" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Kamis, 10 Oktober 2019

Tajasus / tahasus tanpa tabayun = al-Fitnatu Asyaddu minal Qatli

أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!





Seduluran sak matine, awak e dewe😜

Ini adalah salah satu contoh dalam kehidupan kita sehari hari bukan dari kasus tsb diatas ☝😢

Tajasus / tahasus tanpa tabayun = al-Fitnatu Asyaddu minal Qatli

Menghakimi seseorang dari cerita orang lain tanpa mengecek kebenaranya sama dengan fitnah, krn fitnah lebih kejam dari pembunuhan, apabila tidak benar sama saja kita membagikan amal kebaikan kepada orang yg terfitnah seperti (bara api yg membakar kayu bakar) dan orang yg terfitnah / teraniaya adalah salah satu doa yg mustajabah / yg tidak akan tertolak doanya, sebaiknya jangan percaya begitu saja dari cerita orang lain, lebih2 orang yg menceritakan keburukan tsb punya tendensi tertentu, harusnya kita cross check benar apa tidak cerita orang2 tsb. Definisinya Jangan membuka aib orang lain yg belum pasti / jelas sebagaimana kita menutupi aib kita sendiri, semoga ini menjadi renungan kita semua, kita sdh tidak muda lagi sebentar lagi kita juga camat / calon mati, lbh baik berhati-hati dalam berucap👍🤲 

"Direndahkan tidak mungkin jadi sampah, disanjung tidak mungkin jadi rembulan"



Maka jangan risaukan omongan orang, sebab setiap orang membacamu dengan pemahaman dan pengalaman yang berbeda2...


Teruslah melangkah selama engkau di jalan yang benar, meski terkadang kebaikan tidak selalu dihargai..
Meski terkadang kerja keras dipandang hanya pencitraan...
Meski terkadang usaha kita diabaikan
Tidak usah repot2 menjelaskan tentang dirimu, sebab yang menyukaimu tidak butuh itu dan yang membencimu tidak percaya itu.

Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi tentang siapa yang mau berbuat baik. Jika didzalimi orang jangan berpikir untuk membalas dendam, tapi berpikirlah cara membalas dengan kebaikan...

Pemenang bukanlah dia yg memiliki Jiwa Pendendam...
Namun, dia yg mampu kuat berdiri gagah meskipun ada orang berusaha menghancurkanya, ada orang yg menyepelekan kerja kerasnya, bahkan ada org yg berpikir buruk tentang dirinya.
Tp dia mampu tersenyum manis aja
Tanpa membalas sedikit pun..

Itulah Jiwa Pemenang 
Bersihkan hati, lakukan semua karena Allah maka hasil akan membuktikan dan insya allah berkah....

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)





TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar