" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 07 Mei 2016

Pelihara 7 Kalimat Ini, Dosa Sejumlah Buih Lautan akan Diampuni




MANUSIA di muka bumi ini tidak akan luput dari dosa. Karena manusia yaitu tempatnya salah serta lupa. Dimana dalam menggerakkan kehidupan ini kadang-kadang seorang tertipu atas keindahan dunia serta permainan di dalamnya. Hingga, yang baik tampak jelek serta yang jelek tampak baik. Tersebut kenapa, kita mesti selalu mendekatkan diri pada Allah, supaya dosa-dosa yang menumpuk bisa terkikis habis sebelumnya kita kembali pada-Nya.
Ada beragam jenis langkah untuk selalu mendekatkan diri pada Allah. Satu diantaranya dengan mengamalkan 7 kalimat. Apa saja itu?
Al Faqih Abu Laits menyatakan, “Siapa pintar pelihara 7 kalimat, bermakna mulia di segi Allah serta beberapa malaikat-Nya, diampuni dosanya oleh Allah meskipun besar seperti jumpah buih lautan, serta ia peroleh lezat/manisnya patuh, hidup serta matinya tetaplah dalam kebaikan, yakni :

1. Tiap-tiap pekerjaan dengan diawali perkataan, “Bismillah (Dengan menyebutkan Asma Allah). ”

2. Tiap-tiap pekerjaan dihabisi dengan perkataan, “Alhamdulillah Semua puji untuk Allah. ”

3. Saat lisan terlanjur mengatakan pengucapan yang tidak ada bermanfaat, selekasnya beristighfar, tersebut, “Astaghfirullah (Saya mohon ampun pada Allah). ”

4. Saat akan lakukan satu pekerjaan di saat datang/besok, mengatakan, “Inshaa Allah (Bila Allah menginginkan). ”

5. Saat hadapi beberapa hal yang tidak ada dapat menahannya/yg tidak disenangi hatinya, mengatakan, “Laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim (Tidak ada daya serta kemampuan terkecuali dengan pertolongan Allah yang mulia lagi Agung). ”

6. Saat tertimpa musibah mengatakan, “Innaa lillaahi wa inna ilahi raaji’uun (Sungguh, kami yaitu milik Allah serta kepada-Nya juga kami kembali). ”

7. Tidak ada putus-putusnya lisan mengatakan dua kalimah thayyibah/dua kalimah syahadat, baik pada malam maupun siang hari. ” (Dari Tafsir Hanafi)

Ini dua kalimah thayyibah/syahadat, “Laa ilaaha illallahu muhammadur rasuulullah (Tidak ada Tuhan yang lain, terkecuali Allah serta Nabi Muhammad yaitu Rasul Allah). ”
Sumber : Tarjamah Duratun Nasihin/Karya : Ust. Abu H. F. Ramadlan BA/Penerbit : Mahkota Surabaya

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :