" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Kamis, 20 Juli 2017

Uban

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Dalam studinya,,, Ismael Galvan telah menemukan bahwa orang yang memiliki uban justru panjang umur dan sehat. 

Uban muncul karena berkurangnya kadar melanin yang merupakan faktor utama yang menentukan warna kulit dan rambut seseorang. Kebanyakan melanin akan membuat kulit dan rambut tubuh menjadi gelap. Jika melanin berkurang, ini pertanda bahwa tubuh sehat dan kulit menjadi normal.

Ismael Galvan menambahkan, mencabut uban berbahaya bagi kepala karena akan merusak kondisi folikel, akar rambut dan saraf-saraf kepala. 

Dengan mencabut uban akibatnya jumlah rambut akan menipis lalu uban akan terlihat lebih banyak meskipun jumlahnya sama. 
Selain itu, kerusakan folikel akan berdampak pada kesehatan selaput kepala.

“Jauh dari tanda terkait penuaan, uban mengindikasikan kondisi yang baik,” ungkap Ismael Galvan.


•••Sudah dilarang sejak 1400 tahun silam•••

Jika sains modern baru menemukan sekitar tiga tahun lalu terkait bahaya mencabut uban, maka Agama Islam telah melarang umatnya sejak 1400 tahun lalu agar tidak mencabut rambut putih ini. 

Melalui Rosululloh SAW, Allah memerintahkan agar tidak mencabut uban dengan alasan keimanan. 
Namun ternyata, tidak melulu soal iman, Allah memiliki alasan medis tersendiri terhadap larangan ini.

Muhammad bin Hibban At-Tamimi rahimahullah, yang lebih dikenal dengan Ibnu Hibban, dalam kitab Shahihnya menyebutkan pembahasan :

   _“Hadits yang menceritakan bahwa Allah akan mencatat kebaikan dan menghapuskan kesalahan serta akan meninggikan derajat seorang muslim karena uban yang dia jaga di dunia.”_

Selain itu, Ibnu Hibban membawakan hadits berikut :
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

   _“Janganlah mencabut uban karena uban adalah cahaya pada hari kiamat nanti. Siapa saja yang beruban dalam Islam walaupun sehelai, maka dengan uban itu akan dicatat baginya satu kebaikan, dengan uban itu akan dihapuskan satu kesalahan, juga dengannya akan ditinggikan satu derajat,”_
(HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Penelitian yang umumnya dilakukan oleh non muslim kerap kali menjadi penguat terhadap kebenaran Islam. 

Pengetahuan ini didapatkan Rosululloh Muhammad SAW pada saat zaman masih sangat jauh dari sains dan teknologi. Di mana perintah dan larangan yang Ia berikan, hanya dilakukan oleh umatnya sebagai bentuk ketaatan atas keimanan kepada Allah SWT. 

Namun ternyata, perintah dan larangan-Nya memang mengandung pengetahuan yang tidak dibayangkan sebelumnya. 

SubhanAllah....

Semakin banyak uban semakin baik, mudah²an  menambah keimanan kita.  Aamiin.

Selamat bagi yang memiliki uban.... semoga bertambah pula kebaikan² dari Allah SWT.
Aamiin. 

Semoga bermanfaat 
Wallahu a'lam.


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :

alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :