" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Sabtu, 18 Maret 2017

"Anjuran Berjimak Pada Malam Jum'at Ternyata Keliru, Ini Yang Benar"

أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


#Ibroh

Bismillaahirrahmaanirrahiim

@ Allah Karim

Ternyata keliru

BANYAK orang yang memahami anjuran berjimak antara pasangan suami istri pada malam Jum'at. Ternyata, jika merujuk dalil-dalil yang ada, pandangan itu cenderung keliru. Lalu, manakah yang benar?

Dikutip dari BB Da'wah Ahlussunnah, berikut ini beberapa dalil yang menguraikan tentang perkara tersebut.

Dari Aus bin Aus radhiyallahu 'anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shalallahu 'Aalaihi Wa Sallam bersabda;

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَغَسَّلَ ، وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، وَدَنَا وَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا أَجْرُ سَنَةٍ صِيَامُهَا وَقِيَامُهَا

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum'at dan memandikan istri (menyebabkan istri mandi karena menyetubuhinya), lalu ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan mendapati khutbah pertama, lalu ia mendekat pada imam, mendengar khutbah serta diam, maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa dan shalat setahun." (HR Tirmidzi no 496. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Ada ulama yang menafsirkan maksud hadits penyebutan mandi adalah "ghosal" bermakna mencuci kepala, sedangkan "ightasal" berarti mencuci anggota badan lainnya. Demikian disebutkan di dalam Kitab Tuhfatul Ahwadzi (3:3).

Ada tafsiran lain mengenai makna mandi dalam hadits diatas sebagaimana kata Ibnul Qayyim di dalam Kitab Zaadul Ma’ad.

قال الإمام أحمد: (غَسَّل) أي: جامع أهله، وكذا فسَّره وكيع

Imam Ahmad berkata, makna “ghossala” adalah; menyetubuhi istri. Demikian pula yg ditafsirkan oleh Waki’.

Dan tafsiran diatas disebutkan pula di dalam Tuhfatul Ahwadzi (3:3). Dan sudah tentu hubungan intim menjadikan seseorang wajib untuk mandi junub.

Namun kalau kita lihat tekstual hadits diatas, yang dimaksud hubungan intim disini adalah pada "pagi" hari pada hari Jum'at, bukan pada malam harinya. Sebagaimana hal ini dipahami oleh para ulama dan mereka (para ulama) tidak memahaminya pada malam Jum'at.
وقال السيوطي في تنوير الحوالك:
« ويؤيده حديث: أيعجز أحدكم أن يجامع أهله في كل يوم جمعة، فإن له أجرين اثنين: أجر غسله، وأجر غسل امرأته. أخرجه البيهقي في شعب الإيمان من حديث أبي هريرة.

Imam As Suyuthi dalam Tanwirul Hawalik, menguatkan hadits tersebut dan berkata;


"Apakah kalian lemas (karena) menyetubuhi istri kalian pada setiap Jum'at (artinya bukan dimalam hari). Karena menyetubuhi saat itu mendapat dua pahala; (1) pahala mandi Jum'at, (2) pahala menyebabkan istri mandi (karena disetubuhi)."

Hadits yang dimaksud dikeluarkan oleh Imam Al-Baihaqi dalam Kitab Syuabul Iman dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Dan tentunya sah-sah saja jika mandi Jum'at digabungkan dengan mandi junub.

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan; “Jika seseorang meniatkan mandi junub dan mandi Jum'at sekaligus, maka maksud tersebut dibolehkan.” (Al Majmu’ 1: 326)

Intinya, bersetubuh pada "malam" Jum'at adalah pemahaman keliru yang tersebar dikalangan masyarakat. Yang tepat dan yang dianjurkan, adalah hubungan intim pada "pagi" hari ketika mau berangkat Jum'atan, dan bukan di malam hari.

Wallahu a'lam

@ Allah Karim yaa Salaam

Allah Hafizh

@ Allahu musta'an

YAA ALLAH YAA HAYYU YAA QAYYUM

√ Yaa Malikul Quddus yaa Karim


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)






TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar