" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Senin, 21 Maret 2016

Mengerikan! Ternyata Beginilah Cara Malaikat Maut Mencabut Nyawa Manusia

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!


Kematian adalah suatu hal yang pasti akan terjadi pada semua makhluk hidup, bahkan para malaikat pun akan dicabut nyawanya oleh Allah kelak. Dengan demikian, satu-satunya yang kekal dan tidak pernah mati adalah Allah subhanahu wa ta’ala. Mengenai kematian itu sendiri, tidak ada yang mengetahui kapan ajal seseorang akan tiba. Hal ini menjadi rahasia Allah subhanahu wa ta’ala.

DI kisahkan bahwa pada suatu ketika Malaikat ‘Izrail pernah bertanya kepada Allah subhanahu wa ta’ala: “Wahai Tuhanku, kapankah aku mencabut nyawa seorang hamba? Dalam keadaan apa dan bagaimana aku menghilangkannya?” Allah berfirman: “Wahai malaikat ‘Izrail, ini adalah ilmu yang paling rahasia. Siapapun tidak akan mengerti selain Aku. Akan tetapi Aku memberitahukan kepadamu mengenai kedatangan waktunya dari kematian tersebut.”

Disebutkan, bahwa jika seorang hamba sudah waktunya meninggal dunia, maka ada beberapa malaikat yang datang kepada ‘Izrail. Malaikat penjaga jiwa berkata: “Sudah habis masa hidup orang ini.” Selanjutnya datang juga malaikat penjaga rezeki dan amal sambil berkata: “Rezeki dan amalnya telah habis.”

Disebutkan, bahwa malaikat Mikail turun dengan membawa lembaran kepada malaikat ‘Izrail yang didapatkan dari Allah. Dalam lembaran itu tertulis nama orang yang diperintah untuk dicabut nyawanya, tempat pencabutan, dan sebab-sebab pencabutan nyawanya.

Sedang Ka’bil Akhbar menerangkan: “Bahwasanya Allah subhanahu wa ta’ala menciptakan pohon di bawah ‘Arasy. Jumlah pohon tersebut sama dengan bilangan makhluk yang ada di dunia. Maka ketika ajal seseorang telah tiba, dan umurnya tinggal 40 hari, maka secara otomatis daun pohon ‘Arasy itu juga gugur, dan jatuh di tempat malaikat ‘Izrail. Dengan demikian maka ‘Izrail dapat mengetahui bahwasanya ia diperintahkan untuk mencabut nyawa seseorang sesuai dengan identitas daun tersebut. Dan setelah itu para malaikat menyebut orang yang akan dicabut nyawanya tersebut sebagai “mayat hidup.” Ha ini karena orang tersebut masih dapat merasakan kehidupan dunia selama empat puluh hari lagi.”

Disebutkan, Abu Laits mengemukakan bahwa akan turun dari bawah ‘Arasy dua tetesan yang akan menggambarkan nama pemiliknya. Bila satu tetesan itu berwarna hijau, maka pertanda bahwa pemiliknya termasuk orang yang celaka. Tetapi jika tetesan tersebut berwarna putih, maka hal itu menandakan bahwa pemiliknya termasuk orang beruntung / bahagia.

Sedangkan untuk mengetahui dimanakah tempat seseorang akan meninggal di akhir hayatnya, maka Allah memerintahkan malaikat untuk memasukkan ke dalam air mani yang berada di rahim ibunya dengan mencampur debu bumi dari tempat dimana nantinya ia akan meninggal. Maka debu tersebut akan terus berputar-putar untuk mencari tempat yang dikehendaki. Kendati demikian, orang yang bersangkutan akan meninggal sesuai dengan tempat asal dimana debu itu diambil. Lebih lanjut mengenai kematian, Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Katakanlah (Muhammad), ‘Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang ditakdirkan akan mati terbunuh di medan pertempuran itu, keluar juga ke tempat mereka menghadang kematian.” (Qs. Ali Imran: 154)

Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :