Peta


Lihat alikhlasmusholaku.top di peta yang lebih besar
" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Sabtu, 04 Maret 2017

Surat 'Abasa (Ia Bermuka masam) 42 Ayat • Surat ke 80 • Makkiyah


أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Klik untuk mendengarkan ⏯ atau klik titik 3 untuk download ⇓ murothal


سورة عبس

Surah Abasa

Bismillāhir rahmānir rahīm

عَبَسَ وَتَوَلَّى ﴿١﴾
80/Abasa-1: AAabasa watawalla
Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, (1)
أَن جَاءهُ الْأَعْمَى ﴿٢﴾
80/Abasa-2: An jaahu alaAAma
karena telah datang seorang buta kepadanya. (2)
وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّى ﴿٣﴾
80/Abasa-3: Wama yudreeka laAAallahu yazzakka
Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa), (3)
أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ الذِّكْرَى ﴿٤﴾
80/Abasa-4: Aw yaththakkaru fatanfaAAahu alththikra
atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya? (4)
أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَى ﴿٥﴾
80/Abasa-5: Amma mani istaghna
Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup, (5)
فَأَنتَ لَهُ تَصَدَّى ﴿٦﴾
80/Abasa-6: Faanta lahu tasadda
maka kamu melayaninya. (6)
وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّى ﴿٧﴾
80/Abasa-7: Wama AAalayka alla yazzakka
Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman). (7)
وَأَمَّا مَن جَاءكَ يَسْعَى ﴿٨﴾
80/Abasa-8: Waamma man jaaka yasAAa
Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran), (8)
وَهُوَ يَخْشَى ﴿٩﴾
80/Abasa-9: Wahuwa yakhsha
sedang ia takut kepada (Allah), (9)
فَأَنتَ عَنْهُ تَلَهَّى ﴿١٠﴾
80/Abasa-10: Faanta AAanhu talahha
maka kamu mengabaikannya. (10)
كَلَّا إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ ﴿١١﴾
80/Abasa-11: Kalla innaha tathkiratun
Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan, (11)
فَمَن شَاء ذَكَرَهُ ﴿١٢﴾
80/Abasa-12: Faman shathakarahu
maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya, (12)
فِي صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ ﴿١٣﴾
80/Abasa-13: Fee suhufin mukarramatin
di dalam kitab-kitab yang dimuliakan, (13)
مَّرْفُوعَةٍ مُّطَهَّرَةٍ ﴿١٤﴾
80/Abasa-14: MarfooAAatin mutahharatin
yang ditinggikan lagi disucikan, (14)
بِأَيْدِي سَفَرَةٍ ﴿١٥﴾
80/Abasa-15: Biaydee safaratin
di tangan para penulis (malaikat), (15)
كِرَامٍ بَرَرَةٍ ﴿١٦﴾
80/Abasa-16: Kiramin bararatin
yang mulia lagi berbakti. (16)
قُتِلَ الْإِنسَانُ مَا أَكْفَرَهُ ﴿١٧﴾
80/Abasa-17: Qutila alinsanu ma akfarahu
Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya? (17)
مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ ﴿١٨﴾
80/Abasa-18: Min ayyi shayin khalaqahu
Dari apakah Allah menciptakannya? (18)
مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ ﴿١٩﴾
80/Abasa-19: Min nutfatin khalaqahu faqaddarahu
Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya. (19)
ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ ﴿٢٠﴾
80/Abasa-20: Thumma alssabeela yassarahu
Kemudian Dia memudahkan jalannya. (20)
ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ ﴿٢١﴾
80/Abasa-21: Thumma amatahu faaqbarahu
kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur, (21)
ثُمَّ إِذَا شَاء أَنشَرَهُ ﴿٢٢﴾
80/Abasa-22: Thumma itha shaa ansharahu
kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali. (22)
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَا أَمَرَهُ ﴿٢٣﴾
80/Abasa-23: Kalla lamma yaqdi ma amarahu
Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya, (23)
فَلْيَنظُرِ الْإِنسَانُ إِلَى طَعَامِهِ ﴿٢٤﴾
80/Abasa-24: Falyanthuri alinsanu ila taAAamihi
maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. (24)
أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاء صَبًّا ﴿٢٥﴾
80/Abasa-25: Anna sababna almasabban
Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), (25)
ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا ﴿٢٦﴾
80/Abasa-26: Thumma shaqaqna alarda shaqqan
kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, (26)
فَأَنبَتْنَا فِيهَا حَبًّا ﴿٢٧﴾
80/Abasa-27: Faanbatna feeha habban
lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, (27)
وَعِنَبًا وَقَضْبًا ﴿٢٨﴾
80/Abasa-28: WaAAinaban waqadban
anggur dan sayur-sayuran, (28)
وَزَيْتُونًا وَنَخْلًا ﴿٢٩﴾
80/Abasa-29: Wazaytoonan wanakhlan
zaitun dan kurma, (29)
وَحَدَائِقَ غُلْبًا ﴿٣٠﴾
80/Abasa-30: Wahadaiqa ghulban
kebun-kebun (yang) lebat, (30)
وَفَاكِهَةً وَأَبًّا ﴿٣١﴾
80/Abasa-31: Wafakihatan waabban
dan buah-buahan serta rumput-rumputan, (31)
مَّتَاعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ ﴿٣٢﴾
80/Abasa-32: MataAAan lakum walianAAamikum
untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu. (32)
فَإِذَا جَاءتِ الصَّاخَّةُ ﴿٣٣﴾
80/Abasa-33: Faitha jaati alssakhkhatu
Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua), (33)
يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ ﴿٣٤﴾
80/Abasa-34: Yawma yafirru almaro min akheehi
pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, (34)
وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ ﴿٣٥﴾
80/Abasa-35: Waommihi waabeehi
dari ibu dan bapaknya, (35)
وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ ﴿٣٦﴾
80/Abasa-36: Wasahibatihi wabaneehi
dari istri dan anak-anaknya. (36)
لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ ﴿٣٧﴾
80/Abasa-37: Likulli imriin minhum yawmaithin shanun yughneehi
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya. (37)
وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُّسْفِرَةٌ ﴿٣٨﴾
80/Abasa-38: Wujoohun yawmaithin musfiratun
Banyak muka pada hari itu berseri-seri, (38)
ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ ﴿٣٩﴾
80/Abasa-39: Dahikatun mustabshiratun
tertawa dan bergembira ria, (39)
وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ ﴿٤٠﴾
80/Abasa-40: Wawujoohun yawmaithin AAalayha ghabaratun
dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu, (40)
تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ ﴿٤١﴾
80/Abasa-41: Tarhaquha qataratun
dan ditutup lagi oleh kegelapan. (41)
أُوْلَئِكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُ ﴿٤٢﴾
80/Abasa-42: Olaika humu alkafaratu alfajaratu
Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka. (42)

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)


TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN

✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar