" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Jumat, 09 Februari 2018

Doa Pulang Umroh untuk Tamu yang Datang

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!





Ketika kita pulang dari haji atau umroh dan kembali ke kampung halaman kita, akan ada banyak para tamu dari tetangga atau teman yang akan datang ke tempat kita untuk meminta barokah dari air zam-zam, suvenir tanah suci dan yang tidak kalah pentingnya adalah doa pulang umroh pakai bahasa Arab/Indonesia.

Hal ini memang dianjurkan oleh Rosululloh sendiri seperti yang dinyatakan dalam haditsnya: Dikisahkan oleh Ibn Umar r.a bahwa Rosululloh bersabda : Jika Anda bertemu dengan orang yang pulang dari ziarah, lalu menyapa dia, Anda harus berjabat tangan dengannya, dan memintanya untuk meminta magfirah untuk Anda sebelum dia masuk ke dalam rumah karena dia telah kembali bersih dari dosa. (HR Ahmad, Misykat)



Karena itu tentu kita harus menyiapkan doa yang akan dibaca di depan banyak orang yang berkunjung di rumah kita. Tidak ada doa khusus untuk masalah ini, artinya adalah mungkin untuk berdoa apa saja yang telah kita hafalkan walaupun sangat singkat. 

Itulah hadiah yang biasanya dibawa pulang ke rumah setelah Umroh, yang tamunya biasanya tidak segan memintanya. Masalahnya adalah banyak peziarah yang setelah umroh sampai ke rumah belum hapal. Betul? Meski ada di dalam buku doa, namun seringkali para peziarah malah merasa ribet, halaman berapa di buku. 

Nah kalau Anda tidak punya buku itu, tenang saja, ini saya tulis kembali bacaan doa yang akan di-amin-kan sama-sama. Kalau tidak bisa Arabnya, silahkan baca saja latinnya atau baca saja makna untuk terus kemudian ditutup dengan sajian doa sapu jagat. Insya Allah umrohnya akan merasakan berkah bagi tamu yang datang. 

Inilah doanya: 

Bismillaahir rahmaanir rahiim. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad, wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad. Alloohumma ballighish shoobanaa wa ikhwaananaa, wa aqribaa’ana ilal makkah wal madiînah wa barikhum liziyaarati baytika wa maqbirati rasuulikal muqaddasah birahmatika yaa arhamar raahimiin. Allaahummar zuqnaa ziyaaratal haramain, marratan ba’da marratin, li-adaa’i fariidati nusuukika ya Allaah, walhamdu lillaahi rabbil ‘aalamiin 
bibarokati alfatihah

Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Ya Allah berilah kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad saw. dan keluarganya. Ya Allah, berilah kemampuan bagi sahabat-sahabat kami, saudara-saudara kami, kaum kerabat kami, untuk datang ke Mekah dan Madinah. Berkahilah mereka agar dapat berkunjung ke rumah-Mu, Ka'bah, dan pusara Rasul-Mu yang suci dengan kasih sayang-Mu wahai yang Maha Pengasih. Ya Allah, berilah kami rezeki agar dapat mengunjungi Haramain (Mekah dan Madinah) berulang kali untuk menunaikan semua ibadah ya Allah. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta sekalian alam. 

Itulah ucapan doa mustajab untuk orang bersilaturrahmi sepulang haji atau umroh. Semoga bermanfaat.


Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :