" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Sabtu, 04 Maret 2017

Surat At-Takwir (Menggulung) 29 Ayat • Surat ke 81 • Makkiyah


أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Klik untuk mendengarkan ⏯ atau klik titik 3 untuk download ⇓ murothal


سورة التكوير

Surah At-Takwir

Bismillāhir rahmānir rahīm

إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ ﴿١﴾
81/At-Takwir-1: Itha alshshamsu kuwwirat
Apabila matahari digulung, (1)
وَإِذَا النُّجُومُ انكَدَرَتْ ﴿٢﴾
81/At-Takwir-2: Waitha alnnujoomu inkadarat
dan apabila bintang-bintang berjatuhan, (2)
وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ ﴿٣﴾
81/At-Takwir-3: Waitha aljibalu suyyirat
dan apabila gunung-gunung dihancurkan, (3)
وَإِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْ ﴿٤﴾
81/At-Takwir-4: Waitha alAAisharu AAuttilat
dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan) (4)
وَإِذَا الْوُحُوشُ حُشِرَتْ ﴿٥﴾
81/At-Takwir-5: Waitha alwuhooshu hushirat
dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, (5)
وَإِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْ ﴿٦﴾
81/At-Takwir-6: Waitha albiharu sujjirat
dan apabila lautan dijadikan meluap (6)
وَإِذَا النُّفُوسُ زُوِّجَتْ ﴿٧﴾
81/At-Takwir-7: Waitha alnnufoosu zuwwijat
dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh) (7)
وَإِذَا الْمَوْؤُودَةُ سُئِلَتْ ﴿٨﴾
81/At-Takwir-8: Waitha almawoodatu suilat
dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, (8)
بِأَيِّ ذَنبٍ قُتِلَتْ ﴿٩﴾
81/At-Takwir-9: Biayyi thanbin qutilat
karena dosa apakah dia dibunuh, (9)
وَإِذَا الصُّحُفُ نُشِرَتْ ﴿١٠﴾
81/At-Takwir-10: Waitha alssuhufu nushirat
dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka, (10)
وَإِذَا السَّمَاء كُشِطَتْ ﴿١١﴾
81/At-Takwir-11: Waitha alssamao kushitat
dan apabila langit dilenyapkan, (11)
وَإِذَا الْجَحِيمُ سُعِّرَتْ ﴿١٢﴾
81/At-Takwir-12: Waitha aljaheemu suAAAAirat
dan apabila neraka Jahim dinyalakan, (12)
وَإِذَا الْجَنَّةُ أُزْلِفَتْ ﴿١٣﴾
81/At-Takwir-13: Waitha aljannatu ozlifat
dan apabila surga didekatkan, (13)
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا أَحْضَرَتْ ﴿١٤﴾
81/At-Takwir-14: AAalimat nafsun ma ahdarat
maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya. (14)
فَلَا أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِ ﴿١٥﴾
81/At-Takwir-15: Fala oqsimu bialkhunnasi
Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang, (15)
الْجَوَارِ الْكُنَّسِ ﴿١٦﴾
81/At-Takwir-16: Aljawari alkunnasi
yang beredar dan terbenam, (16)
وَاللَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ ﴿١٧﴾
81/At-Takwir-17: Waallayli itha AAasAAasa
demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya, (17)
وَالصُّبْحِ إِذَا تَنَفَّسَ ﴿١٨﴾
81/At-Takwir-18: Waalssubhi itha tanaffasa
dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing, (18)
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ ﴿١٩﴾
81/At-Takwir-19: Innahu laqawlu rasoolin kareemin
sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), (19)
ذِي قُوَّةٍ عِندَ ذِي الْعَرْشِ مَكِينٍ ﴿٢٠﴾
81/At-Takwir-20: Thee quwwatin AAinda thee alAAarshi makeenin
yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai 'Arsy, (20)
مُطَاعٍ ثَمَّ أَمِينٍ ﴿٢١﴾
81/At-Takwir-21: MutaAAin thamma ameenin
yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya. (21)
وَمَا صَاحِبُكُم بِمَجْنُونٍ ﴿٢٢﴾
81/At-Takwir-22: Wama sahibukum bimajnoonin
Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila. (22)
وَلَقَدْ رَآهُ بِالْأُفُقِ الْمُبِينِ ﴿٢٣﴾
81/At-Takwir-23: Walaqad raahu bialofuqi almubeeni
Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang. (23)
وَمَا هُوَ عَلَى الْغَيْبِ بِضَنِينٍ ﴿٢٤﴾
81/At-Takwir-24: Wama huwa AAala alghaybi bidaneenin
Dan dia (Muhammad) bukanlah orang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib. (24)
وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطَانٍ رَجِيمٍ ﴿٢٥﴾
81/At-Takwir-25: Wama huwa biqawli shaytanin rajeemin
Dan Al Quran itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk, (25)
فَأَيْنَ تَذْهَبُونَ ﴿٢٦﴾
81/At-Takwir-26: Faayna tathhaboona
maka ke manakah kamu akan pergi? (26)
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِينَ ﴿٢٧﴾
81/At-Takwir-27: In huwa illa thikrun lilAAalameena
Al Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (27)
لِمَن شَاء مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ ﴿٢٨﴾
81/At-Takwir-28: Liman shaa minkum an yastaqeema
(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. (28)
وَمَا تَشَاؤُونَ إِلَّا أَن يَشَاء اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ ﴿٢٩﴾
81/At-Takwir-29: Wama tashaoona illa an yashaa Allahu rabbu alAAalameena
Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam. (29)


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)


TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN

✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar