" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Senin, 07 Maret 2016

Pahala untuk Istri yang Menjaga Kehormatan Suami

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Keberkahan dan kebahagiaan keluarga akan bisa diperoleh apabila sepasang suami istri mampu menjalankan tugas dan kewajibannya masing-masing dengan penuh ketaatan dan keikhlasan kepada Allah SWT. Salah satunya adalah dengan menjaga kehormatan satu sama lain.

Seorang istri sudah selayaknya mampu menjaga kehormatan suaminya. Ada banyak cara untuk menjaga kehormatan suami tersebut, salah satunya adalah menutupi aib sang suami. Namun kenyataannya, banyak istri yang tidak bisa melakukan kewajiban ini dengan baik.

Masih saja ada di antara mereka yang mengumbar aib suaminya kepada teman ataupun media sosial. Padahal sebenarnya ada pahala tersendiri bagi istri yang menjaga kehormatan suaminya. Pahala apakah yang akan diperoleh jika istri melakukan hal ini? Berikut informasi selengkapnya.

Seorang istri memiliki kewajiban untuk senantiasa menjaga kehormatan suaminya dengan menutupi aib aib suami agar tidak diketahui oleh orang lain. Ternyata bagi orang yang mampu menutupi aib orang lain, Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat kelak.

Rasulullah Saw. bersabda, "Tidaklah seorang hamba menutupi aib hamba lainnya didunia, melainkan Allah akan menutupi aibnya dihari kiamat kelak." (HR.Muslim)

Bagi seorang istri yang sholehah, tentu ia tidak akan berani membuka aib suaminya baik kepada kerabat, teman ataupun mengumbarnya di media sosial. Karena ia menyadari bahwa sudah sepatutnya ia menyimpan rapat-rapat apapun tentang suaminya tersebut.

Istri yang seperti inilah yang pantas disebut pemilik jiwa yang tangguh, sebab kesalahan dan kelemahan suaminya ia simpan dan ia nikmati sendiri. Kehormatan suaminya akan senantiasa dijunjung tinggi. Karena baginya menjaga kemuliaan suami sama artinya dengan melindungi kehormatan diri sendiri.

Menjaga kehormatan serta kemuliaan suami menjadi sebuah langkah yang harus dimiliki istri agar tetap menjaga keharmonisan rumah tangganya. Selain itu, menampakkan aib suami atau bahkan menyebarluaskannya secara sengaja termasuk perbuatan terlarang dan hina. Perbuatan seperti ini biasanya dilakikan oleh manusia rendah yang tidak memiliki malu. Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa yang melepaskan dari seorang mukmin satu kesusahan yang sangat dari kesusahan dunia niscaya Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan dari kesusahan di hari kiamat. Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya Allah akan memudahkannya di dunia dan nanti di akhirat. Siapa yang menutup aib seorang muslim niscaya Allah akan menutup aibnya di dunia dan kelak di akhirat. Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu menolong saudaranya….” (HR. Muslim no. 2699)

Demikianlah informasi mengenai pahala yang akan didapatkan istri yang senantiasa menjaga kehormatan suaminya. Pemahaman mengenai saling menjaga kehormatan ini harus dimiliki oleh pasangan suami istri. Tujuannya adalah agar tercipta hubungan rumah tangga yang bahagia dunia dan akhirat.

Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :