" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Jumat, 31 Maret 2017

Sejenak Pagi: CATATAN SEORANG BAPAK DI SAAT HARI TUANYA





Seorang bapak kira-kira usia 65 tahunan duduk sendiri di sebuah lounge bandara menunggu pesawat yang akan menerbangkannya ke Jogja. Kami bersebelahan hanya berjarak satu kursi kosong. Beberapa menit kemudian ia menyapa saya.

“Dik hendak ke Jogja juga?”

“Saya ke Blitar via Malang, Pak. Bapak ke Jogja?”

“Iya.”

“Bapak sendiri?”

“Iya.” Senyumnya datar. Menghela napas panjang. “Dik kerja dimana?”

“Saya serabutan, Pak,” sahut saya sekenanya.

“Serabutan tapi mapan, ya?” Ia tersenyum. “Kalau saya mapan tapi jiwanya serabutan.”

Saya tertegun. “Kok begitu, Pak?”

Ia pun mengisahkan, istrinya telah meninggal setahun lalu. Dia memiliki dua orang anak yang sudah besar-besar. Yang sulung sudah mapan bekerja. Di Amsterdam. Di sebuah perusahaan farmasi terkemuka dunia. Yang bungsu, masih kuliah S2 di USA.

Ketika ia berkisah tentang rumahnya yang mentereng di kawasan elit Pondok Indah Jakarta, yang hanya dihuni olehnya seorang, dikawani seorang satpam, 2 orang pembantu dan seorang sopir pribadinya, ia menyeka airmata di kelopak matanya dengan tisue.

“Dik jangan sampai mengalami hidup seperti saya ya. Semua yang saya kejar dari masa muda, kini hanyalah kesia-siaan. Tiada guna sama sekali dalam keadaan seperti ini. Saya tak tahu harus berbuat apa lagi. Tapi saya sadar, semua ini akibat kesalahan saya yang selalu memburu duit, duit, dan duit, sampai lalai mendidik anak tentang agama, ibadah, silaturrahmi dan berbakti pada orang tua.
Hal yang paling menyesakkan dada saya ialah saat istri saya menjelang meninggal dunia karena sakit kanker rahim yang dideritanya, anak kami yang sulung hanya berkirim SMS tak bisa pulang mendampingi akhir hayat mamanya gara-gara harus meeting dengan koleganya dari Swedia.
Sibuk. Iya, sibuk sekali….
Sementara anak bungsu saya mengabari via BBM bahwa ia sedang mid – test di kampusnya sehingga tidak bisa pulang…”

“Bapak, Bapak yang sabar ya….”
Tidak ada kalimat lain yang bisa saya ucapkan selain itu.

Ia tersenyum kecut. “Sabar sudah saya jadikan lautan terdalam dan terluas untuk membuang segala sesal saya dik…
Meski telat, saya telah menginsafi satu hal yang paling berharga dalam hidup manusia, yakni sangkan paraning dumadi. Bukan materi sebanyak apa pun. Tetapi, dari mana dan hendak ke mana kita akhirnya. Saya yakin, hanya dari Allah dan kepada-Nya kita kembali.
Di luar itu, semua semu. Tidak hakiki…
Adik bisa menjadikan saya contoh kegagalan hidup manusia yang merana di masa tuanya….”

Ia mengelus bahu saya –saya tiba-tiba teringat abah saya.

Di pesawat, seusai take off, saya melempar pandangan ke luar jendela, ke kabut-kabut yang berserak bergulung-gulung, bertimbun-timbun bagai permadani putih.
Semua manusia sungguh semata hanya sedang menunggu giliran dijemput maut. Manusia sama sekali tiada nilainya, tiada harganya, tiada pengaruhnya bagi jagat raya ini. Sangat nisbi, naif, dhaif, fana, sumir, kerdil, sebutir debu, senoktah hikayat…

Subhaanaka…
Laa ilaaha illaa Anta ini kuntu minazh-zhaalimiin.
Maha suci Engkau, Tuhanku….
Bimbing diri ini agar tidak tersesat dlm menjalani hidup dan kehidupan ini.
Di luar itu, semua semu. Tidak hakiki…

Mari kita siapkan bekal tuk perjalanan jauh kita.

Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

Semoga Bermanfaat.


Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



 
 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



5 Fakta Kegeniusan Nabi Muhammad Saat Perang ini Akan Membuatmu Bangga Jadi Umatnya

I REALLY LIKE THIS LINK

Selama ini kita hanya mengenal Nabi Muhammad sebagai rasul yang sangat hebat dan menyebarkan Islam hingga ke banyak negara. Beliau juga sangat pandai dalam hal politik hingga membuat pengaruhnya semakin meluas. Nabi Muhammad membangun peradaban Islam menjadi sangat maju dan bisa bertahan hingga sekarang.
Oh ya, selain pandai dalam hal dakwah dan politik, beliau juga sangat ahli dalam perang. Itulah mengapa Nabi Muhammad sering mendapat julukan sebagai The Warrior Prophet. Berikut fakta kegeniusan Nabi Muhammad dalam perang yang bisa membuat kita semua bangga jadi umatnya.

1. Seorang Jenderal Perang yang Cerdas

Selama satu dekade memimpin umat Islam di masanya, Nabi Muhammad pernah mengalami 8 perang besar yang menuntut strategi matang. Selain perang itu, setidaknya 18 penyergapan pernah dilakukan oleh pasukan beliau kepada musuh. Selanjutnya, Nabi Muhammad juga merencanakan 30-an operasi lain yang akan membuat Islam semakin diakui oleh banyak orang di dunia.
Jendral perang hebat [image source]
Nabi Muhammad pernah terluka dua kali, selain itu pernah dipaksa mundur oleh pasukan musuh meski akhirnya berhasil melawan. Beliau adalah orang yang ahli dalam strategi perang, menguasai banyak sekali taktik hingga mampu menjadi penyerang di garda depan. Padahal selama menjadi pemimpin, beliau tak pernah mendapatkan pelatihan militer. Jika beliau tidak genius, hal-hal di atas tak mungkin terjadi.

2. Kemampuan Nabi Muhammad Setara dengan Pimpinan Byzantium dan Persia

Menjadi seorang pemimpin dan jenderal perang mengharuskan Nabi Muhammad memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Beliau mampu menganalisis banyak masalah terkait perang dan akhirnya memutuskan metode apa yang tebat. Strategi bertempur beliau sangat unik hingga kerap membuat musuh lari ketakutan. Oh ya, kecerdasan dari beliau mirip sekali dengan strategi perang modern Sun Tzu yang diakui dunia hingga sekarang.
ilustrasi perang [image source]
Selain ahli dalam startegi perang dalam bentuk apa pun. Beliau juga sangat ahli dalam diplomasi dan penyelesaian non perang lainnya. Sebut saja menawarkan menjadi sekutu, melakukan pendekatan secara agama secara bertahap, hingga memberikan pengampunan. Apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad membuat perang segera usai tanpa harus menghasilkan banyak korban jiwa.

3. Membawa Ideologi Agama Sebagai Penyemangat Pasukan

Beberapa pakar sejarah Islam dan dunia menyebutkan jika Nabi Muhammad adalah orang pertama yang memasukkan ideologi agama ke dalam pasukan. Akhirnya muncul istilah jihad yang merupakan bertempur di jalan Allah dan jika meninggal akan dikategorikan sebagai syahid. Ideologi ini membuat semangat pasukan semakin besar hingga memengaruhi keadaan politik di Eropa. Para pimpinan pasukan Katolik mulai mengkaji kebijakan-kebijakannya.
ideologi agama dalam pasukan [image source]
Sayangnya, hal-hal berbau jihad justru sedikit dibelokkan di era modern. Banyak orang atau kelompok tertentu sedikit-sedikit mengaku telah melakukan jihad. Padahal apa yang mereka lakukan hanyalah menyebarkan kekerasan hingga membuat nama baik Islam dan Nabi Muhammad tercerong, parahnya label teroris kerap disandangkan.

4. Pemimpin Gerilya yang Sangat Mengagumkan

Indonesia memiliki Jenderal Soedirman yang merupakan ahli dalam gerilya dan melakukan penyergapan kepada musuh. Dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad adalah orang pertama yang mampu melakukan penyergaban dengan sangat baik. Bahkan strategi beliau dalam penyergapan tidak diragukan lagi kehebatannya.
ilustrasi penyergapan [image source]
Meski melakukan penyergapan, Nabi Muhammad tidak pernah melakukan kekerasan jika tidak dalam keadaan darurat. Pun beliau selalu melindungi anak-anak, perempuan, dan tak merusak alam. Hal-hal terkait gerilya dan jihad dari Nabi Muhammad tak dipraktikkan dengan baik di era modern. Orang-orang yang mengaku umat beliau justru melakukan tindakan yang melanggar aturan. Misal menyerang tanpa aturan dan membunuh banyak orang tak berdosa.

5. Kerap Melawan Pasukan Besar dan Menang

Dalam beberapa pertempuran, Nabi Muhammad sering berhadapan dengan lawan yang memiliki peralatan lebih canggih. Bahkan menghadapi pasukan yang jumlahnya lebih banyak juga kerap dilakukan. Namun, beliau selalu memenangkan peperangan, bahkan tanpa ada korban yang meninggal barang satu orang saja.

melawan banyak musuh [image source]

Nabi Muhammad sangat pandai dalam hal negosisasi. Bahkan dalam perang pun beliau masih berpikiran jernih dan selalu mengusahakan dialog-dialog. Akhirny a, pertempuran yang awalnya diprediksi akan membuat pasukan nabi kalah, justru berbalik arah dan menjadi sebuah kemenangan.

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



 
 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



Pembagian Harta Waris



Pembagian Harta Waris

Nama eBook: Pembagian Harta Waris dan Perinciannya
Penulis: Ustadz Aunur Rofiq bin Ghufron حفظه الله

الحمد لله رب العالمين، والعاقبة للمتقين، والصلاة والسلام على إمام المرسلين، نبينامحمد، وعلى آله وصحبه أجمعين، أما بعد

Saudaraku seiman, kita menyaksikan banyak problema keluarga sehubungan dengan pembagian harta warisan, akan bertambah rumit manakala diantara para ahli waris ingin menguasai harta peninggalan, sehingga berdampak merugikan orang lain. Tak ayal, permusuhan antara satu dengan lainnya sulit dipadamkan. Akhirnya solusi yang ditawarkan dalam pembagian waris tersebut ialah dengan dibagi sama rata, menurut adat atau ada juga yang menyelesaikannya di meja pengadilan dan upaya lainnya.

Sebagai kaum Muslimin, sesungguhnya untuk menyelesaikan permasalahan waris ini, sehingga persaudaraan di dalam keluarga tetap terjaga dengan baik, maka tidak ada jalan lain kecuali kembali kepada Allah dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah Azza wa Jalla yang menciptakan kita telah menetapkan dan menegaskan bahwa hanya aturan-Nya lah yang harus diikuti manusia dalam hal harta warisan, bahkan Allah mempertegas dengan firmanNya فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ (ini adalah ketetapan dari Allah), dan firmanNya تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ (itu adalah ketentuan Allah). Lihat surat An Nisa` ayat 11,13 dan 176.

Hanya saja banyak dari kita yang lalai dari penerpan hal ini dan tidak mengetahui ilmu waris ini, penulis ingin menyampaikan perkara ini. Meski singkat, kami berharap semoga bermanfaat dan Umat Islam kembali bersemangat menjalankan aturan dari Allah yang Mahaperkasa lagi Mahakaya, amin..

Download:
atau atau atau

Download eBook Islam

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Y a RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

alikhlasmusholaku.top

#Gerakan saber donatur dan sebar takjil ramadhan 1438 H - 2017 M untuk ahli surga

Realisasi #Gerakan saber donatur dan sebar takjil ramadhan 1438 H - 2017 M untuk ahli surga

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!

Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :



Penjelasan Tentang Perhitungan Zakat

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!




Penjelasan Tentang Perhitungan Zakat

Zakat Profesi:

Syaikh DR. Yusuf aaradlawi menjelaskan dałam karyanya Fiqih Zakat, bab zakat profesi dan penghasilan, bahwa cara mengeluarkan zakat dari Penghasilan Netto atau zakat bers h, yaitu mengeluarkan zakat dari harta yang sudah mencapai nishab setelah dikurangi untuk kebutuhan pokok seharł-hari, baik pangan, papan, hutang jatuh tempo dan kebutuhan pokok lainnya untuk keperluan dirinya, keluarga dan yang menjadi tanggungannya. Hal inl berdasarkan hadits riwayat Imam Al-Bukhari dari Hakim bin Hizam bahwa Rasulullah SAW bersabda dan paling baiknya zakat iłu dikeluarkan dari kelebihan kebutuhan... ll . (lihat: DR Yusuf Al-aaradlawi. Fiqh Zakat, 486). Meskipun mengeluarkan zakat dari penghasilan Brutto atau zakat kotor lebih afdhol dalam rangka kehati-hatian.

Oleh karena iłu, seseorang yang mendapatkan penghasilan halal dan telah mencapai nishabnya maka wajib dikeluarkan zakatnya setiap bulan atau diakumulasikan dan dikeluarkan di akhir tahun. Zakat profesi dianalogikan dengan zakat pertanian dan zakat emas dan perak.

Dari sudut nishab dianalogikan pada zakat pertanian sebesar 5 ausuq atau 653 kg gabah dan dikonversi ke beras dengan penyusutan 20% dari gabah yaitu 520 kg beras. Bagi zakat profesi tidak ada ketentuan haul. Ketentuan waktu menyalurkannya adalah pada saat menerima. Penganalogian zakat profesi dengan zakat pertanian dilakukan karena ada kemiripan antara keduanya (Qiyas asy-Syabah) Jika hasil panen pada setiap musim berdiri sendiri tidak terkait dengan hasil sebelumnya, demikian halnya dengan upah atau gaji yang diterima, tidak terkait antara penerimaan bulan kesatu dan bulan kedua seterusnya.

Sedangkan dari SISI kadar zakat maka zakat profesi dianalogikan dengan zakat uang (emas dan perak) sebesar 2,5% karena pendapatan yang diterima profesi dalam bentuk honorarium, gaj, upah d terima dalam bentuk uang.

Zakat Perdagangan

Zakat perdagangan harus dikeluarkan setiap tahun sekali berdasarkan perkataan Ibnu Rusyd dałam "Bidayatul Mujtahid' jilid 2 hal 261-262 bahwa Jurnhur Ułama mensyaratkan kewajiban berzakat pada emas, perak, hewan, dan barang dagangan setiap tahun (hau) karena telah diberlakukan dan diamalkannya hal iłu iłu di kalangan khalifah yang empat (Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali) serta tersebarnya hal iłu di kalangan para sahabat Nabi. Keyakinan mereka dalam hal ini menunjukkan bahwa hal tersebut (pengeluaran zakat setiap tahun) berasal dari sumber hukum yang je as (tauqif). Telah diriwayatkan dari hadits Ibnu Umar ra dari Nabi saw sesungguhnya beliau bersabda: "Tidak ada zakat pada harta sehingga telah beryalan selama satu tahun” (HR. Daruquthni dan Baihaqi). Demikian pula hadits yang diriwayatkan dari Ali bi Abi Thalib ra, Rasulullah saw bersabda: "Jika anda memiliki dua ratus dirham dan telah berlalu waktu satu tahun, maka wajib dikeluarkan zakatnya sebanyak lima dirham. Anda tidak mempunyai kewajiban apa-apa sehingga anda memiliki dua puluh dinar dan telah berlalu waktu satu tahun, dan anda harus berzakat sebesar setengah dinar. Jika lebih, maka dihitung berdasarkan kelebihannya. Dan tidak ada zakat pada harta sehingga berlalu waktu satu tahun” (HR. Abu Dawud). Masalah ini telah ijma (dłsepakati) oleh para fuqaha negeri-negeri Islam dan tidak ada perselisihan di kalangan sahabat Nabi saw.

Sedangkan nłshab zakat perdagangan menurut pendapat jumhur ułama adalah sama dengan nłshab dari zakat emas dan perak, yaitu senilai dua puluh mitsqal atau dua puluh dinar emas atau dua ratus dirharn perak (Fiqh al-Zakat, DR Yusuf al-aardhawi Jilid 2 hal. 789). Nishab zakat emas dan perak sebesar 20 mitsqal atau 200 dirham, sebagaimana hadits yang diriwayatkan darł Ali bin Abi Thalib ra tadi dan hadits lain dari Abu Said al-Khudri ra, Rasulullah saw bersabda: "Tidak wajib sedekah (zakat) pada perak yang kurang dari lima awaq". Dua puluh mitsqal/dinar setara dengan 85 gr emas (satu dinar-4,25 gr emas); adapun lima awaq ekuivalen dengan 200 dirham (satu dirham=2,975 gr perak), karena itu 200 dinar setara dengan 595 gr perak

Adapun cara pengeluaran zakat perdagangan adalah (Nilai harga barang yang belurn teoual/rnodal yang diputar+laba+piutang lancar-hutang jatuh tempo x 2,5%) berdasarkan riwayat yang disampaikan oleh Abu Ubaid dalam kitabnya "Al-Amwal" hal. 431, beliau meriwayatkan dari Maimun bin Mahran sebagai berikut: "Bila telah tiba waktu pernbayaran zakat, maka hitunglah kekayaan uang dan barang perniagaan yang karnu miliki kernudian taksir seluruhnya dalam bentuk uang setelah ditambah dengan piutang yang ada dan dikurangi dengan utang yang harus dilunasi kernudian zakatilah sisanya

Sedangkan kadar zakat perdagangan yaitu 2,5% seperti kadar zakat emas atau uang (Fiqh alZakat, DR. Yusuf al-aardhawi, ji Id 1, hal 314). Berkaitan dengan kadar zakat emas berpegang kepada hadits riwayat Imam Bukhari bahwa Rasulullah saw bersabda: "Zakat atas emas murni (riqqah) adalah seperempat dari sepersepuluh (maksudnya 2,5%), jika tidak memiliki emas kecuali sekadarnya, maka tidak ada zakatnya sampai kapanpun (maksudnya jika belum mencapai nishab)'

Zakat Emas dan Perak

Nishab zakat ernas dan perak yaitu senilai dua puluh mitsqal atau dua puluh dinar emas atau dua ratus dirham perak dan dikeluarkan setiap tahun sekali Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib ra, Rasulullah saw bersabda: '/Jika anda memiliki dua ratus dirham dan telah berlalu waktu satu tahun, maka wajib dikeluarkan zakatnya sebanyak lima dirham. Anda tidak mempunyai kewajiban apa-apa sehingga anda memiliki dua puluh dinar dan telah berlalu waktu satu tahun, dan anda harus berzakat sebesar setengah dinar. Jika lebih, maka dihitung berdasarkan kelebihannya. Dan tidak ada zakat pada harta sehingga berlalu waktu satu tahun" (HR. Abu Dawud). Demikian pula hadits ain dari Abu Said al-Khudri ra, Rasulullah savv bersabda: "Tidak wajib sedekah (zakat) pada perak yang kurang dari lima awaq". Dua puluh mitsqal/dinar setara dengan 85 gr emas (satu dinar=4,25 gr emas); adapun lima awaq ekuivalen dengan 200 dirham (satu dirham=2,975 gr perak), karena itu 200 dinar setara dengan 595 gr perak

Sedangkan kadar zakat emas dan perak ya tu 2,5%. Berkaitan dengan kadar zakat emas berpegang kepada hadits riwayat mam Bukhari bahwa Rasulullah saw bersabda: "Zakat atas emas murni (riqqah) adalah seperernpat dari sepersepuluh (maksudnya 2,5%), jika tidak memiliki emas kecuali sekadarnya, maka tidak ada zakatnya sampai kapanpun (maksudnyajika belum mencapai nishab)'

Zakat Tabungan

Seluruh harta simpanan baik yang berupa tabungan ataupun deposito merupakan sumber harta yang wajb dikeluarkan zakatnya apabila sudah mencapai nishab dan berjalan satu tahun (hau). Kadarnya sebesar 2,5% dari jumlah simpanan ditambah bagi hasilnya. Jika bentuk bagi hasilnya adalah bunga (bank konvensional) maka tidak dapat dikeluarkan zakat atas bunga tersebut karena dikatagorikan oleh sebagian besar ulama sebagai dana haram. Para ulama kontemporer sepakat bahwa bunga bank adalah harta riba yang diharamkan dalam Islam (Fatawa Muashirah DR. Yusuf Al-aardhawi: jilid 2, hal 410). Harta riba yang diperoleh dari bunga bank sama kedudukannya dengan harta yang diperoleh dengan cara haram Iainnya seperti mencuri korupsi, dan Iain-Iain. Dan ulama sepakat bahwa harta haram tidak sah untuk dikeluarkan zakatnya

Adapun nishab zakat tabungan disamakan dengan nishab zakat ernas dan perak atau zakat uang yaitu senilai 85 gram emas.



Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :