" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Jumat, 07 Juli 2017

9 DARI 10 PINTU REZEKI MENURUT ISLAM



Rezeki adalah nilai mutlak yang harus di usahakan oleh seluruh mahluk untuk mendapatkannya dalam memenuhi dan menunjang kebutuhan hidup. Manusia merupakan mahluk yang sangat bergantung terhadap rezeki, karena tanpa rezeki yang di berikan oleh Allah swt, maka manusia tidak akan dapat bertahan hidup. Di sini penulis akan berbagi Ilmu mengenai 9 pintu rezeki yang dapat menjadi pilihan utama bagi kita untuk memperbaiki kualitas dan taraf hidup.

Banyak pilihan yang dapat kita lakukan dalam mencari rezeki Allah swt, bahkan juga ada manusia yang memilih cara yang tidak halal dalam mencari rezeki padahal masih banyak cara yang lebih baik untuk memperolehnya, yaitu dengan berdagang atau lebih di kenal dengan berwirausaha.

Berdagang merupakan salah satu cara memperoleh rezeki yang di anjurkan oleh Rasulullah saw, sebagaimana Rasulullah saw, bersabda,

"Hendaklah kalian berdagang karena berdagang merupakan sembilan dari sepuluh rezeki."

(HR. Ibrahim Al-Harbi)

Jelas dalam hadist tersebut Rasulullah saw menganjurkan kepada para umatnya untuk berdagang. Hal itu tentu sudah di buktikan dengan banyaknya para pengusaha sukses yang hartanya melimpah ruah karena hasil dari berdagang dan kalau di bandingkan dengan karyawan atau bekerja pada suatu perusahaan, maka berbeda jauh. Penghasilan dari karyawan hanya akan di terima pada saat gajian setiap minggu atau bulanan dan itupun jumlahnya dapat di prediksi, sedangkan dalam berdagang apabila barang atau jasa yang kita jual banyak di gemari oleh pembeli, maka tidak mustahil akan mendapatkan penghasilan yang akan terus meningkat setiap priodenya.

Dalam perdagangan haruslah merupakan transaksi yang mabrul dan adil agar tidak ada pihak yang merasa di rugikan. Rasulullah saw. Bersabda,

"Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur." (HR. Ahmad)

apabila berdagang tidak di iringi dengan kejujuran, maka bisa di pastikan Allah swt tidak akan memberikan rahmat dan anugerah serta kebarokahan dalam perdagangan tersebut.

Terdapat beberapa hal yang dapat membantu kita dalam menunjang usaha yang kita miliki serta dapat mendekatkan diri kepada Allah swt, antara lain :

1. Berserah diri (Bertawaqal) kepada Allah swt.

Bertawaqal merupakan salah satu ciri manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt dan dengan bertawaqal insyaallah menjadi cara dalam membuka pintu rezeki. Sebagaimana Firman Allah swt,

"Barang siapa bertawaqal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (segala keperluannya)." (QS. Ath-Thalaaq : 3)

Namun banyak dari kita hanya bertawaqal yang berasal dari ucapan saja tetapi belum sebenar-benarnya tawaqal kepada Allah swt. Padahal Allah swt menjamin kepada hambanya yang sungguh-sungguh bertawaqal. Rasulullah saw. Bersabda,

"Andaikata kalian bertawaqal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawaqal, sungguh kalian akan Kami beri rezeki sebagaimana burung di beri rezeki. Di pagi hari keluar dalam perut kosong dan kembali dalam perut kenyang." (HR. Ahmad)

2. Laksanakan Shalat Dhuha

Shalat dhuha walaupun hukumya sunnah, namun memiliki keutamaan yang luar biasa, salah satunya adalah dapat membuka pintu rezeki. Rasulullah saw. Bersabda,

"Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat raka'at pada waktu permulaan siang (shalat dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya." (HR. Al-Hakim dan Thabrani)

3. Syukuri segala nikmat yang di dapat

Bersyukur merupakan hal yang harus di perhatikan dalam kehidupan kita. Banyak hikmah yang bisa di dapat dengan bersyukur. Dengan bersyukur juga dapat menjadi pembuka pintu rezeki atau di tambahnya nikmat dan rezeki oleh Allah swt. Sebagaimana firman Allah swt,

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka azabKu akan sangat pedih." (QS. Ibrahim : 7)

4. Perbanyak shadaqah dan membantu saudara yang kesusahan

bershadaqah penting di lakukan walaupun hanya sedikit, dalam bershadaqah seseorang tidak di tuntut untuk mengeluarkan harta yang banyak, namun semakin banyak bershadaqah akan dapat menjadi penambah dan pembuka pintu rezeki. Sebagaimana Rasulullah saw bersabda kepada Zubair bin Al-Awwam,

" Hai Zubair, ketahuilah bahwa kunci rezeki hamba itu di bentangkan di Arsy, yang di kirim oleh Allah azza wajalla kepada hamba sekadar nafkahnya, maka siapa yang membanyakkan pemberian kepada orang lain, niscaya Allah membanyakkan baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, niscaya Allah menyedikitkan baginya." (HR. Ad-Daruquthni dari Anas r.a.)

Dan apabila kita mendapati sanak-sanudara yang sedang dalam keadaan kesusahan dan membutuhkan bantuan, maka bantulah semampu yang dapat kita lakukan, karena dengan hal tersebut Allah swt juga akan memberikan kemudahan kepada kita dalam segala urusan. Rasulullah saw, bersabda,

"Siapa yang menunaikan hajat saudaranya maka Allah akan menunaikan hajatnya." 

(HR. Muslim)

5. Menjalin dan menjaga tali Silaturahmi

Dengan menjalin dan menjaga tali silaturahmi akan dapat memanjangkan usia dan menambah rezeki yang di dapat. Rasulullah saw, Bersabda,

"Barang siapa ingin di lapangkan rezekinya dan di lambatkan ajalanya maka hendaklah dia menghubungi sanak saudaranya." (HR. Bukhari Muslim)

6. Senantiasa bertaqwa dan bertaubat kepada Allah swt

Taqwa adalah hal penting yang harus di jaga agar tidak mudah terperanjat ke dalam kesesatan atau perbuatan dosa dan dengan bertaqwa tentu memiliki banyak manfaat dan hikmah serta akan di beri kemudahan dalam setiap permasalahan yang di hadapi. Allah swt, berfirman,

"Barang siapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak di sangka-sangka." (QS. Ath-Thalaaq : 2-3)

Apabila kita sebagai manusia telah melakukan banyak dosa, maka segeralah bertaubat dengan sungguh-sungguh taubat, agar rezeki yang di berikan oleh Allah swt tetap berkah. Dan dengan bertaubat dapat memperlancar rezeki yang akan kita dapatkan. Rasulullah saw. bersabda.

" dan seorang hamba di cegah baginya rezeki karena dosa yang di buatnya." (HR. Tirmizi)

7. Utamakan waktu anda untuk beribadah kepada Allah swt

Ibadah merupakan hal wajib yang harus di lakukan oleh manusia, karena ibadah merupakan salah satu tujuan Allah swt menciptakan manusia dan jin. Sebagai hamba tentu kita harus selalu megutamakan ibadah antara lain, shalat lima waktu dan banyak ibadah-ibadah lainnya yang hukumya wajib maupun sunnah yang sangat di anjurkan untuk di lakukan, karena memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah dalam membuka pintu rezeki. Tinggalkan seluruh aktivitas dan utamakan beribadah kepada Allah swt lalu anda bisa melanjutkan aktivitas anda kembali. Rasulullah saw, Bersabda,

"Wahai Hamba-hamba-Ku, hendaknya kalian memenuhi waktu (fokus) dengan ibadah, kalau kalian melakukannya Aku akan memenuhi dada kalian dengan kekayaan, dan Aku akan menutupi kefakiran kalian. Kalau kalian tidak melakukannya, Aku akan memenuhi dada kalian dengan kesibukan dan Aku tidak akan menutupi kefakiran kalian." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Demikian mengenai 9 pintu rezeki dan cara pembuka pintu rezeki. Semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca dalam menambah wawasan serta ilmu pengetahuan mengenai Islam.

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :