" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 07 Januari 2017

Cara Meruqyah Diri Sendiri (Mandiri)




Bagaimana cara meruqyah diri sendiri dari gangguan jin sesuai sunnah nabi? Berikut ini sedikit penjelasan mengenai ruqyah sederhana dengan bacaan ayat - ayat ruqyah dari Al-Qur'an yang bisa diamalkan untuk meruqyah diri sendiri. Ruqyah ini bisa dipraktekkan dirumah dengan mandiri (diri sendiri). Untuk lebih jelasnya silahkan tonton video berikut ini. Sedangkan penjelasan atau teks nya ada di bawah video. Jika butuh mp3 ruqyah ini bisa menconver terlebih dahulu dengan converter. Semoga bermanfaat.

CARA RUQYAH MANDIRI / DIRI SENDIRI 

Cobalah lakukan ruqyah mandiri jika sering emosional, malas beribadah, malas interaksi dengan istri/suami, sering bertengkar, anak terlalu nakal, dirumah selalu gelisah, rumah yang tidak nyaman dll. Ayat - ayat ruqyah paling dasar untuk meruqyah diri sendiri adalah dengan membaca :

Al - Fatihah 
Ayat Kursi 
Al - Ikhlas 
Al - Falaq 
An - Naas 


Meruqyah diri sendiri

Langkah 1
Ruqyah dimulai dengan membaca ayat ruqyah tersebut ,kemudian ditiupkan ke telapak tangan. Selanjutnya diusap dari kepala sampai ke kaki.

Berikut ini rinciannya :

Baca Al - Fatihah 1x ditiupkan ke telapak tangan 

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

“ِAku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk“

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."

الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِ

"Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam."

الرَّحْمـنِ الرَّحِيمِ

"Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

"Yang Menguasai pada hari pembalasan."

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

"Hanya kepada-Mu lah Kami beribadah dan hanya kepada-Mu lah Kami meminta pertolongan"

اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ

"Tunjukilah Kami jalan yang lurus."

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ

"Yaitu jalannya orang-orang yang Engkau berikan nikmat atas mereka."

غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ

"Bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang tersesat."

Baca Ayat Kursi 1x ditiupkan lagi ke telapak tangan 

اللّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاء وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” 
(QS. Al Baqarah: 255)

Baca Al - Ikhlas 1x ditiupkan ke telapak tangan 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

“Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.” 
(QS. Al Ikhlash: 1-4)

Baca Al - Falaq 1x ditiupkan ke telapak tangan 

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ,قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ

“Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.” 
(QS. Al Falaq: 1-5)

Baca An - Naas 1 x ditiupkan lagi ke telapak tangan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ. مَلِكِ النَّاسِ. إِلَهِ النَّاسِ. مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

“Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, ari (golongan) jin dan manusia.” 
(QS. An Naas: 1-6)
(boleh dibaca 3x pada tiap surat tersebut, contohnya : Al - Fatihah dibaca 3x, kemudian surat selanjutnya)

Kemudian diucapkan dari kepala sampai ke kaki , dengan NIAT "Membentengi Diri dari Semua Sihir dan Setan - setan yang ada."

Jika kita melakukan ruqyah syar'iyah , maka tukang sihir / dukun / orang pintar yang pernah mengirim setan ke kita akan berasa. Karena ruqyah syar'iyah akan memusnahkan sihir di badan kita , bahkan dukun/ penyihir bisa terkena efek ruqyah yang kita lakukan. Ada beberapa dukun/ penyihir mati karena terkena ruqyah yang dilakukan. Jadi pada ruqyah yang pertama ini hendaknya dengan niat "Ingin membentengi diri dari setan" karena ketika pada tahap ini setan akan mencoba melapor pada dukun/ penyihir. Supaya dia mengirim kekuatan baru (setan) . Kemudian lanjutkan ruqyah kita pada langkah yang ke 2.

Langkah 2

Pada langkah kedua hampir sama dengan langkah 1. Pada langkah 2 ini baca kelima bacaan tadi (pada tiap bacaan ditiupkan ke telapak tangan) - kemudian usap dari kepala sampai ke kaki. Sama persis dengan langkah pertama tadi. Bedanya pada tahap kedua ini adalah hendaknya dengan NIAT. Niat pada langkah kedua ini adalah NIAT "Hancurkan dan Musnahkan semua sihir/setan yang ada ditubuh saya" . 

Biasanya jika kita ada hubungan dengan setan/ alam setan, maka pada tahap kedua ini mungkin akan merasakan beberapa gejala, sepert : kesemutan di punggung, tiba tiba kepal pusing, mules ingin buang air, sakit perut, sendawa, dll. Maka tetap usap dengan tangan dari kepala sampai kaki ( tangan,kaki, punggung, perut, daerah sekitar kemaluan,dll) dengan telapak tangan yang sudah di bacakan ayat ayat ruqyah tadi. Selanjutnya menuju ke langkah ke 3.

Langkah 3

Pada langkah 3 masih sama dengan langkah ke 1 dan 2. Caranya dengan membaca kelima ayat ruqyah tadi - ditiup ke telapak tangan - usap dari kepala sampai ke kaki (seluruh tubuh). Bedanya pada niat . NIAT "Mengeluarkan hasil pembakaran didalam tubuh dari setan / sihir".

Biasanya yang ketiga ini reaksinya sangat besar. Contohnya seperti : Muntah cairan tertentu, muntah benda sihir (hewan, benda, dll), Jika memang ada reaksi seperti ini maka perlu untuk selanjutnya mulai hari itu minimal sampai 2 minggu kedepan melakukan ruqyah mandiri ini.

Cara Meruqyah dengan Daun Bidara

Pertama, ambil 7 lembar daun bidara , kemudian tumbuk/dihancurkan dengan 2 buah batu ( bisa diganti dengan ulekan batu/ cobek atau diblander).

(Daun bidara bisa ditambah dengan kelipatan 7 , contoh : 14, 21 , dst) 

Daun bidara (sumber: d-insane.blogspot.com)

Keajaiban pohon bidara : Jika dipetik/dicabut akan segera tumbuh lagi ( contoh saat pagi dipetik, malamnya sudah tumbuh lagi). Pohon bidara sendiri disunnahkan untuk memandikan jenazah dan mengobati sihir.

Kedua, masukkan daun bidara ke dalam air yang mau diminum. Kemudin dibacakan ayat ayat ruqyah seperti di atas yakni dengan diyakini untuk ruqyah:

Baca Al - Fatihah 1x ditupkan ke air
Baca Ayat Kursi 1x ditiupkan lagi ke air
Baca Al - Ikhlas 1x ditiupkan ke air 
Baca Al - Falaq 1x ditiupkan ke air 
Baca An - Naas 1 x ditiupkan lagi ke air

Media air yang bisa digunakan: Lebih bagus pakai air zam - zam. Namun bisa juga menggunakan air biasa.

Ruqyah mandiri

Meruqyah dengan Cara Mandi 

1. Ambil air kran ke dalam ember , tumbuk 7 helai daun bidara lalu masukkan ke dalam ember tadi

2. Masukkan tangan ke dalam ember untuk mengaduk daun bidara yang sudah ditumbuk/ dihancurkan tadi sambil membacakan ayat ayat ruqyah seperti sebelumnya yakni : Al - Fatihah, An- Naas, Ayat Kursi, Al - Ikhlas dan Al - Falaq sambil ditiupkan ke dalam ember yang sudah berisi air+daun bidara.Dengan NIAT untuk menjadikan air tersebut sebagai air ruqyah.

3. Selanjutnya ambil air didalam ember menggunakan gayung. Ambil airnya, usap usapkan ke tubuh. Jadi tidak usah satu ember dihabiskan untuk mandi gebyar gebyur. Cukup diambil airnya dan dioleskan (seerti saat memakan balsem). Mengusap dengan niat "Untuk menghancurkan sihir". Cara ini bisa dilakukan minimal selama 2 minggu.

Cara Meruqyah Rumah dengan Daun Bidara

Ruqyah ini dilakukan saat rumah kelihatan tidak nyaman, dirumah sering bertengkar dengan istri, anak nakal saat dirumah atau ada gangguan hewan yang tidak biasa.

Kisah nyata :
Ada sebuah rumah, yang di dindingnya terdapat banyak sekali semut. Sudah berusaha dibersihkan tetapi masih tidak bisa hilang. Setelah rumahnya diruqyah , semut yang tadinya banyak , kemudian hilang.

Cara meruqyah rumah

1. Caranya hampir sama dengan cara meruqyah diri sendiri dengan mandi. Bedanya disini air yang digunakan untuk mandi, pada cara ini digunakan untuk mengepel rumah yang akan diruqyah.
Caranya : ambil 7 lembar daun bidara - hancurkan dengan batu (uleg batu) - campurkan daun bidara ke ember yang berisi air - Bacakan ayat ruqyah (Al - Fatihah, Ayat Kursi, Al - Ikhlas, An- Naas dan Al - Falaq) dengan ditiupkan pada ember yang berisi air.

2. Beli kain pel / alat pel . Gunakan alat pel yang baru (bukan yang lama). Kemudian pel lantai dengan air yang sudah diruqyah tadi.

Air yang diruqyah tadi juga bisa dimasukkan ke dalam wadah semprot (misalnya semprotan setrika). Selanjutnya disemprotkan pada dinding dirumah yang akan diruqyah.

Ingat di dalam islam kita tidak butuh penjaga rumah dari kalangan jin. Baik penjaga diri kita maupun rumah kita. Dalam islam kita tidak dibolehkan berinteraksi denga jin ( ngobrol, nikah, makan, dll). Karena kita sudah berbeda alam. Minta tolonglah hanya kepada ALlah subhanahu wa ta'ala. Allah Ta’ala berfirman,

{وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا}

“Dan bahwasannya ada beberapa orang dari (kalangan) manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari (kalangan) jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (QS al-Jin:6)


Kejadian nyata saat rumah diruqyah 

Setelah rumah diruqyah selama kurang lebih 2 minggu tiba - tiba ada ular yang keluar, kalajengking , dan hewan lainnya yang mucul dirumah.

Dampak setelah rumah diruqyah 

Setelah rumah diruqyah , maka insyaallah rumah akan menjadi lebih tenang. Karena kadang kita tidak sadar telah memasukkan/ dimasukkan jimat dirumah kita tersebut. Dalam islam jimat tersebut dikenal dengan "buhul". Semua buhul ini ada setannya. Walaupun itu sebuah kertas, bisa jadi merupakan salah satu objek jimat/ buhul.

Demikian juga firman Allah yang memerintahkan kita berlindung dari kejahatan sihir :

وَ مِنْ شَر ِّ النَّفَّاثاَتِ فْي العُقَدِ

“Dan (aku berlindung kepada Allah) dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembuskan pada buhul-buhul”.
(Al Falaq : 4)

Jangan tertipu dengan tulisan arab. Bisa jadi tulisan arab tersebut adalah jimat. Rata - rata penyihir di Indonesia memberikan lembaran sihir dengan tulisan bahasa arab. Ayat Al-Qur;an pun jika dihapus satu huruf atau ditambahi satu huruf maka bisa menjadi alat sihir. Karena jika sudah ditambahi/ dikurangi 1 huruf berarti bukan lagi ayat Al-Qur'an.

Jika setelah ruqyah mandiri yang kita lakukan ternyata reaksinya besar. Maka alangkah lebih baik untuk minta tolong diruqyah kepada ustadz - ustadz yang paham mengenai ruqyah syar'iyah. Hingga bisa tuntas semuanya. Inilah pengobatan dalam islam, mengenali penyakit dan cara menanganinya. Semoga bermanfaat.

Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :