" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 08 April 2017

Bahaya dan Hukum Membaca Al-quran Tanpa Guru



Hukum membaca al-quran tanpa guru tentu harus menjadi perhatian tersendiri bagi kita semua. Seperti kita ketahui, dengan kecanggihan teknologi masa kini kita bisa memperoleh apapun dan mempelajari apapun dengan mudah, termasuk membaca al-quran. Bahkan kini dengan berbagai macam kemudahan di dunia maya sekalipun, kita bisa mempelajari al-quran secara otodidak lewat internet atau dunia maya. Namun, bolehkah kita belajar membaca al-quran tanpa guru?

Bahaya dan Hukum Membaca Al-Quran Tanpa Guru

Membaca ayat suci al-quran tanpa guru tentunya bisa mengundang kesalahan dalam pembacaan juga pemahamannya. Padahal Rasulullah SAW sendiri sebagai utusan sekaligus penerima wahyu Allah Swt senantiasa mempelajari ayat suci al-quran melalui malaikat jibril. Hal ini dijelaskan dalam hadis Ibnu Abbas RA yang menjelaskan di mana Rasulullah SAW selalu mempelajari ayat suci al-quran di tiap bulan suci ramadhan melalui malaikat Jibril. Setiap bacaan al-quran yang dilantunkan oleh Rasulullah SAW didengarkan juga disimak oleh malaikat Jibril di tiap bulan suci ramadhan.

Baginda Rasul merupakan manusia yang paling pemurah serta dermawan di bulan ramadhan saat Jibril datang menjumpai Rasulullah SAW untuk mengajarkan beliau ayat suci al-quran. Hal ini tentunya memberikan perhatian untuk kita, di mana Rasulullah SAW saja sebagai utusan Allah Swt lebih terbuka hatinya untuk mempelajari al-quran melalui malaikat Jibril, bagaimana dengan kita yang hanya sebagai manusia dewasa.

Ada beberapa bahaya atau alasan yang tentunya memperkuat hukum membaca al-quran tanpa guru sebagai berikut :

1. Pembacaan Tidak Tepat

Jika kita belajar membaca al-quran tanpa adanya pendamping atau guru, bukan tidak mungkin kita mengalami kesalahan. Membaca al-quran tentunya bukan hanya sekedar mengetahui huruf-huruf al-quran ataupun bacaan ayat suci al-quran saja, melainkan juga tanda baca dan juga aturan-aturan dalam membaca ayat suci al-quran itu sendiri. Jadi, jika tanpa pendamping atau guru, kemungkinan kesalahan pembacaan sesuai dengan aturan tajwid bisa saja terjadi.

2. Merasa Tak Membutuhkan Guru Ngaji

Bagaimana pun untuk melancarkan bacaan al-quran terutama untuk anak-anak tentu saja memerlukan guru ngaji. Namun jika Anda hanya meminta anak-anak untuk belajar secara otodidak atau lewat video tentunya hal ini menanamkan diri pada anak bahwa mereka tak membutuhkan seorang pembimbing atau guru. Hal tersebut selain menanamkan sifat egois, juga tentunya mereka akan belajar seenaknya tanpa pemahaman yang tepat mengenai bagaimana bacaan al-quran yang baik atau mendalami makna yang terdapat dalam ayat-ayat al-quran.

Meskipun kita sudah dimanjakan dengan teknologi-teknologi canggih yang ada, di mana kita tinggal memanfaatkannya tentu dalam urusan belajar membaca al-quran dan mendalami makna kitab suci al-quran tentunya tetap saja memerlukan seorang guru. Guru tak hanya mengajarkan kita membaca al-quran dengan baik, tetapi juga membimbing kita untuk memahami makna dan isi kandungan yang terdapat dalam kitab suci al-quran itu sendiri. Lewat penjelasan ini, kita tentu tahu bagaimana hukum membaca al quran tanpa guru.


Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



 
 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :