍ مِّن قَبْلُ إِنَّهُمْ كَانُوا هُمْ أَظْلَمَ وَأَطْغَى ﴿٥٢﴾
53/An-Najm-52: Waqawma noohin min qablu innahum kanoo hum athlama waatgha
Dan kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka, (52)
وَالْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَى ﴿٥٣﴾
53/An-Najm-53: Waalmutafikata ahwa
dan negeri-negeri kaum Luth yang telah dihancurkan Allah. (53)
فَغَشَّاهَا مَا غَشَّى ﴿٥٤﴾
53/An-Najm-54: Faghashshaha ma ghashsha
lalu Allah menimpakan atas negeri itu azab besar yang menimpanya. (54)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكَ تَتَمَارَى ﴿٥٥﴾
53/An-Najm-55: Fabiayyi alai rabbika tatamara
Maka terhadap nikmat Tuhanmu yang manakah kamu ragu-ragu? (55)
هَذَا نَذِيرٌ مِّنَ النُّذُرِ الْأُولَى ﴿٥٦﴾
53/An-Najm-56: Hatha natheerun mina alnnuthuri aloola
Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang terdahulu. (56)
أَزِفَتْ الْآزِفَةُ ﴿٥٧﴾
53/An-Najm-57: Azifati alazifatu
Telah dekat terjadinya hari kiamat. (57)
لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّهِ كَاشِفَةٌ ﴿٥٨﴾
53/An-Najm-58: Laysa laha min dooni Allahi kashifatun
Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah. (58)
أَفَمِنْ هَذَا الْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ ﴿٥٩﴾
53/An-Najm-59: Afamin hatha alhadeethi taAAjaboona
Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini? (59)
وَتَضْحَكُونَ وَلَا تَبْكُونَ ﴿٦٠﴾
53/An-Najm-60: Watadhakoona wala tabkoona
Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis? (60)
وَأَنتُمْ سَامِدُونَ ﴿٦١﴾
53/An-Najm-61: Waantum samidoona
Sedang kamu melengahkan(nya)? (61)
فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا* ﴿٦٢﴾
53/An-Najm-62: Faosjudoo lillahi waoAAbudoo
Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia). (62)


سورة الـقمـر

Surah Al-Qamar

Bismillāhir rahmānir rahīm

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانشَقَّ الْقَمَرُ ﴿١﴾
54/Al-Qamar-1: Iqtarabati alssaAAatu wainshaqqa alqamaru
Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan. (1)
وَإِن يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ ﴿٢﴾
54/Al-Qamar-2: Wain yaraw ayatan yuAAridoo wayaqooloo sihrun mustamirrun
Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus menerus". (2)
وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءهُمْ وَكُلُّ أَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ ﴿٣﴾
54/Al-Qamar-3: Wakaththaboo waittabaAAoo ahwaahum wakullu amrin mustaqirrun
Dan mereka mendutakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya (3)
وَلَقَدْ جَاءهُم مِّنَ الْأَنبَاء مَا فِيهِ مُزْدَجَرٌ ﴿٤﴾
54/Al-Qamar-4: Walaqad jaahum mina alanbai ma feehi muzdajarun
Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat cegahan (dari kekafiran). (4)
حِكْمَةٌ بَالِغَةٌ فَمَا تُغْنِ النُّذُرُ ﴿٥﴾
54/Al-Qamar-5: Hikmatun balighatun fama tughnee alnnuthuru
Itulah suatu hikmah yang sempurna maka peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka). (5)
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ إِلَى شَيْءٍ نُّكُرٍ ﴿٦﴾
54/Al-Qamar-6: Fatawalla AAanhum yawma yadAAu alddaAAi ila shayin nukurin
Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru (malaikat) menyeru kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan), (6)
خُشَّعًا أَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ كَأَنَّهُمْ جَرَادٌ مُّنتَشِرٌ ﴿٧﴾
54/Al-Qamar-7: KhushshaAAan absaruhum yakhrujoona mina alajdathi kaannahum jaradun muntashirun
sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan (7)
مُّهْطِعِينَ إِلَى الدَّاعِ يَقُولُ الْكَافِرُونَ هَذَا يَوْمٌ عَسِرٌ ﴿٨﴾
54/Al-Qamar-8: MuhtiAAeena ila alddaAAi yaqoolu alkafiroona hatha yawmun AAasirun
mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata: "Ini adalah hari yang berat". (8)
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ فَكَذَّبُوا عَبْدَنَا وَقَالُوا مَجْنُونٌ وَازْدُجِرَ ﴿٩﴾
54/Al-Qamar-9: Kaththabat qablahum qawmu noohin fakaththaboo AAabdana waqaloo majnoonun waizdujira
Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kamu Nuh, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan: "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman). (9)
فَدَعَا رَبَّهُ أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانتَصِرْ ﴿١٠﴾
54/Al-Qamar-10: FadaAAa rabbahu annee maghloobun faintasir
Maka dia mengadu kepada Tuhannya: "bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah (aku)". (10)
فَفَتَحْنَا أَبْوَابَ السَّمَاء بِمَاء مُّنْهَمِرٍ ﴿١١﴾
54/Al-Qamar-11: Fafatahna abwaba alssamai bimain munhamirin
Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah. (11)
وَفَجَّرْنَا الْأَرْضَ عُيُونًا فَالْتَقَى الْمَاء عَلَى أَمْرٍ قَدْ قُدِرَ ﴿١٢﴾
54/Al-Qamar-12: Wafajjarna alarda AAuyoonan failtaqa almao AAala amrin qad qudira
Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemulah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan. (12)
وَحَمَلْنَاهُ عَلَى ذَاتِ أَلْوَاحٍ وَدُسُرٍ ﴿١٣﴾
54/Al-Qamar-13: Wahamalnahu AAala thati alwahin wadusurin
Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku, (13)
تَجْرِي بِأَعْيُنِنَا جَزَاء لِّمَن كَانَ كُفِرَ ﴿١٤﴾
54/Al-Qamar-14: Tajree biaAAyunina jazaan liman kana kufira
Yang berlayar dengan pemeliharaan Kami sebagai belasan bagi orang-orang yang diingkari (Nuh). (14)
وَلَقَد تَّرَكْنَاهَا آيَةً فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ ﴿١٥﴾
54/Al-Qamar-15: Walaqad taraknaha ayatan fahal min muddakirin
Dan sesungguhnya telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (15)
فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ ﴿١٦﴾
54/Al-Qamar-16: Fakayfa kana AAathabee wanuthuri
Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku. (16)
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ ﴿١٧﴾
54/Al-Qamar-17: Walaqad yassarna alqurana lilththikri fahal min muddakirin
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (17)
كَذَّبَتْ عَادٌ فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ ﴿١٨﴾
54/Al-Qamar-18: Kaththabat AAadun fakayfa kana AAathabee wanuthuri
Kaum 'Aad pun mendustakan (pula). Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku. (18)
إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي يَوْمِ نَحْسٍ مُّسْتَمِرٍّ ﴿١٩﴾
54/Al-Qamar-19: Inna arsalna AAalayhim reehan sarsaran fee yawmi nahsin mustamirrin
Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus, (19)
تَنزِعُ النَّاسَ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ مُّنقَعِرٍ ﴿٢٠﴾
54/Al-Qamar-20: TanziAAu alnnasa kaannahum aAAjazu nakhlin munqaAAirin
yang menggelimpangkan manusia seakan-akan mereka pokok korma yang tumbang. (20)
فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ ﴿٢١﴾
54/Al-Qamar-21: Fakayfa kana AAathabee wanuthuri
Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku. (21)
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ ﴿٢٢﴾
54/Al-Qamar-22: Walaqad yassarna alqurana lilththikri fahal min muddakirin
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (22)
كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِالنُّذُرِ ﴿٢٣﴾
54/Al-Qamar-23: Kaththabat thamoodu bialnnuthuri
Kaum Tsamudpun telah mendustakan ancaman-ancaman (itu). (23)
فَقَالُوا أَبَشَرًا مِّنَّا وَاحِدًا نَّتَّبِعُهُ إِنَّا إِذًا لَّفِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ ﴿٢٤﴾
54/Al-Qamar-24: Faqaloo abasharan minna wahidan nattabiAAuhu inna ithan lafee dalalin wasuAAurin
Maka mereka berkata: "Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita?" Sesungguhnya kalau kita begitu benar-benar berada dalam keadaan sesat dan gila". (24)
أَؤُلْقِيَ الذِّكْرُ عَلَيْهِ مِن بَيْنِنَا بَلْ هُوَ كَذَّابٌ أَشِرٌ ﴿٢٥﴾
54/Al-Qamar-25: Aolqiya alththikru AAalayhi min baynina bal huwa kaththabun ashirun
Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong. (25)
سَيَعْلَمُونَ غَدًا مَّنِ الْكَذَّابُ الْأَشِرُ ﴿٢٦﴾
54/Al-Qamar-26: SayaAAlamoona ghadan mani alkaththabu alashiru
Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong. (26)
إِنَّا مُرْسِلُو النَّاقَةِ فِتْنَةً لَّهُمْ فَارْتَقِبْهُمْ وَاصْطَبِرْ ﴿٢٧﴾
54/Al-Qamar-27: Inna mursiloo alnnaqati fitnatan lahum fairtaqibhum waistabir
Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah (tindakan) mereka dan bersabarlah. (27)
وَنَبِّئْهُمْ أَنَّ الْمَاء قِسْمَةٌ بَيْنَهُمْ كُلُّ شِرْبٍ مُّحْتَضَرٌ ﴿٢٨﴾
54/Al-Qamar-28: Wanabbihum anna almaa qismatun baynahum kullu shirbin muhtadarun
Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta betina itu); tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran) (28)
فَنَادَوْا صَاحِبَهُمْ فَتَعَاطَى فَعَقَرَ ﴿٢٩﴾
54/Al-Qamar-29: Fanadaw sahibahum fataAAata faAAaqara
Maka mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (unta itu) dan membunuhnya. (29)
فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ ﴿٣٠﴾
54/Al-Qamar-30: Fakayfa kana AAathabee wanuthuri
Alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku. (30)
إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَكَانُوا كَهَشِيمِ الْمُحْتَظِرِ ﴿٣١﴾
54/Al-Qamar-31: Inna arsalna AAalayhim sayhatan wahidatan fakanoo kahasheemi almuhtathiri
Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang. (31)
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ ﴿٣٢﴾
54/Al-Qamar-32: Walaqad yassarna alqurana lilththikri fahal min muddakirin
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (32)
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ بِالنُّذُرِ ﴿٣٣﴾
54/Al-Qamar-33: Kaththabat qawmu lootin bialnnuthuri
Kaum Luth-pun telah mendustakan ancaman-ancaman (nabinya). (33)
إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلَّا آلَ لُوطٍ نَّجَّيْنَاهُم بِسَحَرٍ ﴿٣٤﴾
54/Al-Qamar-34: Inna arsalna AAalayhim hasiban illa ala lootin najjaynahum bisaharin
Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan sebelum fajar menyingsing, (34)
نِعْمَةً مِّنْ عِندِنَا كَذَلِكَ نَجْزِي مَن شَكَرَ ﴿٣٥﴾
54/Al-Qamar-35: NiAAmatan min AAindina kathalika najzee man shakara
sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur, (35)
وَلَقَدْ أَنذَرَهُم بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا بِالنُّذُرِ ﴿٣٦﴾
54/Al-Qamar-36: Walaqad antharahum batshatana fatamaraw bialnnuthuri
Dan sesungguhnya dia (Luth) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami, maka mereka mendustakan ancaman-ancaman itu. (36)
وَلَقَدْ رَاوَدُوهُ عَن ضَيْفِهِ فَطَمَسْنَا أَعْيُنَهُمْ فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ ﴿٣٧﴾
54/Al-Qamar-37: Walaqad rawadoohu AAan dayfihi fatamasna aAAyunahum fathooqoo AAathabee wanuthuri
Dan sesungguhnya mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka), lalu Kami butakan mata mereka, maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku. (37)
وَلَقَدْ صَبَّحَهُم بُكْرَةً عَذَابٌ مُّسْتَقِرٌّ ﴿٣٨﴾
54/Al-Qamar-38: Walaqad sabbahahum bukratan AAathabun mustaqirrun
Dan sesungguhnya pada esok harinya mereka ditimpa azab yang kekal. (38)
فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ ﴿٣٩﴾
54/Al-Qamar-39: Fathooqoo AAathabee wanuthuri
Maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku. (39)
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ ﴿٤٠﴾
54/Al-Qamar-40: Walaqad yassarna alqurana lilththikri fahal min muddakirin
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (40)
وَلَقَدْ جَاء آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُ ﴿٤١﴾
54/Al-Qamar-41: Walaqad jaala firAAawna alnnuthuru
Dan sesungguhnya telah datang kepada kaum Fir'aun ancaman-ancaman. (41)
كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذْنَاهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُّقْتَدِرٍ ﴿٤٢﴾
54/Al-Qamar-42: Kaththaboo biayatina kulliha faakhathnahum akhtha AAazeezin muqtadirin
Mereka mendustakan mukjizat Kami semuanya, lalu Kami azab mereka sebagai azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa (42)
أَكُفَّارُكُمْ خَيْرٌ مِّنْ أُوْلَئِكُمْ أَمْ لَكُم بَرَاءةٌ فِي الزُّبُرِ ﴿٤٣﴾
54/Al-Qamar-43: Akuffarukum khayrun min olaikum am lakum baraatun fee alzzuburi
Apakah orang-orang kafirmu (hai kaum musyrikin) lebih baik dari mereka itu, atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam Kitab-kitab yang dahulu (43)
أَمْ يَقُولُونَ نَحْنُ جَمِيعٌ مُّنتَصِرٌ ﴿٤٤﴾
54/Al-Qamar-44: Am yaqooloona nahnu jameeAAun muntasirun
Atau apakah mereka mengatakan: "Kami adalah satu golongan yang bersatu yang pasti menang". (44)
سَيُهْزَمُ الْجَمْعُ وَيُوَلُّونَ الدُّبُرَ ﴿٤٥﴾
54/Al-Qamar-45: Sayuhzamu aljamAAu wayuwalloona alddubura
Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang. (45)
بَلِ السَّاعَةُ مَوْعِدُهُمْ وَالسَّاعَةُ أَدْهَى وَأَمَرُّ ﴿٤٦﴾
54/Al-Qamar-46: Bali alssaAAatu mawAAiduhum waalssaAAatu adha waamarru
Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit. (46)
إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ ﴿٤٧﴾
54/Al-Qamar-47: Inna almujrimeena fee dalalin wasuAAurin
Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka. (47)
يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا مَسَّ سَقَرَ ﴿٤٨﴾
54/Al-Qamar-48: Yawma yushaboona fee alnnari AAala wujoohihim thooqoo massa saqara
(Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka): "Rasakanlah sentuhan api neraka!" (48)
إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ ﴿٤٩﴾
54/Al-Qamar-49: Inna kulla shayin khalaqnahu biqadarin
Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (49)
وَمَا أَمْرُنَا إِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ ﴿٥٠﴾
54/Al-Qamar-50: Wama amruna illa wahidatun kalamhin bialbasari
Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata. (50)
وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا أَشْيَاعَكُمْ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ ﴿٥١﴾
54/Al-Qamar-51: Walaqad ahlakna ashyaAAakum fahal min muddakirin
Dan sesungguhnya telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran? (51)
وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي الزُّبُرِ ﴿٥٢﴾
54/Al-Qamar-52: Wakullu shayin faAAaloohu fee alzzuburi
Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan (52)
وَكُلُّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ مُسْتَطَرٌ ﴿٥٣﴾
54/Al-Qamar-53: Wakullu sagheerin wakabeerin mustatarun
Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis. (53)
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ ﴿٥٤﴾
54/Al-Qamar-54: Inna almuttaqeena fee jannatin wanaharin
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai, (54)
فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِندَ مَلِيكٍ مُّقْتَدِرٍ ﴿٥٥﴾
54/Al-Qamar-55: Fee maqAAadi sidqin AAinda maleekin muqtadirin
di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Berkuasa. (55)


سورة الـرحـمـن

Surah Ar-Rahman

Bismillāhir rahmānir rahīm

الرَّحْمَنُ ﴿١﴾
55/Ar-Rahman-1: Alrrahmanu
(Tuhan) Yang Maha Pemurah, (1)
عَلَّمَ الْقُرْآنَ ﴿٢﴾
55/Ar-Rahman-2: AAallama alqurana
Yang telah mengajarkan al Quran. (2)
خَلَقَ الْإِنسَانَ ﴿٣﴾
55/Ar-Rahman-3: Khalaqa alinsana
Dia menciptakan manusia. (3)
عَلَّمَهُ الْبَيَانَ ﴿٤﴾
55/Ar-Rahman-4: AAallamahu albayana
Mengajarnya pandai berbicara. (4)
الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ ﴿٥﴾
55/Ar-Rahman-5: Alshshamsu waalqamaru bihusbanin
Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan. (5)
وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ ﴿٦﴾
55/Ar-Rahman-6: Waalnnajmu waalshshajaru yasjudani
Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya. (6)
وَالسَّمَاء رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ ﴿٧﴾
55/Ar-Rahman-7: Waalssamaa rafaAAaha wawadaAAa almeezana
Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan). (7)
أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ ﴿٨﴾
55/Ar-Rahman-8: Alla tatghaw fee almeezani
Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. (8)
وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ ﴿٩﴾
55/Ar-Rahman-9: Waaqeemoo alwazna bialqisti wala tukhsiroo almeezana
Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. (9)
وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ ﴿١٠﴾
55/Ar-Rahman-10: Waalarda wadaAAaha lilanami
Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya). (10)
فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الْأَكْمَامِ ﴿١١﴾
55/Ar-Rahman-11: Feeha fakihatun waalnnakhlu thatu alakmami
Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang. (11)
وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ ﴿١٢﴾
55/Ar-Rahman-12: Waalhabbu thoo alAAasfi waalrrayhani
Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya. (12)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٣﴾
55/Ar-Rahman-13: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (13)
خَلَقَ الْإِنسَانَ مِن صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ ﴿١٤﴾
55/Ar-Rahman-14: Khalaqa alinsana min salsalin kaalfakhkhari
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, (14)
وَخَلَقَ الْجَانَّ مِن مَّارِجٍ مِّن نَّارٍ ﴿١٥﴾
55/Ar-Rahman-15: Wakhalaqa aljanna min marijin min narin
dan Dia menciptakan jin dari nyala api. (15)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٦﴾
55/Ar-Rahman-16: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (16)
رَبُّ الْمَشْرِقَيْنِ وَرَبُّ الْمَغْرِبَيْنِ ﴿١٧﴾
55/Ar-Rahman-17: Rabbu almashriqayni warabbu almaghribayni
Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya (17)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿١٨﴾
55/Ar-Rahman-18: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (18)
مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ ﴿١٩﴾
55/Ar-Rahman-19: Maraja albahrayni yaltaqiyani
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, (19)
بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيَانِ ﴿٢٠﴾
55/Ar-Rahman-20: Baynahuma barzakhun la yabghiyani
antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing. (20)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢١﴾
55/Ar-Rahman-21: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (21)
يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ ﴿٢٢﴾
55/Ar-Rahman-22: Yakhruju minhuma alluluo waalmarjanu
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan. (22)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢٣﴾
55/Ar-Rahman-23: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (23)
وَلَهُ الْجَوَارِ الْمُنشَآتُ فِي الْبَحْرِ كَالْأَعْلَامِ ﴿٢٤﴾
55/Ar-Rahman-24: Walahu aljawari almunshaatu fee albahri kaalaAAlami
Dan kepunyaan-Nya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung. (24)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢٥﴾
55/Ar-Rahman-25: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (25)
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ ﴿٢٦﴾
55/Ar-Rahman-26: Kullu man AAalayha fanin
Semua yang ada di bumi itu akan binasa. (26)
وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ ﴿٢٧﴾
55/Ar-Rahman-27: Wayabqa wajhu rabbika thoo aljalali waalikrami
Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (27)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٢٨﴾
55/Ar-Rahman-28: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (28)
يَسْأَلُهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِي شَأْنٍ ﴿٢٩﴾
55/Ar-Rahman-29: Yasaluhu man fee alssamawati waalardi kulla yawmin huwa fee shanin
Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. (29)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٠﴾
55/Ar-Rahman-30: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan? (30)
سَنَفْرُغُ لَكُمْ أَيُّهَا الثَّقَلَانِ ﴿٣١﴾
55/Ar-Rahman-31: Sanafrughu lakum ayyuha alththaqalani
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin. (31)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٢﴾
55/Ar-Rahman-32: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (32)
يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ ﴿٣٣﴾
55/Ar-Rahman-33: Ya maAAshara aljinni waalinsi ini istataAAtum an tanfuthoo min aqtari alssamawati waalardi faonfuthoo la tanfuthoona illa bisultanin
Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan. (33)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٤﴾
55/Ar-Rahman-34: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (34)
يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِّن نَّارٍ وَنُحَاسٌ فَلَا تَنتَصِرَانِ ﴿٣٥﴾
55/Ar-Rahman-35: Yursalu AAalaykuma shuwathun min narin wanuhasun fala tantasirani
Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya). (35)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٦﴾
55/Ar-Rahman-36: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (36)
فَإِذَا انشَقَّتِ السَّمَاء فَكَانَتْ وَرْدَةً كَالدِّهَانِ ﴿٣٧﴾
55/Ar-Rahman-37: Faitha inshaqqati alssamao fakanat wardatan kaalddihani
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. (37)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٣٨﴾
55/Ar-Rahman-38: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (38)
فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُسْأَلُ عَن ذَنبِهِ إِنسٌ وَلَا جَانٌّ ﴿٣٩﴾
55/Ar-Rahman-39: Fayawmaithin la yusalu AAan thanbihi insun wala jannun
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya. (39)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٠﴾
55/Ar-Rahman-40: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (40)
يُعْرَفُ الْمُجْرِمُونَ بِسِيمَاهُمْ فَيُؤْخَذُ بِالنَّوَاصِي وَالْأَقْدَامِ ﴿٤١﴾
55/Ar-Rahman-41: YuAArafu almujrimoona biseemahum fayukhathu bialnnawasee waalaqdami
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka. (41)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٢﴾
55/Ar-Rahman-42: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (42)
هَذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي يُكَذِّبُ بِهَا الْمُجْرِمُونَ ﴿٤٣﴾
55/Ar-Rahman-43: Hathihi jahannamu allatee yukaththibu biha almujrimoona
Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa. (43)
يَطُوفُونَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ حَمِيمٍ آنٍ ﴿٤٤﴾
55/Ar-Rahman-44: Yatoofoona baynaha wabayna hameemin anin
Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya. (44)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٥﴾
55/Ar-Rahman-45: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (45)
وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ ﴿٤٦﴾
55/Ar-Rahman-46: Waliman khafa maqama rabbihi jannatani
Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. (46)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٧﴾
55/Ar-Rahman-47: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?, (47)
ذَوَاتَا أَفْنَانٍ ﴿٤٨﴾
55/Ar-Rahman-48: Thawata afnanin
kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan. (48)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٤٩﴾
55/Ar-Rahman-49: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (49)
فِيهِمَا عَيْنَانِ تَجْرِيَانِ ﴿٥٠﴾
55/Ar-Rahman-50: Feehima AAaynani tajriyani
Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir (50)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥١﴾
55/Ar-Rahman-51: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (51)
فِيهِمَا مِن كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوْجَانِ ﴿٥٢﴾
55/Ar-Rahman-52: Feehima min kulli fakihatin zawjani
Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan. (52)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٣﴾
55/Ar-Rahman-53: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (53)
مُتَّكِئِينَ عَلَى فُرُشٍ بَطَائِنُهَا مِنْ إِسْتَبْرَقٍ وَجَنَى الْجَنَّتَيْنِ دَانٍ ﴿٥٤﴾
55/Ar-Rahman-54: Muttakieena AAala furushin batainuha min istabraqin wajana aljannatayni danin
Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat. (54)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٥﴾
55/Ar-Rahman-55: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (55)
فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ ﴿٥٦﴾
55/Ar-Rahman-56: Feehinna qasiratu alttarfi lam yatmithhunna insun qablahum wala jannun
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. (56)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٧﴾
55/Ar-Rahman-57: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (57)
كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ ﴿٥٨﴾
55/Ar-Rahman-58: Kaannahunna alyaqootu waalmarjanu
Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan. (58)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٥٩﴾
55/Ar-Rahman-59: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (59)
هَلْ جَزَاء الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ ﴿٦٠﴾
55/Ar-Rahman-60: Hal jazao alihsani illa alihsanu
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula). (60)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦١﴾
55/Ar-Rahman-61: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (61)
وَمِن دُونِهِمَا جَنَّتَانِ ﴿٦٢﴾
55/Ar-Rahman-62: Wamin doonihima jannatani
Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi (62)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٣﴾
55/Ar-Rahman-63: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (63)
مُدْهَامَّتَانِ ﴿٦٤﴾
55/Ar-Rahman-64: Mudhammatani
Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya. (64)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٥﴾
55/Ar-Rahman-65: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (65)
فِيهِمَا عَيْنَانِ نَضَّاخَتَانِ ﴿٦٦﴾
55/Ar-Rahman-66: Feehima AAaynani naddakhatani
Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang memancar. (66)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٧﴾
55/Ar-Rahman-67: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (67)
فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ ﴿٦٨﴾
55/Ar-Rahman-68: Feehima fakihatun wanakhlun warummanun
Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima. (68)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٦٩﴾
55/Ar-Rahman-69: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (69)
فِيهِنَّ خَيْرَاتٌ حِسَانٌ ﴿٧٠﴾
55/Ar-Rahman-70: Feehinna khayratun hisanun
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik. (70)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧١﴾
55/Ar-Rahman-71: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (71)
حُورٌ مَّقْصُورَاتٌ فِي الْخِيَامِ ﴿٧٢﴾
55/Ar-Rahman-72: Hoorun maqsooratun fee alkhiyami
(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah. (72)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧٣﴾
55/Ar-Rahman-73: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (73)
لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَانٌّ ﴿٧٤﴾
55/Ar-Rahman-74: Lam yatmithhunna insun qablahum wala jannun
Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. (74)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧٥﴾
55/Ar-Rahman-75: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (75)
مُتَّكِئِينَ عَلَى رَفْرَفٍ خُضْرٍ وَعَبْقَرِيٍّ حِسَانٍ ﴿٧٦﴾
55/Ar-Rahman-76: Muttakieena AAala rafrafin khudrin waAAabqariyyin hisanin
Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah. (76)
فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ ﴿٧٧﴾
55/Ar-Rahman-77: Fabiayyi alai rabbikuma tukaththibani
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (77)
تَبَارَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِي الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ ﴿٧٨﴾
55/Ar-Rahman-78: Tabaraka ismu rabbika thee aljalali waalikrami
Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia. (78)


سورة الواقيـة

Surah Al-Waqi’ah

Bismillāhir rahmānir rahīm

إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ ﴿١﴾
56/Al-Waqi’ah-1: Itha waqaAAati alwaqiAAatu
Apabila terjadi hari kiamat, (1)
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ ﴿٢﴾
56/Al-Waqi’ah-2: Laysa liwaqAAatiha kathibatun
tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya. (2)
خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ ﴿٣﴾
56/Al-Waqi’ah-3: Khafidatun rafiAAatun
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain), (3)
إِذَا رُجَّتِ الْأَرْضُ رَجًّا ﴿٤﴾
56/Al-Waqi’ah-4: Itha rujjati alardu rajjan
apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya, (4)
وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا ﴿٥﴾
56/Al-Waqi’ah-5: Wabussati aljibalu bassan
dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya, (5)
فَكَانَتْ هَبَاء مُّنبَثًّا ﴿٦﴾
56/Al-Waqi’ah-6: Fakanat habaan munbaththan
maka jadilah ia debu yang beterbangan, (6)
وَكُنتُمْ أَزْوَاجًا ثَلَاثَةً ﴿٧﴾
56/Al-Waqi’ah-7: Wakuntum azwajan thalathatan
dan kamu menjadi tiga golongan. (7)
فَأَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ ﴿٨﴾
56/Al-Waqi’ah-8: Faashabu almaymanati ma ashabu almaymanati
Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu. (8)
وَأَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ مَا أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ ﴿٩﴾
56/Al-Waqi’ah-9: Waashabu almashamati ma ashabu almashamati
Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu. (9)
وَالسَّابِقُونَ السَّابِقُونَ ﴿١٠﴾
56/Al-Waqi’ah-10: Waalssabiqoona alssabiqoona
Dan orang-orang yang beriman paling dahulu, (10)
أُوْلَئِكَ الْمُقَرَّبُونَ ﴿١١﴾
56/Al-Waqi’ah-11: Olaika almuqarraboona
Mereka itulah yang didekatkan kepada Allah. (11)
فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ ﴿١٢﴾
56/Al-Waqi’ah-12: Fee jannati alnnaAAeemi
Berada dalam jannah kenikmatan. (12)
ثُلَّةٌ مِّنَ الْأَوَّلِينَ ﴿١٣﴾
56/Al-Waqi’ah-13: Thullatun mina alawwaleena
Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, (13)
وَقَلِيلٌ مِّنَ الْآخِرِينَ ﴿١٤﴾
56/Al-Waqi’ah-14: Waqaleelun mina alakhireena
dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian (14)
عَلَى سُرُرٍ مَّوْضُونَةٍ ﴿١٥﴾
56/Al-Waqi’ah-15: AAala sururin mawdoonatin
Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata, (15)
مُتَّكِئِينَ عَلَيْهَا مُتَقَابِلِينَ ﴿١٦﴾
56/Al-Waqi’ah-16: Muttakieena AAalayha mutaqabileena
seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. (16)
يَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُّخَلَّدُونَ ﴿١٧﴾
56/Al-Waqi’ah-17: Yatoofu AAalayhim wildanun mukhalladoona
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, (17)
بِأَكْوَابٍ وَأَبَارِيقَ وَكَأْسٍ مِّن مَّعِينٍ ﴿١٨﴾
56/Al-Waqi’ah-18: Biakwabin waabareeqa wakasin min maAAeenin
dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir, (18)
لَا يُصَدَّعُونَ عَنْهَا وَلَا يُنزِفُونَ ﴿١٩﴾
56/Al-Waqi’ah-19: La yusaddaAAoona AAanha wala yunzifoona
mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, (19)
وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُونَ ﴿٢٠﴾
56/Al-Waqi’ah-20: Wafakihatin mimma yatakhayyaroona
dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, (20)
وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُونَ ﴿٢١﴾
56/Al-Waqi’ah-21: Walahmi tayrin mimma yashtahoona
dan daging burung dari apa yang mereka inginkan. (21)
وَحُورٌ عِينٌ ﴿٢٢﴾
56/Al-Waqi’ah-22: Wahoorun AAeenun
Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli, (22)
كَأَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُونِ ﴿٢٣﴾
56/Al-Waqi’ah-23: Kaamthali allului almaknooni
laksana mutiara yang tersimpan baik. (23)
جَزَاء بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ﴿٢٤﴾
56/Al-Waqi’ah-24: Jazaan bima kanoo yaAAmaloona
Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. (24)
لَا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا تَأْثِيمًا ﴿٢٥﴾
56/Al-Waqi’ah-25: La yasmaAAoona feeha laghwan wala tatheeman
Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, (25)
إِلَّا قِيلًا سَلَامًا سَلَامًا ﴿٢٦﴾
56/Al-Waqi’ah-26: Illa qeelan salaman salaman
akan tetapi mereka mendengar ucapan salam. (26)
وَأَصْحَابُ الْيَمِينِ مَا أَصْحَابُ الْيَمِينِ ﴿٢٧﴾
56/Al-Waqi’ah-27: Waashabu alyameeni ma ashabu alyameeni
Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. (27)
فِي سِدْرٍ مَّخْضُودٍ ﴿٢٨﴾
56/Al-Waqi’ah-28: Fee sidrin makhdoodin
Berada di antara pohon bidara yang tak berduri, (28)
وَطَلْحٍ مَّنضُودٍ ﴿٢٩﴾
56/Al-Waqi’ah-29: Watalhin mandoodin
dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), (29)
وَظِلٍّ مَّمْدُودٍ ﴿٣٠﴾
56/Al-Waqi’ah-30: Wathillin mamdoodin
dan naungan yang terbentang luas, (30)
وَمَاء مَّسْكُوبٍ ﴿٣١﴾
56/Al-Waqi’ah-31: Wamain maskoobin
dan air yang tercurah, (31)
وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ ﴿٣٢﴾
56/Al-Waqi’ah-32: Wafakihatin katheeratin
dan buah-buahan yang banyak, (32)
لَّا مَقْطُوعَةٍ وَلَا مَمْنُوعَةٍ ﴿٣٣﴾
56/Al-Waqi’ah-33: La maqtooAAatin wala mamnooAAatin
yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya. (33)
وَفُرُشٍ مَّرْفُوعَةٍ ﴿٣٤﴾
56/Al-Waqi’ah-34: Wafurushin marfooAAatin
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk. (34)
إِنَّا أَنشَأْنَاهُنَّ إِنشَاء ﴿٣٥﴾
56/Al-Waqi’ah-35: Inna anshanahunna inshaan
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung (35)
فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا ﴿٣٦﴾
56/Al-Waqi’ah-36: FajaAAalnahunna abkaran
dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. (36)
عُرُبًا أَتْرَابًا ﴿٣٧﴾
56/Al-Waqi’ah-37: AAuruban atraban
penuh cinta lagi sebaya umurnya. (37)
لِّأَصْحَابِ الْيَمِينِ ﴿٣٨﴾
56/Al-Waqi’ah-38: Liashabi alyameeni
(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan, (38)
ثُلَّةٌ مِّنَ الْأَوَّلِينَ ﴿٣٩﴾
56/Al-Waqi’ah-39: Thullatun mina alawwaleena
(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu. (39)
وَثُلَّةٌ مِّنَ الْآخِرِينَ ﴿٤٠﴾
56/Al-Waqi’ah-40: Wathullatun mina alakhireena
dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian. (40)
وَأَصْحَابُ الشِّمَالِ مَا أَصْحَابُ الشِّمَالِ ﴿٤١﴾
56/Al-Waqi’ah-41: Waashabu alshshimali ma ashabu alshshimali
Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu? (41)
فِي سَمُومٍ وَحَمِيمٍ ﴿٤٢﴾
56/Al-Waqi’ah-42: Fee samoomin wahameemin
Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih, (42)
وَظِلٍّ مِّن يَحْمُومٍ ﴿٤٣﴾
56/Al-Waqi’ah-43: Wathillin min yahmoomin
dan dalam naungan asap yang hitam. (43)
لَّا بَارِدٍ وَلَا كَرِيمٍ ﴿٤٤﴾
56/Al-Waqi’ah-44: La baridin wala kareemin
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan. (44)
إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُتْرَفِينَ ﴿٤٥﴾
56/Al-Waqi’ah-45: Innahum kanoo qabla thalika mutrafeena
Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan. (45)
وَكَانُوا يُصِرُّونَ عَلَى الْحِنثِ الْعَظِيمِ ﴿٤٦﴾
56/Al-Waqi’ah-46: Wakanoo yusirroona AAala alhinthi alAAatheemi
Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar. (46)
وَكَانُوا يَقُولُونَ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَئِنَّا لَمَبْعُوثُونَ ﴿٤٧﴾
56/Al-Waqi’ah-47: Wakanoo yaqooloona aitha mitna wakunna turaban waAAithaman ainna lamabAAoothoona
Dan mereka selalu mengatakan: "Apakah bila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami akan benar-benar dibangkitkan kembali? (47)
أَوَ آبَاؤُنَا الْأَوَّلُونَ ﴿٤٨﴾
56/Al-Waqi’ah-48: Awa abaona alawwaloona
apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (juga)?" (48)
قُلْ إِنَّ الْأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ ﴿٤٩﴾
56/Al-Waqi’ah-49: Qul inna alawwaleena waalakhireena
Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian, (49)
لَمَجْمُوعُونَ إِلَى مِيقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ ﴿٥٠﴾
56/Al-Waqi’ah-50: LamajmooAAoona ila meeqati yawmin maAAloomin
benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal. (50)
ثُمَّ إِنَّكُمْ أَيُّهَا الضَّالُّونَ الْمُكَذِّبُونَ ﴿٥١﴾
56/Al-Waqi’ah-51: Thumma innakum ayyuha alddalloona almukaththiboona
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan, (51)
لَآكِلُونَ مِن شَجَرٍ مِّن زَقُّومٍ ﴿٥٢﴾
56/Al-Waqi’ah-52: Laakiloona min shajarin min zaqqoomin
benar-benar akan memakan pohon zaqqum, (52)
فَمَالِؤُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ ﴿٥٣﴾
56/Al-Waqi’ah-53: Famalioona minha albutoona
dan akan memenuhi perutmu dengannya. (53)
فَشَارِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ الْحَمِيمِ ﴿٥٤﴾
56/Al-Waqi’ah-54: Fashariboona AAalayhi mina alhameemi
Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas. (54)
فَشَارِبُونَ شُرْبَ الْهِيمِ ﴿٥٥﴾
56/Al-Waqi’ah-55: Fashariboona shurba alheemi
Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum. (55)
هَذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ الدِّينِ ﴿٥٦﴾
56/Al-Waqi’ah-56: Hatha nuzuluhum yawma alddeeni
Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan". (56)
نَحْنُ خَلَقْنَاكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُونَ ﴿٥٧﴾
56/Al-Waqi’ah-57: Nahnu khalaqnakum falawla tusaddiqoona
Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan? (57)
أَفَرَأَيْتُم مَّا تُمْنُونَ ﴿٥٨﴾
56/Al-Waqi’ah-58: Afaraaytum ma tumnoona
Maka terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan. (58)
أَأَنتُمْ تَخْلُقُونَهُ أَمْ نَحْنُ الْخَالِقُونَ ﴿٥٩﴾
56/Al-Waqi’ah-59: Aantum takhluqoonahu am nahnu alkhaliqoona
Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya? (59)
نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ ﴿٦٠﴾
56/Al-Waqi’ah-60: Nahnu qaddarna baynakumu almawta wama nahnu bimasbooqeena
Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-sekali tidak akan dapat dikalahkan, (60)
عَلَى أَن نُّبَدِّلَ أَمْثَالَكُمْ وَنُنشِئَكُمْ فِي مَا لَا تَعْلَمُونَ ﴿٦١﴾
56/Al-Waqi’ah-61: AAala an nubaddila amthalakum wanunshiakum fee ma la taAAlamoona
untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui. (61)
وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ النَّشْأَةَ الْأُولَى فَلَوْلَا تَذكَّرُونَ ﴿٦٢﴾
56/Al-Waqi’ah-62: Walaqad AAalimtumu alnnashata aloola falawla tathakkaroona
Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)? (62)
أَفَرَأَيْتُم مَّا تَحْرُثُونَ ﴿٦٣﴾
56/Al-Waqi’ah-63: Afaraaytum ma tahruthoona
Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam. (63)
أَأَنتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ ﴿٦٤﴾
56/Al-Waqi’ah-64: Aantum tazraAAoonahu am nahnu alzzariAAoona
Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya? (64)
لَوْ نَشَاء لَجَعَلْنَاهُ حُطَامًا فَظَلَلْتُمْ تَفَكَّهُونَ ﴿٦٥﴾
56/Al-Waqi’ah-65: Law nashao lajaAAalnahu hutaman fathaltum tafakkahoona
Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia hancur dan kering, maka jadilah kamu heran dan tercengang. (65)
إِنَّا لَمُغْرَمُونَ ﴿٦٦﴾
56/Al-Waqi’ah-66: Inna lamughramoona
(Sambil berkata): "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian", (66)
بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ ﴿٦٧﴾
56/Al-Waqi’ah-67: Bal nahnu mahroomoona
bahkan kami menjadi orang-orang yang tidak mendapat hasil apa-apa. (67)
أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاء الَّذِي تَشْرَبُونَ ﴿٦٨﴾
56/Al-Waqi’ah-68: Afaraaytumu almaa allathee tashraboona
Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. (68)
أَأَنتُمْ أَنزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنزِلُونَ ﴿٦٩﴾
56/Al-Waqi’ah-69: Aantum anzaltumoohu mina almuzni am nahnu almunziloona
Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya? (69)
لَوْ نَشَاء جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ ﴿٧٠﴾
56/Al-Waqi’ah-70: Law nashao jaAAalnahu ojajan falawla tashkuroona
Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur? (70)
أَفَرَأَيْتُمُ النَّارَ الَّتِي تُورُونَ ﴿٧١﴾
56/Al-Waqi’ah-71: Afaraaytumu alnnara allatee tooroona
Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dengan menggosok-gosokkan kayu). (71)
أَأَنتُمْ أَنشَأْتُمْ شَجَرَتَهَا أَمْ نَحْنُ الْمُنشِؤُونَ ﴿٧٢﴾
56/Al-Waqi’ah-72: Aantum anshatum shajarataha am nahnu almunshioona
Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya? (72)
نَحْنُ جَعَلْنَاهَا تَذْكِرَةً وَمَتَاعًا لِّلْمُقْوِينَ ﴿٧٣﴾
56/Al-Waqi’ah-73: Nahnu jaAAalnaha tathkiratan wamataAAan lilmuqweena
Kami jadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir. (73)
فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ ﴿٧٤﴾
56/Al-Waqi’ah-74: Fasabbih biismi rabbika alAAatheemi
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar. (74)
فَلَا أُقْسِمُ بِمَوَاقِعِ النُّجُومِ ﴿٧٥﴾
56/Al-Waqi’ah-75: Fala oqsimu bimawaqiAAi alnnujoomi
Maka Aku bersumpah dengan masa turunnya bagian-bagian Al-Quran. (75)
وَإِنَّهُ لَقَسَمٌ لَّوْ تَعْلَمُونَ عَظِيمٌ ﴿٧٦﴾
56/Al-Waqi’ah-76: Wainnahu laqasamun law taAAlamoona AAatheemun
Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui. (76)
إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيمٌ ﴿٧٧﴾
56/Al-Waqi’ah-77: Innahu laquranun kareemun
Sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia, (77)
فِي كِتَابٍ مَّكْنُونٍ ﴿٧٨﴾
56/Al-Waqi’ah-78: Fee kitabin maknoonin
pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh), (78)
لَّا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ ﴿٧٩﴾
56/Al-Waqi’ah-79: La yamassuhu illa almutahharoona
tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan. (79)
تَنزِيلٌ مِّن رَّبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٨٠﴾
56/Al-Waqi’ah-80: Tanzeelun min rabbi alAAalameena
Diturunkan dari Rabbil 'alamiin. (80)
أَفَبِهَذَا الْحَدِيثِ أَنتُم مُّدْهِنُونَ ﴿٨١﴾
56/Al-Waqi’ah-81: Afabihatha alhadeethi antum mudhinoona
Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Quran ini? (81)
وَتَجْعَلُونَ رِزْقَكُمْ أَنَّكُمْ تُكَذِّبُونَ ﴿٨٢﴾
56/Al-Waqi’ah-82: WatajAAaloona rizqakum annakum tukaththiboona
kamu mengganti rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan Allah. (82)
فَلَوْلَا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ ﴿٨٣﴾
56/Al-Waqi’ah-83: Falawla itha balaghati alhulqooma
Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, (83)
وَأَنتُمْ حِينَئِذٍ تَنظُرُونَ ﴿٨٤﴾
56/Al-Waqi’ah-84: Waantum heenaithin tanthuroona
padahal kamu ketika itu melihat, (84)
وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنكُمْ وَلَكِن لَّا تُبْصِرُونَ ﴿٨٥﴾
56/Al-Waqi’ah-85: Wanahnu aqrabu ilayhi minkum walakin la tubsiroona
dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat, (85)
فَلَوْلَا إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ ﴿٨٦﴾
56/Al-Waqi’ah-86: Falawla in kuntum ghayra madeeneena
maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)? (86)
تَرْجِعُونَهَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿٨٧﴾
56/Al-Waqi’ah-87: TarjiAAoonaha in kuntum sadiqeena
Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar? (87)
فَأَمَّا إِن كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ ﴿٨٨﴾
56/Al-Waqi’ah-88: Faamma in kana mina almuqarrabeena
adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), (88)
فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّةُ نَعِيمٍ ﴿٨٩﴾
56/Al-Waqi’ah-89: Farawhun warayhanun wajannatu naAAeemin
maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta jannah kenikmatan. (89)
وَأَمَّا إِن كَانَ مِنَ أَصْحَابِ الْيَمِينِ ﴿٩٠﴾
56/Al-Waqi’ah-90: Waamma in kana min ashabi alyameeni
Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan, (90)
فَسَلَامٌ لَّكَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ ﴿٩١﴾
56/Al-Waqi’ah-91: Fasalamun laka min ashabi alyameeni
maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan. (91)
وَأَمَّا إِن كَانَ مِنَ الْمُكَذِّبِينَ الضَّالِّينَ ﴿٩٢﴾
56/Al-Waqi’ah-92: Waamma in kana mina almukaththibeena alddalleena
Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat, (92)
فَنُزُلٌ مِّنْ حَمِيمٍ ﴿٩٣﴾
56/Al-Waqi’ah-93: Fanuzulun min hameemin
maka dia mendapat hidangan air yang mendidih, (93)
وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ ﴿٩٤﴾
56/Al-Waqi’ah-94: Watasliyatu jaheemin
dan dibakar di dalam jahannam. (94)
إِنَّ هَذَا لَهُوَ حَقُّ الْيَقِينِ ﴿٩٥﴾
56/Al-Waqi’ah-95: Inna hatha lahuwa haqqu alyaqeeni
Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar. (95)
فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ ﴿٩٦﴾
56/Al-Waqi’ah-96: Fasabbih biismi rabbika alAAatheemi
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha Besar. (96)



سورة الحـديد

Surah Al-Hadid

Bismillāhir rahmānir rahīm

سَبَّحَ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ﴿١﴾
57/Al-Hadid-1: Sabbaha lillahi ma fee alssamawati waalardi wahuwa alAAazeezu alhakeemu
Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (1)
لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿٢﴾
57/Al-Hadid-2: Lahu mulku alssamawati waalardi yuhyee wayumeetu wahuwa AAala kulli shayin qadeerun
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (2)
هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ ﴿٣﴾
57/Al-Hadid-3: Huwa alawwalu waalakhiru waalththahiru waalbatinu wahuwa bikulli shayin AAaleemun
Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (3)
هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِي الْأَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنزِلُ مِنَ السَّمَاء وَمَا يَعْرُجُ فِيهَا وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ ﴿٤﴾
57/Al-Hadid-4: Huwa allathee khalaqa alssamawati waalarda fee sittati ayyamin thumma istawa AAala alAAarshi yaAAlamu ma yaliju fee alardi wama yakhruju minha wama yanzilu mina alssamai wama yaAAruju feeha wahuwa maAAakum ayna ma kuntum waAllahu bima taAAmaloona baseerun
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (4)
لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الأمُورُ ﴿٥﴾
57/Al-Hadid-5: Lahu mulku alssamawati waalardi waila Allahi turjaAAu alomooru
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan. (5)
يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَهُوَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ ﴿٦﴾
57/Al-Hadid-6: Yooliju allayla fee alnnahari wayooliju alnnahara fee allayi wahuwa AAaleemun bithati alssudoori
Dialah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (6)
آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَأَنفِقُوا مِمَّا جَعَلَكُم مُّسْتَخْلَفِينَ فِيهِ فَالَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَأَنفَقُوا لَهُمْ أَجْرٌ كَبِيرٌ ﴿٧﴾
57/Al-Hadid-7: Aminoo biAllahi warasoolihi waanfiqoo mimma jaAAalakum mustakhlafeena feehi faallatheena amanoo minkum waanfaqoo lahum ajrun kabeerun
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar. (7)
وَمَا لَكُمْ لَا تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ لِتُؤْمِنُوا بِرَبِّكُمْ وَقَدْ أَخَذَ مِيثَاقَكُمْ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ ﴿٨﴾
57/Al-Hadid-8: Wama lakum la tuminoona biAllahi waalrrasoolu yadAAookum lituminoo birabbikum waqad akhatha meethaqakum in kuntum mumineena
Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman. (8)
هُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ عَلَى عَبْدِهِ آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ لِيُخْرِجَكُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَإِنَّ اللَّهَ بِكُمْ لَرَؤُوفٌ رَّحِيمٌ ﴿٩﴾
57/Al-Hadid-9: Huwa allathee yunazzilu AAala AAabdihi ayatin bayyinatin liyukhrijakum mina alththulumati ila alnnoori wainna Allaha bikum laraoofun raheemun
Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Quran) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu. (9)
وَمَا لَكُمْ أَلَّا تُنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَا يَسْتَوِي مِنكُم مَّنْ أَنفَقَ مِن قَبْلِ الْفَتْحِ وَقَاتَلَ أُوْلَئِكَ أَعْظَمُ دَرَجَةً مِّنَ الَّذِينَ أَنفَقُوا مِن بَعْدُ وَقَاتَلُوا وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَى وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ ﴿١٠﴾
57/Al-Hadid-10: Wama lakum alla tunfiqoo fee sabeeli Allahi walillahi meerathu alssamawati waalardi la yastawee minkum man anfaqa min qabli alfathi waqatala olaika aAAthamu darajatan mina allatheena anfaqoo min baAAdu waqataloo wakullan waAAada Allahu alhusna waAllahu bima taAAmaloona khabeerun
Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tingi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (10)
مَن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ وَلَهُ أَجْرٌ كَرِيمٌ ﴿١١﴾
57/Al-Hadid-11: Man tha allathee yuqridu Allaha qardan hasanan fayudaAAifahu lahu walahu ajrun kareemun
Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak. (11)
يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَى نُورُهُم بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِم بُشْرَاكُمُ الْيَوْمَ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ﴿١٢﴾
57/Al-Hadid-12: Yawma tara almumineena waalmuminati yasAAa nooruhum bayna aydeehim wabiaymanihim bushrakumu alyawma jannatun tajree min tahtiha alanharu khalideena feeha thalika huwa alfawzu alAAatheemu
(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka): "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang besar". (12)
يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ آمَنُوا انظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِن نُّورِكُمْ قِيلَ ارْجِعُوا وَرَاءكُمْ فَالْتَمِسُوا نُورًا فَضُرِبَ بَيْنَهُم بِسُورٍ لَّهُ بَابٌ بَاطِنُهُ فِيهِ الرَّحْمَةُ وَظَاهِرُهُ مِن قِبَلِهِ الْعَذَابُ ﴿١٣﴾
57/Al-Hadid-13: Yawma yaqoolu almunafiqoona waalmunafiqatu lillatheena amanoo onthuroona naqtabis min noorikum qeela irjiAAoo waraakum failtamisoo nooran faduriba baynahum bisoorin lahu babun batinuhu feehi alrrahmatu wathahiruhu min qibalihi alAAathabu
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman: "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahayamu". Dikatakan (kepada mereka): "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa. (13)
يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُن مَّعَكُمْ قَالُوا بَلَى وَلَكِنَّكُمْ فَتَنتُمْ أَنفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَارْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ الْأَمَانِيُّ حَتَّى جَاء أَمْرُ اللَّهِ وَغَرَّكُم بِاللَّهِ الْغَرُورُ ﴿١٤﴾
57/Al-Hadid-14: Yunadoonahum alam nakun maAAakum qaloo bala walakinnakum fatantum anfusakum watarabbastum wairtabtum wagharratkumu alamaniyyu hatta jaa amru Allahi wagharrakum biAllahi algharooru
Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab: "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu. (14)
فَالْيَوْمَ لَا يُؤْخَذُ مِنكُمْ فِدْيَةٌ وَلَا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مَأْوَاكُمُ النَّارُ هِيَ مَوْلَاكُمْ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ ﴿١٥﴾
57/Al-Hadid-15: Faalyawma la yukhathu minkum fidyatun wala mina allatheena kafaroo mawakumu alnnaru hiya mawlakum wabisa almaseeru
Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali". (15)
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ ﴿١٦﴾
57/Al-Hadid-16: Alam yani lillatheena amanoo an takhshaAAa quloobuhum lithikri Allahi wama nazala mina alhaqqi wala yakoonoo kaallatheena ootoo alkitaba min qablu fatala AAalayhimu alamadu faqasat quloobuhum wakatheerun minhum fasiqoona
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. (16)
اعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يُحْيِي الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ ﴿١٧﴾
57/Al-Hadid-17: IAAlamoo anna Allaha yuhyee alarda baAAda mawtiha qad bayyanna lakumu alayati laAAallakum taAAqiloona
Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya. (17)
إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ ﴿١٨﴾
57/Al-Hadid-18: Inna almussaddiqeena waalmussaddiqati waaqradoo Allaha qardan hasanan yudaAAafu lahum walahum ajrun kareemun
Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak. (18)
وَالَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ أُوْلَئِكَ هُمُ الصِّدِّيقُونَ وَالشُّهَدَاء عِندَ رَبِّهِمْ لَهُمْ أَجْرُهُمْ وَنُورُهُمْ وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا أُوْلَئِكَ أَصْحَابُ الْجَحِيمِ ﴿١٩﴾
57/Al-Hadid-19: Waallatheena amanoo biAllahi warusulihi olaika humu alssiddeeqoona waalshshuhadao AAinda rabbihim lahum ajruhum wanooruhum waallatheena kafaroo wakaththaboo biayatina olaika ashabu aljaheemi
Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mereka itu orang-orang Shiddiqien dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka. (19)
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِّنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ ﴿٢٠﴾
57/Al-Hadid-20: IAAlamoo annama alhayatu alddunya laAAibun walahwun wazeenatun watafakhurun baynakum watakathurun fee alamwali waalawladi kamathali ghaythin aAAjaba alkuffara nabatuhu thumma yaheeju fatarahu musfarran thumma yakoonu hutaman wafee alakhirati AAathabun shadeedun wamaghfiratun mina Allahi waridwanun wama alhayatu alddunya illa mataAAu alghuroori
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (20)
سَابِقُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاء وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاء وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ ﴿٢١﴾
57/Al-Hadid-21: Sabiqoo ila maghfiratin min rabbikum wajannatin AAarduha kaAAardi alssamai waalardi oAAiddat lillatheena amanoo biAllahi warusulihi thalika fadlu Allahi yuteehi man yashao waAllahu thoo alfadli alAAatheemi
Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (21)
مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ ﴿٢٢﴾
57/Al-Hadid-22: Ma asaba min museebatin fee alardi wala fee anfusikum illa fee kitabin min qabli an nabraaha inna thalika AAala Allahi yaseerun
Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (22)
لِكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَى مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَا آتَاكُمْ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ ﴿٢٣﴾
57/Al-Hadid-23: Likayla tasaw AAala ma fatakum wala tafrahoo bima atakum waAllahu la yuhibbu kulla mukhtalin fakhoorin
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri, (23)
الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَمَن يَتَوَلَّ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيدُ ﴿٢٤﴾
57/Al-Hadid-24: Allatheena yabkhaloona wayamuroona alnnasa bialbukhli waman yatawalla fainna Allaha huwa alghaniyyu alhameedu
(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah) maka sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (24)
لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ ﴿٢٥﴾
57/Al-Hadid-25: Laqad arsalna rusulana bialbayyinati waanzalna maAAahumu alkitaba waalmeezana liyaqooma alnnasu bialqisti waanzalna alhadeeda feehi basun shadeedun wamanafiAAu lilnnasi waliyaAAlama Allahu man yansuruhu warusulahu bialghaybi inna Allaha qawiyyun AAazeezun
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (25)
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا وَإِبْرَاهِيمَ وَجَعَلْنَا فِي ذُرِّيَّتِهِمَا النُّبُوَّةَ وَالْكِتَابَ فَمِنْهُم مُّهْتَدٍ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ ﴿٢٦﴾
57/Al-Hadid-26: Walaqad arsalna noohan waibraheema wajaAAalna fee thurriyyatihima alnnubuwwata waalkitaba faminhum muhtadin wakatheerun minhum fasiqoona
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh dan Ibrahim dan Kami jadikan kepada keturunan keduanya kenabian dan Al Kitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka fasik. (26)
ثُمَّ قَفَّيْنَا عَلَى آثَارِهِم بِرُسُلِنَا وَقَفَّيْنَا بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ وَجَعَلْنَا فِي قُلُوبِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ رَأْفَةً وَرَحْمَةً وَرَهْبَانِيَّةً ابْتَدَعُوهَا مَا كَتَبْنَاهَا عَلَيْهِمْ إِلَّا ابْتِغَاء رِضْوَانِ اللَّهِ فَمَا رَعَوْهَا حَقَّ رِعَايَتِهَا فَآتَيْنَا الَّذِينَ آمَنُوا مِنْهُمْ أَجْرَهُمْ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ﴿٢٧﴾
57/Al-Hadid-27: Thumma qaffayna AAala atharihim birusulina waqaffayna biAAeesa ibni maryama waataynahu alinjeela wajaAAalna fee quloobi allatheena ittabaAAoohu rafatan warahmatan warahbaniyyatan ibtadaAAooha ma katabnaha AAalayhim illa ibtighaa ridwani Allahi fama raAAawha haqqa riAAayatiha faatayna allatheena amanoo minhum ajrahum wakatheerun minhum fasiqoona
Kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik. (27)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَآمِنُوا بِرَسُولِهِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِن رَّحْمَتِهِ وَيَجْعَل لَّكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِهِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ﴿٢٨﴾
57/Al-Hadid-28: Ya ayyuha allatheena amanoo ittaqoo Allaha waaminoo birasoolihi yutikum kiflayni min rahmatihi wayajAAal lakum nooran tamshoona bihi wayaghfir lakum waAllahu ghafoorun raheemun
Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (28)
لِئَلَّا يَعْلَمَ أَهْلُ الْكِتَابِ أَلَّا يَقْدِرُونَ عَلَى شَيْءٍ مِّن فَضْلِ اللَّهِ وَأَنَّ الْفَضْلَ بِيَدِ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاء وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ ﴿٢٩﴾
57/Al-Hadid-29: Lialla yaAAlama ahlu alkitabi alla yaqdiroona AAala shayin min fadli Allahi waanna alfadla biyadi Allahi yuteehi man yashao waAllahu thoo alfadli alAAatheemi
(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli Kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikitpun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (29)

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :

alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)





TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar