" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Jumat, 02 Maret 2018

Motivasi unt menguatkan Jatidiri agar tdk mudah tersinggung dan Marah

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!




Motivasi unt menguatkan Jatidiri agar tdk mudah tersinggung dan Marah🙏🙏🙏
" Seorang laki-laki yang berbeda paham dengan seorang Guru Spiritual mengeluarkan kecaman dan kata-kata kasar, dan meluapkan kebenciannya kepada Sang Guru yang bijak.

_Sang Guru hanya diam, mendengarkannya dengan sabar, tenang dan tidak berkata sepatah kata pun._
Setelah lelaki tersebut pergi, dan muridnya yang melihat peristiwa itu penasaran dan bertanya: *"Mengapa Sang Guru diam saja tidak membalas makian lelaki tersebut..?"*

Sesaat kemudian Sang Guru pun berkata kepada si murid:
" Apakah jika seseorang memberimu sesuatu,  dan kamu tidak mau menerimanya, lantas menjadi " Milik Siapa kah Pemberian itu;"?
“Tentu kembali menjadi Milik si Pemberi," jawab si murid dengan lugas.

_“Betul...... begitu pula dengan kata-kata kasar tersebut,"_ tukas Sang Guru.
“Karena aku tidak mau menerima kata kata itu, maka kata-kata tadi akan kembali menjadi miliknya. " Dia Harus Menyimpannya Sendiri." 
_Dia tidak menyadari, karena nanti dia harus menanggung akibatnya di dunia atau pun akhirat;  karena energi negatif yg muncul dari pikiran, perasaan, perkataan, dan perbuatan hanya akan membuahkan penderitaan hidup bagi nya 
Kemudian, lanjut Sang Guru:  " Sama seperti orang yg ingin mengotori langit dengan meludahinya. Ludah itu hanya akan jatuh mengotori wajahnya sendiri.
Demikian halnya, jika di luar sana ada orang yg marah-marah kepadamu... biarkan saja … karena mereka sedang membuang SAMPAH HATI mereka: *"Jika engkau diam saja, maka sampah itu akan kembali kepada diri mereka sendiri, tetapi kalau engkau tanggapi, berarti engkau menerima sampah itu.....
“Hari ini begitu banyak orang di jalanan yg hidup dengan membawa sampah di hatinya 
( sampah kekesalan, sampah amarah, sampah kebencian, dan lainnya ) maka jadilah kita orang yg SABAR dan BIJAK...

Sang Guru melanjutkan nasehatnya:

  “Jika engkau tak mungkin memberi, janganlah  mengambil "
  “Jika engkau terlalu sulit unt mengasihi janganlah membenci"
  “Jika engkau tak dapat menghibur orang lain, janganlah membuatnya sedih "
 “Jika engkau tak bisa memuji, janganlah menghujat "
  “Jika engkau tak dapat menghargai, janganlh menghina "
  “Jika engkau tak suka bersahabat, janganlah bermusuhan "
  Inilah saatnya - kita melatih diri untuk membuang semua sampah yg ada di hati kita...🙏                                        Terus semangat unt berbagi kebajikan dan tersenyum agar kita makin  sehat dan ramah ....😀😀😀


Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :