" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Selasa, 07 Maret 2017

Surat Al-Haqqah (Hari kiamat) 52 Ayat • Surat ke 69 • Makkiyah


أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Klik untuk mendengarkan ⏯ atau klik titik 3 untuk download ⇓ murothal


سورة الـحاقّـة

Surah Al-Haqqah

Bismillāhir rahmānir rahīm

الْحَاقَّةُ ﴿١﴾
69/Al-Haqqah-1: Alhaqqatu
Hari kiamat, (1)
مَا الْحَاقَّةُ ﴿٢﴾
69/Al-Haqqah-2: Ma alhaqqatu
apakah hari kiamat itu? (2)
وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحَاقَّةُ ﴿٣﴾
69/Al-Haqqah-3: Wama adraka ma alhaqqatu
Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu? (3)
كَذَّبَتْ ثَمُودُ وَعَادٌ بِالْقَارِعَةِ ﴿٤﴾
69/Al-Haqqah-4: Kaththabat thamoodu waAAadun bialqariAAati
Kaum Tsamud dan 'Aad telah mendustakan hari kiamat. (4)
فَأَمَّا ثَمُودُ فَأُهْلِكُوا بِالطَّاغِيَةِ ﴿٥﴾
69/Al-Haqqah-5: Faamma thamoodu faohlikoo bialttaghiyati
Adapun kaum Tsamud, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa. (5)
وَأَمَّا عَادٌ فَأُهْلِكُوا بِرِيحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍ ﴿٦﴾
69/Al-Haqqah-6: Waamma AAadun faohlikoo bireehin sarsarin AAatiyatin
Adapun kaum 'Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang, (6)
سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ حُسُومًا فَتَرَى الْقَوْمَ فِيهَا صَرْعَى كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍ ﴿٧﴾
69/Al-Haqqah-7: Sakhkharaha AAalayhim sabAAa layalin wathamaniyata ayyamin husooman fatara alqawma feeha sarAAa kaannahum aAAjazu nakhlin khawiyatun
yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum 'Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk). (7)
فَهَلْ تَرَى لَهُم مِّن بَاقِيَةٍ ﴿٨﴾
69/Al-Haqqah-8: Fahal tara lahum min baqiyatin
Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka. (8)
وَجَاء فِرْعَوْنُ وَمَن قَبْلَهُ وَالْمُؤْتَفِكَاتُ بِالْخَاطِئَةِ ﴿٩﴾
69/Al-Haqqah-9: Wajaa firAAawnu waman qablahu waalmutafikatu bialkhatiati
Dan telah datang Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar. (9)
فَعَصَوْا رَسُولَ رَبِّهِمْ فَأَخَذَهُمْ أَخْذَةً رَّابِيَةً ﴿١٠﴾
69/Al-Haqqah-10: FaAAasaw rasoola rabbihim faakhathahum akhthatan rabiyatan
Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras. (10)
إِنَّا لَمَّا طَغَى الْمَاء حَمَلْنَاكُمْ فِي الْجَارِيَةِ ﴿١١﴾
69/Al-Haqqah-11: Inna lamma tagha almahamalnakum fee aljariyati
Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu, ke dalam bahtera, (11)
لِنَجْعَلَهَا لَكُمْ تَذْكِرَةً وَتَعِيَهَا أُذُنٌ وَاعِيَةٌ ﴿١٢﴾
69/Al-Haqqah-12: LinajAAalaha lakum tathkiratan wataAAiyaha othunun waAAiyatun
agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar. (12)
فَإِذَا نُفِخَ فِي الصُّورِ نَفْخَةٌ وَاحِدَةٌ ﴿١٣﴾
69/Al-Haqqah-13: Faitha nufikha fee alssoori nafkhatun wahidatun
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup (13)
وَحُمِلَتِ الْأَرْضُ وَالْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَاحِدَةً ﴿١٤﴾
69/Al-Haqqah-14: Wahumilati alardu waaljibalu fadukkata dakkatan wahidatan
dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. (14)
فَيَوْمَئِذٍ وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ ﴿١٥﴾
69/Al-Haqqah-15: Fayawmaithin waqaAAati alwaqiAAatu
Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat, (15)
وَانشَقَّتِ السَّمَاء فَهِيَ يَوْمَئِذٍ وَاهِيَةٌ ﴿١٦﴾
69/Al-Haqqah-16: Wainshaqqati alssamao fahiya yawmaithin wahiyatun
dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah. (16)
وَالْمَلَكُ عَلَى أَرْجَائِهَا وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَانِيَةٌ ﴿١٧﴾
69/Al-Haqqah-17: Waalmalaku AAala arjaiha wayahmilu AAarsha rabbika fawqahum yawmaithin thamaniyatun
Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Tuhanmu di atas (kepala) mereka. (17)
يَوْمَئِذٍ تُعْرَضُونَ لَا تَخْفَى مِنكُمْ خَافِيَةٌ ﴿١٨﴾
69/Al-Haqqah-18: Yawmaithin tuAAradoona la takhfa minkum khafiyatun
Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhanmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah). (18)
فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ فَيَقُولُ هَاؤُمُ اقْرَؤُوا كِتَابِيهْ ﴿١٩﴾
69/Al-Haqqah-19: Faamma man ootiya kitabahu biyameenihi fayaqoolu haomu iqraoo kitabiyah
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)". (19)
إِنِّي ظَنَنتُ أَنِّي مُلَاقٍ حِسَابِيهْ ﴿٢٠﴾
69/Al-Haqqah-20: Innee thanantu annee mulaqin hisabiyah
Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku. (20)
فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ ﴿٢١﴾
69/Al-Haqqah-21: Fahuwa fee AAeeshatin radiyatin
Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai, (21)
فِي جَنَّةٍ عَالِيَةٍ ﴿٢٢﴾
69/Al-Haqqah-22: Fee jannatin AAaliyatin
dalam surga yang tinggi, (22)
قُطُوفُهَا دَانِيَةٌ ﴿٢٣﴾
69/Al-Haqqah-23: Qutoofuha daniyatun
buah-buahannya dekat, (23)
كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا أَسْلَفْتُمْ فِي الْأَيَّامِ الْخَالِيَةِ ﴿٢٤﴾
69/Al-Haqqah-24: Kuloo waishraboo haneean bima aslaftum fee alayyami alkhaliyati
(kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu". (24)
وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي لَمْ أُوتَ كِتَابِيهْ ﴿٢٥﴾
69/Al-Haqqah-25: Waamma man ootiya kitabahu bishimalihi fayaqoolu ya laytanee lam oota kitabiyah
Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). (25)
وَلَمْ أَدْرِ مَا حِسَابِيهْ ﴿٢٦﴾
69/Al-Haqqah-26: Walam adri ma hisabiyah
Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku. (26)
يَا لَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَ ﴿٢٧﴾
69/Al-Haqqah-27: Ya laytaha kanati alqadiyatu
Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. (27)
مَا أَغْنَى عَنِّي مَالِيهْ ﴿٢٨﴾
69/Al-Haqqah-28: Ma aghna AAannee maliyah
Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. (28)
هَلَكَ عَنِّي سُلْطَانِيهْ ﴿٢٩﴾
69/Al-Haqqah-29: Halaka AAannee sultaniyah
Telah hilang kekuasaanku daripadaku". (29)
خُذُوهُ فَغُلُّوهُ ﴿٣٠﴾
69/Al-Haqqah-30: Khuthoohu faghulloohu
(Allah berfirman): "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya. (30)
ثُمَّ الْجَحِيمَ صَلُّوهُ ﴿٣١﴾
69/Al-Haqqah-31: Thumma aljaheema salloohu
Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. (31)
ثُمَّ فِي سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُونَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوهُ ﴿٣٢﴾
69/Al-Haqqah-32: Thumma fee silsilatin tharAAuha sabAAoona thiraAAan faoslukoohu
Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. (32)
إِنَّهُ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ ﴿٣٣﴾
69/Al-Haqqah-33: Innahu kana la yuminu biAllahi alAAatheemi
Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar. (33)
وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ ﴿٣٤﴾
69/Al-Haqqah-34: Wala yahuddu AAala taAAami almiskeeni
Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin. (34)
فَلَيْسَ لَهُ الْيَوْمَ هَاهُنَا حَمِيمٌ ﴿٣٥﴾
69/Al-Haqqah-35: Falaysa lahu alyawma hahuna hameemun
Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini. (35)
وَلَا طَعَامٌ إِلَّا مِنْ غِسْلِينٍ ﴿٣٦﴾
69/Al-Haqqah-36: Wala taAAamun illa min ghisleenin
Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. (36)
لَا يَأْكُلُهُ إِلَّا الْخَاطِؤُونَ ﴿٣٧﴾
69/Al-Haqqah-37: La yakuluhu illa alkhatioona
Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa. (37)
فَلَا أُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُونَ ﴿٣٨﴾
69/Al-Haqqah-38: Fala oqsimu bima tubsiroona
Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat. (38)
وَمَا لَا تُبْصِرُونَ ﴿٣٩﴾
69/Al-Haqqah-39: Wama la tubsiroona
Dan dengan apa yang tidak kamu lihat. (39)
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ ﴿٤٠﴾
69/Al-Haqqah-40: Innahu laqawlu rasoolin kareemin
Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia, (40)
وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَاعِرٍ قَلِيلًا مَا تُؤْمِنُونَ ﴿٤١﴾
69/Al-Haqqah-41: Wama huwa biqawli shaAAirin qaleelan ma tuminoona
dan Al Quran itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya. (41)
وَلَا بِقَوْلِ كَاهِنٍ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ ﴿٤٢﴾
69/Al-Haqqah-42: Wala biqawli kahinin qaleelan ma tathakkaroona
Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya. (42)
تَنزِيلٌ مِّن رَّبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٤٣﴾
69/Al-Haqqah-43: Tanzeelun min rabbi alAAalameena
Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam. (43)
وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ الْأَقَاوِيلِ ﴿٤٤﴾
69/Al-Haqqah-44: Walaw taqawwala AAalayna baAAda alaqaweeli
Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, (44)
لَأَخَذْنَا مِنْهُ بِالْيَمِينِ ﴿٤٥﴾
69/Al-Haqqah-45: Laakhathna minhu bialyameeni
niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. (45)
ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ الْوَتِينَ ﴿٤٦﴾
69/Al-Haqqah-46: Thumma laqataAAna minhu alwateena
Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya. (46)
فَمَا مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ عَنْهُ حَاجِزِينَ ﴿٤٧﴾
69/Al-Haqqah-47: Fama minkum min ahadin AAanhu hajizeena
Maka sekali-kali tidak ada seorangpun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu. (47)
وَإِنَّهُ لَتَذْكِرَةٌ لِّلْمُتَّقِينَ ﴿٤٨﴾
69/Al-Haqqah-48: Wainnahu latathkiratun lilmuttaqeena
Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. (48)
وَإِنَّا لَنَعْلَمُ أَنَّ مِنكُم مُّكَذِّبِينَ ﴿٤٩﴾
69/Al-Haqqah-49: Wainna lanaAAlamu anna minkum mukaththibeena
Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan(nya). (49)
وَإِنَّهُ لَحَسْرَةٌ عَلَى الْكَافِرِينَ ﴿٥٠﴾
69/Al-Haqqah-50: Wainnahu lahasratun AAala alkafireena
Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat). (50)
وَإِنَّهُ لَحَقُّ الْيَقِينِ ﴿٥١﴾
69/Al-Haqqah-51: Wainnahu lahaqqu alyaqeeni
Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar kebenaran yang diyakini. (51)
فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيمِ ﴿٥٢﴾
69/Al-Haqqah-52: Fasabbih biismi rabbika alAAatheemi
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Maha Besar. (52)

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :


alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)


TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN

✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar