" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Rabu, 06 Mei 2020

5 Potret Kemiripan Masjid Ar-Rahman Blitar dengan Masjid Nabawi Madinah, Serasa di Tanah Suci

أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!




Klik untuk buka di goggle map  ↡↡↡:
https://goo.gl/maps/57pVKJ6oqYjbGgK99

Alamat lengkap Masjid Ar- Rachman - Blitar
Jl. Ciliwung No.2, Bendo, Kec. Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur 66116




masjid nabawi | ISTIMEWA 

Kota Blitar, Jawa Timur dikenal dengan sebutan Kota Proklamator, Kota Patria dan Kota Koi karena ikan koi khas Jepang dibudidayakan dengan baik di kota ini. 

Kota yang terletak di kaki Gunung Kelud tepatnya sebelah selatan wilayah Provinsi Jawa Timur ini nyatanya juga memiliki sebuah masjid baru yang sangat unik. 

Masjid Ar-Rahman disebut-sebut sebagai masjid yang sangat mirip dengan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Masjid ini tergolong baru karena diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada akhir 2019 lalu. 

Dipilihnya Masjid Nabawi, Madinah sebagai inspirasi arsitektur masjid karena harapannya masjid ini menjadi pusat keharmonisan layaknya di Madinah. 

Letak Masjid Ar-Rahman sendiri berada di Jalan Ciliwung, Kepanjenkidul yang tak lain merupakan tempat wisata kerajinan kayu di Blitar. 

Lalu seberapa mirip sih Masjid Ar-Rahman dengan Masjid Nabawi? 

1. Motif pintu masjid ISTIMEWA

Motif pintu Masjid Ar-Rahman dengan Masjid Nabawi hampir sama persis. Yaitu pintu dengan motif ukiran dan tulisan Muhammad Rasulullah di bagian tengah pintu. 

2. Payung raksasa ISTIMEWA


Halaman depan Masjid Nabawi yang dilengkapi dengan payung raksasa nyatanya juga ada di Masjid Ar-Rahman. Meskipun ukuran di Masjid Ar-Rahman jelas lebih kecil daripada di Masjid Nabawi. 


3. Bentuk dan warna kubah ISTIMEWA


Sekilas, bentuk dan warna antara kubah di Masjid Nabawi dan Masjid Ar-Rahman terlihat mirip. Namun ada perbedaannya seperti ukurannya, ornamennya serta bahan yang digunakan untuk membuat kubah tersebut. 


4. Menara ISTIMEWA


Untuk menara, perbedaannya hanya terletak pada ukuran dan jumlahnya. Masjid Nabawi di Madinah jelas menaranya lebih banyak dan lebih besar. Tapi untuk bentuknya bisa dikatakan sangat mirip. 


5. Langit-langit masjid ISTIMEWA

Di bagian dalam, langit-langit Masjid Nabawi yang dominan warna hijau tua dan putih juga sekilas mirip dengan yang ada di masjid Ar-Rahman. Termasuk bentuk langit-langit yang dibuat melengkung.

Nah, jadi buat yang ingin beribadah di Masjid Nabawi, mungkin Masjid Ar-Rahman di Blitar bisa mengobati rasa rindu kita terhadap tanah suci. 


Wallahu a'lam.[]


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)





TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :







Tidak ada komentar:

Posting Komentar