" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 18 Maret 2017

MISTERI KEHIDUPAN







#Ibroh

Bismillaahirrahmaanirrahiim

@ Allah Karim

SEBAGIAN mereka (murid Hasan Basri) bertutur. Ketika saya duduk disamping "Hasan Basri" tiba-tiba serombongan orang lewat sambil menyeret orang yang meninggal mati dibunuh. Begitu melihat orang tersebut, ia pun jatuh pingsan. Dan sesaat setelah siuman, aku bertanya tentang hal itu.

Sebetulnya orang ini gemar ibadah dan tokoh ahli zuhud, ujar Hasan Basri. Ya "Abu Sa'id" (Hasan Basri), tolong beri tahukan dan terangkan kepada kami tentang orang ini, tanyaku lagi.

Syekh ini keluar dari rumahnya hendak menuju masjid untuk shalat. Ternyata diperjalanan, dia melihat seorang gadis Nasrani dan dia pun tergoda sehingga membuatnya urung datang ke masjid. Lalu wanita itu mengancam; "Aku tidak mau menikah denganmu kecuali setelah kamu masuk agamaku."

Setelah berlalu sekian lama dan gejolak cinta lelaki itu makin memuncak, kemalangan menghela dirinya, seraya mengabulkan permintaan gadis Nasrani non muslim tersebut dan dia pun berlepas diri dari agama yang hanif (Islam).

Ketika lelaki itu sudah menjadi Nasrani dan dia menjadi bagian darinya, gadis tersebut justru keluar dari balik tirainya, dan berucap; "Hai lelaki, sungguh tiada kebaikan sama sekali pada dirimu! Engkau keluar dari agamamu yang sudah menemanimu sepanjang usiamu demi syahwat yang tiada nilainya. Sedang aku, kutinggalkan agamaku demi mencari kenikmatan yang tak akan punah selama disisi Allah Yang Maha Esa, yang kepada-Nya bergantung segala sesuatu."

Kemudian wanita itu membaca surah al-Ikhlash; "Katakanlah, Dia-lah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia." (1-4)

Orang-orang pun terkejut dan heran, seraya bertanya; "Apa kamu memang sudah hafal surah ini sebelumnya?"

"Tidak. Demi Allah! Saya sama sekali tidak hafal. Tapi, ketika lelaki itu merengek-rengek meminta nikah denganku, aku bermimpi dalam tidurku seolah-olah aku masuk neraka, lalu diperlihatkanlah tempatku. Aku pun dicekam ketakutan dan kecemasan yang luar biasa. Lantas malaikat Malik 'alaihissalam berkata; "Jangan takut, jangan cemas karena Allah Subhanahu Wa Ta'ala sudah menebus (kesalahan dan dosa)-mu dengan lelaki itu." Kemudian dia memegang tangan saya, seraya menuntun dan memasukkan saya ke dalam syurga."

"Dan ketika aku berada di dalamnya, kudapati tulisan ini, lalu kubaca;

"Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh)." (Qs. Ar-Ra'd : 39)

"Setelah itu, malaikat Malik 'alaihissalam membacakan surah al-Ikhlash kepadaku, lalu aku pun menerimanya seraya mengulang-ulangnya. Sejurus kemudian, aku terbangun dan aku pun hafal surah itu."

Kemudian wanita itu masuk Islam, sementara syekh tadi dibunuh karena murtad, demikian penuturan "Hasan Basri." Kita mohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala semoga menganugerahi kita keteguhan dan afiah (sehat iman).

Begitulah "misteri kehidupan" yang sama sekali tak terjamah prediksi manusia. Maka mereka yang kini shaleh, jangan jumawa pongah karena boleh jadi akhir kehidupannya tragis, seperti kisah tersebut diatas.

Sebaliknya, mereka yang berkubang "dosa" tak perlu pesimistis dan putus asa karena amat mudah bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk membalikkan "hati" seseorang sehingga serta merta justru mereka menambatkan seluruh hidupnya hanya untuk-Nya. Maka, teruslah (wahai hati) kita merintih berdoa, agar istiqamah dan mati dalam husnul khatimah.

Wallahu a'lam

@ Allah Karim yaa Salaam
Allah Hafizh yaa Karim


Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!




 
 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :