" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 11 Maret 2017

Surat Asy-Syu'ara' (Penyair) 227 Ayat • Surat ke 26 • Makkiyah



I REALLY LIKE THIS LINK

Klik untuk mendengarkan ⏯ atau download ⇓



سورة الشعراء

Surah Asy-Syu'ara'

Bismillāhir rahmānir rahīm

طسم ﴿١﴾
26/Asy-Syu'ara'-1: Taseenmeem
Thaa Siim Miim (1)
تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْمُبِينِ ﴿٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-2: Tilka ayatu alkitabi almubeeni
Inilah ayat-ayat Al Quran yang menerangkan. (2)
لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ ﴿٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-3: LaAAallaka bakhiAAun nafsaka alla yakoonoo mumineena
Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman. (3)
إِن نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِم مِّن السَّمَاء آيَةً فَظَلَّتْ أَعْنَاقُهُمْ لَهَا خَاضِعِينَ ﴿٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-4: In nasha nunazzil AAalayhim mina alssamaayatan fathallat aAAnaquhum laha khadiAAeena
Jika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya. (4)
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍ مِّنَ الرَّحْمَنِ مُحْدَثٍ إِلَّا كَانُوا عَنْهُ مُعْرِضِينَ ﴿٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-5: Wama yateehim min thikrin mina alrrahmani muhdathin illa kanoo AAanhu muAArideena
Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru dari Tuhan Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya. (5)
فَقَدْ كَذَّبُوا فَسَيَأْتِيهِمْ أَنبَاء مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُون ﴿٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-6: Faqad kaththaboo fasayateehim anbao ma kanoo bihi yastahzioona
Sungguh mereka telah mendustakan (Al Quran), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan. (6)
أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَى الْأَرْضِ كَمْ أَنبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ ﴿٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-7: Awalam yaraw ila alardi kam anbatna feeha min kulli zawjin kareemin
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik? (7)
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ ﴿٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-8: Inna fee thalika laayatan wama kana aktharuhum mumineena
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman. (8)
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-9: Wainna rabbaka lahuwa alAAazeezu alrraheemu
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (9)
وَإِذْ نَادَى رَبُّكَ مُوسَى أَنِ ائْتِ الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ ﴿١٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-10: Waith nada rabbuka moosa ani iti alqawma alththalimeena
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya): "Datangilah kaum yang zalim itu, (10)
قَوْمَ فِرْعَوْنَ أَلَا يَتَّقُونَ ﴿١١﴾
26/Asy-Syu'ara'-11: Qawma firAAawna ala yattaqoona
(yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?" (11)
قَالَ رَبِّ إِنِّي أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ ﴿١٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-12: Qala rabbi innee akhafu an yukaththibooni
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku. (12)
وَيَضِيقُ صَدْرِي وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِي فَأَرْسِلْ إِلَى هَارُونَ ﴿١٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-13: Wayadeequ sadree wala yantaliqu lisanee faarsil ila haroona
Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku maka utuslah (Jibril) kepada Harun. (13)
وَلَهُمْ عَلَيَّ ذَنبٌ فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ ﴿١٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-14: Walahum AAalayya thanbun faakhafu an yaqtulooni
Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku". (14)
قَالَ كَلَّا فَاذْهَبَا بِآيَاتِنَا إِنَّا مَعَكُم مُّسْتَمِعُونَ ﴿١٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-15: Qala kalla faithhaba biayatina inna maAAakum mustamiAAoona
Allah berfirman: "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan), (15)
فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَا إِنَّا رَسُولُ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿١٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-16: Fatiya firAAawna faqoola inna rasoolu rabbi alAAalameena
Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakanlah olehmu: "Sesungguhnya Kami adalah Rasul Tuhan semesta alam, (16)
أَنْ أَرْسِلْ مَعَنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ ﴿١٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-17: An arsil maAAana banee israeela
lepaskanlah Bani Israil (pergi) beserta kami". (17)
قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ ﴿١٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-18: Qala alam nurabbika feena waleedan walabithta feena min AAumurika sineena
Fir'aun menjawab: "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu. (18)
وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ الَّتِي فَعَلْتَ وَأَنتَ مِنَ الْكَافِرِينَ ﴿١٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-19: WafaAAalta faAAlataka allatee faAAalta waanta mina alkafireena
dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna. (19)
قَالَ فَعَلْتُهَا إِذًا وَأَنَا مِنَ الضَّالِّينَ ﴿٢٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-20: Qala faAAaltuha ithan waana mina alddalleena
Berkata Musa: "Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf. (20)
فَفَرَرْتُ مِنكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِي رَبِّي حُكْمًا وَجَعَلَنِي مِنَ الْمُرْسَلِينَ ﴿٢١﴾
26/Asy-Syu'ara'-21: Fafarartu minkum lamma khiftukum fawahaba lee rabbee hukman wajaAAalanee mina almursaleena
Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul. (21)
وَتِلْكَ نِعْمَةٌ تَمُنُّهَا عَلَيَّ أَنْ عَبَّدتَّ بَنِي إِسْرَائِيلَ ﴿٢٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-22: Watilka niAAmatun tamunnuha AAalayya an AAabbadta banee israeela
Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Israil". (22)
قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ الْعَالَمِينَ ﴿٢٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-23: Qala firAAawnu wama rabbu alAAalameena
Fir'aun bertanya: "Siapa Tuhan semesta alam itu?" (23)
قَالَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا إن كُنتُم مُّوقِنِينَ ﴿٢٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-24: Qala rabbu alssamawati waalardi wama baynahuma in kuntum mooqineena
Musa menjawab: "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhanmu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya". (24)
قَالَ لِمَنْ حَوْلَهُ أَلَا تَسْتَمِعُونَ ﴿٢٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-25: Qala liman hawlahu ala tastamiAAoona
Berkata Fir'aun kepada orang-orang sekelilingnya: "Apakah kamu tidak mendengarkan?" (25)
قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ ﴿٢٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-26: Qala rabbukum warabbu abaikumu alawwaleena
Musa berkata (pula): "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu". (26)
قَالَ إِنَّ رَسُولَكُمُ الَّذِي أُرْسِلَ إِلَيْكُمْ لَمَجْنُونٌ ﴿٢٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-27: Qala inna rasoolakumu allathee orsila ilaykum lamajnoonun
Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila". (27)
قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَا إِن كُنتُمْ تَعْقِلُونَ ﴿٢٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-28: Qala rabbu almashriqi waalmaghribi wama baynahuma in kuntum taAAqiloona
Musa berkata: "Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya: (Itulah Tuhanmu) jika kamu mempergunakan akal". (28)
قَالَ لَئِنِ اتَّخَذْتَ إِلَهًا غَيْرِي لَأَجْعَلَنَّكَ مِنَ الْمَسْجُونِينَ ﴿٢٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-29: Qala laini ittakhathta ilahan ghayree laajAAalannaka mina almasjooneena
Fir'aun berkata: "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan". (29)
قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَيْءٍ مُّبِينٍ ﴿٣٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-30: Qala awalaw jituka bishayin mubeenin
Musa berkata: "Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?" (30)
قَالَ فَأْتِ بِهِ إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ﴿٣١﴾
26/Asy-Syu'ara'-31: Qala fati bihi in kunta mina alssadiqeena
Fir'aun berkata: "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar". (31)
فَأَلْقَى عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِينٌ ﴿٣٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-32: Faalqa AAasahu faitha hiya thuAAbanun mubeenun
Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata. (32)
وَنَزَعَ يَدَهُ فَإِذَا هِيَ بَيْضَاء لِلنَّاظِرِينَ ﴿٣٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-33: WanazaAAa yadahu faitha hiya baydao lilnnathireena
Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya. (33)
قَالَ لِلْمَلَإِ حَوْلَهُ إِنَّ هَذَا لَسَاحِرٌ عَلِيمٌ ﴿٣٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-34: Qala lilmalai hawlahu inna hatha lasahirun AAaleemun
Fir'aun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai, (34)
يُرِيدُ أَن يُخْرِجَكُم مِّنْ أَرْضِكُم بِسِحْرِهِ فَمَاذَا تَأْمُرُونَ ﴿٣٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-35: Yureedu an yukhrijakum min ardikum bisihrihi famatha tamuroona
ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?" (35)
قَالُوا أَرْجِهِ وَأَخَاهُ وَابْعَثْ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَ ﴿٣٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-36: Qaloo arjih waakhahu waibAAath fee almadaini hashireena
Mereka menjawab: "Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir), (36)
يَأْتُوكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيمٍ ﴿٣٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-37: Yatooka bikulli sahharin AAaleemin
niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu". (37)
فَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ ﴿٣٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-38: FajumiAAa alssaharatu limeeqati yawmin maAAloomin
Lalu dikumpulkan ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetapkan di hari yang maklum, (38)
وَقِيلَ لِلنَّاسِ هَلْ أَنتُم مُّجْتَمِعُونَ ﴿٣٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-39: Waqeela lilnnasi hal antum mujtamiAAoona
dan dikatakan kepada orang banyak: "Berkumpullah kamu sekalian. (39)
لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ السَّحَرَةَ إِن كَانُوا هُمُ الْغَالِبِينَ ﴿٤٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-40: LaAAallana nattabiAAu alssaharata in kanoo humu alghalibeena
semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang" (40)
فَلَمَّا جَاء السَّحَرَةُ قَالُوا لِفِرْعَوْنَ أَئِنَّ لَنَا لَأَجْرًا إِن كُنَّا نَحْنُ الْغَالِبِينَ ﴿٤١﴾
26/Asy-Syu'ara'-41: Falamma jaa alssaharatu qaloo lifirAAawna ainna lana laajran in kunna nahnu alghalibeena
Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Fir'aun: "Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?" (41)
قَالَ نَعَمْ وَإِنَّكُمْ إِذًا لَّمِنَ الْمُقَرَّبِينَ ﴿٤٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-42: Qala naAAam wainnakum ithan lamina almuqarrabeena
Fir'aun menjawab: "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)". (42)
قَالَ لَهُم مُّوسَى أَلْقُوا مَا أَنتُم مُّلْقُونَ ﴿٤٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-43: Qala lahum moosa alqoo ma antum mulqoona
Berkatalah Musa kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan". (43)
فَأَلْقَوْا حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوا بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ إِنَّا لَنَحْنُ الْغَالِبُونَ ﴿٤٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-44: Faalqaw hibalahum waAAisiyyahum waqaloo biAAizzati firAAawna inna lanahnu alghaliboona
Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata: "Demi kekuasaan Fir'aun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang". (44)
فَأَلْقَى مُوسَى عَصَاهُ فَإِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُونَ ﴿٤٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-45: Faalqa moosa AAasahu faitha hiya talqafu ma yafikoona
Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu. (45)
فَأُلْقِيَ السَّحَرَةُ سَاجِدِينَ ﴿٤٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-46: Faolqiya alssaharatu sajideena
Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah), (46)
قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٤٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-47: Qaloo amanna birabbi alAAalameena
mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, (47)
رَبِّ مُوسَى وَهَارُونَ ﴿٤٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-48: Rabbi moosa waharoona
(yaitu) Tuhan Musa dan Harun". (48)
قَالَ آمَنتُمْ لَهُ قَبْلَ أَنْ آذَنَ لَكُمْ إِنَّهُ لَكَبِيرُكُمُ الَّذِي عَلَّمَكُمُ السِّحْرَ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُونَ لَأُقَطِّعَنَّ أَيْدِيَكُمْ وَأَرْجُلَكُم مِّنْ خِلَافٍ وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ أَجْمَعِينَ ﴿٤٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-49: Qala amantum lahu qabla an athana lakum innahu lakabeerukumu allathee AAallamakumu alssihra falasawfa taAAlamoona laoqattiAAanna aydiyakum waarjulakum min khilafin walaosallibannakum ajmaAAeena
Fir'aun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya". (49)
قَالُوا لَا ضَيْرَ إِنَّا إِلَى رَبِّنَا مُنقَلِبُونَ ﴿٥٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-50: Qaloo la dayra inna ila rabbina munqaliboona
Mereka berkata: "Tidak ada kemudharatan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami, (50)
إِنَّا نَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطَايَانَا أَن كُنَّا أَوَّلَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿٥١﴾
26/Asy-Syu'ara'-51: Inna natmaAAu an yaghfira lana rabbuna khatayana an kunna awwala almumineena
sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman". (51)
وَأَوْحَيْنَا إِلَى مُوسَى أَنْ أَسْرِ بِعِبَادِي إِنَّكُم مُّتَّبَعُونَ ﴿٥٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-52: Waawhayna ila moosa an asri biAAibadee innakum muttabaAAoona
Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa: "Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli". (52)
فَأَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِي الْمَدَائِنِ حَاشِرِينَ ﴿٥٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-53: Faarsala firAAawnu fee almadaini hashireena
Kemudian Fir'aun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota. (53)
إِنَّ هَؤُلَاء لَشِرْذِمَةٌ قَلِيلُونَ ﴿٥٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-54: Inna haolai lashirthimatun qaleeloona
(Fir'aun berkata): "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil, (54)
وَإِنَّهُمْ لَنَا لَغَائِظُونَ ﴿٥٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-55: Wainnahum lana laghaithoona
dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita, (55)
وَإِنَّا لَجَمِيعٌ حَاذِرُونَ ﴿٥٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-56: Wainna lajameeAAun hathiroona
dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga". (56)
فَأَخْرَجْنَاهُم مِّن جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ﴿٥٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-57: Faakhrajnahum min jannatin waAAuyoonin
Maka Kami keluarkan Fir'aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air, (57)
وَكُنُوزٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ ﴿٥٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-58: Wakunoozin wamaqamin kareemin
dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia, (58)
كَذَلِكَ وَأَوْرَثْنَاهَا بَنِي إِسْرَائِيلَ ﴿٥٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-59: Kathalika waawrathnaha banee israeela
demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil. (59)
فَأَتْبَعُوهُم مُّشْرِقِينَ ﴿٦٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-60: FaatbaAAoohum mushriqeena
Maka Fir'aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit. (60)
فَلَمَّا تَرَاءى الْجَمْعَانِ قَالَ أَصْحَابُ مُوسَى إِنَّا لَمُدْرَكُونَ ﴿٦١﴾
26/Asy-Syu'ara'-61: Falamma taraa aljamAAani qala ashabu moosa inna lamudrakoona
Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul". (61)
قَالَ كَلَّا إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهْدِينِ ﴿٦٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-62: Qala kalla inna maAAiya rabbee sayahdeeni
Musa menjawab: "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku". (62)
فَأَوْحَيْنَا إِلَى مُوسَى أَنِ اضْرِب بِّعَصَاكَ الْبَحْرَ فَانفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيمِ ﴿٦٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-63: Faawhayna ila moosa ani idrib biAAasaka albahra fainfalaqa fakana kullu firqin kaalttawdi alAAatheemi
Lalu Kami wahyukan kepada Musa: "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu". Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. (63)
وَأَزْلَفْنَا ثَمَّ الْآخَرِينَ ﴿٦٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-64: Waazlafna thamma alakhareena
Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain. (64)
وَأَنجَيْنَا مُوسَى وَمَن مَّعَهُ أَجْمَعِينَ ﴿٦٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-65: Waanjayna moosa waman maAAahu ajmaAAeena
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya. (65)
ثُمَّ أَغْرَقْنَا الْآخَرِينَ ﴿٦٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-66: Thumma aghraqna alakhareena
Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu. (66)
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ ﴿٦٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-67: Inna fee thalika laayatan wama kana aktharuhum mumineena
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman. (67)
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿٦٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-68: Wainna rabbaka lahuwa alAAazeezu alrraheemu
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (68)
وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ إِبْرَاهِيمَ ﴿٦٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-69: Waotlu AAalayhim nabaa ibraheema
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim. (69)
إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا تَعْبُدُونَ ﴿٧٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-70: Ith qala liabeehi waqawmihi ma taAAbudoona
Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah?" (70)
قَالُوا نَعْبُدُ أَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عَاكِفِينَ ﴿٧١﴾
26/Asy-Syu'ara'-71: Qaloo naAAbudu asnaman fanathallu laha AAakifeena
Mereka menjawab: "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya". (71)
قَالَ هَلْ يَسْمَعُونَكُمْ إِذْ تَدْعُونَ ﴿٧٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-72: Qala hal yasmaAAoonakum ith tadAAoona
Berkata Ibrahim: "Apakah berhala-berhala itu mendengar (doa)mu sewaktu kamu berdoa (kepadanya)?, (72)
أَوْ يَنفَعُونَكُمْ أَوْ يَضُرُّونَ ﴿٧٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-73: Aw yanfaAAoonakum aw yadurroona
atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepadamu atau memberi mudharat?" (73)
قَالُوا بَلْ وَجَدْنَا آبَاءنَا كَذَلِكَ يَفْعَلُونَ ﴿٧٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-74: Qaloo bal wajadna abaana kathalika yafAAaloona
Mereka menjawab: "(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian". (74)
قَالَ أَفَرَأَيْتُم مَّا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ ﴿٧٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-75: Qala afaraaytum ma kuntum taAAbudoona
Ibrahim berkata: "Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah, (75)
أَنتُمْ وَآبَاؤُكُمُ الْأَقْدَمُونَ ﴿٧٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-76: Antum waabaokumu alaqdamoona
kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?, (76)
فَإِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِّي إِلَّا رَبَّ الْعَالَمِينَ ﴿٧٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-77: Fainnahum AAaduwwun lee illa rabba alAAalameena
karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan Semesta Alam, (77)
الَّذِي خَلَقَنِي فَهُوَ يَهْدِينِ ﴿٧٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-78: Allathee khalaqanee fahuwa yahdeeni
(yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku, (78)
وَالَّذِي هُوَ يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِ ﴿٧٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-79: Waallathee huwa yutAAimunee wayasqeeni
dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, (79)
وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ ﴿٨٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-80: Waitha maridtu fahuwa yashfeeni
dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku, (80)
وَالَّذِي يُمِيتُنِي ثُمَّ يُحْيِينِ ﴿٨١﴾
26/Asy-Syu'ara'-81: Waallathee yumeetunee thumma yuhyeeni
dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali), (81)
وَالَّذِي أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ ﴿٨٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-82: Waallathee atmaAAu an yaghfira lee khateeatee yawma alddeeni
dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat". (82)
رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ ﴿٨٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-83: Rabbi hab lee hukman waalhiqnee bialssaliheena
(Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, (83)
وَاجْعَل لِّي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ ﴿٨٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-84: WaijAAal lee lisana sidqin fee alakhireena
dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, (84)
وَاجْعَلْنِي مِن وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ ﴿٨٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-85: WaijAAalnee min warathati jannati alnnaAAeemi
dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan, (85)
وَاغْفِرْ لِأَبِي إِنَّهُ كَانَ مِنَ الضَّالِّينَ ﴿٨٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-86: Waighfir liabee innahu kana mina alddalleena
dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat, (86)
وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ ﴿٨٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-87: Wala tukhzinee yawma yubAAathoona
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan, (87)
يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ ﴿٨٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-88: Yawma la yanfaAAu malun wala banoona
(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna, (88)
إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ ﴿٨٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-89: Illa man ata Allaha biqalbin saleemin
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih, (89)
وَأُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِينَ ﴿٩٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-90: Waozlifati aljannatu lilmuttaqeena
dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa, (90)
وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ ﴿٩١﴾
26/Asy-Syu'ara'-91: Waburrizati aljaheemu lilghaweena
dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat", (91)
وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ ﴿٩٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-92: Waqeela lahum ayna ma kuntum taAAbudoona
dan dikatakan kepada mereka: "Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya) (92)
مِن دُونِ اللَّهِ هَلْ يَنصُرُونَكُمْ أَوْ يَنتَصِرُونَ ﴿٩٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-93: Min dooni Allahi hal yansuroonakum aw yantasiroona
selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?" (93)
فَكُبْكِبُوا فِيهَا هُمْ وَالْغَاوُونَ ﴿٩٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-94: Fakubkiboo feeha hum waalghawoona
Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat, (94)
وَجُنُودُ إِبْلِيسَ أَجْمَعُونَ ﴿٩٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-95: Wajunoodu ibleesa ajmaAAoona
dan bala tentara iblis semuanya. (95)
قَالُوا وَهُمْ فِيهَا يَخْتَصِمُونَ ﴿٩٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-96: Qaloo wahum feeha yakhtasimoona
Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka: (96)
تَاللَّهِ إِن كُنَّا لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ ﴿٩٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-97: TaAllahi in kunna lafee dalalin mubeenin
"demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata, (97)
إِذْ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٩٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-98: Ith nusawweekum birabbi alAAalameena
karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam". (98)
وَمَا أَضَلَّنَا إِلَّا الْمُجْرِمُونَ ﴿٩٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-99: Wama adallana illa almujrimoona
Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa. (99)
فَمَا لَنَا مِن شَافِعِينَ ﴿١٠٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-100: Fama lana min shafiAAeena
Maka kami tidak mempunyai pemberi syafa'at seorangpun, (100)
وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٍ ﴿١٠١﴾
26/Asy-Syu'ara'-101: Wala sadeeqin hameemin
dan tidak pula mempunyai teman yang akrab, (101)
فَلَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿١٠٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-102: Falaw anna lana karratan fanakoona mina almumineena
maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman". (102)
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ ﴿١٠٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-103: Inna fee thalika laayatan wama kana aktharuhum mumineena
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (103)
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿١٠٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-104: Wainna rabbaka lahuwa alAAazeezu alrraheemu
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (104)
كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ الْمُرْسَلِينَ ﴿١٠٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-105: Kaththabat qawmu noohin almursaleena
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul. (105)
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلَا تَتَّقُونَ ﴿١٠٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-106: Ith qala lahum akhoohum noohun ala tattaqoona
Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa? (106)
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ﴿١٠٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-107: Innee lakum rasoolun ameenun
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, (107)
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿١٠٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-108: Faittaqoo Allaha waateeAAooni
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (108)
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿١٠٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-109: Wama asalukum AAalayhi min ajrin in ajriya illa AAala rabbi alAAalameena
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (109)
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿١١٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-110: Faittaqoo Allaha waateeAAooni
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku". (110)
قَالُوا أَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الْأَرْذَلُونَ ﴿١١١﴾
26/Asy-Syu'ara'-111: Qaloo anuminu laka waittabaAAaka alarthaloona
Mereka berkata: "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?". (111)
قَالَ وَمَا عِلْمِي بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ ﴿١١٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-112: Qala wama AAilmee bima kanoo yaAAmaloona
Nuh menjawab: "Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan? (112)
إِنْ حِسَابُهُمْ إِلَّا عَلَى رَبِّي لَوْ تَشْعُرُونَ ﴿١١٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-113: In hisabuhum illa AAala rabbee law tashAAuroona
Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhanku, kalau kamu menyadari. (113)
وَمَا أَنَا بِطَارِدِ الْمُؤْمِنِينَ ﴿١١٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-114: Wama ana bitaridi almumineena
Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman. (114)
إِنْ أَنَا إِلَّا نَذِيرٌ مُّبِينٌ ﴿١١٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-115: In ana illa natheerun mubeenun
Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan". (115)
قَالُوا لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَا نُوحُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمَرْجُومِينَ ﴿١١٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-116: Qaloo lain lam tantahi ya noohu latakoonanna mina almarjoomeena
Mereka berkata: "Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti hai Nuh, niscaya benar-benar kamu akan termasuk orang-orang yang dirajam". (116)
قَالَ رَبِّ إِنَّ قَوْمِي كَذَّبُونِ ﴿١١٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-117: Qala rabbi inna qawmee kaththabooni
Nuh berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku; (117)
فَافْتَحْ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِي وَمَن مَّعِي مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿١١٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-118: Faiftah baynee wabaynahum fathan wanajjinee waman maAAiya mina almumineena
maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku". (118)
فَأَنجَيْنَاهُ وَمَن مَّعَهُ فِي الْفُلْكِ الْمَشْحُونِ ﴿١١٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-119: Faanjaynahu waman maAAahu fee alfulki almashhooni
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan. (119)
ثُمَّ أَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبَاقِينَ ﴿١٢٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-120: Thumma aghraqna baAAdu albaqeena
Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal. (120)
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ ﴿١٢١﴾
26/Asy-Syu'ara'-121: Inna fee thalika laayatan wama kana aktharuhum mumineena
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (121)
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿١٢٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-122: Wainna rabbaka lahuwa alAAazeezu alrraheemu
Dan sesungguhnya Tuhanmu Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (122)
كَذَّبَتْ عَادٌ الْمُرْسَلِينَ ﴿١٢٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-123: Kaththabat AAadun almursaleena
Kaum 'Aad telah mendustakan para rasul. (123)
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ ﴿١٢٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-124: Ith qala lahum akhoohum hoodun ala tattaqoona
Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa? (124)
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ﴿١٢٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-125: Innee lakum rasoolun ameenun
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, (125)
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿١٢٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-126: Faittaqoo Allaha waateeAAooni
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (126)
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿١٢٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-127: Wama asalukum AAalayhi min ajrin in ajriya illa AAala rabbi alAAalameena
Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (127)
أَتَبْنُونَ بِكُلِّ رِيعٍ آيَةً تَعْبَثُونَ ﴿١٢٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-128: Atabnoona bikulli reeAAin ayatan taAAbathoona
Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main, (128)
وَتَتَّخِذُونَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُونَ ﴿١٢٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-129: Watattakhithoona masaniAAa laAAallakum takhludoona
dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)? (129)
وَإِذَا بَطَشْتُم بَطَشْتُمْ جَبَّارِينَ ﴿١٣٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-130: Waitha batashtum batashtum jabbareena
Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis. (130)
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿١٣١﴾
26/Asy-Syu'ara'-131: Faittaqoo Allaha waateeAAooni
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (131)
وَاتَّقُوا الَّذِي أَمَدَّكُم بِمَا تَعْلَمُونَ ﴿١٣٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-132: Waittaqoo allathee amaddakum bima taAAlamoona
Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui. (132)
أَمَدَّكُم بِأَنْعَامٍ وَبَنِينَ ﴿١٣٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-133: Amaddakum bianAAamin wabaneena
Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak, dan anak-anak, (133)
وَجَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ﴿١٣٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-134: Wajannatin waAAuyoonin
dan kebun-kebun dan mata air, (134)
إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿١٣٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-135: Innee akhafu AAalaykum AAathaba yawmin AAatheemin
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar". (135)
قَالُوا سَوَاء عَلَيْنَا أَوَعَظْتَ أَمْ لَمْ تَكُن مِّنَ الْوَاعِظِينَ ﴿١٣٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-136: Qaloo sawaon AAalayna awaAAathta am lam takun mina alwaAAitheena
Mereka menjawab: "Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasehat atau tidak memberi nasehat, (136)
إِنْ هَذَا إِلَّا خُلُقُ الْأَوَّلِينَ ﴿١٣٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-137: In hatha illa khuluqu alawwaleena
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu. (137)
وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ ﴿١٣٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-138: Wama nahnu bimuAAaththabeena
dan kami sekali-kali tidak akan di "azab". (138)
فَكَذَّبُوهُ فَأَهْلَكْنَاهُمْ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ ﴿١٣٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-139: Fakaththaboohu faahlaknahum inna fee thalika laayatan wama kana aktharuhum mumineena
Maka mereka mendustakan Hud, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (139)
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿١٤٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-140: Wainna rabbaka lahuwa alAAazeezu alrraheemu
Dan sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (140)
كَذَّبَتْ ثَمُودُ الْمُرْسَلِينَ ﴿١٤١﴾
26/Asy-Syu'ara'-141: Kaththabat thamoodu almursaleena
Kaum Tsamud telah mendustakan rasul-rasul. (141)
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ صَالِحٌ أَلَا تَتَّقُونَ ﴿١٤٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-142: Ith qala lahum akhoohum salihun ala tattaqoona
Ketika saudara mereka, Shaleh, berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa? (142)
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ﴿١٤٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-143: Innee lakum rasoolun ameenun
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, (143)
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿١٤٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-144: Faittaqoo Allaha waateeAAooni
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (144)
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿١٤٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-145: Wama asalukum AAalayhi min ajrin in ajriya illa AAala rabbi alAAalameena
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu, upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (145)
أَتُتْرَكُونَ فِي مَا هَاهُنَا آمِنِينَ ﴿١٤٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-146: Atutrakoona fee ma hahuna amineena
Adakah kamu akan dibiarkan tinggal disini (di negeri kamu ini) dengan aman, (146)
فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ ﴿١٤٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-147: Fee jannatin waAAuyoonin
di dalam kebun-kebun serta mata air, (147)
وَزُرُوعٍ وَنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيمٌ ﴿١٤٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-148: WazurooAAin wanakhlin talAAuha hadeemun
dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma yang mayangnya lembut. (148)
وَتَنْحِتُونَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا فَارِهِينَ ﴿١٤٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-149: Watanhitoona mina aljibali buyootan fariheena
Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin; (149)
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿١٥٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-150: Faittaqoo Allaha waateeAAooni
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku; (150)
وَلَا تُطِيعُوا أَمْرَ الْمُسْرِفِينَ ﴿١٥١﴾
26/Asy-Syu'ara'-151: Wala tuteeAAoo amra almusrifeena
dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas, (151)
الَّذِينَ يُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ وَلَا يُصْلِحُونَ ﴿١٥٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-152: Allatheena yufsidoona fee alardi wala yuslihoona
yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan". (152)
قَالُوا إِنَّمَا أَنتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ ﴿١٥٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-153: Qaloo innama anta mina almusahhareena
Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir; (153)
مَا أَنتَ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا فَأْتِ بِآيَةٍ إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ﴿١٥٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-154: Ma anta illa basharun mithluna fati biayatin in kunta mina alssadiqeena
Kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mukjizat, jika kamu memang termasuk orang-orang yang benar". (154)
قَالَ هَذِهِ نَاقَةٌ لَّهَا شِرْبٌ وَلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍ مَّعْلُومٍ ﴿١٥٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-155: Qala hathihi naqatun laha shirbun walakum shirbu yawmin maAAloomin
Shaleh menjawab: "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu. (155)
وَلَا تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿١٥٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-156: Wala tamassooha bisooin fayakhuthakum AAathabu yawmin AAatheemin
Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan, yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar". (156)
فَعَقَرُوهَا فَأَصْبَحُوا نَادِمِينَ ﴿١٥٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-157: FaAAaqarooha faasbahoo nadimeena
Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal, (157)
فَأَخَذَهُمُ الْعَذَابُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ ﴿١٥٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-158: Faakhathahumu alAAathabu inna fee thalika laayatan wama kana aktharuhum mumineena
maka mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman. (158)
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿١٥٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-159: Wainna rabbaka lahuwa alAAazeezu alrraheemu
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (159)
كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ الْمُرْسَلِينَ ﴿١٦٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-160: Kaththabat qawmu lootin almursaleena
Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul, (160)
إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ ﴿١٦١﴾
26/Asy-Syu'ara'-161: Ith qala lahum akhoohum lootun ala tattaqoona
ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: mengapa kamu tidak bertakwa?" (161)
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ﴿١٦٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-162: Innee lakum rasoolun ameenun
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu, (162)
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿١٦٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-163: Faittaqoo Allaha waateeAAooni
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku. (163)
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿١٦٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-164: Wama asalukum AAalayhi min ajrin in ajriya illa AAala rabbi alAAalameena
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam. (164)
أَتَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ ﴿١٦٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-165: Atatoona alththukrana mina alAAalameena
Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia, (165)
وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُم بَلْ أَنتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ ﴿١٦٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-166: Watatharoona ma khalaqa lakum rabbukum min azwajikum bal antum qawmun AAadoona
dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas". (166)
قَالُوا لَئِن لَّمْ تَنتَهِ يَا لُوطُ لَتَكُونَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِينَ ﴿١٦٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-167: Qaloo lain lam tantahi ya lootu latakoonanna mina almukhrajeena
Mereka menjawab: "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir" (167)
قَالَ إِنِّي لِعَمَلِكُم مِّنَ الْقَالِينَ ﴿١٦٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-168: Qala innee liAAamalikum mina alqaleena
Luth berkata: "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu". (168)
رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ ﴿١٦٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-169: Rabbi najjinee waahlee mimma yaAAmaloona
(Luth berdoa): "Ya Tuhanku selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan". (169)
فَنَجَّيْنَاهُ وَأَهْلَهُ أَجْمَعِينَ ﴿١٧٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-170: Fanajjaynahu waahlahu ajmaAAeena
Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua, (170)
إِلَّا عَجُوزًا فِي الْغَابِرِينَ ﴿١٧١﴾
26/Asy-Syu'ara'-171: Illa AAajoozan fee alghabireena
kecuali seorang perempuan tua (isterinya), yang termasuk dalam golongan yang tinggal. (171)
ثُمَّ دَمَّرْنَا الْآخَرِينَ ﴿١٧٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-172: Thumma dammarna alakhareena
Kemudian Kami binasakan yang lain. (172)
وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِم مَّطَرًا فَسَاء مَطَرُ الْمُنذَرِينَ ﴿١٧٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-173: Waamtarna AAalayhim mataran fasaa mataru almunthareena
Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu. (173)
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ ﴿١٧٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-174: Inna fee thalika laayatan wama kana aktharuhum mumineena
Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman. (174)
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿١٧٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-175: Wainna rabbaka lahuwa alAAazeezu alrraheemu
Dan sesungguhnya Tuhanmu, benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (175)
كَذَّبَ أَصْحَابُ الْأَيْكَةِ الْمُرْسَلِينَ ﴿١٧٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-176: Kaththaba ashabu alaykati almursaleena
Penduduk Aikah telah mendustakan rasul-rasul; (176)
إِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ أَلَا تَتَّقُونَ ﴿١٧٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-177: Ith qala lahum shuAAaybun ala tattaqoona
ketika Syu'aib berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?, (177)
إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ﴿١٧٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-178: Innee lakum rasoolun ameenun
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu. (178)
فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ﴿١٧٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-179: Faittaqoo Allaha waateeAAooni
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku; (179)
وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿١٨٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-180: Wama asalukum AAalayhi min ajrin in ajriya illa AAala rabbi alAAalameena
dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. (180)
أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ ﴿١٨١﴾
26/Asy-Syu'ara'-181: Awfoo alkayla wala takoonoo mina almukhsireena
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan; (181)
وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ ﴿١٨٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-182: Wazinoo bialqistasi almustaqeemi
dan timbanglah dengan timbangan yang lurus. (182)
وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ ﴿١٨٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-183: Wala tabkhasoo alnnasa ashyaahum wala taAAthaw fee alardi mufsideena
Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan; (183)
وَاتَّقُوا الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْأَوَّلِينَ ﴿١٨٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-184: Waittaqoo allathee khalaqakum waaljibillata alawwaleena
dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu". (184)
قَالُوا إِنَّمَا أَنتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ ﴿١٨٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-185: Qaloo innama anta mina almusahhareena
Mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir, (185)
وَمَا أَنتَ إِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَإِن نَّظُنُّكَ لَمِنَ الْكَاذِبِينَ ﴿١٨٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-186: Wama anta illa basharun mithluna wain nathunnuka lamina alkathibeena
dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin bahwa kamu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta. (186)
فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِّنَ السَّمَاء إِن كُنتَ مِنَ الصَّادِقِينَ ﴿١٨٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-187: Faasqit AAalayna kisafan mina alssamai in kunta mina alssadiqeena
Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar. (187)
قَالَ رَبِّي أَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُونَ ﴿١٨٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-188: Qala rabbee aAAlamu bima taAAmaloona
Syu'aib berkata: "Tuhanku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan". (188)
فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ إِنَّهُ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿١٨٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-189: Fakaththaboohu faakhathahum AAathabu yawmi alththullati innahu kana AAathaba yawmin AAatheemin
Kemudian mereka mendustakan Syu'aib, lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar. (189)
إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَةً وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ ﴿١٩٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-190: Inna fee thalika laayatan wama kana aktharuhum mumineena
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman. (190)
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ ﴿١٩١﴾
26/Asy-Syu'ara'-191: Wainna rabbaka lahuwa alAAazeezu alrraheemu
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. (191)
وَإِنَّهُ لَتَنزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿١٩٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-192: Wainnahu latanzeelu rabbi alAAalameena
Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, (192)
نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ ﴿١٩٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-193: Nazala bihi alrroohu alameenu
dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), (193)
عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنذِرِينَ ﴿١٩٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-194: AAala qalbika litakoona mina almunthireena
ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, (194)
بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِينٍ ﴿١٩٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-195: Bilisanin AAarabiyyin mubeenin
dengan bahasa Arab yang jelas. (195)
وَإِنَّهُ لَفِي زُبُرِ الْأَوَّلِينَ ﴿١٩٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-196: Wainnahu lafee zuburi alawwaleena
Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu. (196)
أَوَلَمْ يَكُن لَّهُمْ آيَةً أَن يَعْلَمَهُ عُلَمَاء بَنِي إِسْرَائِيلَ ﴿١٩٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-197: Awalam yakun lahum ayatan an yaAAlamahu AAulamao banee israeela
Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya? (197)
وَلَوْ نَزَّلْنَاهُ عَلَى بَعْضِ الْأَعْجَمِينَ ﴿١٩٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-198: Walaw nazzalnahu AAala baAAdi alaAAjameena
Dan kalau Al Quran itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab, (198)
فَقَرَأَهُ عَلَيْهِم مَّا كَانُوا بِهِ مُؤْمِنِينَ ﴿١٩٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-199: Faqaraahu AAalayhim ma kanoo bihi mumineena
lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya. (199)
كَذَلِكَ سَلَكْنَاهُ فِي قُلُوبِ الْمُجْرِمِينَ ﴿٢٠٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-200: Kathalika salaknahu fee quloobi almujrimeena
Demikianlah Kami masukkan Al Quran ke dalam hati orang-orang yang durhaka. (200)
لَا يُؤْمِنُونَ بِهِ حَتَّى يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ ﴿٢٠١﴾
26/Asy-Syu'ara'-201: La yuminoona bihi hatta yarawoo alAAathaba alaleema
Mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih, (201)
فَيَأْتِيَهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ ﴿٢٠٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-202: Fayatiyahum baghtatan wahum la yashAAuroona
maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya, (202)
فَيَقُولُوا هَلْ نَحْنُ مُنظَرُونَ ﴿٢٠٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-203: Fayaqooloo hal nahnu muntharoona
lalu mereka berkata: "Apakah kami dapat diberi tangguh?" (203)
أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ ﴿٢٠٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-204: AfabiAAathabina yastaAAjiloona
Maka apakah mereka meminta supaya disegerakan azab Kami? (204)
أَفَرَأَيْتَ إِن مَّتَّعْنَاهُمْ سِنِينَ ﴿٢٠٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-205: Afaraayta in mattaAAnahum sineena
Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun, (205)
ثُمَّ جَاءهُم مَّا كَانُوا يُوعَدُونَ ﴿٢٠٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-206: Thumma jaahum ma kanoo yooAAadoona
Kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka, (206)
مَا أَغْنَى عَنْهُم مَّا كَانُوا يُمَتَّعُونَ ﴿٢٠٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-207: Ma aghna AAanhum ma kanoo yumattaAAoona
niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya. (207)
وَمَا أَهْلَكْنَا مِن قَرْيَةٍ إِلَّا لَهَا مُنذِرُونَ ﴿٢٠٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-208: Wama ahlakna min qaryatin illa laha munthiroona
Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan; (208)
ذِكْرَى وَمَا كُنَّا ظَالِمِينَ ﴿٢٠٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-209: Thikra wama kunna thalimeena
untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim. (209)
وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيَاطِينُ ﴿٢١٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-210: Wama tanazzalat bihi alshshayateenu
Dan Al Quran itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan. (210)
وَمَا يَنبَغِي لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيعُونَ ﴿٢١١﴾
26/Asy-Syu'ara'-211: Wama yanbaghee lahum wama yastateeAAoona
Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al Quran itu, dan merekapun tidak akan kuasa. (211)
إِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُولُونَ ﴿٢١٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-212: Innahum AAani alssamAAi lamaAAzooloona
Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al Quran itu. (212)
فَلَا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ فَتَكُونَ مِنَ الْمُعَذَّبِينَ ﴿٢١٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-213: Fala tadAAu maAAa Allahi ilahan akhara fatakoona mina almuAAaththabeena
Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diazab. (213)
وَأَنذِرْ عَشِيرَتَكَ الْأَقْرَبِينَ ﴿٢١٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-214: Waanthir AAasheerataka alaqrabeena
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat, (214)
وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ ﴿٢١٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-215: Waikhfid janahaka limani ittabaAAaka mina almumineena
dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. (215)
فَإِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ إِنِّي بَرِيءٌ مِّمَّا تَعْمَلُونَ ﴿٢١٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-216: Fain AAasawka faqul innee bareeon mimma taAAmaloona
Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan"; (216)
وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيزِ الرَّحِيمِ ﴿٢١٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-217: Watawakkal AAala alAAazeezi alrraheemi
Dan bertawakkallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, (217)
الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ ﴿٢١٨﴾
26/Asy-Syu'ara'-218: Allathee yaraka heena taqoomu
Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang), (218)
وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ ﴿٢١٩﴾
26/Asy-Syu'ara'-219: Wataqallubaka fee alssajideena
dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud. (219)
إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ﴿٢٢٠﴾
26/Asy-Syu'ara'-220: Innahu huwa alssameeAAu alAAaleemu
Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (220)
هَلْ أُنَبِّئُكُمْ عَلَى مَن تَنَزَّلُ الشَّيَاطِينُ ﴿٢٢١﴾
26/Asy-Syu'ara'-221: Hal onabbiokum AAala man tanazzalu alshshayateenu
Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun? (221)
تَنَزَّلُ عَلَى كُلِّ أَفَّاكٍ أَثِيمٍ ﴿٢٢٢﴾
26/Asy-Syu'ara'-222: Tanazzalu AAala kulli affakin atheemin
Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa, (222)
يُلْقُونَ السَّمْعَ وَأَكْثَرُهُمْ كَاذِبُونَ ﴿٢٢٣﴾
26/Asy-Syu'ara'-223: Yulqoona alssamAAa waaktharuhum kathiboona
mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta. (223)
وَالشُّعَرَاء يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوُونَ ﴿٢٢٤﴾
26/Asy-Syu'ara'-224: WaalshshuAAarao yattabiAAuhumu alghawoona
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat. (224)
أَلَمْ تَرَ أَنَّهُمْ فِي كُلِّ وَادٍ يَهِيمُونَ ﴿٢٢٥﴾
26/Asy-Syu'ara'-225: Alam tara annahum fee kulli wadin yaheemoona
Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah, (225)
وَأَنَّهُمْ يَقُولُونَ مَا لَا يَفْعَلُونَ ﴿٢٢٦﴾
26/Asy-Syu'ara'-226: Waannahum yaqooloona ma la yafAAaloona
dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)? (226)
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَذَكَرُوا اللَّهَ كَثِيرًا وَانتَصَرُوا مِن بَعْدِ مَا ظُلِمُوا وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنقَلَبٍ يَنقَلِبُونَ ﴿٢٢٧﴾
26/Asy-Syu'ara'-227: Illa allatheena amanoo waAAamiloo alssalihati wathakaroo Allaha katheeran waintasaroo min baAAdi ma thulimoo wasayaAAlamu allatheena thalamoo ayya munqalabin yanqaliboona
kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali. (227)
Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


 
 
 

Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :