Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016
" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU, JANGAN LUPA KLIK LIKED ATAU DISUKAI, GAMBAR FACEBOOK DITENGAH HALAMAN MELAYANG, SEBENTAR LAGI AKAN MUNCUL "

Jumat, 12 Mei 2017

Inilah 9 Fakta Unik Masjid Nabawi



Masjid Nabawi

Jika kita melihat tempat yang indah, maka sering mengatakan itulah `Surga Dunia`. Namun tahukah Anda bahwa hanya ada satu tempat di muka bumi ini yang layak disebut sebagai Surga di dunia.

Itulah Raudhah. Sebuah tempat di Masjid Nabawi di Madinah yang ditutupi oleh karpet warna hijau. Tempat itu terdapat di antara rumah Nabi Muhammad dan mimbar Nabawi.

Di sanalah jutaan manusia menumpahkan air mata. Berpasrah diri. Memohon ampun dan bermunajat kepada Allah Yang Maha Kuasa. Sebab, doa di `taman dari taman Surga` ini konon mustajab.

Tak hanya Raudhah. Masjid Nabawi juga masih menyimpan sejumlah fakta unik. Beberapa bagian terdapat ornamen-ornamen penuh makna. Namun sulit untuk dipecahkan. Berikut sembilan fakta unik Masjid Nabawi:

Listrik Pertama di Semenanjung Arab

Saat Ottoman memperkenalkan listrik di Semenanjung Arab, tempat pertama yang mendapat penerangan elektrik adalah Masjid Nabawi. Bahkan, instalasi listrik di masjid ini dipasang beberapa tahun sebelum istana penguasa Ottoman di Istanbul, Turki, memasang listrik.

Seluas dari Kota Tua

Luas Masjid Nabawi saat ini memiliki luas 100 kali dari bangunan awal. Itu artinya Masjid Nabawi saat ini mencakup hampir seluruh area kota tua Madinah.
Hal ini terbukti dari pemakaman Jannat Al-Baqi yang berada di pinggiran kota pada masa Nabi Muhammad. Namun tempat itu sekarang berbatasan dengan masjid.

Makam Kosong di Kamar Nabi

Ini sudah menjadi legenda dalam waktu yang lama bahwa ada `kuburan kosong` di sebelah makam Nabi Muhammad, Abu Bakar, dan Umar bin Khattab.
Adanya `kuburan kosong` ini telah dikonfirmasi kepada orang-orang yang pernah masuk untuk mengganti penutup pada tahun 1970-an. Mereka mencatat adanya ruang yang kosong.
Namun tidak bisa dipastikan apakah `makam kosong` itu untuk Nabi Isa yang akan turun ke bumi pada akhir zaman nanti –sebagaimana banyak diyakini–atau bukan. Ini masih menjadi perdebatan.

Dilalap Api

Sebagian besar bagian masjid tua, termasuk mimbar asli dari Nabi Muhammad, hancur dalam kebakaran yang melanda beberapa abad setelah Nabi wafat. Kebakaran itu sangat dahsyat, sehingga menyapu atap.
Bagian dinding ruangan Nabi pun runtuh, sehingga tempat peristirahatan Nabi itu terlihat untuk pertama kalinya dalam 600 tahun.

Sebelumnya Tanpa Kubah

Dalam rentang waktu 650 tahun, Masjid Nabawi tak memiliki kubah. Namun, pada tahun 1279, saat Dinasti Mamluk berkuasa, sebuah kubah dibangun. Kubah hijau yang sekarang kita lihat adalah kubah luar yang berada di atas makam Nabi.
Ada satu kubah lagi yang berada di dalam. Ukurannya lebih kecil yang tertera nama Nabi, Abu Bakar, dan Umar.

Kubah Ungu

Kubah Masjid Nabawi telah berubah-ubah warna. Dan renovasi telah dilakukan berulang-ulang sehingga mengubah bentuk dan warnanya. Terakhir dilakukan 150 tahun silam hingga kubah itu berwujud seeprti yang terlihat sekarang.
Sebelumnya, kubah ini pernah dicat warna putih. Namun, dalam jangka yang paling lama, kubah ini pernah dicat warna ungu, warna kesukaan orang-orang Arab dan Hijaz.

Tiga Mihrab

Kebanyakan masjid hanya punya satu mihrab atau tempat salat bagi imam. Namun Masjid Nabawi punya tiga mihrab. Mihrab terbaru adalah yang digunakan saat ini untuk imam memimpin salat.
Mihrab berikutnya disebut Suleymaniye atau Mihrab Ahnaf. Mihrab ini dibuat atas perintah Sultan Suleyman untuk Imam Hanafi memimpin salat.
Berikutnya adalah Mihrab Nabi. Mihrab ini dipakai Imam Maliki memimpin salat. Mihrab Nabi meliputi daerah di mana Nabi biasa memimpin salat.

Ruang Fatimah

Tersimpan barang-barang milik Nabi Muhammad. Barang-barang itu disimpan di ruangan Fatimah, namun kemudian digabung ke ruangan Nabi setelah proyek perluasan masjid.
Ketika Madinah dikepung selama Perang Dunia I, komandan Ottoman memiliki banyak artefak yang tak ternilai harganya. Artefak-artefak itu kemudian dievakuasi ke Istanbul dengan cara disembunyikan di dalam pakaian wanita dan anak-anak.
Benda-benda itu sekarang dapat dilihat di Istana Topkapi. Namun, beberapa item diduga masih tetap berada di ruangan itu, tetapi tidak terdokumentasi

Penuh Tanda Rahasia

Masjid Nabawi dihiasi dengan begitu banyak tanda-tanda halus dan rahasia. Masing-masing pilar, masing-masing kubah, setiap jendela, memiliki cerita dan menunjukkan lokasi peristiwa yang membawa makna sejarah dan spiritual.
Orang-orang yang membangun Masjid Nabawi menyadari bahwa tidak mungkin memasang tanda di mana-mana karena akan mengalihkan perhatian jamaah yang salat. Oleh sebab itu, mereka memasang tanda-tanda itu dengan cerdik, melalui perubahan kecil dalam desain objek sekitarnya.



Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



 
 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :