" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Kamis, 22 Desember 2016

Sudah Rajin Sholat Dhuha, Tapi Rezeki Belum Lancar ?? Ini Alasannya

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



Salah satu sholat sunnah yang mudah dilakukan adalah sholat dhuha, karena Indonesia termasuk negara yang mentari bersinar di pagi hari. Sekitar pukul 6 matahari sudah muncul ke permukaan dan itu sudah menandakan waktu sholat dhuha. Kita bisa mulai hari kita untuk melaksanakan sholat dhuha.
Sholat dhuha sering dikaitkan dengan sholat pembuka pintu rezeki. Oleh karena itu, kebanyakan orang melakukan sholat dhuha agar dilancarkan rezeki dan urusannya. Namun, masih ada saja orang yang rajin sholat dhuha tapi rezeki masih seret, apa penyebabnya ya?

Inilah alasan rezeki masih seret meskipun sudah rajin sholat dhuha:

1. Berharap pada Selain Allah Ta’ala akan selalu Mengecewakan
Dalam Al Qur’an surat Alam Nasyrah ayat 8, Allah Ta’ala berfirman, “Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”
Hal ini berarti kita harus mengharapkan semuanya kepada Allah Ta’ala. Jika kita sholat dhuha hanya sekadar untuk mendapatkan rezeki atau uang dan harta yang melimpah, ketauhilah bahwa rezeki datangnya hanya dari Allah Ta’ala.
Meduakan Allah Ta’ala tidak selalu perbuatan syirik, tapi mengharap rezeki dari suami, perusahaan, rekan bisnis, klien, gaji, customer, sesungguhnya tanpa sadar telah menduakan Allah Ta’ala karena berharap pada selain Allah Ta’ala.
2. Makanan Haram yang Kita Konsumsi
Apakah makanan yang kamu konsumsi halal? Makanan yang kamu masak halal? Bagaimana cara memperoleh rezeki dan makanan itu, apakah sudah halal? Meskipun sudah sholat dhuha tapi masih mengkonsumsi makanan dan minuman haram, jangan haram do’a terkabul.
3. Apakah Kita Menyinggung Perasaan Orang Tua?
Menyinggung orang tua, menyakiti hati orang tua, sama seperti memutus rezeki. Oleh karena itu, jaga, hormati, dan sayangi orang tua sepenuh hati, terutama ibu. Ketika kita mendapatkan rezeki, ingat orang tua. Berikan sebagian pada orang tua, bersyukur kepada Allah Ta’ala karena kita dapat berbagi dengan orang tua.
4.Kurang Bersedekah
Sedekah seperti halnya pancing rezeki bagi yang memberi sedekah. Sedekah itu membantu orang lain yang kesusahan, jika kita rajin membantu orang lain, maka Allah Ta’ala juga akan senang membantu kita.
5. Belum Bertawakal dan Bertaqwa Kepada Allah Ta’ala
Dalam Al Qur’an surat Al A’raf ayat 96, Allah Ta’ala berfirman, “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka barakah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri.”
6. Banyak Melakukan Maksiat
Dalam Hadits Riwayat Ahmad disebutkan, “Sesungguhnya seseorang terjauh dari rezeki disebabkan oleh perbuatan dosanya.” Oleh karena itu, jauhilah maksiat.
7. Lupa Hakikat bahwa Rezeki tak selalu Uang
Rezeki itu tak selalu berupa uang, kesehatan, kebahagiaan, keluarga, itu juga termasuk rezeki. Tak sedikit orang-orang kaya yang banyak uang itu justru tidak bisa menikmati kekayaannya karena penyakit yang diderita. Syukurilah apa yang kamu miliki sekarang ini.
Introspeksi diri lagi, apakah ada kesalahan yang kita lakukan hingga membuat rezeki seret.
Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :
Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :


alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)




TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :