" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Senin, 04 Mei 2020

Juz 23 Surat Yasin Ayat 22 – Surat Az-Zumar Ayat 31


أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



Klik untuk mendengarkan ⏯ atau klik titik 3 untuk download ⇓ murothal



سورة يس

Surah Ya Sin

Bismillāhir rahmānir rahīm

وَمَا لِي لاَ أَعْبُدُ الَّذِي فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ ﴿٢٢﴾
36/Ya Sin-22: Wama liya la aAAbudu allathee fataranee wailayhi turjaAAoona
Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan? (22)
أَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِ آلِهَةً إِن يُرِدْنِ الرَّحْمَن بِضُرٍّ لاَّ تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلاَ يُنقِذُونِ ﴿٢٣﴾
36/Ya Sin-23: Aattakhithu min doonihi alihatan in yuridni alrrahmanu bidurrin ltughni AAannee shafaAAatuhum shayan wala yunqithooni
Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan terhadapku, niscaya syafa'at mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku? (23)
إِنِّي إِذًا لَّفِي ضَلاَلٍ مُّبِينٍ ﴿٢٤﴾
36/Ya Sin-24: Innee ithan lafee dalalin mubeenin
Sesungguhnya aku kalau begitu pasti berada dalam kesesatan yang nyata. (24)
إِنِّي آمَنتُ بِرَبِّكُمْ فَاسْمَعُونِ ﴿٢٥﴾
36/Ya Sin-25: Innee amantu birabbikum faismaAAooni
Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu; maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku. (25)
قِيلَ ادْخُلِ الْجَنَّةَ قَالَ يَا لَيْتَ قَوْمِي يَعْلَمُونَ ﴿٢٦﴾
36/Ya Sin-26: Qeela odkhuli aljannata qala ya layta qawmee yaAAlamoona
Dikatakan (kepadanya): "Masuklah ke surga". Ia berkata: "Alangkah baiknya sekiranya kamumku mengetahui. (26)
بِمَا غَفَرَ لِي رَبِّي وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُكْرَمِينَ ﴿٢٧﴾
36/Ya Sin-27: Bima ghafara lee rabbee wajaAAalanee mina almukrameena
Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang dimuliakan". (27)
وَمَا أَنزَلْنَا عَلَى قَوْمِهِ مِن بَعْدِهِ مِنْ جُندٍ مِّنَ السَّمَاء وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ ﴿٢٨﴾
36/Ya Sin-28: Wama anzalna AAala qawmihi min baAAdihi min jundin mina alssamai wama kunna munzileena
Dan kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah dia (meninggal) suatu pasukanpun dari langit dan tidak layak Kami menurunkannya. (28)
إِن كَانَتْ إِلاَّ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَامِدُونَ ﴿٢٩﴾
36/Ya Sin-29: In kanat illa sayhatan wahidatan faitha hum khamidoona
Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan suara saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati. (29)
يَا حَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلاَّ كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِؤُون ﴿٣٠﴾
36/Ya Sin-30: Ya hasratan AAala alAAibadi ma yateehim min rasoolin illa kanoo bihi yastahzioona
Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya. (30)
أَلَمْ يَرَوْا كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنْ الْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لاَ يَرْجِعُونَ ﴿٣١﴾
36/Ya Sin-31: Alam yaraw kam ahlakna qablahum mina alqurooni annahum ilayhim la yarjiAAoona
Tidakkah mereka mengetahui berapa banyaknya umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, bahwasanya orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tiada kembali kepada mereka. (31)
وَإِن كُلٌّ لَّمَّا جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ ﴿٣٢﴾
36/Ya Sin-32: Wain kullun lamma jameeAAun ladayna muhdaroona
Dan setiap mereka semuanya akan dikumpulkan lagi kepada Kami. (32)
وَآيَةٌ لَّهُمُ الْأَرْضُ الْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَاهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ ﴿٣٣﴾
36/Ya Sin-33: Waayatun lahumu alardu almaytatu ahyaynaha waakhrajna minha habban faminhu yakuloona
Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan dari padanya biji-bijian, maka daripadanya mereka makan. (33)
وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّاتٍ مِن نَّخِيلٍ وَأَعْنَابٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنْ الْعُيُونِ ﴿٣٤﴾
36/Ya Sin-34: WajaAAalna feeha jannatin min nakheelin waaAAnabin wafajjarna feeha mina alAAuyooni
Dan Kami jadikan padanya kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air, (34)
لِيَأْكُلُوا مِن ثَمَرِهِ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ أَفَلَا يَشْكُرُونَ ﴿٣٥﴾
36/Ya Sin-35: Liyakuloo min thamarihi wama AAamilathu aydeehim afala yashkuroona
supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur? (35)
سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنبِتُ الْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ ﴿٣٦﴾
36/Ya Sin-36: Subhana allathee khalaqa alazwaja kullaha mimma tunbitu alardu wamin anfusihim wamimma la yaAAlamoona
Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. (36)
وَآيَةٌ لَّهُمْ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ ﴿٣٧﴾
36/Ya Sin-37: Waayatun lahumu allaylu naslakhu minhu alnnahara faitha hum muthlimoona
Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan. (37)
وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ ﴿٣٨﴾
36/Ya Sin-38: Waalshshamsu tajree limustaqarrin laha thalika taqdeeru alAAazeezi alAAaleemi
dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (38)
وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّى عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ ﴿٣٩﴾
36/Ya Sin-39: Waalqamara qaddarnahu manazila hatta AAada kaalAAurjooni alqadeemi
Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. (39)
لَا الشَّمْسُ يَنبَغِي لَهَا أَن تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ ﴿٤٠﴾
36/Ya Sin-40: La alshshamsu yanbaghee laha an tudrika alqamara wala allaylu sabiqu alnnahari wakullun fee falakin yasbahoona
Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya. (40)
وَآيَةٌ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ ﴿٤١﴾
36/Ya Sin-41: Waayatun lahum anna hamalna thurriyyatahum fee alfulki almashhooni
Dan suatu tanda (kebesaran Allah yang besar) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan. (41)
وَخَلَقْنَا لَهُم مِّن مِّثْلِهِ مَا يَرْكَبُونَ ﴿٤٢﴾
36/Ya Sin-42: Wakhalaqna lahum min mithlihi ma yarkaboona
dan Kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu. (42)
وَإِن نَّشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنقَذُونَ ﴿٤٣﴾
36/Ya Sin-43: Wain nasha nughriqhum fala sareekha lahum wala hum yunqathoona
Dan jika Kami menghendaki niscaya Kami tenggelamkan mereka, maka tiadalah bagi mereka penolong dan tidak pula mereka diselamatkan. (43)
إِلَّا رَحْمَةً مِّنَّا وَمَتَاعًا إِلَى حِينٍ ﴿٤٤﴾
36/Ya Sin-44: Illa rahmatan minna wamataAAan ila heenin
Tetapi (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai kepada suatu ketika. (44)
وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّقُوا مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ ﴿٤٥﴾
36/Ya Sin-45: Waitha qeela lahumu ittaqoo ma bayna aydeekum wama khalfakum laAAallakum turhamoona
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling). (45)
وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ آيَةٍ مِّنْ آيَاتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا عَنْهَا مُعْرِضِينَ ﴿٤٦﴾
36/Ya Sin-46: Wama tateehim min ayatin min ayati rabbihim illa kanoo AAanha muAArideena
Dan sekali-kali tiada datang kepada mereka suatu tanda dari tanda tanda kekuasaan Tuhan mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya. (46)
وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا مِمَّا رَزَقَكُمْ اللَّهُ قَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَاء اللَّهُ أَطْعَمَهُ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ ﴿٤٧﴾
36/Ya Sin-47: Waitha qeela lahum anfiqoo mimma razaqakumu Allahu qala allatheena kafaroo lillatheena amanoo anutAAimu man law yashao Allahu atAAamahu in antum illa fee dalalin mubeenin
Dan apabila dikatakakan kepada mereka: "Nafkahkanlah sebahagian dari reski yang diberikan Allah kepadamu", maka orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman: "Apakah kami akan memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki tentulah Dia akan memberinya makan, tiadalah kamu melainkan dalam kesesatan yang nyata". (47)
وَيَقُولُونَ مَتَى هَذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿٤٨﴾
36/Ya Sin-48: Wayaqooloona mata hatha alwaAAdu in kuntum sadiqeena
Dan mereka berkata: "Bilakah (terjadinya) janji ini (hari berbangkit) jika kamu adalah orang-orang yang benar?". (48)
مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ ﴿٤٩﴾
36/Ya Sin-49: Ma yanthuroona illa sayhatan wahidatan takhuthuhum wahum yakhissimoona
Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar. (49)
فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةً وَلَا إِلَى أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ ﴿٥٠﴾
36/Ya Sin-50: Fala yastateeAAoona tawsiyatan wala ila ahlihim yarjiAAoona
lalu mereka tidak kuasa membuat suatu wasiatpun dan tidak (pula) dapat kembali kepada keluarganya. (50)
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ الْأَجْدَاثِ إِلَى رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ ﴿٥١﴾
36/Ya Sin-51: Wanufikha fee alssoori faitha hum mina alajdathi ila rabbihim yansiloona
Dan ditiuplah sangkalala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka. (51)
قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَن بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَا هَذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ ﴿٥٢﴾
36/Ya Sin-52: Qaloo ya waylana man baAAathana min marqadina hatha ma waAAada alrrahmanu wasadaqa almursaloona
Mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?". Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul(Nya). (52)
إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ ﴿٥٣﴾
36/Ya Sin-53: In kanat illa sayhatan wahidatan faitha hum jameeAAun ladayna muhdaroona
Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami. (53)
فَالْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ﴿٥٤﴾
36/Ya Sin-54: Faalyawma la tuthlamu nafsun shayan wala tujzawna illa ma kuntum taAAmaloona
Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan. (54)
إِنَّ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ الْيَوْمَ فِي شُغُلٍ فَاكِهُونَ ﴿٥٥﴾
36/Ya Sin-55: Inna ashaba aljannati alyawma fee shughulin fakihoona
Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka). (55)
هُمْ وَأَزْوَاجُهُمْ فِي ظِلَالٍ عَلَى الْأَرَائِكِ مُتَّكِؤُونَ ﴿٥٦﴾
36/Ya Sin-56: Hum waazwajuhum fee thilalin AAala alaraiki muttakioona
Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan. (56)
لَهُمْ فِيهَا فَاكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ ﴿٥٧﴾
36/Ya Sin-57: Lahum feeha fakihatun walahum ma yaddaAAoona
Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta. (57)
سَلَامٌ قَوْلًا مِن رَّبٍّ رَّحِيمٍ ﴿٥٨﴾
36/Ya Sin-58: Salamun qawlan min rabbin raheemin
(Kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang. (58)
وَامْتَازُوا الْيَوْمَ أَيُّهَا الْمُجْرِمُونَ ﴿٥٩﴾
36/Ya Sin-59: Waimtazoo alyawma ayyuha almujrimoona
Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, hai orang-orang yang berbuat jahat. (59)
أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آدَمَ أَن لَّا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ ﴿٦٠﴾
36/Ya Sin-60: Alam aAAhad ilaykum ya banee adama an la taAAbudoo alshshaytana innahu lakum AAaduwwun mubeenun
Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu", (60)
وَأَنْ اعْبُدُونِي هَذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ ﴿٦١﴾
36/Ya Sin-61: Waani oAAbudoonee hatha siratun mustaqeemun
dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus. (61)
وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا أَفَلَمْ تَكُونُوا تَعْقِلُونَ ﴿٦٢﴾
36/Ya Sin-62: Walaqad adalla minkum jibillan katheeran afalam takoonoo taAAqiloona
Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka apakah kamu tidak memikirkan?. (62)
هَذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ ﴿٦٣﴾
36/Ya Sin-63: Hathihi jahannamu allatee kuntum tooAAadoona
Inilah Jahannam yang dahulu kamu diancam (dengannya). (63)
اصْلَوْهَا الْيَوْمَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ ﴿٦٤﴾
36/Ya Sin-64: Islawha alyawma bima kuntum takfuroona
Masuklah ke dalamnya pada hari ini disebabkan kamu dahulu mengingkarinya. (64)
الْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَى أَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَا أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ ﴿٦٥﴾
36/Ya Sin-65: Alyawma nakhtimu AAala afwahihim watukallimuna aydeehim watashhadu arjuluhum bima kanoo yaksiboona
Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. (65)
وَلَوْ نَشَاء لَطَمَسْنَا عَلَى أَعْيُنِهِمْ فَاسْتَبَقُوا الصِّرَاطَ فَأَنَّى يُبْصِرُونَ ﴿٦٦﴾
36/Ya Sin-66: Walaw nashao latamasna AAala aAAyunihim faistabaqoo alssirata faanna yubsiroona
Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; lalu mereka berlomba-lomba (mencari) jalan, Maka betapakah mereka dapat melihat(nya). (66)
وَلَوْ نَشَاء لَمَسَخْنَاهُمْ عَلَى مَكَانَتِهِمْ فَمَا اسْتَطَاعُوا مُضِيًّا وَلَا يَرْجِعُونَ ﴿٦٧﴾
36/Ya Sin-67: Walaw nashao lamasakhnahum AAala makanatihim fama istataAAoo mudiyyan wala yarjiAAoona
Dan jikalau Kami menghendaki pastilah Kami ubah mereka di tempat mereka berada; maka mereka tidak sanggup berjalan lagi dan tidak (pula) sanggup kembali. (67)
وَمَنْ نُعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِي الْخَلْقِ أَفَلَا يَعْقِلُونَ ﴿٦٨﴾
36/Ya Sin-68: Waman nuAAammirhu nunakkishu fee alkhalqi afala yaAAqiloona
Dan barangsiapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya). Maka apakah mereka tidak memikirkan? (68)
وَمَا عَلَّمْنَاهُ الشِّعْرَ وَمَا يَنبَغِي لَهُ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْآنٌ مُّبِينٌ ﴿٦٩﴾
36/Ya Sin-69: Wama AAallamnahu alshshiAAra wama yanbaghee lahu in huwa illa thikrun waquranun mubeenun
Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan. (69)
لِيُنذِرَ مَن كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ الْقَوْلُ عَلَى الْكَافِرِينَ ﴿٧٠﴾
36/Ya Sin-70: Liyunthira man kana hayyan wayahiqqa alqawlu AAala alkafireena
supaya dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan supaya pastilah (ketetapan azab) terhadap orang-orang kafir. (70)
أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا خَلَقْنَا لَهُمْ مِمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَا أَنْعَامًا فَهُمْ لَهَا مَالِكُونَ ﴿٧١﴾
36/Ya Sin-71: Awalam yaraw anna khalaqna lahum mimma AAamilat aydeena anAAaman fahum laha malikoona
Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka yaitu sebahagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami sendiri, lalu mereka menguasainya? (71)
وَذَلَّلْنَاهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ ﴿٧٢﴾
36/Ya Sin-72: Wathallalnaha lahum faminha rakoobuhum waminha yakuloona
Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka; maka sebahagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebahagiannya mereka makan. (72)
وَلَهُمْ فِيهَا مَنَافِعُ وَمَشَارِبُ أَفَلَا يَشْكُرُونَ ﴿٧٣﴾
36/Ya Sin-73: Walahum feeha manafiAAu wamasharibu afala yashkuroona
Dan mereka memperoleh padanya manfaat-manfaat dan minuman. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur? (73)
وَاتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ آلِهَةً لَعَلَّهُمْ يُنصَرُونَ ﴿٧٤﴾
36/Ya Sin-74: Waittakhathoo min dooni Allahi alihatan laAAallahum yunsaroona
Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar mereka mendapat pertolongan. (74)
لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُندٌ مُّحْضَرُونَ ﴿٧٥﴾
36/Ya Sin-75: La yastateeAAoona nasrahum wahum lahum jundun muhdaroona
Berhala-berhala itu tiada dapat menolong mereka; padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka. (75)
فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ ﴿٧٦﴾
36/Ya Sin-76: Fala yahzunka qawluhum inna naAAlamu ma yusirroona wama yuAAlinoona
Maka janganlah ucapan mereka menyedihkan kamu. Sesungguhnya Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan. (76)
أَوَلَمْ يَرَ الْإِنسَانُ أَنَّا خَلَقْنَاهُ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ ﴿٧٧﴾
36/Ya Sin-77: Awalam yara alinsanu anna khalaqnahu min nutfatin faitha huwa khaseemun mubeenun
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! (77)
وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ ﴿٧٨﴾
36/Ya Sin-78: Wadaraba lana mathalan wanasiya khalqahu qala man yuhyee alAAithama wahiya rameemun
Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?" (78)
قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ ﴿٧٩﴾
36/Ya Sin-79: Qul yuhyeeha allathee anshaaha awwala marratin wahuwa bikulli khalqin AAaleemun
Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk. (79)
الَّذِي جَعَلَ لَكُم مِّنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنتُم مِّنْهُ تُوقِدُونَ ﴿٨٠﴾
36/Ya Sin-80: Allathee jaAAala lakum mina alshshajari alakhdari naran faitha antum minhu tooqidoona
yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu". (80)
أَوَلَيْسَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِقَادِرٍ عَلَى أَنْ يَخْلُقَ مِثْلَهُم بَلَى وَهُوَ الْخَلَّاقُ الْعَلِيمُ ﴿٨١﴾
36/Ya Sin-81: Awalaysa allathee khalaqa alssamawati waalarda biqadirin AAala an yakhluqa mithlahum bala wahuwa alkhallaqu alAAaleemu
Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui. (81)
إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ ﴿٨٢﴾
36/Ya Sin-82: Innama amruhu itha arada shayan an yaqoola lahu kun fayakoonu
Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia. (82)
فَسُبْحَانَ الَّذِي بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ ﴿٨٣﴾
Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. (83)


سورة الصّافّات

Surah As-Saffat

Bismillāhir rahmānir rahīm

وَالصَّافَّاتِ صَفًّا ﴿١﴾
37/As-Saffat-1: Waalssaffati saffan
Demi (rombongan) yang ber shaf-shaf dengan sebenar-benarnya], (1)
فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًا ﴿٢﴾
37/As-Saffat-2: Faalzzajirati zajran
dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya (dari perbuatan-perbuatan maksiat), (2)
فَالتَّالِيَاتِ ذِكْرًا ﴿٣﴾
37/As-Saffat-3: Faalttaliyati thikran
dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran, (3)
إِنَّ إِلَهَكُمْ لَوَاحِدٌ ﴿٤﴾
37/As-Saffat-4: Inna ilahakum lawahidun
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Esa. (4)
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِ ﴿٥﴾
37/As-Saffat-5: Rabbu alssamawati waalardi wama baynahuma warabbu almashariqi
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari. (5)
إِنَّا زَيَّنَّا السَّمَاء الدُّنْيَا بِزِينَةٍ الْكَوَاكِبِ ﴿٦﴾
37/As-Saffat-6: Inna zayyanna alssamaa alddunya bizeenatin alkawakibi
Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang, (6)
وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطَانٍ مَّارِدٍ ﴿٧﴾
37/As-Saffat-7: Wahifthan min kulli shaytanin maridin
dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka, (7)
لَا يَسَّمَّعُونَ إِلَى الْمَلَإِ الْأَعْلَى وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍ ﴿٨﴾
37/As-Saffat-8: La yassammaAAoona ila almalai alaAAla wayuqthafoona min kulli janibin
syaitan syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru. (8)
دُحُورًا وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ ﴿٩﴾
37/As-Saffat-9: Duhooran walahum AAathabun wasibun
Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal, (9)
إِلَّا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ ثَاقِبٌ ﴿١٠﴾
37/As-Saffat-10: Illa man khatifa alkhatfata faatbaAAahu shihabun thaqibun
akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang. (10)
فَاسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَا إِنَّا خَلَقْنَاهُم مِّن طِينٍ لَّازِبٍ ﴿١١﴾
37/As-Saffat-11: Faistaftihim ahum ashaddu khalqan am man khalaqna innkhalaqnahum min teenin lazibin
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah): "Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat. (11)
بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ ﴿١٢﴾
37/As-Saffat-12: Bal AAajibta wayaskharoona
Bahkan kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu. (12)
وَإِذَا ذُكِّرُوا لَا يَذْكُرُونَ ﴿١٣﴾
37/As-Saffat-13: Waitha thukkiroo la yathkuroona
Dan apabila mereka diberi pelajaran mereka tiada mengingatnya. (13)
وَإِذَا رَأَوْا آيَةً يَسْتَسْخِرُونَ ﴿١٤﴾
37/As-Saffat-14: Waitha raaw ayatan yastaskhiroona
Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, mereka sangat menghinakan. (14)
وَقَالُوا إِنْ هَذَا إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ ﴿١٥﴾
37/As-Saffat-15: Waqaloo in hatha illa sihrun mubeenun
Dan mereka berkata "Ini tiada lain hanyalah sihir yang nyata. (15)
أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَئِنَّا لَمَبْعُوثُونَ ﴿١٦﴾
37/As-Saffat-16: Aitha mitna wakunna turaban waAAithaman ainna lamabAAoothoona
Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang belulang, apakah benar-benar kami akan dibangkitkan (kembali)? (16)
أَوَآبَاؤُنَا الْأَوَّلُونَ ﴿١٧﴾
37/As-Saffat-17: Awaabaona alawwaloona
Dan apakah bapak-bapak kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)"? (17)
قُلْ نَعَمْ وَأَنتُمْ دَاخِرُونَ ﴿١٨﴾
37/As-Saffat-18: Qul naAAam waantum dakhiroona
Katakanlah: "Ya, dan kamu akan terhina" (18)
فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ ﴿١٩﴾
37/As-Saffat-19: Fainnama hiya zajratun wahidatun faitha hum yanthuroona
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka meIihatnya. (19)
وَقَالُوا يَا وَيْلَنَا هَذَا يَوْمُ الدِّينِ ﴿٢٠﴾
37/As-Saffat-20: Waqaloo ya waylana hatha yawmu alddeeni
Dan mereka berkata: "Aduhai celakalah kita!" Inilah hari pembalasan. (20)
هَذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِي كُنتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ ﴿٢١﴾
37/As-Saffat-21: Hatha yawmu alfasli allathee kuntum bihi tukaththiboona
Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya. (21)
احْشُرُوا الَّذِينَ ظَلَمُوا وَأَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوا يَعْبُدُونَ ﴿٢٢﴾
37/As-Saffat-22: Ohshuroo allatheena thalamoo waazwajahum wama kanoo yaAAbudoona
(kepada malaikat diperintahkan): "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah, (22)
مِن دُونِ اللَّهِ فَاهْدُوهُمْ إِلَى صِرَاطِ الْجَحِيمِ ﴿٢٣﴾
37/As-Saffat-23: Min dooni Allahi faihdoohum ila sirati aljaheemi
selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka. (23)
وَقِفُوهُمْ إِنَّهُم مَّسْئُولُونَ ﴿٢٤﴾
37/As-Saffat-24: Waqifoohum innahum masooloona
Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya: (24)
مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ ﴿٢٥﴾
37/As-Saffat-25: Ma lakum la tanasaroona
"Kenapa kamu tidak tolong menolong?" (25)
بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ ﴿٢٦﴾
37/As-Saffat-26: Bal humu alyawma mustaslimoona
Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri. (26)
وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ يَتَسَاءلُونَ ﴿٢٧﴾
37/As-Saffat-27: Waaqbala baAAduhum AAala baAAdin yatasaaloona
Sebahagian dan mereka menghadap kepada sebahagian yang lain berbantah-bantahan. (27)
قَالُوا إِنَّكُمْ كُنتُمْ تَأْتُونَنَا عَنِ الْيَمِينِ ﴿٢٨﴾
37/As-Saffat-28: Qaloo innakum kuntum tatoonana AAani alyameeni
Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka): "Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dan kanan. (28)
قَالُوا بَل لَّمْ تَكُونُوا مُؤْمِنِينَ ﴿٢٩﴾
37/As-Saffat-29: Qaloo bal lam takoonoo mumineena
Pemimpin-pemimpin mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah yang tidak beriman". (29)
وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُم مِّن سُلْطَانٍ بَلْ كُنتُمْ قَوْمًا طَاغِينَ ﴿٣٠﴾
37/As-Saffat-30: Wama kana lana AAalaykum min sultanin bal kuntum qawman tagheena
Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas. (30)
فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَا إِنَّا لَذَائِقُونَ ﴿٣١﴾
37/As-Saffat-31: Fahaqqa AAalayna qawlu rabbina inna lathaiqoona
Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu). (31)
فَأَغْوَيْنَاكُمْ إِنَّا كُنَّا غَاوِينَ ﴿٣٢﴾
37/As-Saffat-32: Faaghwaynakum inna kunna ghaweena
Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat. (32)
فَإِنَّهُمْ يَوْمَئِذٍ فِي الْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ ﴿٣٣﴾
37/As-Saffat-33: Fainnahum yawmaithin fee alAAathabi mushtarikoona
Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab. (33)
إِنَّا كَذَلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِينَ ﴿٣٤﴾
37/As-Saffat-34: Inna kathalika nafAAalu bialmujrimeena
Sesungguhnya demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat. (34)
إِنَّهُمْ كَانُوا إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ ﴿٣٥﴾
37/As-Saffat-35: Innahum kanoo itha qeela lahum la ilaha illa Allahu yastakbiroona
Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka: "Laa ilaaha illallah" (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri, (35)
وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوا آلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُونٍ ﴿٣٦﴾
37/As-Saffat-36: Wayaqooloona ainna latarikoo alihatina lishaAAirin majnoonin
dan mereka berkata: "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?" (36)
بَلْ جَاء بِالْحَقِّ وَصَدَّقَ الْمُرْسَلِينَ ﴿٣٧﴾
37/As-Saffat-37: Bal jaa bialhaqqi wasaddaqa almursaleena
Sebenarnya dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya). (37)
إِنَّكُمْ لَذَائِقُو الْعَذَابِ الْأَلِيمِ ﴿٣٨﴾
37/As-Saffat-38: Innakum lathaiqoo alAAathabi alaleemi
Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih. (38)
وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ﴿٣٩﴾
37/As-Saffat-39: Wama tujzawna illa ma kuntum taAAmaloona
Dan kamu tidak diberi pembalasan melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan, (39)
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ ﴿٤٠﴾
37/As-Saffat-40: Illa AAibada Allahi almukhlaseena
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). (40)
أُوْلَئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُومٌ ﴿٤١﴾
37/As-Saffat-41: Olaika lahum rizqun maAAloomun
Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu, (41)
فَوَاكِهُ وَهُم مُّكْرَمُونَ ﴿٤٢﴾
37/As-Saffat-42: Fawakihu wahum mukramoona
yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan, (42)
فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ ﴿٤٣﴾
37/As-Saffat-43: Fee jannati alnnaAAeemi
di dalam surga-surga yang penuh nikmat. (43)
عَلَى سُرُرٍ مُّتَقَابِلِينَ ﴿٤٤﴾
37/As-Saffat-44: AAala sururin mutaqabileena
di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan. (44)
يُطَافُ عَلَيْهِم بِكَأْسٍ مِن مَّعِينٍ ﴿٤٥﴾
37/As-Saffat-45: Yutafu AAalayhim bikasin min maAAeenin
Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir. (45)
بَيْضَاء لَذَّةٍ لِّلشَّارِبِينَ ﴿٤٦﴾
37/As-Saffat-46: Baydaa laththatin lilshsharibeena
(Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. (46)
لَا فِيهَا غَوْلٌ وَلَا هُمْ عَنْهَا يُنزَفُونَ ﴿٤٧﴾
37/As-Saffat-47: La feeha ghawlun wala hum AAanha yunzafoona
Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya. (47)
وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ عِينٌ ﴿٤٨﴾
37/As-Saffat-48: WaAAindahum qasiratu alttarfi AAeenun
Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya, (48)
كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُونٌ ﴿٤٩﴾
37/As-Saffat-49: Kaannahunna baydun maknoonun
seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik. (49)
فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ يَتَسَاءلُونَ ﴿٥٠﴾
37/As-Saffat-50: Faaqbala baAAduhum AAala baAAdin yatasaaloona
Lalu sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain sambil bercakap-cakap. (50)
قَالَ قَائِلٌ مِّنْهُمْ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينٌ ﴿٥١﴾
37/As-Saffat-51: Qala qailun minhum innee kana lee qareenun
Berkatalah salah seorang di antara mereka: "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman, (51)
يَقُولُ أَئِنَّكَ لَمِنْ الْمُصَدِّقِينَ ﴿٥٢﴾
37/As-Saffat-52: Yaqoolu ainnaka lamina almusaddiqeena
yang berkata: "Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)? (52)
أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَئِنَّا لَمَدِينُونَ ﴿٥٣﴾
37/As-Saffat-53: Aitha mitna wakunna turaban waAAithaman ainna lamadeenoona
Apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?" (53)
قَالَ هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ ﴿٥٤﴾
37/As-Saffat-54: Qala hal antum muttaliAAoona
Berkata pulalah ia: "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?" (54)
فَاطَّلَعَ فَرَآهُ فِي سَوَاء الْجَحِيمِ ﴿٥٥﴾
37/As-Saffat-55: FaittalaAAa faraahu fee sawai aljaheemi
Maka ia meninjaunya, lalu dia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka menyala-nyala. (55)
قَالَ تَاللَّهِ إِنْ كِدتَّ لَتُرْدِينِ ﴿٥٦﴾
37/As-Saffat-56: Qala taAllahi in kidta laturdeeni
Ia berkata (pula): "Demi Allah, sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku, (56)
وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّي لَكُنتُ مِنَ الْمُحْضَرِينَ ﴿٥٧﴾
37/As-Saffat-57: Walawla niAAmatu rabbee lakuntu mina almuhdareena
jikalau tidaklah karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka). (57)
أَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِينَ ﴿٥٨﴾
37/As-Saffat-58: Afama nahnu bimayyiteena
Maka apakah kita tidak akan mati?, (58)
إِلَّا مَوْتَتَنَا الْأُولَى وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ ﴿٥٩﴾
37/As-Saffat-59: Illa mawtatana aloola wama nahnu bimuAAaththabeena
melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)? (59)
إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ ﴿٦٠﴾
37/As-Saffat-60: Inna hatha lahuwa alfawzu alAAatheemu
Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang besar. (60)
لِمِثْلِ هَذَا فَلْيَعْمَلْ الْعَامِلُونَ ﴿٦١﴾
37/As-Saffat-61: Limithli hatha falyaAAmali alAAamiloona
Untuk kemenangan serupa ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja" (61)
أَذَلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا أَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّومِ ﴿٦٢﴾
37/As-Saffat-62: Athalika khayrun nuzulan am shajaratu alzzaqqoomi
(Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum. (62)
إِنَّا جَعَلْنَاهَا فِتْنَةً لِّلظَّالِمِينَ ﴿٦٣﴾
37/As-Saffat-63: Inna jaAAalnaha fitnatan lilththalimeena
Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim. (63)
إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِي أَصْلِ الْجَحِيمِ ﴿٦٤﴾
37/As-Saffat-64: Innaha shajaratun takhruju fee asli aljaheemi
Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dan dasar neraka yang menyala. (64)
طَلْعُهَا كَأَنَّهُ رُؤُوسُ الشَّيَاطِينِ ﴿٦٥﴾
37/As-Saffat-65: TalAAuha kaannahu ruoosu alshshayateeni
mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan. (65)
فَإِنَّهُمْ لَآكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِؤُونَ مِنْهَا الْبُطُونَ ﴿٦٦﴾
37/As-Saffat-66: Fainnahum laakiloona minha famalioona minha albutoona
Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu. (66)
ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيمٍ ﴿٦٧﴾
37/As-Saffat-67: Thumma inna lahum AAalayha lashawban min hameemin
Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas. (67)
ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى الْجَحِيمِ ﴿٦٨﴾
37/As-Saffat-68: Thumma inna marjiAAahum laila aljaheemi
Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim. (68)
إِنَّهُمْ أَلْفَوْا آبَاءهُمْ ضَالِّينَ ﴿٦٩﴾
37/As-Saffat-69: Innahum alfaw abaahum dalleena
Karena sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak mereka dalam Keadaaan sesat. (69)
فَهُمْ عَلَى آثَارِهِمْ يُهْرَعُونَ ﴿٧٠﴾
37/As-Saffat-70: Fahum AAala atharihim yuhraAAoona
Lalu mereka sangat tergesa-gesa mengikuti jejak orang-orang tua mereka itu. (70)
وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ أَكْثَرُ الْأَوَّلِينَ ﴿٧١﴾
37/As-Saffat-71: Walaqad dalla qablahum aktharu alawwaleena
Dan sesungguhnya telah sesat sebelum mereka (Quraisy) sebagian besar dari orang-orang yang dahulu, (71)
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا فِيهِم مُّنذِرِينَ ﴿٧٢﴾
37/As-Saffat-72: Walaqad arsalna feehim munthireena
dan sesungguhnya telah Kami utus pemberi-pemberi peringatan (rasul-rasul) di kalangan mereka. (72)
فَانظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُنذَرِينَ ﴿٧٣﴾
37/As-Saffat-73: Faonthur kayfa kana AAaqibatu almunthareena
Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu. (73)
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ ﴿٧٤﴾
37/As-Saffat-74: Illa AAibada Allahi almukhlaseena
Tetapi hamba-hamba Allah yang bersihkan (dari dosa tidak akan diazab). (74)
وَلَقَدْ نَادَانَا نُوحٌ فَلَنِعْمَ الْمُجِيبُونَ ﴿٧٥﴾
37/As-Saffat-75: Walaqad nadana noohun falaniAAma almujeeboona
Sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami: maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami). (75)
وَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ ﴿٧٦﴾
37/As-Saffat-76: Wanajjaynahu waahlahu mina alkarbi alAAatheemi
Dan Kami telah menyelamatkannya dan pengikutnya dari bencana yang besar. (76)
وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُ هُمْ الْبَاقِينَ ﴿٧٧﴾
37/As-Saffat-77: WajaAAalna thurriyyatahu humu albaqeena
Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan. (77)
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ ﴿٧٨﴾
37/As-Saffat-78: Watarakna AAalayhi fee alakhireena
Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian; (78)
سَلَامٌ عَلَى نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ ﴿٧٩﴾
37/As-Saffat-79: Salamun AAala noohin fee alAAalameena
"Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam". (79)
إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ﴿٨٠﴾
37/As-Saffat-80: Inna kathalika najzee almuhsineena
Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (80)
إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ ﴿٨١﴾
37/As-Saffat-81: Innahu min AAibadina almumineena
Sesungguhnya dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman. (81)
ثُمَّ أَغْرَقْنَا الْآخَرِينَ ﴿٨٢﴾
37/As-Saffat-82: Thumma aghraqna alakhareena
Kemudian Kami tenggelamkan orang-orang yang lain. (82)
وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِ لَإِبْرَاهِيمَ ﴿٨٣﴾
37/As-Saffat-83: Wainna min sheeAAatihi laibraheema
Dan sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golongannya (Nuh). (83)
إِذْ جَاء رَبَّهُ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ ﴿٨٤﴾
37/As-Saffat-84: Ith jaa rabbahu biqalbin saleemin
(lngatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci: (84)
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَاذَا تَعْبُدُونَ ﴿٨٥﴾
37/As-Saffat-85: Ith qala liabeehi waqawmihi matha taAAbudoona
(Ingatlah) ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah itu? (85)
أَئِفْكًا آلِهَةً دُونَ اللَّهِ تُرِيدُونَ ﴿٨٦﴾
37/As-Saffat-86: Aifkan alihatan doona Allahi tureedoona
Apakah kamu menghendaki sembahan-sembahan selain Allah dengan jalan berbohong? (86)
فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٨٧﴾
37/As-Saffat-87: Fama thannukum birabbi alAAalameena
Maka apakah anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?" (87)
فَنَظَرَ نَظْرَةً فِي النُّجُومِ ﴿٨٨﴾
37/As-Saffat-88: Fanathara nathratan fee alnnujoomi
Lalu ia memandang sekali pandang ke bintang-bintang. (88)
فَقَالَ إِنِّي سَقِيمٌ ﴿٨٩﴾
37/As-Saffat-89: Faqala innee saqeemun
Kemudian ia berkata: "Sesungguhnya aku sakit". (89)
فَتَوَلَّوْا عَنْهُ مُدْبِرِينَ ﴿٩٠﴾
37/As-Saffat-90: Fatawallaw AAanhu mudbireena
Lalu mereka berpaling daripadanya dengan membelakang. (90)
فَرَاغَ إِلَى آلِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ ﴿٩١﴾
37/As-Saffat-91: Faragha ila alihatihim faqala ala takuloona
Kemudian ia pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu ia berkata: "Apakah kamu tidak makan? (91)
مَا لَكُمْ لَا تَنطِقُونَ ﴿٩٢﴾
37/As-Saffat-92: Ma lakum la tantiqoona
Kenapa kamu tidak menjawab?" (92)
فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًا بِالْيَمِينِ ﴿٩٣﴾
37/As-Saffat-93: Faragha AAalayhim darban bialyameeni
Lalu dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya (dengan kuat). (93)
فَأَقْبَلُوا إِلَيْهِ يَزِفُّونَ ﴿٩٤﴾
37/As-Saffat-94: Faaqbaloo ilayhi yaziffoona
Kemudian kaumnya datang kepadanya dengan bergegas. (94)
قَالَ أَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ ﴿٩٥﴾
37/As-Saffat-95: Qala ataAAbudoona ma tanhitoona
Ibrahim berkata: "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu? (95)
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ ﴿٩٦﴾
37/As-Saffat-96: WaAllahu khalaqakum wama taAAmaloona
Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu". (96)
قَالُوا ابْنُوا لَهُ بُنْيَانًا فَأَلْقُوهُ فِي الْجَحِيمِ ﴿٩٧﴾
37/As-Saffat-97: Qaloo ibnoo lahu bunyanan faalqoohu fee aljaheemi
Mereka berkata: "Dirikanlah suatu bangunan untuk (membakar) Ibrahim; lalu lemparkanlah dia ke dalam api yang menyala-nyala itu". (97)
فَأَرَادُوا بِهِ كَيْدًا فَجَعَلْنَاهُمُ الْأَسْفَلِينَ ﴿٩٨﴾
37/As-Saffat-98: Faaradoo bihi kaydan fajaAAalnahumu alasfaleena
Mereka hendak melakukan tipu muslihat kepadanya, maka Kami jadikan mereka orang-orang yang hina. (98)
وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَى رَبِّي سَيَهْدِينِ ﴿٩٩﴾
37/As-Saffat-99: Waqala innee thahibun ila rabbee sayahdeeni
Dan Ibrahim berkata: "Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku. (99)
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ ﴿١٠٠﴾
37/As-Saffat-100: Rabbi hab lee mina alssaliheena
Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (100)
فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ ﴿١٠١﴾
37/As-Saffat-101: Fabashsharnahu bighulamin haleemin
Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. (101)
فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَى قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِن شَاء اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ ﴿١٠٢﴾
37/As-Saffat-102: Falamma balagha maAAahu alssaAAya qala ya bunayya innee ara fee almanami annee athbahuka faonthur matha tara qala ya abati ifAAal ma tumaru satajidunee in shaa Allahu mina alssabireena
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". (102)
فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ ﴿١٠٣﴾
37/As-Saffat-103: Falamma aslama watallahu liljabeeni
Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). (103)
وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ ﴿١٠٤﴾
37/As-Saffat-104: Wanadaynahu an ya ibraheemu
Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim, (104)
قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ﴿١٠٥﴾
37/As-Saffat-105: Qad saddaqta alrruya inna kathalika najzee almuhsineena
sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (105)
إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْبَلَاء الْمُبِينُ ﴿١٠٦﴾
37/As-Saffat-106: Inna hatha lahuwa albalao almubeenu
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. (106)
وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ ﴿١٠٧﴾
37/As-Saffat-107: Wafadaynahu bithibhin AAatheemin
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. (107)
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ ﴿١٠٨﴾
37/As-Saffat-108: Watarakna AAalayhi fee alakhireena
Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (108)
سَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ﴿١٠٩﴾
37/As-Saffat-109: Salamun AAala ibraheema
(yaitu)"Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim". (109)
كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ﴿١١٠﴾
37/As-Saffat-110: Kathalika najzee almuhsineena
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (110)
إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ ﴿١١١﴾
37/As-Saffat-111: Innahu min AAibadina almumineena
Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman. (111)
وَبَشَّرْنَاهُ بِإِسْحَقَ نَبِيًّا مِّنَ الصَّالِحِينَ ﴿١١٢﴾
37/As-Saffat-112: Wabashsharnahu biishaqa nabiyyan mina alssaliheena
Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh. (112)
وَبَارَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَى إِسْحَقَ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ مُبِينٌ ﴿١١٣﴾
37/As-Saffat-113: Wabarakna AAalayhi waAAala ishaqa wamin thurriyyatihima muhsinun wathalimun linafsihi mubeenun
Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Ishaq. Dan diantara anak cucunya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang Zalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata. (113)
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَى مُوسَى وَهَارُونَ ﴿١١٤﴾
37/As-Saffat-114: Walaqad mananna AAala moosa waharoona
Dan sesungguhnya Kami telah melimpahkan nikmat atas Musa dan Harun. (114)
وَنَجَّيْنَاهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيمِ ﴿١١٥﴾
37/As-Saffat-115: Wanajjaynahuma waqawmahuma mina alkarbi alAAatheemi
Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar. (115)
وَنَصَرْنَاهُمْ فَكَانُوا هُمُ الْغَالِبِينَ ﴿١١٦﴾
37/As-Saffat-116: Wanasarnahum fakanoo humu alghalibeena
Dan Kami tolong mereka, maka jadilah mereka orang-orang yang menang. (116)
وَآتَيْنَاهُمَا الْكِتَابَ الْمُسْتَبِينَ ﴿١١٧﴾
37/As-Saffat-117: Waataynahuma alkitaba almustabeena
Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat jelas. (117)
وَهَدَيْنَاهُمَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿١١٨﴾
37/As-Saffat-118: Wahadaynahuma alssirata almustaqeema
Dan Kami tunjuki keduanya ke jalan yang lurus. (118)
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِي الْآخِرِينَ ﴿١١٩﴾
37/As-Saffat-119: Watarakna AAalayhima fee alakhireena
Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian yang baik) dikalangan orang-orang yang datang kemudian; (119)
سَلَامٌ عَلَى مُوسَى وَهَارُونَ ﴿١٢٠﴾
37/As-Saffat-120: Salamun AAala moosa waharoona
(yaitu): "Kesejahteraan dilimpahkan atas Musa dan Harun". (120)
إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ﴿١٢١﴾
37/As-Saffat-121: Inna kathalika najzee almuhsineena
Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (121)
إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ ﴿١٢٢﴾
37/As-Saffat-122: Innahuma min AAibadina almumineena
Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman. (122)
وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنْ الْمُرْسَلِينَ ﴿١٢٣﴾
37/As-Saffat-123: Wainna ilyasa lamina almursaleena
Dan sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul. (123)
إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَلَا تَتَّقُونَ ﴿١٢٤﴾
37/As-Saffat-124: Ith qala liqawmihi ala tattaqoona
(ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu tidak bertakwa? (124)
أَتَدْعُونَ بَعْلًا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ الْخَالِقِينَ ﴿١٢٥﴾
37/As-Saffat-125: AtadAAoona baAAlan watatharoona ahsana alkhaliqeena
Patutkah kamu menyembah Ba'l dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta, (125)
وَاللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ ﴿١٢٦﴾
37/As-Saffat-126: Allaha rabbakum warabba abaikumu alawwaleena
(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?" (126)
فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ ﴿١٢٧﴾
37/As-Saffat-127: Fakaththaboohu fainnahum lamuhdaroona
Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka), (127)
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ ﴿١٢٨﴾
37/As-Saffat-128: Illa AAibada Allahi almukhlaseena
kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). (128)
وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ ﴿١٢٩﴾
37/As-Saffat-129: Watarakna AAalayhi fee alakhireena
Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. (129)
سَلَامٌ عَلَى إِلْ يَاسِينَ ﴿١٣٠﴾
37/As-Saffat-130: Salamun AAala il yaseena
(yaitu): "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas?" (130)
إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ﴿١٣١﴾
37/As-Saffat-131: Inna kathalika najzee almuhsineena
Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (131)
إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ ﴿١٣٢﴾
37/As-Saffat-132: Innahu min AAibadina almumineena
Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman. (132)
وَإِنَّ لُوطًا لَّمِنَ الْمُرْسَلِينَ ﴿١٣٣﴾
37/As-Saffat-133: Wainna lootan lamina almursaleena
Sesungguhnya Luth benar-benar salah seorang rasul. (133)
إِذْ نَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ ﴿١٣٤﴾
37/As-Saffat-134: Ith najjaynahu waahlahu ajmaAAeena
(Ingatlah) ketika Kami selamatkan dia dan keluarganya (pengikut-pengikutnya) semua, (134)
إِلَّا عَجُوزًا فِي الْغَابِرِينَ ﴿١٣٥﴾
37/As-Saffat-135: Illa AAajoozan fee alghabireena
kecuali seorang perempuan tua (isterinya yang berada) bersama-sama orang yang tinggal. (135)
ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ ﴿١٣٦﴾
37/As-Saffat-136: Thumma dammarna alakhareena
Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain. (136)
وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِم مُّصْبِحِينَ ﴿١٣٧﴾
37/As-Saffat-137: Wainnakum latamurroona AAalayhim musbiheena
Dan sesungguhnya kamu (hai penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka di waktu pagi, (137)
وَبِاللَّيْلِ أَفَلَا تَعْقِلُونَ ﴿١٣٨﴾
37/As-Saffat-138: Wabiallayli afala taAAqiloona
dan di waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan? (138)
وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِينَ ﴿١٣٩﴾
37/As-Saffat-139: Wainna yoonusa lamina almursaleena
Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, (139)
إِذْ أَبَقَ إِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ ﴿١٤٠﴾
37/As-Saffat-140: Ith abaqa ila alfulki almashhooni
(ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan, (140)
فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنْ الْمُدْحَضِينَ ﴿١٤١﴾
37/As-Saffat-141: Fasahama fakana mina almudhadeena
kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian. (141)
فَالْتَقَمَهُ الْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ ﴿١٤٢﴾
37/As-Saffat-142: Failtaqamahu alhootu wahuwa muleemun
Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. (142)
فَلَوْلَا أَنَّهُ كَانَ مِنْ الْمُسَبِّحِينَ ﴿١٤٣﴾
37/As-Saffat-143: Falawla annahu kana mina almusabbiheena
Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, (143)
لَلَبِثَ فِي بَطْنِهِ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ ﴿١٤٤﴾
37/As-Saffat-144: Lalabitha fee batnihi ila yawmi yubAAathoona
niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit. (144)
فَنَبَذْنَاهُ بِالْعَرَاء وَهُوَ سَقِيمٌ ﴿١٤٥﴾
37/As-Saffat-145: Fanabathnahu bialAAarai wahuwa saqeemun
Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit. (145)
وَأَنبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّن يَقْطِينٍ ﴿١٤٦﴾
37/As-Saffat-146: Waanbatna AAalayhi shajaratan min yaqteenin
Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu. (146)
وَأَرْسَلْنَاهُ إِلَى مِئَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ ﴿١٤٧﴾
37/As-Saffat-147: Waarsalnahu ila miati alfin aw yazeedoona
Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih. (147)
فَآمَنُوا فَمَتَّعْنَاهُمْ إِلَى حِينٍ ﴿١٤٨﴾
37/As-Saffat-148: Faamanoo famattaAAnahum ila heenin
Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu. (148)
فَاسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُونَ ﴿١٤٩﴾
37/As-Saffat-149: Faistaftihim alirabbika albanatu walahumu albanoona
Tanyakanlah (ya Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah): "Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak laki-laki, (149)
أَمْ خَلَقْنَا الْمَلَائِكَةَ إِنَاثًا وَهُمْ شَاهِدُونَ ﴿١٥٠﴾
37/As-Saffat-150: Am khalaqna almalaikata inathan wahum shahidoona
atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan(nya)? (150)
أَلَا إِنَّهُم مِّنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ ﴿١٥١﴾
37/As-Saffat-151: Ala innahum min ifkihim layaqooloona
Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan: (151)
وَلَدَ اللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ ﴿١٥٢﴾
37/As-Saffat-152: Walada Allahu wainnahum lakathiboona
"Allah beranak". Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta. (152)
أَصْطَفَى الْبَنَاتِ عَلَى الْبَنِينَ ﴿١٥٣﴾
37/As-Saffat-153: Astafa albanati AAala albaneena
Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki? (153)
مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ ﴿١٥٤﴾
37/As-Saffat-154: Ma lakum kayfa tahkumoona
Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan? (154)
أَفَلَا تَذَكَّرُونَ ﴿١٥٥﴾
37/As-Saffat-155: Afala tathakkaroona
Maka apakah kamu tidak memikirkan? (155)
أَمْ لَكُمْ سُلْطَانٌ مُّبِينٌ ﴿١٥٦﴾
37/As-Saffat-156: Am lakum sultanun mubeenun
Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata? (156)
فَأْتُوا بِكِتَابِكُمْ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿١٥٧﴾
37/As-Saffat-157: Fatoo bikitabikum in kuntum sadiqeena
Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar. (157)
وَجَعَلُوا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا وَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ ﴿١٥٨﴾
37/As-Saffat-158: WajaAAaloo baynahu wabayna aljinnati nasaban walaqad AAalimati aljinnatu innahum lamuhdaroona
Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka), (158)
سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ ﴿١٥٩﴾
37/As-Saffat-159: Subhana Allahi AAamma yasifoona
Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan, (159)
إِلَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ ﴿١٦٠﴾
37/As-Saffat-160: Illa AAibada Allahi almukhlaseena
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari (dosa). (160)
فَإِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ ﴿١٦١﴾
37/As-Saffat-161: Fainnakum wama taAAbudoona
Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu, (161)
مَا أَنتُمْ عَلَيْهِ بِفَاتِنِينَ ﴿١٦٢﴾
37/As-Saffat-162: Ma antum AAalayhi bifatineena
Sekali-kali tidak dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah, (162)
إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ الْجَحِيمِ ﴿١٦٣﴾
37/As-Saffat-163: Illa man huwa sali aljaheemi
kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala. (163)
وَمَا مِنَّا إِلَّا لَهُ مَقَامٌ مَّعْلُومٌ ﴿١٦٤﴾
37/As-Saffat-164: Wama minna illa lahu maqamun maAAloomun
Tiada seorangpun di antara kami (malaikat) melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu, (164)
وَإِنَّا لَنَحْنُ الصَّافُّونَ ﴿١٦٥﴾
37/As-Saffat-165: Wainna lanahnu alssaffoona
dan sesungguhnya kami benar-benar bershaf-shaf (dalam menunaikan perintah Allah). (165)
وَإِنَّا لَنَحْنُ الْمُسَبِّحُونَ ﴿١٦٦﴾
37/As-Saffat-166: Wainna lanahnu almusabbihoona
Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah). (166)
وَإِنْ كَانُوا لَيَقُولُونَ ﴿١٦٧﴾
37/As-Saffat-167: Wain kanoo layaqooloona
Sesungguhnya mereka benar-benar akan berkata: (167)
لَوْ أَنَّ عِندَنَا ذِكْرًا مِّنْ الْأَوَّلِينَ ﴿١٦٨﴾
37/As-Saffat-168: Law anna AAindana thikran mina alawwaleena
"Kalau sekiranya di sksi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu, (168)
لَكُنَّا عِبَادَ اللَّهِ الْمُخْلَصِينَ ﴿١٦٩﴾
37/As-Saffat-169: Lakunna AAibada Allahi almukhlaseena
benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)". (169)
فَكَفَرُوا بِهِ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ ﴿١٧٠﴾
37/As-Saffat-170: Fakafaroo bihi fasawfa yaAAlamoona
Tetapi mereka mengingkarinya (Al Quran); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu). (170)
وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِينَ ﴿١٧١﴾
37/As-Saffat-171: Walaqad sabaqat kalimatuna liAAibadina almursaleena
Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul, (171)
إِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنصُورُونَ ﴿١٧٢﴾
37/As-Saffat-172: Innahum lahumu almansooroona
(yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan. (172)
وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ الْغَالِبُونَ ﴿١٧٣﴾
37/As-Saffat-173: Wainna jundana lahumu alghaliboona
Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang, (173)
فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّى حِينٍ ﴿١٧٤﴾
37/As-Saffat-174: Fatawalla AAanhum hatta heenin
Maka berpalinglah kamu (Muhammad) dari mereka sampai suatu ketika. (174)
وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ ﴿١٧٥﴾
37/As-Saffat-175: Waabsirhum fasawfa yubsiroona
Dan lihatlah mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu). (175)
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ ﴿١٧٦﴾
37/As-Saffat-176: AfabiAAathabina yastaAAjiloona
Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan? (176)
فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاء صَبَاحُ الْمُنذَرِينَ ﴿١٧٧﴾
37/As-Saffat-177: Faitha nazala bisahatihim fasasabahu almunthareena
Maka apabila siksaan itu turun dihalaman mereka, maka amat buruklah pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang diperingatkan itu. (177)
وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّى حِينٍ ﴿١٧٨﴾
37/As-Saffat-178: Watawalla AAanhum hatta heenin
Dan berpalinglah kamu dari mereka hingga suatu ketika. (178)
وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ ﴿١٧٩﴾
37/As-Saffat-179: Waabsir fasawfa yubsiroona
Dan lihatlah, maka kelak mereka juga akan melihat. (179)
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ ﴿١٨٠﴾
37/As-Saffat-180: Subhana rabbika rabbi alAAizzati AAamma yasifoona
Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan. (180)
وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ ﴿١٨١﴾
37/As-Saffat-181: Wasalamun AAala almursaleena
Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul. (181)
وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿١٨٢﴾
37/As-Saffat-182: Waalhamdu lillahi rabbi alAAalameena
Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. (182)


سورة ص

Surah Sad

Bismillāhir rahmānir rahīm

ص وَالْقُرْآنِ ذِي الذِّكْرِ ﴿١﴾
38/Sad-1: Sad waalqurani thee alththikri
Shaad, demi Al Quran yang mempunyai keagungan. (1)
بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ ﴿٢﴾
38/Sad-2: Bali allatheena kafaroo fee AAizzatin washiqaqin
Sebenarnya orang-orang kafir itu (berada) dalam kesombongan dan permusuhan yang sengit. (2)
كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّن قَرْنٍ فَنَادَوْا وَلَاتَ حِينَ مَنَاصٍ ﴿٣﴾
38/Sad-3: Kam ahlakna min qablihim min qarnin fanadaw walata heena manasin
Betapa banyaknya umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, lalu mereka meminta tolong padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri. (3)
وَعَجِبُوا أَن جَاءهُم مُّنذِرٌ مِّنْهُمْ وَقَالَ الْكَافِرُونَ هَذَا سَاحِرٌ كَذَّابٌ ﴿٤﴾
38/Sad-4: WaAAajiboo an jaahum munthirun minhum waqala alkafiroona hatha sahirun kaththabun
Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata: "Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta". (4)
أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَهًا وَاحِدًا إِنَّ هَذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ ﴿٥﴾
38/Sad-5: AjaAAala alalihata ilahan wahidan inna hatha lashayon AAujabun
Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan. (5)
وَانطَلَقَ الْمَلَأُ مِنْهُمْ أَنِ امْشُوا وَاصْبِرُوا عَلَى آلِهَتِكُمْ إِنَّ هَذَا لَشَيْءٌ يُرَادُ ﴿٦﴾
38/Sad-6: Waintalaqa almalao minhum ani imshoo waisbiroo AAala alihatikum inna hatha lashayon yuradu
Dan pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata): "Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki. (6)
مَا سَمِعْنَا بِهَذَا فِي الْمِلَّةِ الْآخِرَةِ إِنْ هَذَا إِلَّا اخْتِلَاقٌ ﴿٧﴾
38/Sad-7: Ma samiAAna bihatha fee almillati alakhirati in hatha illa ikhtilaqun
Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir; ini (mengesakan Allah), tidak lain hanyalah (dusta) yang diada-adakan, (7)
أَأُنزِلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ مِن بَيْنِنَا بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ مِّن ذِكْرِي بَلْ لَمَّا يَذُوقُوا عَذَابِ ﴿٨﴾
38/Sad-8: Aonzila AAalayhi alththikru min baynina bal hum fee shakkin min thikree bal lamma yathooqoo AAathabi
mengapa Al Quran itu diturunkan kepadanya di antara kita?" Sebenarnya mereka ragu-ragu terhadap Al Quran-Ku, dan sebenarnya mereka belum merasakan azab-Ku. (8)
أَمْ عِندَهُمْ خَزَائِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ الْعَزِيزِ الْوَهَّابِ ﴿٩﴾
38/Sad-9: Am AAindahum khazainu rahmati rabbika alAAazeezi alwahhabi
Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemberi? (9)
أَمْ لَهُم مُّلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَلْيَرْتَقُوا فِي الْأَسْبَابِ ﴿١٠﴾
38/Sad-10: Am lahum mulku alssamawati waalardi wama baynahuma falyartaqoo fee alasbabi
Atau apakah bagi mereka kerajaan langit dan bumi dan yang ada di antara keduanya? (Jika ada), maka hendaklah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit). (10)
جُندٌ مَّا هُنَالِكَ مَهْزُومٌ مِّنَ الْأَحْزَابِ ﴿١١﴾
38/Sad-11: Jundun ma hunalika mahzoomun mina alahzabi
Suatu tentara yang besar yang berada disana dari golongan-golongan yang berserikat, pasti akan dikalahkan. (11)
كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو الْأَوْتَادِ ﴿١٢﴾
38/Sad-12: Kaththabat qablahum qawmu noohin waAAadun wafirAAawnu thoo alawtadi
Telah mendustakan (rasul-rasul pula) sebelum mereka itu kaum Nuh, 'Aad, Fir'aun yang mempunyai tentara yang banyak, (12)
وَثَمُودُ وَقَوْمُ لُوطٍ وَأَصْحَابُ الأَيْكَةِ أُوْلَئِكَ الْأَحْزَابُ ﴿١٣﴾
38/Sad-13: Wathamoodu waqawmu lootin waashabu alaykati olaika alahzabu
dan Tsamud, kaum Luth dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul-rasul). (13)
إِن كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ ﴿١٤﴾
38/Sad-14: In kullun illa kaththaba alrrusula fahaqqa AAiqabi
Semua mereka itu tidak lain hanyalah mendustakan rasul-rasul, maka pastilah (bagi mereka) azab-Ku. (14)
وَمَا يَنظُرُ هَؤُلَاء إِلَّا صَيْحَةً وَاحِدَةً مَّا لَهَا مِن فَوَاقٍ ﴿١٥﴾
38/Sad-15: Wama yanthuru haolai illa sayhatan wahidatan ma laha min fawaqin
Tidaklah yang mereka tunggu melainkan hanya satu teriakan saja yang tidak ada baginya saat berselang. (15)
وَقَالُوا رَبَّنَا عَجِّل لَّنَا قِطَّنَا قَبْلَ يَوْمِ الْحِسَابِ ﴿١٦﴾
38/Sad-16: Waqaloo rabbana AAajjil lana qittana qabla yawmi alhisabi
Dan mereka berkata: "Ya Tuhan kami cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab". (16)
اصْبِرْ عَلَى مَا يَقُولُونَ وَاذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوُودَ ذَا الْأَيْدِ إِنَّهُ أَوَّابٌ ﴿١٧﴾
38/Sad-17: Isbir AAala ma yaqooloona waothkur AAabdana dawooda tha alaydi innahu awwabun
Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan; dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan). (17)
إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ ﴿١٨﴾
38/Sad-18: Inna sakhkharna aljibala maAAahu yusabbihna bialAAashiyyi waalishraqi
Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi, (18)
وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً كُلٌّ لَّهُ أَوَّابٌ ﴿١٩﴾
38/Sad-19: Waalttayra mahshooratan kullun lahu awwabun
dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat taat kepada Allah. (19)
وَشَدَدْنَا مُلْكَهُ وَآتَيْنَاهُ الْحِكْمَةَ وَفَصْلَ الْخِطَابِ ﴿٢٠﴾
38/Sad-20: Washadadna mulkahu waataynahu alhikmata wafasla alkhitabi
Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmahdan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan. (20)
وَهَلْ أَتَاكَ نَبَأُ الْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا الْمِحْرَابَ ﴿٢١﴾
38/Sad-21: Wahal ataka nabao alkhasmi ith tasawwaroo almihraba
Dan adakah sampai kepadamu berita orang-orang yang berperkara ketika mereka memanjat pagar? (21)
إِذْ دَخَلُوا عَلَى دَاوُودَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ قَالُوا لَا تَخَفْ خَصْمَانِ بَغَى بَعْضُنَا عَلَى بَعْضٍ فَاحْكُم بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَاهْدِنَا إِلَى سَوَاء الصِّرَاطِ ﴿٢٢﴾
38/Sad-22: Ith dakhaloo AAala dawooda fafaziAAa minhum qaloo la takhaf khasmani bagha baAAduna AAala baAAdin faohkum baynana bialhaqqi wala tushtit waihdina ila sawai alssirati
Ketika mereka masuk (menemui) Daud lalu ia terkejut karena kedatangan) mereka. Mereka berkata: "Janganlah kamu merasa takut; (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus. (22)
إِنَّ هَذَا أَخِي لَهُ تِسْعٌ وَتِسْعُونَ نَعْجَةً وَلِيَ نَعْجَةٌ وَاحِدَةٌ فَقَالَ أَكْفِلْنِيهَا وَعَزَّنِي فِي الْخِطَابِ ﴿٢٣﴾
38/Sad-23: Inna hatha akhee lahu tisAAun watisAAoona naAAjatan waliya naAAjatun wahidatun faqala akfilneeha waAAazzanee fee alkhitabi
Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja. Maka dia berkata: "Serahkanlah kambingmu itu kepadaku dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan". (23)
قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَى نِعَاجِهِ وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنْ الْخُلَطَاء لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَّا هُمْ وَظَنَّ دَاوُودُ أَنَّمَا فَتَنَّاهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهُ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ/ ﴿٢٤﴾
38/Sad-24: Qala laqad thalamaka bisuali naAAjatika ila niAAajihi wainna katheeran mina alkhulatai layabghee baAAduhum AAala baAAdin illa allatheena amanoo waAAamiloo alssalihati waqaleelun ma hum wathanna dawoodu annama fatannahu faistaghfara rabbahu wakharra rakiAAan waanaba
Daud berkata: "Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebahagian mereka berbuat zalim kepada sebahagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini". Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat. (24)
فَغَفَرْنَا لَهُ ذَلِكَ وَإِنَّ لَهُ عِندَنَا لَزُلْفَى وَحُسْنَ مَآبٍ ﴿٢٥﴾
38/Sad-25: Faghafarna lahu thalika wainna lahu AAindana lazulfa wahusna maabin
Maka Kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. (25)
يَا دَاوُودُ إِنَّا جَعَلْنَاكَ خَلِيفَةً فِي الْأَرْضِ فَاحْكُم بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوَى فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّ الَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ اللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ بِمَا نَسُوا يَوْمَ الْحِسَابِ ﴿٢٦﴾
38/Sad-26: Ya dawoodu inna jaAAalnaka khaleefatan fee alardi faohkum bayna alnnasi bialhaqqi wala tattabiAAi alhawa fayudillaka AAan sabeeli Allahi inna allatheena yadilloona AAan sabeeli Allahi lahum AAathabun shadeedun bima nasoo yawma alhisabi
Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan. (26)
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاء وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ذَلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ ﴿٢٧﴾
38/Sad-27: Wama khalaqna alssamaa waalarda wama baynahuma batilan thalika thannu allatheena kafaroo fawaylun lillatheena kafaroo mina alnnari
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka. (27)
أَمْ نَجْعَلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَالْمُفْسِدِينَ فِي الْأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِينَ كَالْفُجَّارِ ﴿٢٨﴾
38/Sad-28: Am najAAalu allatheena amanoo waAAamiloo alssalihati kaalmufsideena fee alardi am najAAalu almuttaqeena kaalfujjari
Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi? Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat? (28)
كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِّيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُوْلُوا الْأَلْبَابِ ﴿٢٩﴾
38/Sad-29: Kitabun anzalnahu ilayka mubarakun liyaddabbaroo ayatihi waliyatathakkara oloo alalbabi
Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran. (29)
وَوَهَبْنَا لِدَاوُودَ سُلَيْمَانَ نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ ﴿٣٠﴾
38/Sad-30: Wawahabna lidawooda sulaymana niAAma alAAabdu innahu awwabun
Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya), (30)
إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِالْعَشِيِّ الصَّافِنَاتُ الْجِيَادُ ﴿٣١﴾
38/Sad-31: Ith AAurida AAalayhi bialAAashiyyi alssafinatu aljiyadu
(ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore, (31)
فَقَالَ إِنِّي أَحْبَبْتُ حُبَّ الْخَيْرِ عَن ذِكْرِ رَبِّي حَتَّى تَوَارَتْ بِالْحِجَابِ ﴿٣٢﴾
38/Sad-32: Faqala innee ahbabtu hubba alkhayri AAan thikri rabbee hatta tawarat bialhijabi
maka ia berkata: "Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan". (32)
رُدُّوهَا عَلَيَّ فَطَفِقَ مَسْحًا بِالسُّوقِ وَالْأَعْنَاقِ ﴿٣٣﴾
38/Sad-33: Ruddooha AAalayya fatafiqa mashan bialssooqi waalaAAnaqi
"Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku". Lalu ia potong kaki dan leher kuda itu. (33)
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَانَ وَأَلْقَيْنَا عَلَى كُرْسِيِّهِ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ ﴿٣٤﴾
38/Sad-34: Walaqad fatanna sulaymana waalqayna AAala kursiyyihi jasadan thumma anaba
Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat. (34)
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَّا يَنبَغِي لِأَحَدٍ مِّنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ ﴿٣٥﴾
38/Sad-35: Qala rabbi ighfir lee wahab lee mulkan la yanbaghee liahadin min baAAdee innaka anta alwahhabu
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (35)
فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاء حَيْثُ أَصَابَ ﴿٣٦﴾
38/Sad-36: Fasakhkharna lahu alrreeha tajree biamrihi rukhaan haythu asaba
Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya, (36)
وَالشَّيَاطِينَ كُلَّ بَنَّاء وَغَوَّاصٍ ﴿٣٧﴾
38/Sad-37: Waalshshayateena kulla bannain waghawwasin
dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam, (37)
وَآخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِي الْأَصْفَادِ ﴿٣٨﴾
38/Sad-38: Waakhareena muqarraneena fee alasfadi
dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu. (38)
هَذَا عَطَاؤُنَا فَامْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ ﴿٣٩﴾
38/Sad-39: Hatha AAataona faomnun aw amsik bighayri hisabin
Inilah anugerah Kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab. (39)
وَإِنَّ لَهُ عِندَنَا لَزُلْفَى وَحُسْنَ مَآبٍ ﴿٤٠﴾
38/Sad-40: Wainna lahu AAindana lazulfa wahusna maabin
Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik. (40)
وَاذْكُرْ عَبْدَنَا أَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ ﴿٤١﴾
38/Sad-41: Waothkur AAabdana ayyooba ith nada rabbahu annee massaniya alshshaytanu binusbin waAAathabin
Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Tuhan-nya: "Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan". (41)
ارْكُضْ بِرِجْلِكَ هَذَا مُغْتَسَلٌ بَارِدٌ وَشَرَابٌ ﴿٤٢﴾
38/Sad-42: Orkud birijlika hatha mughtasalun baridun washarabun
(Allah berfirman): "Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum". (42)
وَوَهَبْنَا لَهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنَّا وَذِكْرَى لِأُوْلِي الْأَلْبَابِ ﴿٤٣﴾
38/Sad-43: Wawahabna lahu ahlahu wamithlahum maAAahum rahmatan minnwathikra liolee alalbabi
Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai fikiran. (43)
وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِب بِّهِ وَلَا تَحْنَثْ إِنَّا وَجَدْنَاهُ صَابِرًا نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ ﴿٤٤﴾
38/Sad-44: Wakhuth biyadika dighthan faidrib bihi wala tahnath inna wajadnahu sabiran niAAma alAAabdu innahu awwabun
Dan ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan-nya). (44)
وَاذْكُرْ عِبَادَنَا إبْرَاهِيمَ وَإِسْحَقَ وَيَعْقُوبَ أُوْلِي الْأَيْدِي وَالْأَبْصَارِ ﴿٤٥﴾
38/Sad-45: Waothkur AAibadana ibraheema waishaqa wayaAAqooba olee alaydee waalabsari
Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. (45)
إِنَّا أَخْلَصْنَاهُم بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى الدَّارِ ﴿٤٦﴾
38/Sad-46: Inna akhlasnahum bikhalisatin thikra alddari
Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. (46)
وَإِنَّهُمْ عِندَنَا لَمِنَ الْمُصْطَفَيْنَ الْأَخْيَارِ ﴿٤٧﴾
38/Sad-47: Wainnahum AAindana lamina almustafayna alakhyari
Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik. (47)
وَاذْكُرْ إِسْمَاعِيلَ وَالْيَسَعَ وَذَا الْكِفْلِ وَكُلٌّ مِّنْ الْأَخْيَارِ ﴿٤٨﴾
38/Sad-48: Waothkur ismaAAeela wailyasaAAa watha alkifli wakullun mina alakhyari
Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik. (48)
هَذَا ذِكْرٌ وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَآبٍ ﴿٤٩﴾
38/Sad-49: Hatha thikrun wainna lilmuttaqeena lahusna maabin
Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik, (49)
جَنَّاتِ عَدْنٍ مُّفَتَّحَةً لَّهُمُ الْأَبْوَابُ ﴿٥٠﴾
38/Sad-50: Jannati AAadnin mufattahatan lahumu alabwabu
(yaitu) surga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka, (50)
مُتَّكِئِينَ فِيهَا يَدْعُونَ فِيهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ وَشَرَابٍ ﴿٥١﴾
38/Sad-51: Muttakieena feeha yadAAoona feeha bifakihatin katheeratin washarabin
di dalamnya mereka bertelekan (diatas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman di surga itu. (51)
وَعِندَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ أَتْرَابٌ ﴿٥٢﴾
38/Sad-52: WaAAindahum qasiratu alttarfi atrabun
Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya. (52)
هَذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ ﴿٥٣﴾
38/Sad-53: Hatha ma tooAAadoona liyawmi alhisabi
Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari berhisab. (53)
إِنَّ هَذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُ مِن نَّفَادٍ ﴿٥٤﴾
38/Sad-54: Inna hatha larizquna ma lahu min nafadin
Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya. (54)
هَذَا وَإِنَّ لِلطَّاغِينَ لَشَرَّ مَآبٍ ﴿٥٥﴾
38/Sad-55: Hatha wainna lilttagheena lasharra maabin
Beginilah (keadaan mereka). Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk, (55)
جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ الْمِهَادُ ﴿٥٦﴾
38/Sad-56: Jahannama yaslawnaha fabisa almihadu
(yaitu) neraka Jahannam, yang mereka masuk ke dalamnya; maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat tinggal. (56)
هَذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌ وَغَسَّاقٌ ﴿٥٧﴾
38/Sad-57: Hatha falyathooqoohu hameemun waghassaqun
Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin. (57)
وَآخَرُ مِن شَكْلِهِ أَزْوَاجٌ ﴿٥٨﴾
38/Sad-58: Waakharu min shaklihi azwajun
Dan azab yang lain yang serupa itu berbagai macam. (58)
هَذَا فَوْجٌ مُّقْتَحِمٌ مَّعَكُمْ لَا مَرْحَبًا بِهِمْ إِنَّهُمْ صَالُوا النَّارِ ﴿٥٩﴾
38/Sad-59: Hatha fawjun muqtahimun maAAakum la marhaban bihim innahum saloo alnnari
(Dikatakan kepada mereka): "Ini adalah suatu rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)". (Berkata pemimpin-pemimpin mereka yang durhaka): "Tiadalah ucapan selamat datang kepada mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka". (59)
قَالُوا بَلْ أَنتُمْ لَا مَرْحَبًا بِكُمْ أَنتُمْ قَدَّمْتُمُوهُ لَنَا فَبِئْسَ الْقَرَارُ ﴿٦٠﴾
38/Sad-60: Qaloo bal antum la marhaban bikum antum qaddamtumoohu lana fabisa alqararu
Pengikut-pengikut mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah. Tiada ucapan selamat datang bagimu, karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab, maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat menetap". (60)
قَالُوا رَبَّنَا مَن قَدَّمَ لَنَا هَذَا فَزِدْهُ عَذَابًا ضِعْفًا فِي النَّارِ ﴿٦١﴾
38/Sad-61: Qaloo rabbana man qaddama lana hatha fazidhu AAathaban diAAfan fee alnnari
Mereka berkata (lagi): "Ya Tuhan kami; barang siapa yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat ganda di dalam neraka". (61)
وَقَالُوا مَا لَنَا لَا نَرَى رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُم مِّنَ الْأَشْرَارِ ﴿٦٢﴾
38/Sad-62: Waqaloo ma lana la nara rijalan kunna naAAudduhum mina alashrari
Dan (orang-orang durhaka) berkata: "Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu (di dunia) kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina). (62)
أَتَّخَذْنَاهُمْ سِخْرِيًّا أَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ الْأَبْصَارُ ﴿٦٣﴾
38/Sad-63: Attakhathnahum sikhriyyan am zaghat AAanhumu alabsaru
Apakah kami dahulu menjadikan mereka olok-olokan, ataukah karena mata kami tidak melihat mereka?" (63)
إِنَّ ذَلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ أَهْلِ النَّارِ ﴿٦٤﴾
38/Sad-64: Inna thalika lahaqqun takhasumu ahli alnnari
Sesungguhnya yang demikian itu pasti terjadi, (yaitu) pertengkaran penghuni neraka. (64)
قُلْ إِنَّمَا أَنَا مُنذِرٌ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلَّا اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ ﴿٦٥﴾
38/Sad-65: Qul innama ana munthirun wama min ilahin illa Allahu alwahidu alqahharu
Katakanlah (ya Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan. (65)
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ ﴿٦٦﴾
38/Sad-66: Rabbu alssamawati waalardi wama baynahuma alAAazeezu alghaffaru
Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (66)
قُلْ هُوَ نَبَأٌ عَظِيمٌ ﴿٦٧﴾
38/Sad-67: Qul huwa nabaon AAatheemun
Katakanlah: "Berita itu adalah berita yang besar, (67)
أَنتُمْ عَنْهُ مُعْرِضُونَ ﴿٦٨﴾
38/Sad-68: Antum AAanhu muAAridoona
yang kamu berpaling daripadanya. (68)
مَا كَانَ لِي مِنْ عِلْمٍ بِالْمَلَإِ الْأَعْلَى إِذْ يَخْتَصِمُونَ ﴿٦٩﴾
38/Sad-69: Ma kana liya min AAilmin bialmalai alaAAla ith yakhtasimoona
Aku tiada mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang al mala'ul a'la (malaikat) itu ketika mereka berbantah-bantahan. (69)
إِن يُوحَى إِلَيَّ إِلَّا أَنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُّبِينٌ ﴿٧٠﴾
38/Sad-70: In yooha ilayya illa annama ana natheerun mubeenun
Tidak diwahyukan kepadaku, melainkan bahwa sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata". (70)
إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِن طِينٍ ﴿٧١﴾
38/Sad-71: Ith qala rabbuka lilmalaikati innee khaliqun basharan min teenin
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah". (71)
فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ ﴿٧٢﴾
38/Sad-72: Faitha sawwaytuhu wanafakhtu feehi min roohee faqaAAoo lahu sajideena
Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya". (72)
فَسَجَدَ الْمَلَائِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ ﴿٧٣﴾
38/Sad-73: Fasajada almalaikatu kulluhum ajmaAAoona
Lalu seluruh malaikat-malaikat itu bersujud semuanya, (73)
إِلَّا إِبْلِيسَ اسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنْ الْكَافِرِينَ ﴿٧٤﴾
38/Sad-74: Illa ibleesa istakbara wakana mina alkafireena
kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir. (74)
قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْعَالِينَ ﴿٧٥﴾
38/Sad-75: Qala ya ibleesu ma manaAAaka an tasjuda lima khalaqtu biyadayya astakbarta am kunta mina alAAaleena
Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?". (75)
قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ ﴿٧٦﴾
38/Sad-76: Qala ana khayrun minhu khalaqtanee min narin wakhalaqtahu min teenin
Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah". (76)
قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ ﴿٧٧﴾
38/Sad-77: Qala faokhruj minha fainnaka rajeemun
Allah berfirman: "Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, (77)
وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَى يَوْمِ الدِّينِ ﴿٧٨﴾
38/Sad-78: Wainna AAalayka laAAnatee ila yawmi alddeeni
Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan". (78)
قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ ﴿٧٩﴾
38/Sad-79: Qala rabbi faanthirnee ila yawmi yubAAathoona
Iblis berkata: "Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan". (79)
قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنظَرِينَ ﴿٨٠﴾
38/Sad-80: Qala fainnaka mina almunthareena
Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, (80)
إِلَى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ ﴿٨١﴾
38/Sad-81: Ila yawmi alwaqti almaAAloomi
sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)". (81)
قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ ﴿٨٢﴾
38/Sad-82: Qala fabiAAizzatika laoghwiyannahum ajmaAAeena
Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, (82)
إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ ﴿٨٣﴾
38/Sad-83: Illa AAibadaka minhumu almukhlaseena
kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka. (83)
قَالَ فَالْحَقُّ وَالْحَقَّ أَقُولُ ﴿٨٤﴾
38/Sad-84: Qala faalhaqqu waalhaqqa aqoolu
Allah berfirman: "Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan". (84)
لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنكَ وَمِمَّن تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ ﴿٨٥﴾
38/Sad-85: Laamlaanna jahannama minka wamimman tabiAAaka minhum ajmaAAeena
Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya. (85)
قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُتَكَلِّفِينَ ﴿٨٦﴾
38/Sad-86: Qul ma asalukum AAalayhi min ajrin wama ana mina almutakallifeena
Katakanlah (hai Muhammad): "Aku tidak meminta upah sedikitpun padamu atas dakwahku dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan. (86)
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِينَ ﴿٨٧﴾
38/Sad-87: In huwa illa thikrun lilAAalameena
Al Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. (87)
وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُ بَعْدَ حِينٍ ﴿٨٨﴾
38/Sad-88: WalataAAlamunna nabaahu baAAda heenin
Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al Quran setelah beberapa waktu lagi. (88)


سورة الزمر

Surah Az-Zumar

Bismillāhir rahmānir rahīm

تَنزِيلُ الْكِتَابِ مِنَ اللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَكِيمِ ﴿١﴾
39/Az-Zumar-1: Tanzeelu alkitabi mina Allahi alAAazeezi alhakeemi
Kitab (Al Quran ini) diturunkan oleh Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (1)
إِنَّا أَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ ﴿٢﴾
39/Az-Zumar-2: Inna anzalna ilayka alkitaba bialhaqqi faoAAbudi Allaha mukhlisan lahu alddeena
Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. (2)
أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاء مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ ﴿٣﴾
39/Az-Zumar-3: Ala lillahi alddeenu alkhalisu waallatheena ittakhathoo min doonihi awliyaa ma naAAbuduhum illa liyuqarriboona ila Allahi zulfa inna Allaha yahkumu baynahum fee ma hum feehi yakhtalifoona inna Allaha la yahdee man huwa kathibun kaffarun
Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (3)
لَوْ أَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا لَّاصْطَفَى مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاء سُبْحَانَهُ هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ ﴿٤﴾
39/Az-Zumar-4: Law arada Allahu an yattakhitha waladan laistafa mimma yakhluqu ma yashao subhanahu huwa Allahu alwahidu alqahharu
Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah diciptakan-Nya. Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. (4)
خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ ﴿٥﴾
39/Az-Zumar-5: Khalaqa alssamawati waalarda bialhaqqi yukawwiru allayla AAala alnnahari wayukawwiru alnnahara AAala allayli wasakhkhara alshshamsa waalqamara kullun yajree liajalin musamman ala huwa alAAazeezu alghaffaru
Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (5)
خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنزَلَ لَكُم مِّنْ الْأَنْعَامِ ثَمَانِيَةَ أَزْوَاجٍ يَخْلُقُكُمْ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ خَلْقًا مِن بَعْدِ خَلْقٍ فِي ظُلُمَاتٍ ثَلَاثٍ ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّى تُصْرَفُونَ ﴿٦﴾
39/Az-Zumar-6: Khalaqakum min nafsin wahidatin thumma jaAAala minha zawjaha waanzala lakum mina alanAAami thamaniyata azwajin yakhluqukum fee butooni ommahatikum khalqan min baAAdi khalqin fee thulumatin thalathin thalikumu Allahu rabbukum lahu almulku la ilaha illa huwa faanna tusrafoona
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan? (6)
إِن تَكْفُرُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنكُمْ وَلَا يَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ وَإِن تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَى ثُمَّ إِلَى رَبِّكُم مَّرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ ﴿٧﴾
39/Az-Zumar-7: In takfuroo fainna Allaha ghaniyyun AAankum wala yarda liAAibadihi alkufra wain tashkuroo yardahu lakum wala taziru waziratun wizra okhra thumma ila rabbikum marjiAAukum fayunabbiokum bima kuntum taAAmaloona innahu AAaleemun bithati alssudoori
Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya; dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu itu; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu. (7)
وَإِذَا مَسَّ الْإِنسَانَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهُ مُنِيبًا إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا خَوَّلَهُ نِعْمَةً مِّنْهُ نَسِيَ مَا كَانَ يَدْعُو إِلَيْهِ مِن قَبْلُ وَجَعَلَ لِلَّهِ أَندَادًا لِّيُضِلَّ عَن سَبِيلِهِ قُلْ تَمَتَّعْ بِكُفْرِكَ قَلِيلًا إِنَّكَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ ﴿٨﴾
39/Az-Zumar-8: Waitha massa alinsana durrun daAAa rabbahu muneeban ilayhi thumma itha khawwalahu niAAmatan minhu nasiya ma kana yadAAoo ilayhi min qablu wajaAAala lillahi andadan liyudilla AAan sabeelihi qul tamattaAA bikufrika qaleelan innaka min ashabi alnnari
Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu, dan dia mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah: "Bersenang-senanglah dengan kekafiranmu itu sementara waktu; sesungguhnya kamu termasuk penghuni neraka". (8)
أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاء اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُوا الْأَلْبَابِ ﴿٩﴾
39/Az-Zumar-9: Amman huwa qanitun anaa allayli sajidan waqaiman yahtharu alakhirata wayarjoo rahmata rabbihi qul hal yastawee allatheena yaAAlamoona waallatheena la yaAAlamoona innama yatathakkaru oloo alalbabi
(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (9)
قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ ﴿١٠﴾
39/Az-Zumar-10: Qul ya AAibadi allatheena amanoo ittaqoo rabbakum lillatheena ahsanoo fee hathihi alddunya hasanatun waardu Allahi wasiAAatun innama yuwaffa alssabiroona ajrahum bighayri hisabin
Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (10)
قُلْ إِنِّي أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ ﴿١١﴾
39/Az-Zumar-11: Qul innee omirtu an aAAbuda Allaha mukhlisan lahu alddeena
Katakanlah: "Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama. (11)
وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ الْمُسْلِمِينَ ﴿١٢﴾
39/Az-Zumar-12: Waomirtu lian akoona awwala almuslimeena
Dan aku diperintahkan supaya menjadi orang yang pertama-tama berserah diri". (12)
قُلْ إِنِّي أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّي عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿١٣﴾
39/Az-Zumar-13: Qul innee akhafu in AAasaytu rabbee AAathaba yawmin AAatheemin
Katakanlah: "Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku". (13)
قُلِ اللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَّهُ دِينِي ﴿١٤﴾
39/Az-Zumar-14: Quli Allaha aAAbudu mukhlisan lahu deenee
Katakanlah: "Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku". (14)
فَاعْبُدُوا مَا شِئْتُم مِّن دُونِهِ قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَلَا ذَلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ ﴿١٥﴾
39/Az-Zumar-15: FaoAAbudoo ma shitum min doonihi qul inna alkhasireena allatheena khasiroo anfusahum waahleehim yawma alqiyamati ala thalika huwa alkhusranu almubeenu
Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia. Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat". Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. (15)
لَهُم مِّن فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِّنَ النَّارِ وَمِن تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ذَلِكَ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُ يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِ ﴿١٦﴾
39/Az-Zumar-16: Lahum min fawqihim thulalun mina alnnari wamin tahtihim thulalun thalika yukhawwifu Allahu bihi AAibadahu ya AAibadi faittaqooni
Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah merekapun lapisan-lapisan (dari api). Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu. Maka bertakwalah kepada-Ku hai hamba-hamba-Ku. (16)
وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا الطَّاغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوا إِلَى اللَّهِ لَهُمُ الْبُشْرَى فَبَشِّرْ عِبَادِ ﴿١٧﴾
39/Az-Zumar-17: Waallatheena ijtanaboo alttaghoota an yaAAbudooha waanaboo ila Allahi lahumu albushra fabashshir AAibadi
Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira; sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku, (17)
الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ أُوْلَئِكَ الَّذِينَ هَدَاهُمُ اللَّهُ وَأُوْلَئِكَ هُمْ أُوْلُوا الْأَلْبَابِ ﴿١٨﴾
39/Az-Zumar-18: Allatheena yastamiAAoona alqawla fayattabiAAoona ahsanahu olaika allatheena hadahumu Allahu waolaika hum oloo alalbabi
yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal. (18)
أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ الْعَذَابِ أَفَأَنتَ تُنقِذُ مَن فِي النَّارِ ﴿١٩﴾
39/Az-Zumar-19: Afaman haqqa AAalayhi kalimatu alAAathabi afaanta tunqithu man fee alnnari
Apakah (kamu hendak merubah nasib) orang-orang yang telah pasti ketentuan azab atasnya? Apakah kamu akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka? (19)
لَكِنِ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِّن فَوْقِهَا غُرَفٌ مَّبْنِيَّةٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ وَعْدَ اللَّهِ لَا يُخْلِفُ اللَّهُ الْمِيعَادَ ﴿٢٠﴾
39/Az-Zumar-20: Lakini allatheena ittaqaw rabbahum lahum ghurafun min fawqiha ghurafun mabniyyatun tajree min tahtiha alanharu waAAda Allahi la yukhlifu Allahu almeeAAada
Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya. (20)
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاء مَاء فَسَلَكَهُ يَنَابِيعَ فِي الْأَرْضِ ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا مُّخْتَلِفًا أَلْوَانُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَجْعَلُهُ حُطَامًا إِنَّ فِي ذَلِكَ لَذِكْرَى لِأُوْلِي الْأَلْبَابِ ﴿٢١﴾
39/Az-Zumar-21: Alam tara anna Allaha anzala mina alssamai maan fasalakahu yanabeeAAa fee alardi thumma yukhriju bihi zarAAan mukhtalifan alwanuhu thumma yaheeju fatarahu musfarran thumma yajAAaluhu hutaman inna fee thalika lathikra liolee alalbabi
Apakah kamu tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit, maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. (21)
أَفَمَن شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَى نُورٍ مِّن رَّبِّهِ فَوَيْلٌ لِّلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ اللَّهِ أُوْلَئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ ﴿٢٢﴾
39/Az-Zumar-22: Afaman sharaha Allahu sadrahu lilislami fahuwa AAala noorin min rabbihi fawaylun lilqasiyati quloobuhum min thikri Allahi olaika fee dalalin mubeenin
Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (22)
اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ ذَلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاء وَمَن يُضْلِلْ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ ﴿٢٣﴾
39/Az-Zumar-23: Allahu nazzala ahsana alhadeethi kitaban mutashabihan mathaniya taqshaAAirru minhu juloodu allatheena yakhshawna rabbahum thumma taleenu julooduhum waquloobuhum ila thikri Allahi thalika huda Allahi yahdee bihi man yashao waman yudlili Allahu fama lahu min hadin
Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun. (23)
أَفَمَن يَتَّقِي بِوَجْهِهِ سُوءَ الْعَذَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَقِيلَ لِلظَّالِمِينَ ذُوقُوا مَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ ﴿٢٤﴾
39/Az-Zumar-24: Afaman yattaqee biwajhihi sooa alAAathabi yawma alqiyamati waqeela lilththalimeena thooqoo ma kuntum taksiboona
Maka apakah orang-orang yang menoleh dengan mukanya menghindari azab yang buruk pada hari kiamat (sama dengan orang mukmin yang tidak kena azab)? Dan dikatakan kepada orang-orang yang zalim: "Rasakanlah olehmu balasan apa yang telah kamu kerjakan". (24)
كَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَأَتَاهُمْ الْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ ﴿٢٥﴾
39/Az-Zumar-25: Kaththaba allatheena min qablihim faatahumu alAAathabu min haythu la yashAAuroona
Orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul), maka datanglah kepada mereka azab dari arah yang tidak mereka sangka. (25)
فَأَذَاقَهُمُ اللَّهُ الْخِزْيَ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ ﴿٢٦﴾
39/Az-Zumar-26: Faathaqahumu Allahu alkhizya fee alhayati alddunya walaAAathabu alakhirati akbaru law kanoo yaAAlamoona
Maka Allah merasakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab pada hari akhirat lebih besar kalau mereka mengetahui. (26)
وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِن كُلِّ مَثَلٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ ﴿٢٧﴾
39/Az-Zumar-27: Walaqad darabna lilnnasi fee hatha alqurani min kulli mathalin laAAallahum yatathakkaroona
Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (27)
قُرآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ ﴿٢٨﴾
39/Az-Zumar-28: Quranan AAarabiyyan ghayra thee AAiwajin laAAallahum yattaqoona
(Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa. (28)
ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا رَّجُلًا فِيهِ شُرَكَاء مُتَشَاكِسُونَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِّرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا الْحَمْدُ لِلَّهِ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ ﴿٢٩﴾
39/Az-Zumar-29: Daraba Allahu mathalan rajulan feehi shurakao mutashakisoona warajulan salaman lirajulin hal yastawiyani mathalan alhamdu lillahi bal aktharuhum la yaAAlamoona
Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (budak) yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan dan seorang budak yang menjadi milik penuh dari seorang laki-laki (saja); Adakah kedua budak itu sama halnya? Segala puji bagi Allah tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (29)
إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ ﴿٣٠﴾
39/Az-Zumar-30: Innaka mayyitun wainnahum mayyitoona
Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). (30)
ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عِندَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ ﴿٣١﴾
39/Az-Zumar-31: Thumma innakum yawma alqiyamati AAinda rabbikum takhtasimoona
Kemudian sesungguhnya kamu pada hari kiamat akan berbantah-bantah di hadapan Tuhanmu. (31)
Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)





TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar