" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 31 Desember 2016

Tanggal-tanggal penting Kalender Islam di tahun 2017

Peristiwa

Tanggal Hijriyah

Hari

Tanggal Masehi

Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Rabi'ul-Akhir 1438 H Kamis 12-Jan-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Rabi'ul-Akhir 1438 H Jumat 13-Jan-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Rabi'ul-Akhir 1438 H Sabtu 14-Jan-17
Awal Bulan Jumadil-Awwal 1 Jumadil-Awwal 1438 H Minggu 29-Jan-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Jumadil-Awwal 1438 H Jumat 10- Peb-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Jumadil-Awwal 1438 H Sabtu 11- Peb-17 
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Jumadil-Awwal 1438 H Minggu 12- Peb-17
Awal Bulan Jumadil-Akhirah 1 Jumadil-Akhirah 1438 H Selasa 28- Peb-17 
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Jumadil-Akhirah 1438 H Minggu 12-Mar-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Jumadil-Akhirah 1438 H Senin 13-Mar-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Jumadil-Akhirah 1438 H Selasa 14-Mar-17
Awal Bulan Rajab (Bulan Haram/Mulia) 1 Rajab 1438 H Rabu 29-Mar-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Rajab 1438 H Senin 10-Apr-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Rajab 1438 H Selasa 11-Apr-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Rajab 1438 H Rabu 12-Apr-17
Isra' Mi'raj 27 Rajab 1438 H Senin 24-Apr-17
Awal Bulan Sya'ban 1 Sya'ban 1438 H Jumat 28-Apr-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Sya'ban 1438 H Rabu 10-Mei-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Sya'ban 1438 H Kamis 11-Mei-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Sya'ban 1438 H Jumat 12-Mei-17
Nishfu Sya'ban 15 Sya'ban 1438 H Jumat 12-Mei-17
Awal Bulan Ramadhan 1 Ramadhan 1438 H Sabtu 27-Mei-17
Awal Puasa Ramadhan 1 Ramadhan 1438 H Sabtu 27-Mei-17
Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan 1438 H Senin 12-Jun-17
10 Hari Terakhir Ramadhan 21 Ramadhan 1438 H Jumat 16-Jun-17
10 Hari Terakhir Ramadhan 22 Ramadhan 1438 H Sabtu 17-Jun-17
10 Hari Terakhir Ramadhan 23 Ramadhan 1438 H Minggu 18-Jun-17
10 Hari Terakhir Ramadhan 24 Ramadhan 1438 H Senin 19-Jun-17
10 Hari Terakhir Ramadhan 25 Ramadhan 1438 H Selasa 20-Jun-17
10 Hari Terakhir Ramadhan 26 Ramadhan 1438 H Rabu 21-Jun-17
10 Hari Terakhir Ramadhan 27 Ramadhan 1438 H Kamis 22-Jun-17
10 Hari Terakhir Ramadhan 28 Ramadhan 1438 H Jumat 23-Jun-17
10 Hari Terakhir Ramadhan 29 Ramadhan 1438 H Sabtu 24-Jun-17
Awal Bulan Syawwal 1 Syawwal 1438 H Minggu 25-Jun-17
Hari Raya Idul Fitri 1 Syawwal 1438 H Minggu 25-Jun-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Syawwal 1438 H Jumat 07-Jul-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Syawwal 1438 H Sabtu 08-Jul-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Syawwal 1438 H Minggu 09-Jul-17
Awal Bulan Dzul-Qa'idah (Bulan Haram/Mulia) 1 Dzul-Qa'idah 1438 H Selasa 25-Jul-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Dzul-Qa'idah 1438 H Minggu 06-Agu-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Dzul-Qa'idah 1438 H Senin 07-Agu-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Dzul-Qa'idah 1438 H Selasa 08-Agu-17
Awal Bulan Dzul-Hijjah (Bulan Haram/Mulia) 1 Dzul-Hijjah 1438 H Rabu 23-Agu-17
10 Hari Awal Dzulhijjah 1 Dzul-Hijjah 1438 H Rabu 23-Agu-17
10 Hari Awal Dzulhijjah 2 Dzul-Hijjah 1438 H Kamis 24-Agu-17
10 Hari Awal Dzulhijjah 3 Dzul-Hijjah 1438 H Jumat 25-Agu-17
10 Hari Awal Dzulhijjah 4 Dzul-Hijjah 1438 H Sabtu 26-Agu-17
10 Hari Awal Dzulhijjah 5 Dzul-Hijjah 1438 H Minggu 27-Agu-17
10 Hari Awal Dzulhijjah 6 Dzul-Hijjah 1438 H Senin 28-Agu-17
10 Hari Awal Dzulhijjah 7 Dzul-Hijjah 1438 H Selasa 29-Agu-17
10 Hari Awal Dzulhijjah 8 Dzul-Hijjah 1438 H Rabu 30-Agu-17
10 Hari Awal Dzulhijjah 9 Dzul-Hijjah 1438 H Kamis 31-Agu-17
Wuquf di 'Arafah (Puasa Arafah) 9 Dzul-Hijjah 1438 H Kamis 31-Agu-17
Hari Raya Idul Adha 10 Dzul-Hijjah 1439 H Jumat 01-Sep-17
Hari-hari Tasyriq 11, 12, 13 Dzul-Hijjah 1439 H Sabtu 02-Sep-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Dzul-Hijjah 1439 H Selasa 05-Sep-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Dzul-Hijjah 1439 H Rabu 06-Sep-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 16 Dzul-Hijjah 1439 H Kamis 07-Sep-17
Awal Bulan Muharram (Bulan Haram/Mulia) 1 Muharram 1439 H Kamis 21-Sep-17
Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H Kamis 21-Sep-17
Puasa Tasu’a 9 Muharram 1439 H Jumat 29-Sep-17
Puasa 'Asyura 10 Muharram 1439 H Sabtu 30-Sep-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Muharram 1439 H Selasa 03-Okt-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Muharram 1439 H Rabu 04-Okt-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Muharram 1439 H Kamis 05-Okt-17
Awal Bulan Shafar 1 Shafar 1439 H Sabtu 21-Okt-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Shafar 1439 H Kamis 02-Nov-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Shafar 1439 H Jumat 03-Nov-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Shafar 1439 H Sabtu 04-Nov-17
Awal Bulan Rabi'ul-Awwal 1 Rabi'ul-Awwal 1439 H Senin 20-Nov-17
Maulid Nabi saw. 12 Rabi'ul-Awwal 1439 H Jumat 01-Des-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 13 Rabi'ul-Awwal 1439 H Sabtu 02-Des-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 14 Rabi'ul-Awwal 1439 H Minggu 03-Des-17
Puasa Sunnah Yaumul Bidh 15 Rabi'ul-Awwal 1439 H Senin 04-Des-17
Awal Bulan Rabi'ul-Akhir 1 Rabi'ul-Akhir 1439 H Rabu 20-Des-17




Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :





Ayat-ayat Hijrah




kembali-hijrah-kepada-allah
Insyaallah sebentar lagi kita akan memasuki 1 Muharram 1432 Hijriyah. Artinya, kita akan memasuki tahun baru dalam kalender islam.
Saat pergantian tahun sering kita manfaatkan untuk bermuhasabah, menghitung diri, dan meletakkan landasan untuk melangkah ke depan. Pergantian tahun hijriyah juga bisa menjadi momentum untuk memaknai peristiwa Hijrah Nabi Muhammad saw. beserta kaum mu’minin waktu itu. Setelah 13 tahun berdakwah di Mekah penuh dengan tekanan dan siksaan, perintah Hijrah dari Allah swt. menjadi titik balik bagi islam dan kaum muslimin. Hijrah mereka ke Madinah menjadi kunci perkembangan pesat islam dan kemenangan.
Lihat juga: Hadits-hadits terkait Hijrah

Tadabbur Ayat-ayat Hijrah

Berikut ini adalah ayat-ayat di dalam Al Qur’an yang bertema hijrah ataupun turun berkaitan dengan peristiwa tersebut. Semoga kita bisa mengambil manfaat, hikmah dan pelajaran dari mereka.
وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ۚ لَوْ أَنفَقْتَ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا مَّا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman) . Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana. [Al Anfaal (8): 63]
Penduduk Madinah yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj selalu bermusuhan sebelum Nabi Muhammad s.a.w hijrah ke Madinah. Setelah mereka masuk Islam, permusuhan itu hilang.
وَإِن كَادُوا لَيَسْتَفِزُّونَكَ مِنَ الْأَرْضِ لِيُخْرِجُوكَ مِنْهَا ۖ وَإِذًا لَّا يَلْبَثُونَ خِلَافَكَ إِلَّا قَلِيلًا
Dan sesungguhnya benar-benar mereka hampir membuatmu gelisah di negeri (Mekah) untuk mengusirmu daripadanya dan kalau terjadi demikian, niscaya sepeninggalmu mereka tidak tinggal, melainkan sebentar saja. [Al Israa’ (17): 76]
Maksudnya: kalau sampai terjadi Nabi Muhammad s.a.w. diusir, oleh penduduk Mekah, niscaya mereka tidak akan lama hidup di dunia, dan Allah segera akan membinasakan mereka. Hijrah Nabi Muhammad s.a.w. ke Madinah bukan karena pengusiran kaum Quraisy, melainkan semata-mata karena perintah Allah.
إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنفُسِهِمْ قَالُوا فِيمَ كُنتُمْ ۖ قَالُوا كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الْأَرْضِ ۚ قَالُوا أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُوا فِيهَا ۚ فَأُولَٰئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖوَسَاءَتْ مَصِيرًا
Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri(kepada mereka) malaikat bertanya : “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?.” Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah).” Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?.” Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. [An Nisaa’ (4): 97]
Yang dimaksud dengan orang yang menganiaya diri sendiri di sini, ialah orang-orang muslimin Mekah yang tidak mau hijrah bersama Nabi sedangkan mereka sanggup. Mereka ditindas dan dipaksa oleh orang-orang kafir ikut bersama mereka pergi ke perang Badar; akhirnya di antara mereka ada yang terbunuh dalam peperangan itu.
وَمَن يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً ۚ وَمَن يَخْرُجْ مِن بَيْتِهِ مُهَاجِرًا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ يُدْرِكْهُ الْمَوْتُ فَقَدْ وَقَعَ أَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ ۗ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَّحِيمًا
Barangsiapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezki yang banyak. Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [An Nisaa’ (4): 100]

Berhijrah menuju Cahaya Allah

الر ۚ كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ لِتُخْرِجَ النَّاسَ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِ رَبِّهِمْ إِلَىٰ صِرَاطِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ
(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. [Ibrahim (14): 1]
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. [Al Baqarah (2): 257]
Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman. [Al Ahzab (33): 43]
(Dan mengutus) seorang Rasul yang membacakan kepadamu ayat-ayat Allah yang menerangkan (bermacam-macam hukum) supaya Dia mengeluarkan orang-orang yang beriman dan beramal saleh dari kegelapan kepada cahaya. [Ath Thalaq (65): 11]
Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Sejarah Penentuan Kalender Islam (Hijriyah)








Pada tahun 682 Masehi, 'Umar bin Al Khattab yang saat itu menjadi khalifah melihat sebuah masalah. Negeri islam yang semakin besar wilayah kekuasaannya menimbulkan berbagai persoalan administrasi. Surat menyurat antar gubernur atau penguasa daerah dengan pusat ternyata belum rapi karena tidak adanya acuan penanggalan. Masing-masing daerah menandai urusan muamalah mereka dengan sistem kalender lokal yang seringkali berbeda antara satu tempat dengan laiinnya.

Maka, Khalifah 'Umar memanggil para sahabat dan dewan penasehat untuk menentukan satu sistem penanggalan yang akan diberlakukan secara menyeluruh di semua wilayah kekuasaan islam.
Nama bulan-bulan dalam kalender islam

Sistem penanggalan yang dipakai sudah memiliki tuntunan jelas di dalam Al Qur'an, yaitu sistem kalender bulan (qomariyah). Nama-nama bulan yang dipakai adalah nama-nama bulan yang memang berlaku di kalangan kaum Quraisy di masa kenabian. Namun ketetapan Allah menghapus adanya praktek interkalasi (Nasi'). Praktek Nasi' memungkinkan kaum Quraisy menambahkan bulan ke-13 atau lebih tepatnya memperpanjang satu bulan tertentu selama 2 bulan pada setiap sekitar 3 tahun agar bulan-bulan qomariyah tersebut selaras dengan perputaran musim atau matahari. Karena itu pula, arti nama-nama bulan di dalam kalender qomariyah tersebut beberapa di antaranya menunjukkan kondisi musim. Misalnya, Rabi'ul Awwal artinya musim semi yang pertama. Ramadhan artinya musim panas.

Praktek Nasi' ini juga dilakukan atau disalahgunakan oleh kaum Quraisy agar memperoleh keuntungan dengan datangnya jamaah haji pada musim yang sama di tiap tahun di mana mereka bisa mengambil keuntungan perniagaan yang lebih besar. Praktek ini juga berdampak pada ketidakjelasan masa bulan-bulan Haram. Pada tahun ke-10 setelah hijrah, Allah menurunkan ayat yang melarang praktek Nasi' ini:


إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram..." [At Taubah (9): 36]


إِنَّمَا النَّسِيءُ زِيَادَةٌ فِي الْكُفْرِ ۖ يُضَلُّ بِهِ الَّذِينَ كَفَرُوا يُحِلُّونَهُ عَامًا وَيُحَرِّمُونَهُ عَامًا لِيُوَاطِئُوا عِدَّةَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ فَيُحِلُّوا مَا حَرَّمَ اللَّهُ ۚ زُيِّنَ لَهُمْ سُوءُ أَعْمَالِهِمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ

"Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu adalah menambah kekafiran. Disesatkan orang-orang yang kafir dengan mengundur-undurkan itu, mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, agar mereka dapat mempersesuaikan dengan bilangan yang Allah mengharamkannya, maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah... " [At Taubah (9): 37]

Dalam satu tahun ada 12 bulan dan mereka adalah:
Muharram
Shafar
Rabi'ul Awal
Rabi'ul Akhir
Jumadil Awal
Jumadil Akhir
Rajab
Sya'ban
Ramadhan
Syawal
Dzulqa'idah
Dzulhijjah

Sedangkan 4 bulan Haram, di mana peperangan atau pertumpahan darah di larang, adalah: Dzulqa'idah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Peristiwa Hijrah sebagai tonggak Kalender Islam

Masalah selanjutnya adalah menentukan awal penghitungan kalender islam ini. Apakah akan memakai tahun kelahiran Nabi Muhammad saw., seperti orang Nasrani? Apakah saat kematian beliau? Ataukah saat Nabi diangkat menjadi Rasul atau turunnya Al Qur'an? Ataukah saat kemenangan kaum muslimin dalam peperangan?

Ternyata pilihan majelis Khalifah 'Umar tersebut adalah tahun di mana terjadi peristiwa Hijrah. Karena itulah, kalender islam ini biasa dikenal juga sebagai kalender hijriyah. Kalender tersebut dimulai pada 1 Muharram tahun peristiwa Hijrah atau bertepatan dengan 16 Juli 662 M. Peristiwa hijrah Nabi saw. sendiri berlangsung pada bulan Rabi'ul Awal 1 H atau September 622 M.

Pemilihan peristiwa Hijrah ini sebagai tonggak awal penanggalan islam memiliki makna yang amat dalam. Seolah-olah para sahabat yang menentukan pembentukan kalender islam tersebut memperoleh petunjuk langsung dari Allah. Seperti Nadwi yang berkomentar:
"Ia (kalender islam) dimulai dengan Hijrah, atau pengorbanan demi kebenaran dan keberlangsungan Risalah. Ia adalah ilham ilahiyah. Allah ingin mengajarkan manusia bahwa peperangan antara kebenaran dan kebatilan akan berlangsung terus. Kalender islam mengingatkan kaum muslimin setiap tahun bukan kepada kejayaan dan kebesaran islam namun kepada pengorbanan (Nabi dan sahabatnya) dan mengingatkan mereka agar melakukan hal yang sama."

Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



 
 
 

Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.blogspot.com #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :