" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Rabu, 23 November 2016

ALLAH (AL-ASMA'UL HUSNA) SUSUNAN (AL-ASMA'UL HUSNA




ALLAH (AL-ASMA'UL HUSNA)




Lafal Allah adalah kata nama yang tertentu yang hanya diberikan kepada sembahan yang haq, dan tidak diberikan kepada selain Dia. Ada tiga pendapat mengenai lafal Allah ini.


(1) Allah merupakan kata jadian yang berasal dari kata ilaahah, atau uluuhah, atau uluuhiyyah, yang semuanya berarti 'ibadah'. Hanya saja kata itu diartikan sebagai ma'bud (yang disembah).


(2) Allah berasal dari kata alaha yang berarti tahayyana (bingung) yang mengandung maksud bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan akal serta pemahaman manusia menjadi bingung memikirkan eksistensi atau keberadaan-Nya.


(3) Allah berasal dari kata aliha yang artinya 'senang' atau 'menaruh kepercayaan kepada-Nya' dengan maksud bahwa hati menjadi tenteram dengan mengingat-Nya, dan jiwa menjadi tenang dengan mengenal-Nya.


Allah adalah nama yang diberikan kepada Dzat yang maujud dan haq, yang mengumpulkan segala sifat-sifat ketuhanan, yang disifati dengan segala sifat rububiyyah, yang munfarid dengan wujud hakiki. Hal demikian menyebabkan semua yang wujud selain Dia tidak mustahaq untuk menjadi ada dengan sendirinya, melainkan keberadaannya bergantung kepada-Nya.


Allah adalah nama yang mengumpulkan makna semua nama dan hakikat-Nya, dan merupakan Dzat yang disembah secara haq. Dia tidak membutuhkan kepada siapa pun, sebaliknya yang selain Dialah yang membutuhkan dan bergantung kepada-Nya.

Sesungguhnya ism Allah ini adalah seagung-agung asma yang jumlahnya sembilan puluh sembilan (seperti yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam), yang menunjuk kepada Dzat yang mengumpulkan sifat-sifat uluhiyyah seluruhnya, sehingga tidak ada sesuatu pun yang menyendiri.

Asma lainnya tidak menunjukkan ketunggalannya kecuali ketunggalan arti yang berhubungan dengannya, dalam hal ilmu, kekuasaan, dan perbuatan.

Asma Allah termasuk asma khusus yang tidak diberikan kepada selain Dzat Yang Mahasuci dan Mahaagung, baik secara hakiki maupun kiasan. Sebaliknya, asma yang lain terkadang diberikan juga kepada yang selain-Nya, seperti Qaadir, Aliim, dan Rahiim.

Di antara keistimewaan lafal Allah adalah bahwa lafal lainnya disandarkan kepada-Nya, misalnya Allah ar-Rahmaan ar-Rahiim, atau Allah as-Samii' al-Bashiir dan sebagainya. Akan tetapi, lafal Allah tidak disandarkan kepada yang lainnya. Tidak dikatakan, misalnya, Al-Qadiir Allah atau Ar-Rasyiid Allah.

Seorang hamba yang ingin mengenal Allah 'Azza wa Jalla dan mendekatkan diri kepada-Nya, dalam beribadah dengan ismini, ia harus mencurahkan segenap pikiran dan kemauannya semata-mata hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, tidak melihat kepada yang lain dan tidak menoleh kepada selain Dia, serta tidak berharap dan tidak takut kecuali hanya kepada-Nya.



No.NamaArabIndonesia
AllahاللهAllah
1Ar RahmanالرحمنYang Maha Pengasih
2Ar RahiimالرحيمYang Maha Penyayang
3Al MalikالملكYang Maha Merajai/Memerintah
4Al QuddusالقدوسYang Maha Suci
5As SalaamالسلامYang Maha Memberi Kesejahteraan
6Al Mu`minالمؤمنYang Maha Memberi Keamanan
7Al MuhaiminالمهيمنYang Maha Pemelihara
8Al `AziizالعزيزYang Maha Perkasa
9Al JabbarالجبارYang Memiliki Mutlak Kegagahan
10Al MutakabbirالمتكبرYang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran
11Al KhaliqالخالقYang Maha Pencipta
12Al Baari`البارئYang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13Al MushawwirالمصورYang Maha Membentuk Rupa (makhluk-Nya)
14Al GhaffaarالغفارYang Maha Pengampun
15Al QahhaarالقهارYang Maha Memaksa
16Al WahhaabالوهابYang Maha Pemberi Karunia
17Ar RazzaaqالرزاقYang Maha Pemberi Rezeki
18Al FattaahالفتاحYang Maha Pembuka Rahmat
19Al `AliimالعليمYang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20Al QaabidhالقابضYang Maha Menyempitkan (makhluk-Nya)
21Al BaasithالباسطYang Maha Melapangkan (makhluk-Nya)
22Al KhaafidhالخافضYang Maha Merendahkan (makhluk-Nya)
23Ar Raafi`الرافعYang Maha Meninggikan (makhluk-Nya)
24Al Mu`izzالمعزYang Maha Memuliakan (makhluk-Nya)
25Al MudzilالمذلYang Maha Menghinakan (makhluk-Nya)
26Al Samii`السميعYang Maha Mendengar
27Al BashiirالبصيرYang Maha Melihat
28Al HakamالحكمYang Maha Menetapkan
29Al `AdlالعدلYang Maha Adil
30Al LathiifاللطيفYang Maha Lembut
31Al KhabiirالخبيرYang Maha Mengenal
32Al HaliimالحليمYang Maha Penyantun
33Al `AzhiimالعظيمYang Maha Agung
34Al GhafuurالغفورYang Maha Pengampun
35As SyakuurالشكورYang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36Al `AliyالعلىYang Maha Tinggi
37Al KabiirالكبيرYang Maha Besar
38Al HafizhالحفيظYang Maha Memelihara
39Al MuqiitالمقيتYang Maha Pemberi Kecukupan
40Al HasiibالحسيبYang Maha Membuat Perhitungan
41Al JaliilالجليلYang Maha Mulia
42Al KariimالكريمYang Maha Mulia
43Ar RaqiibالرقيبYang Maha Mengawasi
44Al MujiibالمجيبYang Maha Mengabulkan
45Al Waasi`الواسعYang Maha Luas
46Al HakiimالحكيمYang Maha Maka Bijaksana
47Al WaduudالودودYang Maha Mengasihi
48Al MajiidالمجيدYang Maha Mulia
49Al Baa`itsالباعثYang Maha Membangkitkan
50As SyahiidالشهيدYang Maha Menyaksikan
51Al HaqqالحقYang Maha Benar
52Al WakiilالوكيلYang Maha Memelihara
53Al QawiyyuالقوىYang Maha Kuat
54Al MatiinالمتينYang Maha Kokoh
55Al WaliyyالولىYang Maha Melindungi
56Al HamiidالحميدYang Maha Terpuji
57Al MuhshiiالمحصىYang Maha Mengkalkulasi
58Al Mubdi`المبدئYang Maha Memulai
59Al Mu`iidالمعيدYang Maha Mengembalikan Kehidupan
60Al MuhyiiالمحيىYang Maha Menghidupkan
61Al MumiituالمميتYang Maha Mematikan
62Al HayyuالحيYang Maha Hidup
63Al QayyuumالقيومYang Maha Mandiri
64Al WaajidالواجدYang Maha Penemu
65Al MaajidالماجدYang Maha Mulia
66Al WahiidالواحدYang Maha Tunggal
67Al AhadالاحدYang Maha Esa
68As ShamadالصمدYang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
69Al QaadirالقادرYang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70Al MuqtadirالمقتدرYang Maha Berkuasa
71Al MuqaddimالمقدمYang Maha Mendahulukan
72Al Mu`akkhirالمؤخرYang Maha Mengakhirkan
73Al AwwalالأولYang Maha Awal
74Al AakhirالأخرYang Maha Akhir
75Az ZhaahirالظاهرYang Maha Nyata
76Al BaathinالباطنYang Maha Ghaib
77Al WaaliالواليYang Maha Memerintah
78Al Muta`aaliiالمتعاليYang Maha Tinggi
79Al BarriالبرYang Maha Penderma
80At TawwaabالتوابYang Maha Penerima Tobat
81Al MuntaqimالمنتقمYang Maha Pemberi Balasan
82Al AfuwwالعفوYang Maha Pemaaf
83Ar Ra`uufالرؤوفYang Maha Pengasuh
84Malikul Mulkمالك الملكYang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)
85Dzul Jalaali Wal Ikraamذو الجلال و الإكرامYang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86Al MuqsithالمقسطYang Maha Pemberi Keadilan
87Al Jamii`الجامعYang Maha Mengumpulkan
88Al GhaniyyالغنىYang Maha Kaya
89Al MughniiالمغنىYang Maha Pemberi Kekayaan
90Al MaaniالمانعYang Maha Mencegah
91Ad DhaarالضارYang Maha Penimpa Kemudharatan
92An Nafii`النافعYang Maha Memberi Manfaat
93An NuurالنورYang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94Al HaadiiالهادئYang Maha Pemberi Petunjuk
95Al BaadiiالبديعYang Indah Tidak Mempunyai Banding
96Al BaaqiiالباقيYang Maha Kekal
97Al WaaritsالوارثYang Maha Pewaris
98Ar RasyiidالرشيدYang Maha Pandai
99As ShabuurالصبورYang Maha Sabar

Disarikan dari Mukhtashar fi Ma'ani Asma' Allah Al-Husna, karya Al-Ustadz Mahmud Samiy

Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :