" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Minggu, 05 November 2017

Tata cara sholat tasbih yang benar

أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


1. Niat melakukan sholat tasbih

Niat sholat sunnah tasbih pada siang hari (4 rakaat dengan 1 salam) dengan membaca dalam hati bacaan berikut:
USHOLLI SUNNATAT TASBIHI ARBA’A RAK’AATIN LILLAHI TA’ALAA
Artinya: " Aku niat sholat tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala."
Niat sholat sunnah tasbih pada malam hari (4 rakaat dengan 2 salam) dengan membaca dalam hati bacaan berikut:
USHOLLI SUNNATAT TASBIHI RAK’ATAINI LILLAHI TA’ALAA
Artinya: " Aku Niat sholat tasbih dua rakaat karena Allah Ta'ala."

2. Takbiratul ihram

3. Membaca doa Iftitah

4. Membaca surat Al-Fatihah

Kemudian membaca surat Alquran. Setelah selesai membaca surat Alquran, dilanjutkan membaca tasbih sebanyak 15 kali.
Bacaan tasbih seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW:
SUBHANALLAH, WALHAMDULILLAH, WALAA ILAAHA ILLA ALLAH, WALLAHU AKBAR
Artinya: " Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."

4. Ruku’ dan membaca doa seperti biasa

Setelah itu membaca tasbih seperti di atas sebanyak 10 kali.

5. I’tidal dan membaca doa seperti biasa

Setelah itu membaca tasbih seperti di atas sebanyak 10 kali.

6. Sujud dan membaca doa seperti biasa

Setelah itu membaca tasbih seperti di atas sebanyak 10 kali.

7. Duduk di antara dua sujud dan membaca doa seperti biasa

Setelah itu membaca tasbih seperti di atas sebanyak 10 kali.

8. Sujud yang kedua kali dan membaca doa seperti biasa

Setelah itu membaca tasbih seperti di atas sebanyak 10 kali.

9. Membaca tasbih sebelum rakaat kedua

Sebelum berdiri untuk mengerjakan rakaat yang kedua, duduk istirahat sejenak sambil membaca tasbih seperti di atas sebanyak 10 kali.

10. Berdiri mengerjakan rakaat ke 2 sama seperti pada rakaat pertama

11. Duduk tasyahud akhir

Pada tasyahud akhir membaca tasbih terlebih dahulu sebanyak 10 kali, kemudian baru membaca doa tasyahud akhir.

12. Salam

Sholat tasbih dan bacaannya

Setelah surat Al-Fatihah, umat muslim yang sedang melakukan sholat tasbih lebih utama membaca surat Alquran yang dimulai dengan lafaz tasbih.
Contoh surat Alquran yang diawali dengan lafaz tasbih adalah Al-Hadid, Al-Hasyr, As-Shaf, dan At-Taghabun. Kalau tidak, boleh baca surah Az-Zalzalah, Al-‘Adiyat, At-Takatsur, dan Al-Ikhlas.

Sholat tasbih dan doanya

Sebelum membaca doa setelah sholat tasbih, kita dianjurkan untuk mengucapkan tasbih yang memuji dan mengagungkan nama Allah SWT. Berikut ini adalah lafaz yang diucapkan setelah melakukan sholat tasbih:
SUBHAANA MALLAA YA’LAMU QODROHU GHOIRUHU WALAA YABLUGHUL WAASHIFUUNA SHIFATAH. SUBHAANA ROBBIYAL ‘ALIYYIL A’LAL WAHHAAB
Artinya:
“ Maha suci Allah, yang tidak seorangpun mengetahui betapa besar keagungan-Nya melainkan Dia sendiri. Dan tidak ada seorangpun yang mampu memberikan sifat kepada-Nya dengan sifat yang sebenarnya. Maha suci Allah, Rabb yang Maha memiliki ketinggian diatas segala yang mempunyai pemberian.”
Setelah itu membaca doa setelah sholat tasbih yang bunyinya adalah sebagai berikut:
ALLAHUMMA INNI AS’ALUKA TAUFIQA AHLIL HUDA, WA A‘MALA AHLIL YAQIN, WA MUNASHAHATA AHLIT TAUBAH, WA ‘AZMA AHLIS SHABRI, WA WAJALA AHLIL KHASYYAH, WA THALABA AHLIR RAGHBAH, WA TA‘ABBUDA AHLIL WARA‘I, WA ‘IRFANA AHLIL ‘ILMI HATTA AKHAFAK.
ALLAHUMMA INNI AS’ALUKA MAKHAFATAN TAHJIZUNI ‘AN MA‘ASHIKA HATTA A‘MALA BI THA‘ATIKA ‘AMALAN ASTAHIQQU BIHI RIDHAKA WA HATTA UNASHIHAKA BIT TAUBAH, KHAUFAN MINKA HATTA AKHLUSHA LAKAN NASHIHATA HAYA’AN MINKA WA HATTA ATAWAKKALA ‘ALAIKA FIL ’UMÛRI KULLIHA WA HATTA AKUNA ’UHSINUZ ZHANNA BIKA, SUBHANA KHALIQIN NUR. WASHALATU WASSAU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA’ALAA ALIHI WASHAHBIHI AJMA’AANA WALHAMDU LILLAHI RABBIL ‘ALAMIINA.
Artinya:
" Ya Allah aku meminta padaMu pertolongan (melakukan kebaikan) sebagaimana yang Engkau berikan kepada orang-orang yang mendapatkan petunjuk, amal-amal yang dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai keyakinan tinggi, nasihat-nasihat orang yang ahli bertaubat, kemauan kuat yang dimiliki orang-orang yang ahli bersabar, kesungguhan orang-orang yang selalu takut (padaMu), permintaan orang-orang yang selalu cinta (padaMu), beribadahnya orang-orang yang ahli menjaga diri dari perkara subhat, pengetahuan orang-orang yang ahli dalam ilmu (agama) sehingga akupun dapat takut kepada Mu.
Ya Allah aku meminta padaMu rasa takut yang menjagaku dari melakukan kemaksiatan padaMu, sehingga dengan taat padaMu akupun bisa melakukan amal, yang dengannya bisa kuraih ridloMu dan dengan taubat aku dapat mengambil rasa takut kepada Engkau, dan kumurnikan padaMu nasehat karena malu pada Engkau. Dan aku pasrahkan segala urusan padaMu karena wujudnya prasangka baik kepadaMu. Maha Suci Allah Sang Pencipta Cahaya."
Dirangkum dari berbagai sumber.

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)






TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar