" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Kamis, 14 Mei 2020

Cara I'tikaf di Rumah Selama Masa Pandemi Covid 19 Ramadhan 2020, Ini kata Ustadz Abdul Somad + VIDEO

أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!







Simak cara melakukan itikaf di rumah selama masa pandemi covid-19 menurut Ustadz Abdul Somad di Ramadhan 2020.

Ibadah i'tikaf dalam konteks ibadah dalam Islam adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah SWT dan bermuhasabah (introspeksi) atas perbuatan-perbuatannya.

Di ramadhan 2020 ini, umat islam dianjurkan untuk beribadah di rumah saja karena sedang berada dalam masa pandemi corona.

Meski demikian, bukan berarti apa yang terjadi saat ini menjadi halangan umat muslim untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Apalagi di malam-malam terakhir bulan ramadhan tersebut diyakini salah satunya adalah malam lailatul qadar.

Lailatul Qadar adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al Qur'an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Melansir unggahan Instagram Ustadz Abdul Somad yang dipublikasi pada Rabu (13/5/2020), Ustadz Abdul Somad menjelaskan hukum dan tata cara beri'tikaf di rumah saat masa pandemi covid 19.

Pertama, Ustadz Abdul Somad memaparkan pengertian dari i'tikaf serta dalil yang mendukungnya.

"I'tikaf adalah menetap di masjid dgn niat ibadah. dan dalil yang mendukungnya adalah berdasarkan hadits Riwayat Al Bukhari yang mana menyebutkan Rasulullah Saw i'tikaf di 10 terakhir ramadan hingga beliau wafat," ujar UAS.

"Begitu pula istri-istri beliau tetap itikaf setelah beliau wafat," sambungnya.

* Adapun tujuan untuk beri'tikaf adalah :

1. Mensucikan hati
2. Merasakan pengawasan Allah
3. Fokus ibadah
4. Melepaskan diri dari keduniawian
5. Berserah diri pd Allah

Lalu berapa lama waktu yang diperlukan untuk beri'tikaf?

"Seminim-minif i'tikaf, Lama dikit dari ruku'. Sementara untuk waktu maksimalnya, seperti yang pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW, beliau pernah 20 hari tidak keluar masjid," jelas Ustadz Abdul Somad.

Di mana saja tempat yang bisa dilakukan untuk ber'itikaf?

1. Masjid jami' (ada solat jumatnya)
2. Masjid saja (musholla, surau)
3. Mushalla al-bait. Tempat sholat dlm rmh. Boleh bagi wanita mnurut mazhab hanafi (sumber: alfiqh al-islamy wa adillatuhu: juz3,hal.1757).

"Nah di masa pandemi corona ini, karena darurat bisa ambil yang nomor 3," ujar UAS.


* Tata Cara Ber'itikaf di Rumah Selama Masa Pandemi Covid 19 Ramadhan 2020

1. Shalat wajib dan sunnat
2. Baca quran
3. Zikir
4. Tafakkur
5. Baca buku

* 3 pilihan waktu itikaf

1. Shalat subuh.

Zikir sampai matahari terbit.
Shalat sunnat isyraq.
Sekitar 90 mnt.

2. Shalat isya

Tarawih
Witir
Tadarus quran
Zikir
Sekitar 90 menit
Sholat sunnat taubat
Sholat sunnat hajat
Baca quran
Zikir (Sekitar 90 menit)
Sampai waktu datangnya Sahur

3. Bangun malam

Sholat sunnat wudhu'
Sholat tahajjud
Sholat sunnat taubat
Sholat sunnat hajat
Baca quran
Zikir (Sekitar 90 menit)
Sampai waktu datangnya Sahur

Cara Wanita Haid Menghidupkan Malam Lailatul Qadar

Malam Lailatul Qadar bisakah diraih wanita yang sedang haid?

Setidaknya, ada 3 amalan yang bisa dikerjakan wanita sedang haid untuk meraih malam Lailatul Qadar bertepatan di 10 hari terakhir Ramadhan 1441 H.

Wanita haid atau yang sedang mendapatkan menstruasi tidak bisa memegang Alquran maupun Itikaf di masjid untuk mendapatkan Lailatul Qadar.

Namun, jangan khawatir, ada cara wanita haid mendapatkan malam Lailatul Qadar dengan mudah di rumah.

Walaupun tengah haid atau menstruasi, wanita tidak perlu khawatir luput dari kemuliaan 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Seluruh umat Islam baik laki-laki atau perempuan sejatinya berlomba-lomba meraih Lailatul Qadar dengan berbagai amalan baik.

Salah satu amalan yang dianjurkan meraih Lailatul Qadar ialah salat.

Bagi laki-laki tentu melakukan ibadah salat bukan lah perkara sulit.

Pasti banyak yang bertanya, bagaimana dengan wanita yang tidak bisa ibadah salat karena sedang haid?

Tetap tenang karena salat bukan lah satu-satunya amalan utama untuk meraih Lailatul Qadar.

Syekh Nawawi Banten dalam kitab Nihayatuz Zain kemudian menjelaskan ada tiga tingkatan untuk meraih Lailatul Qadar.

وَمَرَاتِبُ إِحْيَائِهَا ثَلَاثَةٌ عُلْيَا وَهِيَ إِحْيَاءُ لَيْلَتِهَا بِالصَّلَاةِ وَوُسْطَى وَهِيَ إِحَيَاءُ مُعْظَمِهَا بِالذِّكْرِ وَدُنْيَا وَهِيَ أَنْ يُصَلِّيَ الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ وَالصُّبْحِ فِي جَمَاعَةٍ

Artinya, "Tingkatan menghidupkan lailatul qadar ada tiga. Yang tertinggi adalah menghidupkan lailatul qadar dengan shalat. Sedang tingkatan yang sedang adalah menghidupkan lailatul qadar dengan zikir. Tingkatan terendah adalah menjalankan shalat Isya dan Subuh berjamaah," (Lihat Syekh Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, Beirut, Darul Fikr, halaman 198).

Dari tingkatan itu, amalan paling mungkin dilakukan wanita ketika haid untuk meraih Lailatul Qadar ialah tingkat kedua atau memperbanyak zikir, berdoa dan beristigfar.

Dalam Al-Qur’an, Surat Al-Qadr ayat empat dinyatakan bahwa malaikat akan turun saat malam Lailatu Qadar.

Ketika malaikat turun melingkupi seseorang maka dia akan senang dengan apapun bentuk kebaikannya.

Baik laki-laki maupun wanita yang tengah menstruasi, jika melakukan kebaikan-kebaikan secara terus-menesrus waktu akan mengantarkannya meraih kemuliaan Lailatul Qadar.

Klik tautan ini untuk melihat Cara I'tikaf di Rumah Selama Masa Pandemi Covid 19 Ramadhan 2020, Ini kata Ustadz Abdul Somad + VIDEO ↡



: https://youtu.be/oSbC6Kpl5Yk



Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)


TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN

✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar