" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 10 Desember 2016

Berbahagialah Engkau Yang Punya Utang!!! Ini Maksudnya



Sahabat Beradab, memang utang itu bisa membuat kita 'tergadai', akan
tetapi siapa bilang kita harus selalu murung dan bersedih ketika sedang menanggung utang? Kita bisa tetap 'berbahagia' sambil berusaha melunasi utang tersebut. Berbahagia karena apa?



Pertama, sadari bahwa segala sesuatu yang menimpa diri kita bisa menjadi anugerah karena mendatangkan pahala, atau bisa jadi musibah jika justru mendatangkan dosa.
Utang bisa membawa dosa jika kita berkeluh kesah, menjadi depresi, menjadi pembohong, melarikan diri darinya.

Akan tetapi, utang pun bisa membawa pahala jika kita bersabar, bertawakal, menyadari kesalahan dan bertaubat.

Jadi, sikap manakah yang kita pilih? Orang yang beriman ketika berutang pun akan tetap bisa bersyukur dan berserah diri pada Allah, jadi inilah kebahagiaan yang harus disadari.

Mungkin kalau

Allah tidak menimpakan utang, kita tidak sadar bahayanya riba, karena Allah menguji kita dengan utang, akhirnya kita bisa merasakan kesulitan karena terjerat riba, sehingga kita pun bertaubat dari riba. Bukankah ini hal yang baik untuk masa depan akhirat kita?

Kedua, kita perlu berbahagia ketika berutang karena kita bisa menemukan Sahabat sejati kita. Ketika seseorang punya uang, semua orang mendekat seolah-olah menjelma sahabat. Namun ketika seseorang punya utang, hanya Sahabat Sejati yang tetap berada di sisinya. Yang tetap mendoakan kemudahannya. Maka, bukankah kita perlu berbahagia dengan menemukan Sahabat Sejati seperti ini?

Ketiga, kepasrahan diri kita pada Allah akan makin diuji ketika memiliki utang apalagi dalam jumlah besar. Kita akan lebih kuat beribadah, lebih memasrahkan hati, karena menanti datangnya pertolongan Allah.

Keempat, barangkali utang tersebut adalah 'hiu' kecil dalam hidup kita yang bisa membuat kita lebih bersemangat bekerja, lebih termotivasi berusaha. Sebagaimana ikan-ikan dalam tangki akan selalu bergerak menggeliat untuk menghindari kejaran hiu. Bukankah hidup tanpa ujian ibarat lauk tanpa garam?

Sahabat Beradab yang sedang didera utang, berbahagialah karena Allah telah memberi ujian berat untuk melihat apakah Engkau tetap berhusnudzon padaNya, apakah Engkau tetap bersikap jujur dalam berusaha. Jika itu yang terjadi, maka kemenangan di depan mata. Karena pertolongan Allah akan segera tiba, in syaa Allah.

Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :