" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Jumat, 16 Desember 2016

Mengapa Setan Bisa Masuk Masjid & Mengisi Shaf Jamaah Shalat? + Video

أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!








أَقِيمُوا صُفُوفَكُمْ وَتَرَاصُّوا
”Luruskan shaf kalian dan rapatkan.” (HR. Bukhari 719)
سوُّوا صُفُوفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَفِّ مِنْ تَماَمِ الصَّلَاةِ
”Luruskan shaf kalian, karena meluruskan shaf bagian dari kesempurnaan shalat.” (HR. Muslim 433).
أَقِيمُوا الصُّفُوفَ وَحَاذُوا بَيْنَ الْمَنَاكِبِ وَسُدُّوا الْخَلَلَ وَلِينُوا بِأَيْدِي إِخْوَانِكُمْ وَلَا تَذَرُوا فُرُجَاتٍ لِلشَّيْطَانِ
”Luruskan shaf, rapatkan pundak, dan tutup celah, perlunak pundak kalian untuk saudaranya, dan jangan tinggalkan celah untuk setan.” (HR. Abu Daud 666 dan dishahihkan al-Albani)
Beberapa hadits di atas menjelaskan bahwa: 1) Meluruskan dan merapikan shaf shalat adalah salah satu bagian dari kesempurnaan shalat, 2) Untuk menutup celah kosong yang bisa diisi oleh setan.
Hampir semua imam masjid telah melakukan anjuran tersebut, sebagian tetap konsisten melakukan setiap kali hendak memimpin shalat, sebagian lagi mungkin sesekali saja.
Pada poin pertama, tidak ada ulama yang menentang bahwa bagian dari kesempurnaan shalat adalah merapikan shaf jamaah. Namun, lain halnya dengan pernyataan kedua bahwa merapatkan barisan agar “setan tidak bisa masuk dalam shaf-shaf kosong”.
Banyak yang bertanya-tanya, “Adakah setan di dalam masjid? Bukankah masjid tempat ibadah yang suci dan dilindungi Allah? Bukankah setan takut saat mendengar lantunan ayat-ayat al-Qur’an saat shalat?”
Pertanyaan ini sangat menarik untuk kita bahas. Bahkan penulis pun belum pernah mendengar pertanyaan seperti ini.
Seperti yang sudah ditetapkan oleh Allah bahwa tempat setan dan sejenisnya ialah pada tempat-tempat kotor bernajis, seperti kamar mandi, tempat sampah, dll. Tempat-tempat tersebut menjadi perlindungan bagi mereka.
Disamping tempat berlindung, setan senantiasa mengikuti dan menggoda manusia dimanapun dan kapanpun, bahkan saat manusia tengah melaksanakan ibadah shalat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setan menyusup dalam diri manusia melalui aliran darah. Aku khawatir sekiranya setan itu menyusupkan kejelekan dalam hati kalian berdua.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 3281 dan Muslim no. 2175).
Jika kita pahami, Rasulullah telah memperingatkan ummatnya untuk selalu mempelihara iman mereka agar selalu terlindung dari gangguan iblis yang terkutuk. Dijelaskan bahwa setan dapat masuk dalam aliran darah manusia dan bersarang di dalam tubuh manusia. Mengetahui ini, terang bagi kita bahwa iblis adalah musuh yang nyata bagi manusia. Mereka akan melakukan segala cara untuk menjerumuskan manusia, bahkan hingga masuk kedalah tubuh kita.
Kembali ke pertanyaan diatas, apakah/mengapa setan dapat masuk ke dalam masjid, jawabannya bisa kita simpulan dengan fakta di atas, dimana setan dapat masuk ke dalam diri manusia, sehingga bukan tidak mungkin setan pun ada di dalam masjid.
Mengapa? Sebab jika ada manusia yang melakukan keburukan dimanapun, disitulah ada celah bagi setan masuk. Jadi, masjid juga bisa ditembus setan jikalau masjid tersebut terdapat kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia.
Wallahualam
Silakan suarakan pendapat anda


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)





TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar