" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Kamis, 07 April 2016

Fadhilah - Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas




Surat Al-Ikhlas
Surat Al-Ikhlas (Memurnikan Ke-Esa-an Alloh SWT) adalah Surat ke-112 dalam Al-Qur an dengan fadhilah dan keutamaan yang menakjubkan. Surat ini tergolong Surat Makkiyah, terdiri atas 4 ayat dan pokok isinya adalah menegaskan ke-Esa-an Alloh dan menolak segala bentuk penyekutuan terhadap-Nya.

Sabda Rosululloh S.A.W yang bermaksud:
Barangsiapa membaca Surat Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka dia tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian shirotul-mustaqim lalu menuju ke surga. (Demikian diterangkan dalam Tadzkirotul Qurthuby).


Fadhilah Membaca Surat Al-IkhlasRosululloh SAW pernah bertanya sebuah teka-teki kepada umatnya Siapakah antara kalian yang dapat mengkhatamkan Al-Qur an dalam jangka masa singkat (dua-tiga menit)?

Tiada seorang dari sahabatnya yang menjawab. Malah Sayyidina 'Umar bin Khattab r.a. (Rodliyallohu 'anhu) telah mengatakan bahwa mustahil untuk mengkhatamkan Al-Qur an begitu cepat. Kemudian Sayyidina 'Ali bin Abi Tholib k.w. mengangkat tangannya, menyatakan kesanggupan. Sayyidina 'Umar berkata kepada Sayyidina 'Ali bahwa Sayyidina 'Ali (yang masih muda pada waktu itu) mungkin tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

Kemudian Sayyidina 'Ali bin Abi Tholib membaca Surat Al-Ikhlas tiga kali. Rosululloh SAW menjawab dengan mengatakan bahwa Sayyidina 'Ali bin Abi Tholib benar. Kemudian menerangkan bahwa membaca Surat Al-Ikhlas sekali ganjarannya sama dengan membaca 10 juz kitab Al-Qur an atau sepertiga Al-Qur an. Jika membaca Surat Al-Ikhlas sebanyak tiga kali Khatamlah Al-Quran karena dengan membaca sebanyak tiga kali sama seperti dengan membaca 30 juz Al-Quran.


Keutamaan Mengamalkan Surat Al-Ikhlas

Artikel ini berhubungan erat dengan Klik u Baca : Wasiat Rosululloh Muhammad SAW.

Berkata Ibnu Abbas r.a. bahwa Rosululloh SAW telah bersabda:
Ketika saya (Rosululloh SAW) melakukan perjalan isro-miraj ke langit, maka saya telah melihat 'Arsy di atas 360,000 sendi dan jarak jauh antara satu sendi ke satu sendi ialah 300,000 tahun perjalanan. Pada tiap-tiap sendi itu terdapat padang sahara sebanyak 12,000 dan luasnya setiap satu padang sahara itu seluas dari timur hingga ke barat. Pada setiap padang sahara itu terdapat 80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca Surat Al-Ikhlas. Setelah mereka selesai membaca Surat Al-Ikhlas maka berkata mereka: Wahai Tuhan kami, sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini, kami berikan kepada orang yang membaca Surat Al-Ikhlas, baik ia lelaki maupun perempuan.


"Katakanlah Dia-lah Alloh Yang Maha Esa, Alloh yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, Tidak beranak dan tidak pula diperanakan, dan Tiada satupun yang setara dengan Dia."

Membaca Surat Al-Ikhlas memperoleh pahala seperti membaca Kitab Zabur, Taurat, Injil dan Al-Qur an.

Sabda Rosululloh SAW yang lain:
Demi Alloh yang jiwaku ditangan-Nya, sesungguhnya
"Qul Huwallohu Ahad" itu tertulis di sayap malaikat Jibril a.s,
"Allohush-shomad" itu tertulis di sayap malaikat Mikail a.s,
"Lam yalid walam yuulad" tertulis pada sayap malaikat 'Izroil a.s,
"Walam yakullahu kufuwan Ahad" tertulis pada sayap malaikat Israfil a.s.

"Qul Huwallohu Ahad" itu tertulis di dahinya Abu Bakar As-shiddiq .r.a.,
"Allohush-shomad" itu tertulis di dahinya 'Umar bin Khattab r.a.,
"Lam yalid walam yuulad" tertulis di dahinya 'Utsman bin 'Affan r.a.,
"Walam yakullahu kufuwan Ahad" tertulis di dahinya 'Ali bin Abi Tholib r.a..

(Kitab Hayatun Kuluubi)

Hadits-hadits tentang Surat Al-Ikhlas
Dari A'isyah r.a., bahwasanya Nabi Muhammad sholallohu 'alaihi wasallam pernah mengutus seorang shahabat dalam sebuah pertempuran. Lalu dia mengimami sholat dan selalu membaca surat Al-Ikhlas. Tatkala mereka kembali dari pertempuran mereka adukan hal tersebut kepada Nabi Muhammad sholallohu 'alaihi wasallam. Beliau bersabda: "Tanyakan kepadanya apa yang melatarbelakangi dia berbuat seperti itu, merekapun menanyakannya. Lalu dia pun menjawab: "Karena sesungguhnya surat Al-Ikhlas itu mengandung sifat yang dimiliki oleh Ar-Rohman (Alloh SWT) dan aku suka untuk membacanya. Maka Nabi Muhammad sholallohu 'alaihi wasallam bersabda: "Kabarkan kepadanya bahwa Alloh subhanahu wata'ala mencintainya" (HR. Al-Bukhari no.7375)

Dari Abu Hurairah r.a., beliau berkata: "Aku pernah bersama Rosululloh Muhammad sholallohu 'alaihi wasallam dan disaat itu beliau mendengar seseorang membaca Al-Ikhlas. Lalu beliau bersabda: "Dia telah mendapatkan", Abu Hurairah bertanya: "Mendapatkan apa wahai Rosululloh?" Beliau menjawab: "Al-Jannah (surga)."(HR. At Tirmidzi)

Dalam hadits yang lain beliau bersabda: "Kecintaanmu terhadap surat Al-Ikhlas memasukkanmu ke dalam al jannah." (HR. Al-Bukhari)

Sebenarnya banyak sekali Fadhilah - Keutamaan Membaca Al-Qur an, mudah-mudahan yang disampaikan ini bisa banyak bermanfa'at.

Dari 'Ali bin Abi Tholib k.w.: "Siapa saja yang duduk membaca Al-Qur an, niscaya dia akan berdiri darinya dengan tambahan atau kekurangan, yaitu bertambah dalam mendapatkan petunjuk, atau berkurang dalam kesesatan."

"Mintalah dari Alloh SWT segala kebaikan dengan mengikuti Al-Qur an. Mendekatlah kepada Alloh SWT dengan mencintai Al-Qur an. Janganlah memperalatnya demi mendapatkan sesuatu dari hamba-hamba Alloh dengannya. Tiada sesuatu sebaik Al-Qur an yang dapat dibawa seseorang ketika menghadapkan diri kepada Tuhan-nya."

Wallohu a'lam.

Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :