" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Selasa, 08 Maret 2016

WAJIB TAU...!! Inilah 4 Pertanda KEMUNCULAN Sang DAJJAL



Sang Dajjal, saat kemunculannya akan mengaku sebagai Tuhan; ia mengaku sebagai pemilik Surga dan Neraka. Dalam keterangan tentang Dajjal dinyatakan bahwa kaum wanita adalah yang terbanyak mendatanginya sehingga para laki-laki pulang menemui ibu, putri, saudari, dan bibi mereka, mengikat mereka dengan kuat, karena takut wanita-wanita itu keluar menemui Dajjal.


Oleh karena itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hal yang paling saya takutkan akan menimpa kalian adalah al-Masih ad-Dajjal.”

.: baca juga :.

Dalam sebuah riwayat Hadits diceritakan bahwa Dajjal adalah makhluk yang mempunyai postur tubuh tinggi besar, hal tersebut berdasarkan penuturan seorang Pelaut Nasrani bernama Tamim Ad-Dari yang terdampar disebuah pulau dan berujung dengan pertemuannya bersama Dajjal.

Tamim mengungkapkan "Orang tersebut merupakan orang terbesar yang pernah kami lihat, paling kuat dan tangannya terbelenggu dileher, antara lutut dan mata kakinya terbelenggu oleh besi".

Dari penuturan Rasûlullâh tentang apa yang disampaikan oleh Tamim Ad-Dari kepadanya yaitu pada saat Tamim Ad-Dari terombang-ambing ditengah lautan kemudian terdampar di sebuah pulau disitu dinyatakan bahwa dirinya sampai di daerah terbenamnya matahari hal tersebut dapat di simpulkan bahwa Tamim Ad-Dari berada disebelah barat Jazirah Arab (tempat terbenamnya matahari).

Laut di sebelah barat Jazirah Arab adalah laut Merah dan Mediterania, secara geografis laut merah adalah laut yang tidak begitu luas dan ombaknya tidak begitu besar jadi dapat dikatakan hampir tidak masuk akal jika Tamim Ad-Dari dapat di hempas ombak hingga satu bulan lamanya.

Dari kesimpulan tersebut maka hanya ada satu kemungkinan bahwa Tam Ad-Dari berada di laut Mediterania dan terdampar disalah satu pulau yang berada di sekitar laut Mediterania yaitu wilayah Eropa.

Agar lebih jelas apa dan mengapa dengan sosok Dajjal ini, berikut Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari riwayat Fatimah bind Qais radhiyallahu ‘anha.


Hadits tentang Pertanda Kemunculan DajjalDalam riwayat tersebut dinyatakan bahwa dia berkata, “Saya mendengar juru panggil Rasûlullâh menyeru : Sholat Jama’ah! Sholat Jama’ah!” (panggilan seperti ini biasanya hanya pada waktu Sholat atau apabila ada sesuatu yang sangat penting).


Fatimah binti Qais radhiyallahu ‘anha melanjutkan, “Maka saya pun pergi ke Masjid dan Sholat bersama Rasûlullâh, dan saya berada pada shaff pertama para wanita. Ketika Rasûlullâh telah selesai beliau duduk di atas mimbar.”

Beliau kemudian berkata, “Hendaklah masing-masing tetap di tempat; Tahukah Anda semua mengapa saya kumpulkan?”

Para Sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bersabda,

  • Bukan karena suatu kabar gembira, bukan pula karena suatu ancaman, tetapi karena Tamim ad-Dari tadinya seorang pemeluk Nasrani lalu dia datang menyatakan ke-Islam-annya dan menceritakan kepada saya kejadian yang sesuai dengan yang pernah saya sampaikan kepada kalian semua tentang al-Masih ad-Dajjal.
  • Dia menceritakan kepada saya bahwa dia berlayar dengan 30 orang dari Lakhm dan Juzam, lalu ombak besar membuat mereka terombang ambing di lautan sebulan lamanya hingga akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau di arah timur matahari.
  • Mereka pun turun dan duduk beristirahat dekat kapal mereka, lalu memasuki pulau tersebut. Mereka kemudian bertemu dengan makhluk melata yang dipenuhi bulu. Saking banyaknya bulunya mereka tidak tahu mana bagian depan dan bagian belakangnya.
  • Mereka berkata, “Makhluk apakah engkau ini?”
  • Makhluk itu berkata, “Aku adalah Jassasah (Pengintai).”
  • Mereka bertanya, “Apa itu Jassasah?”
  • Makhluk tu menjawab, “Pergilah kalian menemui laki-laki yang ada digedung besar sana, dia sangat ingin mendengar berita dari kalian.”
  • Tamim berkata, “Ketika dia menyebut nama seorang laki-laki, kami takut bahwa makhluk itu adalah setan. Maka kami pun bergegas pergi sampai kami menemukan bangunan besar itu, lalu masuk ke dalamnya. Disana ada seorang manusia yang paling besar dan paling kuat yang pernah kami lihat. Kedua tangannya terbelenggu ke lehernya diantara kedua lutut dan sikunya.”
  • Kami berkata, “Celakalah engkau, makhluk apakah engkau ini..?!”
  • Dia menjawab, “Kalian mampu menemukanku, beritahu saya siapa kalian ini!’
  • Mereka (Tamim dan rombongan) menjawab, “Kami adalah orang-orang Arab, kami naik kapal laut, tiba-tiba ombak pasang dan kami pun terombang-ambing selama satu bulan sampai akhirnya terdampar di pulau Anda ini. Kami pun merapat dan memasukinya. Tiba-tiba kami bertemu dengan makhluk melata yang berbulu sangat lebat sehingga sulit mengetahui mana depan dan mana bagian belakangnya.”
  • Kami berkata kepadanya, “Celakalah engkau, makhluk apakah kau ini?”
  • Dia menjawab, “Aku adalah Jassasah (Pengintai).”
  • Kami pun berkata, “Apakah Jassasah itu?”
  • Dia berkata, “Pergilah temui laki-laki yang ada di bangunan besar itu karena dia sangat ingin mendengarkan berita dari kalian!”
  • Maka kami pun bergegas menemuimu, dan merasa takut dengan makhluk itu dan menyangka dia adalah Setan.
  • Laki-laki besar itu berkata, “Beritahukan kepada saya tentang kebun kurma Baisan!” 1]
  • Kami berkata, “Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?”
  • Dia berkata, “Tentang pohon-pohon kurmanya, apakah masih berbuah?”
  • Kami berkata, “Ya.” Dia berkata, “Ketahuilah kurma-kurma itu hampir tidak lagi berbuah.”
  • “Beritakan kepadaku tentang Danau Tiberias!” 2]
  • Kami pun berkata, “Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?”
  • Dia berkata, “Apakah di sana ada airnya?”
  • Kami menjawab, “Danau itu banyak airnya.”
  • Dia berkata, “Ketahuilah airnya tak lama lagi akan habis.”
  • “Beritahu saya tentang mata air Zaghar!” 3]
  • Kami berkata, “Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?”
  • Dia berkata, “Apakah masih banyak airnya? Apakah penduduk sekitarnya memanfaatkan airnya untuk bercocok tanam?”
  • Kami menjawab, “Ya, airnya banyak, penduduk sekitar memanfaatkannya untuk bercocok tanam.” 
  • Dia berkata, “Beritakan kepadaku tentang Nabi yang Ummi, apa yang telah dilakukannya?”4]
  • Kami menjawab, “Dia telah muncul di Mekkah dan tinggal di Yatsrib.” 5]
  • Dia berkata, “Apakah orang-orang Arab memerangi mereka?”
  • Kami menjawab, “Ya.” Dia berkata, “Apa yang dilakukannya kepada mereka?”
  • Maka kami pun memberitahurnya bahwa telah tampak para pengikutnya dari kalangan orang-orang Arab, mereka mematuhinya.
  • Dia berkata, “Itu sudah terjadi?” Kami menjawab, “Ya.”
  • Dia berkata, “Jika demikian maka yang terbaik bagi kalian ialah mematuhinya. Aku beritahukan kepada kalian siapa sesungguhnya aku ini.”
  • “Aku adalah al-Masih, hampir datang waktunya aku diizinkan keluar, lalu aku akan berjalan mengelilingi bumi, tidak satu kampung pun yang tidak kusinggahi dalam waktu empat puluh malam kecuali Mekkah dan Taibah karena keduanya diharamkan atasku.”
  • “Setiap kali aku berusaha untuk memasuki salah satu dari keduanya, aku akan dihadang oleh Malaikat dengan pedang terhunus untuk mengusirku menjauhi kedua kota itu. Setiap celah kota itu akan dijaga oleh para Malaikat.”

Fatimah binti Qais radhiyallahu ‘anha berkata,
  • Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghentakkan tongkat beliau ke mimbar dan berkata, ‘Inilah Taibah! Inilah Taibah! (disinilah Taibah, menunjuk Kota Yatsrib/Madinah).Bukankah saya pernah menyampaikannya hal seperti ini kepada kalian?’
  • Para Jama'ah menjawab, ‘Benar.’
  • Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melanjutkan, ‘Sesungguhnya apa yang disampaikan oleh Tamim membuatku kagum karena sesuai dengan yang pernah saya sampaikan kepada kalian tentang Dajjal, Mekkah dan Madinah. Dia berada di laut Syam atau laut Yaman; bukan, tetapi dia ada di timur, dia ada di timur, dia ada di timur!’
  • Beliau pun memberi isyarat dengan tangannya ke arah timur.
  • Fatimah melanjutkan, “Maka saya pun menghafalnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”



Kemunculan Dajjal dan Perlindungan Umat MuslimAkan ada Kaum yang bersahabat dengan Dajjal, walaupun mereka mengetahui bahwa ia adalah Kafir, mereka hanya berharap mendapatkan makanan dari Dajjal.

Sebelum kemunculan Dajjal, umat manusia diuji terlebih dahulu dengan kemarau dan kelaparan, serta tidak turunnya hujan dan musnahnya pepohonan selama 3 tahun berturut-turut, hewan ternak pun musnah.

Menurut seorang Ulama, awal kedatangan Dajjal, ia menyeru kepada umat Islam mengaku sebagai Muslim, kemudian mengaku sebagai Nabi dan pada akhirnya mengaku sebagai Tuhan.

Para pengikut Dajjal mayoritas adalah umat Yahudi, yang lainnya terdiri dari para wanita, orang fasik, kafir dan munafik; serta rakyat jelata, anak-anak hasil di luar pernikahan, para pria yang seperti wanita dan para wanita yang seperti pria. Tak luput juga Umat Muslim maupun non-Muslim, dari berbagai suku bangsa yang akan terperdaya oleh Mukjizat Dajjal.

Diterangkan dalam Hadits, Dajjal memiliki kelebihan seperti halnya Mukjizat para Nabi, kelebihan ini disebut dengan istidraj, yaitu sesuatu kemampuan atau kenikmatan yang diberikan oleh AllahSubhanahu Wa Ta’ala tetapi digunakan untuk kemaksiatan.

Dajjal sanggup menghidupkan orang mati, menyembuhkan penyakit, mendatangkan kesuburan, membawa sungai, Surga dan Neraka, memerintahkan langit untuk hujan, serta memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman.

Dia juga dapat melihat dan mendengar di banyak tempat pada waktu bersamaan dan dia mempunyai keahlian untuk menipu manusia. Kemudian ia sanggup mengeluarkan harta yang terpendam dari reruntuhan, sehingga harta tersebut mengikutinya seperti sekelompok lebah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan para umatnya untuk membaca dan menghafal 10 ayat pertama dari QS. Al-Kahfi sebagai perlindungan dari Dajjal, dan bila memungkinkan berlindung di kota Madinah dan Mekkah, karena Dajjal tidak akan pernah bisa masuk kota tersebut yang dijaga oleh para malaikat.

Rasûlullâh juga menekankan umatnya, jika mendengar tentang Dajjal, untuk tidak mendatanginya, karena pengaruhnya sangatlah kuat.

Inilah 4 pertanda kemunculan sang Dajjal. Bagi Umat Muslim, sebaiknya pertanda ini diwaspadai agar terhindar dari fitnah Dajjal disaat kemunculannya nanti. Kita juga wajib untuk melindungi Keluarga terutama kaum wanita yang akan menjadi sasaran empuk dari fitnah Dajjal.

Ketahuilah bahwasannya Wanita dan Anak-anak adalah kelemahan utama kaum Pria, maka lindungilah mereka dengan pengetahuan dan iman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Semoga kita senantiasa dalam perlindungan-Nya. Aamiin ya rabbal 'alamin..

SHARE pertanda ini agar Saudara Muslim Kita dapat selalu WASPADA menghadapi perkembangan zaman yang semakin mendekati kemunculan sang Dajjal.

Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza

keterangan footnote :
1] Baisan / Nakhl Baisan adalah kota yang terletak di distrik Utara Israel (dahulu Palestina bagian Utara Al-Ghaur) berada di persimpangan lembah sungai Yizreel dan lembah Yordan.
2] Danau Tiberias atau Laut Tiberias disebut juga Danau Genesaret, Danau Kineret, Danau Kinerot, atau Danau Galilea; (bahasa Ibrani : ים כנרת; bahasa Arab : Buhayrat Thabariyyah - بحيرة طبرية; bahasa Inggris : Sea of Galilee atau Lake Kinneret atau Lake Gennesaret). Danau Tiberias adalah danau air tawar terbesar di Israel yang terletak di antara bagian bawah Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Suriah dan Dataran timur kota Galilea Palestina.
3] Yaqut mengatakan, "Orang-orang dipercaya mengatakan kepada saya bahwa Zaghar terletak di ujung dari berbau busuk danau di lembah sana. Jarak antara mata air dengan Baitul Maqdis di sepanjang perjalanan tiga malam, daerah ini di sisi Hijaz, dan mereka memiliki perkebunan. [lihat Mu'jamul Buldaan (III / 142-143), dan buku-Nihaayah sebuah FII Ghariibil Hadiits ( II / 304)].
Hijaz secara harfiah artinya "pembatas", berupa kawasan pegunungan sepanjang Yaman sampai Libanon. Dahulu dikuasai oleh Kerajaan Hijaz, setelah bergabung dengan Kesultanan Nedj kini menjadi Negara Saudi Arabia.
Mata Air Zaghar sendiri masih tersambung dengan Danau Tiberias, terletak di sebelah Selatan Danau, masuk ke dalam wilayah Syiria (sebelum invasi dan pembagian wilayah saat ini).
4] Nabi yang Ummi (buta huruf). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang Nabi yang tidak dapat membaca dan menulis atau dengan kata lain Ummi.
5] Pada masa sebelum Islam berkembang, kota Madinah bernama Yatsrib, dikenal sebagai pusat perdagangan. Kemudian ketika Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam hijrah dari Mekkah, kota ini diganti namanya menjadi Madinah sebagai pusat perkembangan Islam sampai beliau wafat dan dimakamkan di sana.



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :