" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Minggu, 30 April 2017

"25 PENYAKIT PENYEBAB KONFLIK DLM RUMAH TANGGA PAS B"

I REALLY LIKE THIS LINK


Adalah sebagai berikut:

1. KAPALAN: 
Kagak Patuh Al-Qur'an (Anggota Keluarga Sering Melanggar Syari'ah).

2. KUTILAN:
 Kurang Tau ilmu Pernikahan (Kurang Memahami Hak dan Kewajiban Suami-Istri, Hak dan Kewajiban sebagai Orang Tua dan Anak, ilmu Pengasuhan dan Pendidikan Anak).

3. KURAP: 
Kurang Rapat (Kurang Pertemuan dan Komunikasi Antar Anggota Keluarga).

4. KUTUAN: 
Kurang Tau Arah dan Tujuan (Tidak Memiliki Visi dan Misi Keluarga).

5. KUSTA: 
Kurang Sabar Meraih Cita (Kurang Sabar dalam menjalani Proses di masa-masa Kesulitan, Kurang Sabar dalam Menunggu Keadaan menjadi Lebih Baik).

6. KUDIS:
 Kurang Duit, Selalu Habis. (Tidak pernah merasa Cukup akan Harta yang diterima. Tidak bisa Hidup Sederhana).

7. KUMEL: 
Kurang Menghargai Lawan (Tidak Membangun Sikap Saling Menghormati dan Menghargai Antar Keluarga). 

8. KUCEL:
 Kurang Cerita Ditel (Kurang Mengungkapkan Harapan secara Detail kepada Anggota Keluarga Lainnya)

9. KADAS:
Kagak Adil dan Seimbang (ada hal yang terlalu berlebihan di dalam Keluarga).

10. BISULAN: 
Bila Sekedar Uang, Lancar. (Hubungan Keluarga Sekedar Transaksi Ekonomi).

11. MENCRET: 
Mencari Yang Ribet (Mempersulit Diri, Tidak Mencari Kemudahan dalam Menjalani Kehidupan).

12. SEMBELIT:
Sedekah, Memberi, Berbagi,
Sangat Pelit.

13. MERIANG: 
Menengok istri Jarang (Kurang Terpenuhinya Kebutuhan Biologis Pasangan).

14. KORENGAN: 
Koordinasi Enggan Dilakukan (Tidak ada Kerjasama Antar Anggota Keluarga).

15. TIPES: 
Tidak Peduli Perasaan (Bila ada Salah Satu Anggota Keluarga bersifat Egois dan Kurang Berempati Terhadap Orang Lain).

16. DIARE:
 Dibiarin Aje..! (Tidak Peka Terhadap Permasalahan atau Tidak Mau Berupaya Menyelesaikan Masalah).

17. ASMA:
 Asal Menyapa (Pola Hubungan Tidak Bermakna, Pola Komunikasi Tidak Berbobot).

18. ASAM URAT: 
Abaikan Simpanan Amal Untuk Akhirat (Keluarga yang Tidak Mempersiapkan Kehidupan Akhirat)

19. ENCOK: 
Enggan Cocok (Lebih Banyak Mempermasalahkan Perbedaan Dibanding Mencari Kesamaan).

20. KANKER: 
Kehilangan Etos Kerja.

21. MUAL: 
Mengabaikan Urusan Halal (Keluarga Tidak Memperhatikan Kehalalan Sumber Harta dan Makanan yang dimakan).

22. JERAWAT: 
Jarang Berdo'a Lewat Sholat (Tidak Meminta Pertolongan Alloh SWT dengan Mendekatkan Diri kepada-Nya).

23. INFLUENZA:
Intervensi Luar Menambah Masalah Aza... (Adanya Permasalahan yang ditimbulkan dari Pihak Luar).

24. JANTUNG: 
Jarang Berhitung (Bersikap Tanpa Mempertimbangkan Baik Buruknya).

25. MALARIA: 
Mencari Pelarian (Memilih Untuk Lari dari Masalah dengan Mencari Pelarian dalam Hal Keburukan).

Insyaa ALLOH...
bahwa Kebahagiaan Rumah Tangga bisa Kita Raih, jika Kita menghidarkan diri dari 25 Penyakit Penyebab Konflik dalam Rumah Tangga tersebut. 

Wallohu a'lam.

SELAMAT MEMILIH BAHAGIA...

KARENA BAHAGIA ITU
BUKANLAH TAKDIR 

TAPI BAHAGIA ITU
ADALAH PILIHAN.

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



 
 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



Sabtu, 29 April 2017

Jangan Malu Jika Orang Tuamu Bukan Orang Kaya, Mereka Berjuang Untuk yang Halal Demi Masa Depanmu

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!




Jangan malu terlihat miskin malulah ketika kita pura pura kaya, dan jangan pernah menjalani hidup dengan selalu melihat “ke atas”, tapi cobalah untk melihat kebawah.

Maka jika hal itu kamu lakukan, nikmat hidup itu akan jauh lebih terasa indah walaupun kamu berasal dari keluarga yang sederhana. Mereka yang bergaya dengan harta orang tua bukanlah suatu banggaan, mereka yang punya gadget mahal dengan harta orang tua merupakan seorang yang lemah.

Jika kamu tahu, nikmat kehidupan bukan didasari oleh harta yang melimpah. Tetapi rasa syukur, jauh lebih berharga dari hal-hal kecil tersebut.

Orang yang bersyukur akan selalu terhindar dari masalah hasutan duniawi. Gak percaya?,,, coba kamu pikirkan, kenapa para pejabat doyan KORUPSI?.


Karena mereka tidak bersyukur dengan seluruh fasilitas yang pernah/sudah mereka miliki. Sehingga tanpa rasa syukur, mereka selalu merasa masih lebih kurang tanpa memikirkan orang yang lebih susah dari kehidupannya.

1. Kejujuran Adalah Langkah Mencari Rezki yang Halal, Walaupun Itu Dimulai Dari Pekerjaan yang Kecil
Kejujuran itu tidak memandang besar atau kecilnya sesuatu. Menjadi pribadi yang jujur merupakan suatu yang wajib untuk siapa saja. Jika orang tuamu bekerja dengan penuh kejujuran, maka kamu patut berbangga pada mereka.

Walaupun itu kecil, tapi berkah, walaupun itu sedikit, dengan keberkahan dan label halal telah melekat didalamnya. Sehingga menjadikannya sangat cukup untuk kehidupan.

2. Singkirkan Segala Bentuk Gengsi, Karena Hidup Bukan Masalah Harta Atau Pekerjaan Mewah. Tetapi Masalah Moral Yang Menjadikan Semuanya Jauh Lebih Terhormat
Tuhan tidak pernah memandang seseorang dari hartanya, dari pekerjaannya, atau dari bentuk fisiknya, di mata-Nya semua manusia itu sama. Yang menjadi pembeda diantara kita dari manusia yang lain adalah Iman dan Takwa.

Ketika kamu hadir dikehidupan dengan peran menjadi orang yang “kecil”, tapi dengan iman, takwa dan moral yang baik akan menepis segala bisikan yang merusak dalam perjalanan hidupmu.

Singkirkan segala gengsi dari mereka yang berlenggak lenggok dengan hartanya, mulai lah berusaha dan tetap bantu serta hormati orang tuamu dalam mencari rezki yang halal. Karena tidak ada yang patut dimalukan selama kamu berjuang untuk sesuatu yang halal.

3. Jangan Pernah Malu Pada Orang Tuamu Walaupun Mereka Cuma Seorang Petani, Pedagang Kecil Atau Pun Tukang Becak. Selama Mereka Berjuang Untuk Yang Halal, Maka Kamu Patut Berbangga Pada Mereka
Jika orang tuamu adalah seorang petani kecil, seorang pedagang kaki lima atau pun hanya memiliki kedai kecil-kecilan, atau bisa juga orang tuamu adalah seorang pengayuh becak.

Tapi selama mereka bercucuran keringat dalam mencari rezki yang halal, itu jauh lebih “kaya” ketimbang mobil mewah, rumah mewah, gadget mahal, yang kadang didapat dari hasil kecurangan.

Sesuatu yang didapat dengan cara yang baik-baik, maka hasilnya pasti akan baik pula. Jadi kenapa kamu mesti malu, yang patut kamu malukan adalah jika orang tua adalah orang-orang yang melakukan pekerjaan dengan penuh penipuan dan kecurangan.

Walaupun hasilnya adalah menjadi orang yang kaya, tapi cuma kaya yang ada didalam kata saja, namun jauh di dalam hati mereka. Segala bentuk keluh kesah dan ketakutan akan terus menghantui mereka.

4. Cobalah Sekali-Kali Pandangi Mereka Saat Itu Tidur, Maka Kamu Akan Rasakan Betapa Letihnya Mereka, Tetapi Dengan Bantuan Dan Semangat Yang Kamu Berikan, Maka Jiwa Mereka Tetaplah Kuat
Ketika orang tuamu sedang tidur, coba pandangilah wajahnya. Pandangilah dan resapi dengan hati, maka kamu bisa rasakah kepenatan yang mereka rasakan sepanjang hari.

Tetapi, ketika kamu adalah anak yang berbakti, suka menolong dan tidak pernah malu terhadap mereka. Maka sesungguhnya mereka memiliki jiwa yang sangat kuat.

Karena mereka yakin, dengan segala upaya yang mereka lakukan, mereka yakin bahwa kamu akan menjadi orang yang berhasil, orang yang akan membawa perubahan pada keluargamu sendiri.

5. Jangan Pernah Malu, Ketika Mereka Berusaha Mencari Yang Halal Agar Kamu Bisa Sekolah, Kuliah Dan Mendapatkan Pekerjaan Atau Pun Membangun Usaha Yang Lebih Baik
Mereka berusaha mencari yang halal agar kamu bisa bersekolah atau pun kuliah. Maka pada saat itu kamu akan memiliki tanggung jawab yang besar, maka jalanilah pekerjaan mu sebagai siswa ataupun mahasiswa/wi dengan baik.

Tugas utamamu hanyalah menjadi siswa atau mahasiswa/wi yang berpendidikan, sehingga suatu saat kelak. kamu lulus dan bisa mendapatkan pekerjaan atau pun membangun sebuah usaha yang jauh lebih baik, maka jangan pernah lupakan mereka yang sudah mengantarkanmu pada titik tersebut.

6. Jangan Pernah Malu, Karena Mereka Yakin Padamu. Bahwa Kamu Akan Menjadi Orang Yang Berhasil, Yang Bisa Membawa Perubahan Pada Keluarga Dan Bangsamu
Setiap orang tua selalu menaruh harapan yang besar pada anaknya. Maka perjuanganmu untuk bisa menjadi orang yang berhasil adalah bentuk rasa syukur dan terima kasihmu pada mereka.

Walaupun orang tua tidak pernah meminta, tapi kamu harus tau, bahwa itu hanya akan timbul dari kesadaran diri sendiri saja. Mereka selalu berdo’a agar kamu bisa menjadi orang yang hebat, orang yang akan membawa perubahan pada keluarga.

7. Saat Kamu Berhasil, Dan Ingin Menikah Dengan Kekasih Pujaan Hatimu, Maka Jangan Pernah Malu Memperkenalkan Dia Pada Orang Tuamu
Keberhasilan seorang anak itu bukan cuma hasil dari usaha dia sendiri. Tetapi, tidak akan pernah lepas dari peran orang tua. Ketika kamu berhasil dan bersiap untuk menikah, maka jangan pernah malu memperkenalkan kekasihmu pada orang tuamu.

Cukup cuma 1 kisah malin kundang yang ada di dunia ini. Jangan sampai kamu menjadi penerus dari perjuangan malin kundang.

Jika kekasihmu tidak suka dengan orang tuamu, maka campakkanlah dia dan carilah seseorang yang lebih baik, seseorang yang bisa menyayangi orang tuamu dengan hati tulus ikhlas.

8. Tetaplah Menjadi Orang Yang Pandai Bersyukur Terhadap Apa Yang Kamu Dan Orang Tuamu Miliki. Karena Dengan Syukur, Rezki Itu Akan Terus Bertambah
Walaupun orang tuamu bukanlah orang kaya, tetapi kalian selalu bersyukur terhadap rezki yang diberikan. Maka yakinlah bahwa rezki itu akan terus ditambah.

Syukur akan membuat yang sedikit terasa cukup, akan membuat yang biasa menjadi luar biasa, akan membuat suatu yang sempit menjadi lapang. Jadilah orang yang pandai bersyukur, dengan syukur maka rasa kaya sesungguhnya bisa kamu miliki dalam setiap langkah kehidupanmu.

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :

alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)




TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :


PANJENENGAN SEMUA...ISTIMEWA DI HATI SAYA .


Salah satu tulisan yang sangat mengesankan ditulis oleh Syaikh Thanthawi : 

 ‎كُلُّنَا اَشْخَاصٌ عَادِيٌّ فِى نَظْرِ مَنْ لاَ يَعْرِفُنَا . 

Kita semua adalah orang biasa dalam pandangan orang-orang yg tidak mengenal kita

 ‎وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ رَائِعُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَفْهَمُنَا . 

Kita adalah orang yg menarik di mata orang yg memahami kita

‎وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مُمَيِّزُوْنَ  نَظْرِ مَنْ يُحِبُّنَا 


Kita istimewa dalam penglihatan orang-orang yg mencintai kita. .

 ‎وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ مَغْرُوْرُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْسُدُنَا

Kita adalah pribadi yg menjengkelkan bagi orang yg penuh kedengkian 

 ‎وَكُلُّنَا اَشْخَاصٌ سَيِّئُوْنَ فِى نَظْرِ مَنْ يَحْقِدُ عَلَيْنَا 

Kita adalah orang-orang jahat di dalam tatapan orang-orang yg iri

 ‎لِكُلِّ شَخْصٍ نَظْرَتُهُ، فَلاَ تَتْعَبْ نَفْسَكَ لِتُحْسِنَ عِنْدَ الآخَرِيْنَ 

Pada akhirnya, setiap orang memiliki pandangannya masing masing, maka tidak usah berlelah-lelah agar tampak baik di mata orang lain

يَكْفِيْكَ رِضَا اللّٰهُ عَنْكَ ، رِضَا النَّاسِ غَايَةٌ لاَ تُدْرَك .

Cukuplah dengan ridha Allah bagi kita, sungguh mencari ridha manusia adalah tujuan yg tidak akan pernah tercapai

وَرِضَا اللّٰهُ غَايَةٌ لاَ تُتْرَك ، فَاتْرُكْ مَا لاَ يُدْرَكْ ، وَاَدْرِكْ مَا لاَ يُتْرَكْ 

Sedangkan Ridha Allah, destinasi yg pasti sampai, Maka tinggalkan segala upaya mencari keridhaan manusia, dan marilah fokus saja pada ridha Allah, semoga Allah ridha kepada kita semua. . Baarakallahu fiikum...

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



 
 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



Mengapa Sebaiknya Mengucapkan Barakallah Fii Umrik daripada Selamat Ulang Tahun?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Mengapa Sebaiknya Mengucapkan Barakallah Fii Umrik daripada Selamat Ulang Tahun

Sahabat Ummi, mungkin ada beberapa orang yang menganggap hari lahir (millad) adalah hari istimewa. Hari yang perlu dirayakan, mungkin minimal mentraktir keluarga atau rekan kerja.

Nah… kadang saat orang lain merayakan hari lahirnya, kita bingung akan memberikan ucapan apa? Apakah cukup dengan mengucapkan selamat ulang tahun, happy birthday atau happy born day? Nah… berikut ini akan Ummi ulas pembahasannya. Simak ya…

Ketika umur seseorang bertambah, bukan saatnya untuk bersenang-senang. Sebaiknya kita bermuhasabah, bukan malah mengadakan pesta hura-hura dengan biaya yang fantastis.

Perayaan ulang tahun merupakan hari raya yang dimunculkan oleh orang-orang kafir. Sementara Nabi shallallahu alaihi wasallam telah bersabda dalam hadits Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ



“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dari mereka”. (HR. Abu Daud no. 4031)

Na’udzubillah…

Sahabat Ummi, pada hakikatnya, umur kita tidaklah bertambah saat hari lahir tiba, melainkan jatah usia hidup kita semakin berkurang.






Ketika ada anggota keluarga, saudara, teman, sahabat, rekan kerja yang sedang millad sebaiknya kita ucapkan doa ‘Barakallah fii umrik’ bukan sekadar ucapan selamat. Sepatutnya kita mendoakannya dengan doa ‘semoga mendapat keberkahan dari Allah’ atau ‘Semoga diberkahi Allah’.

Mengapa sebaiknya kita ucapkan ‘Barakallah fii umrik’ yang artinya “semoga mendapatkan berkah dari Allah dalam usiamu” atau “semoga diberkahi Allah di usiamu saat ini” pada orang yang millad?

Baarakallaah (باركالله) adalah kalimat yang berasal dari Bahasa Arab, kalimat tersebut terdiri dari dua kata yaitu “baaraka (بارك)” dan “Allaah (الله)”. Kata “baaraka” memiliki arti berkah, sedangkan “Allaah” tetap Allah.

Apabila kedua kata tersebut digabungkan, maknanya adalah “Semoga Allah memberkahi”. Pengucapan kata atau doa “Baarakallah” biasanya akan diiringi dengan tambahan “fiika (فيك)”, “fiiki (فيك)” atau “fiikum (فيكم)”, yang bermakna kepadamu (untuk laki-laki), kepadamu (untuk perempuan) dan kepada kalian (banyak orang).

Ungkapan ini biasa diucapkan oleh para sahabat Nabi SAW, sebagaimana terkutip di dalam sebuah perkataan Ibunda ‘Aisyah ra riwayat Imam An-Nasa’i yang berbunyi:

أُهْدِيَتْ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ شَاةٌ فَقَالَ : اقْسِمَيْهَا وَكَانَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا إِذَا رَجَعَتِ الْخَادِمُ تَقُوْلُ : مَا قَالُوْا ؟ تَقُوْلُ الْخَادِمُ قَالُوْا : بَارَكَ اللهُ فِيْكُمْ تَقُوْلُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا : وَفِيْهِمْ بَارَكَ اللهُ نَرُدُّ عَلَيْهِمْ مِثْلَ مَا قَالُوْا وَيَبْقَى أَجْرُنَا لَنَا

Artinya: “Aku menghadiahkan seekor domba kepada Rasulullah SAW. Maka Beliau memerintahkan, “Bagi dua-lah domba tersebut (untuk disedekahkan)”. (Maka pembantu beliau pun mengirimkan daging domba tersebut,) Dan telah menjadi suatu kebiasaan bagi Bunda ‘Aisyah ra jika pembantunya telah pulang dari melakukan hal yang semisal itu, maka ia akan menanyakan, “Apa yang mereka katakan (setelah kita beri)?” Pelayanannya menjawab, “Baarakallaah Fiikum (بَارَكَاللهُفِيْكُم) [semoga Allah memberkahi kalian]”. Maka ‘Aisyah pun mengatakan, “Wa Fiihim Baarakallaah (وَفِيْهِمْبَارَكَاللهُ) [semoga Allah juga memberkahi mereka], kita telah membalas do’a mereka dengan do’a yang semisal dan tetap bagi kita pahala atas perbuatan baik yang telah kita lakukan (memberi hadiah daging domba).

Karena sebaik-baik ucapan adalah doa. Kalimat ‘barakallah’ merupakan bacaan doa kepada seseorang agar mendapatkan limpahan rahmat dan hidayah dari Allah SWT dalam segala aspek kehidupan.

Wallahu’alam.

Semoga bermanfaat.


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :

alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :