" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Selasa, 03 Oktober 2017

Cintailah Sewajarnya.... Bencilah sewajarnya....






®💓Cintailah Sewajarnya.... √√
® 💔Bencilah sewajarnya.... √√
=======

▪️Dari Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu- berkata:
Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;
أحبب حبيبك هونا ما، عسى أن يكون بغيضك يوما ما، وأبغض بغيضك هونا ما، عسى أن يكون حبيبك يوما ما
"Cintailah kekasihmu dengan kecintaan yang sewajarnya, boleh jadi suatu saat dia akan menjadi orang yang engkau benci, dan bencilah orang yang engkau benci sewajarnya, boleh jadi suatu saat dia akan menjadi seorang yang engkau cintai".
HR. At Tirmidzi (1997).

💥Berkata Imam Al Munawy -rahimahullah-;
" Terkadang rasa cinta itu bisa berubah menjadi suatu kebencian sesuai dengan perubahan waktu dan keadaan, maka janganlah engkau berlebihan dalam mencintai seseorang sehingga engkau akan menyesal dengan mencintainya tatkala engkau telah membencinya, begitupula suatu kebencian bisa berubah menjadi kecintaan dengan pergantian waktu dan keadaan, maka janganlah engkau terlalu berlebihan dalam membenci seseorang sehingga engkau akan malu tatkala engkau telah mencintainya".
______

📙Faidhul Qadir (1/227)
Humaira Medina

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!

Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




 
 


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :