" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Sabtu, 04 Maret 2017

Surat Al-Insyiqaq (Terbelah) 25 Ayat • Surat ke 84 • Makkiyah


أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Klik untuk mendengarkan ⏯ atau klik titik 3 untuk download ⇓ murothal


سورة الانشقاق

Surah Al-Insyiqaq

Bismillāhir rahmānir rahīm

إِذَا السَّمَاء انشَقَّتْ ﴿١﴾
84/Al-Insyiqaq-1: Itha alssamao inshaqqat
Apabila langit terbelah, (1)
وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ ﴿٢﴾
84/Al-Insyiqaq-2: Waathinat lirabbiha wahuqqat
dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh, (2)
وَإِذَا الْأَرْضُ مُدَّتْ ﴿٣﴾
84/Al-Insyiqaq-3: Waitha alardu muddat
dan apabila bumi diratakan, (3)
وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ ﴿٤﴾
84/Al-Insyiqaq-4: Waalqat ma feeha watakhallat
dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong, (4)
وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ ﴿٥﴾
84/Al-Insyiqaq-5: Waathinat lirabbiha wahuqqat
dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya). (5)
يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَى رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ ﴿٦﴾
84/Al-Insyiqaq-6: Ya ayyuha alinsanu innaka kadihun ila rabbika kadhan famulaqeehi
Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemui-Nya. (6)
فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ ﴿٧﴾
84/Al-Insyiqaq-7: Faama man ootiya kitabahu biyameenihi
Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, (7)
فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا ﴿٨﴾
84/Al-Insyiqaq-8: Fasawfa yuhasabu hisaban yaseeran
maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, (8)
وَيَنقَلِبُ إِلَى أَهْلِهِ مَسْرُورًا ﴿٩﴾
84/Al-Insyiqaq-9: Wayanqalibu ila ahlihi masrooran
dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. (9)
وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاء ظَهْرِهِ ﴿١٠﴾
84/Al-Insyiqaq-10: Waamma man ootiya kitabahu warathahrihi
Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang, (10)
فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا ﴿١١﴾
84/Al-Insyiqaq-11: Fasawfa yadAAoo thubooran
maka dia akan berteriak: "Celakalah aku". (11)
وَيَصْلَى سَعِيرًا ﴿١٢﴾
84/Al-Insyiqaq-12: Wayasla saAAeeran
Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). (12)
إِنَّهُ كَانَ فِي أَهْلِهِ مَسْرُورًا ﴿١٣﴾
84/Al-Insyiqaq-13: Innahu kana fee ahlihi masrooran
Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir). (13)
إِنَّهُ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ ﴿١٤﴾
84/Al-Insyiqaq-14: Innahu thanna an lan yahoora
Sesungguhnya dia menyangka bahwa dia sekali-kali tidak akan kembali (kepada Tuhannya). (14)
بَلَى إِنَّ رَبَّهُ كَانَ بِهِ بَصِيرًا ﴿١٥﴾
84/Al-Insyiqaq-15: Bala inna rabbahu kana bihi baseeran
(Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya. (15)
فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ ﴿١٦﴾
84/Al-Insyiqaq-16: Fala oqsimu bialshshafaqi
Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja, (16)
وَاللَّيْلِ وَمَا وَسَقَ ﴿١٧﴾
84/Al-Insyiqaq-17: Waallayli wama wasaqa
dan dengan malam dan apa yang diselubunginya, (17)
وَالْقَمَرِ إِذَا اتَّسَقَ ﴿١٨﴾
84/Al-Insyiqaq-18: Waalqamari itha ittasaqa
dan dengan bulan apabila jadi purnama, (18)
لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَن طَبَقٍ ﴿١٩﴾
84/Al-Insyiqaq-19: Latarkabunna tabaqan AAan tabaqin
sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan), (19)
فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ ﴿٢٠﴾
84/Al-Insyiqaq-20: Fama lahum la yuminoona
Mengapa mereka tidak mau beriman? (20)
وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا يَسْجُدُونَ* ﴿٢١﴾
84/Al-Insyiqaq-21: Waitha quria AAalayhimu alquranu la yasjudoona
dan apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud, (21)
بَلِ الَّذِينَ كَفَرُواْ يُكَذِّبُونَ ﴿٢٢﴾
84/Al-Insyiqaq-22: Bali allatheena kafaroo yukaththiboona
bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya). (22)
وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُونَ ﴿٢٣﴾
84/Al-Insyiqaq-23: WaAllahu aAAlamu bima yooAAoona
Padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka). (23)
فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ﴿٢٤﴾
84/Al-Insyiqaq-24: Fabashshirhum biAAathabin aleemin
Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih, (24)
إِلَّا الَّذِينَ آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ ﴿٢٥﴾
84/Al-Insyiqaq-25: Illa allatheena amanoo waAAamiloo alssalihati lahum ajrun ghayru mamnoonin
tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya. (25)

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)


TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN

✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar