" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Selasa, 20 Juni 2017

MASIHKAH ORANG TUA KAU DURHAKAI ?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



Durhaka tidak hanya terbatas dalam bentuk perilaku fisik, tapi juga perkataan anak ketika membentak, bersuara keras dan menghardik, apalagi sampai menyebabkan kedua orang tua itu menangis...

Durhaka dalam cara memandang dengan bermuka masam, sinis dan cemberut, bahkan senyuman yang mengandung ejekan kepada orang tua, meremehkan dan merendahkan mereka...

Durhaka dalam memberatkan orang tua dengan banyak permintaan, lebih mementingkan pasangan hidup, meninggalkan orang tua ketika masa tua atau saat membutuhkan anaknya...

Akibat durhaka kepada orang tua :

(01). Mendapatkan dosa besar.
(02). Mendapatkan laknat Allah.
(03). Penghalang untuk masuk Surga.
(04). Tidak diterimanya amal shalih.
(05). Penyebab doa-doa tidak terkabul.
(06). Tidak adanya keberkahan hidup.
(07). Tidak mendapatkan ridho Allah.
(08). Tidak terhapusnya dosa-dosa.
(09). Adzabnya dipercepat di dunia.
(10). Sulit mendapatkan anak berbakti.
(11). Mendapatkan su'ul khatimah dll.

Wahai Saudaraku...
Sayangkah engkau kepada orang tuamu dan cintakah engkau kepada kedua ibu bapakmu...?
Membesarkanmu dengan penuh kasih sayang dan melindungimu saat engkau butuh perlindungan...
Mengurus keperluanmu saat engkau memerlukannya serta mencintaimu dengan setulus hatinya...

Belumkah tergerak untuk selalu berbakti dan berbuat baik kepada mereka...?
Belumkah tergerak untuk membahagiakan dan menyenangkan hati mereka...?
Belumkah tergerak hati, lisan dan langkahmu untuk meminta maaf atas kedurhakaanmu...?
Belumkah tergerak air matamu, hati dan lisanmu untuk senantiasa memanjatkan do'a dan istighfar untuk mereka...?

Mana air mata anak yang shalih...!
Ternyata engkau belum juga sadar dari perbuatanmu yang semakin menjauhkanmu dari ampunan dan kasih sayang Allah...

Anak yang tidak tahu berterimakasih dan bersyukur kepada orang tuanya...
Anak yang tidak tahu membalas budi atas segala kebaikan orang tuanya...
Anak yang tidak tahu bagaimana mengingat jasa-jasa dan pengorbanan orang tuanya...

Jika demikian halnya, sungguh malang orang tua yang punya anak sepertimu...
Ingatlah, biar bagaimanapun orang tua merupakan sebab sehingga engkau hadir di dunia ini...

Dengarkan jeritan hati Ibu dan ayahmu...

Aku mengasuhmu sejak bayi dan memeliharamu waktu muda serta semua hasil jerih-payahku kau minum dan kau reguk puas...

Bila engkau sakit di malam hari, hatiku gundah dan gelisah, lantaran sakit dan deritamu...
Aku tak bisa tidur dan resah, bagai akulah yang sakit, bukan engkau yang menderita...

Lalu air mataku berlinang-linang dan mengucur deras, hatiku takut engkau disambar maut, padahal aku tahu ajal pasti akan datang...

Tiada hal yang paling membahagiakan hatiku lebih dari melihat anakku bahagia… 
Tiada hal yang paling melarakan hatiku, lebih dari melihat musibah menimpamu...

Akan tetapi setelah dewasa dan mencapai apa yang dicita-citakan, engkau balas aku dengan kekerasan, kekasaran dan kesombongan, seolah-olah engkaulah pemberi kenikmatan dan keutamaan...

Sayangku...
Engkau tak kan mampu memenuhi hak kedua orang tuamu, akan tetapi engkau telah memperlakukanku seperti musuhmu dan engkau selalu menyalahkan dan membentakku, seolah-olah kebenaran selalu menempel pada dirimu...

Sadarlah nak...
Kita semua pasti kan kembali kepada Allah...
Jangan sampai anakmu pun durhaka kepadamu...
Lalu engkau mendapat kesengsaraan di dunia dan setelah kematianmu...

Kami tidak ingin kau mendapatkan adzab...
Kami tidak ingin kau mendapatkan laknat...
Kami tidak ingin kau terhalang masuk Surga...

Ya Allah...
Berilah hidayah-Mu kepada anak-anakku...
Bukakan hati mereka untuk selalu taat kepada-Mu dan selalu berbakti kepada orang tuanya...
Jangan biarkan mereka tanpa rahmat-Mu...
Jangan biarkan mereka tanpa bimbingan-Mu...
Hindarkan kami semua dari siksa Neraka-Mu dan masukkan kami semua ke dalam Surga-Mu...

✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar


Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :