" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Jumat, 18 Maret 2016

BAHAN-BAHAN THIBBUN NABAWI

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



Pada bab ini akan disebutkan beberapa khasiat medis dari beberapa jenis makanan dan lain-lain, yang disebutkan dalam Al-Quran dan As-Sunnah.



Utruj (Limau)

Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Quran, ibarat buah utruj, rasanya enak dan aromanya pun sedap.”406)

Komposisi utruj terdiri dari empat unsur, saya akan menyebutkannya dengan beberapa khasiatnya :

  1. Kulitnya, khasiatnya adalah jika ditaruh di pakaian, maka akan mencegah ngengat, mengharumkan udara, mengharumkan bau mulut jika ditahan di dalam mulut, mengurai angin dan bermanfaat untuk pencernaan. Penulis Al-Qônûn berkata bahwa ekstrak kulit utruj bermanfaat untuk mengo-bati gigitan ular, dan bila dibakar, bermanfaat untuk menyembuhkan belang (vitiligo).
  2. Dagingnya berkhasiat untuk lambung menghancurkan uap, dan menyembuhkan wazir.
  3. Cukanya, khasiatnya adalah untuk gangguan empedu, jantung berdebar, penyakit kuning, dan untuk mengatasi muntah.
  4. Benihnya, khasiatnya adalah untuk membersihkan racun.

Arz (Beras)
Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
“Perumpamaan orang-orang mukmin ibarat pohon yang segar, lunak dan basah, dihembus oleh angin, kadang-kadang ditegakkan dan kadang-kadang dicondongkan. Adapun perumpamaan orang munafik seperti padi, ia terus tegak di atas akarnya, sampai akhirnya ia tercabut sekaligus.”407)
Khasiatnya baik untuk pengobatan batuk dan pengobatan paru-paru, menambah sperma, dan menghilangkan sakit perut.

Idzkhir 408)
Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda di Mekah, “Janganlah tanaman-tanamannya yang masih basah dipotong.” Maka, ‘Abbâs berkata, ‘Kecuali idzkhir, ya Rosululloh! Karena ia digunakan untuk tukang emas dan rumah-rumah kita.’ Beliau bersabda, ‘Kecuali idzkhir’.”409) Khasiatnya adalah membuka sumbatan, melancarkan air kencing dan darah haid, menghancurkan batu, menghancurkan tumor, juga menyembuhkan sakit lambung, hati, dan ginjal.

Bittîkh (Semangka)
Dari Nabi saw. bahwa beliau biasa makan semangka dengan ruthob (kurma masak), beliau berkata, “Kita menetralkan panas ini dengan dinginnya ini, dinginnya ini dengan panasnya ini.”410) Khasiatnya adalah sebelum makan, membersihkan perut dan menghilangkan penyakit.

Tamr (Kurma Kering)
Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : “Rumah yang di dalamnya tidak terdapat tamr, maka penghuninya kelaparan.”411) Telah terdapat riwayat yang kuat dari Nabi saw. bahwa beliau memakan kurma dengan mentega.412)
Khasiatnya adalah untuk membersihkan hati dari racun-racunnya, menguatkan kemampuan seksual, menyembuhkan radang tenggorokan, jika dimakan pagi hari sebelum mengkonsumsi makanan lain, maka akan membunuh cacing. Ia merupakan buah, sekaligus obat, minuman, pemanis, dan makanan.

Tîn
Alloh Ta'ala menyebut buah ini dalam firman-Nya, “Demi buah Tîn dan Zaitûn.” (At-Tîn [95] : 1) Khasiatnya adalah untuk batu ginjal dan kandung kemih, mengatasi racun, radang tenggorokan, dada, radang trachea, hati dan limpa, mengeluarkan dahak, dan penyakit saraf.

Tsarîd
Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : “Keutamaan 'Aisyah dibandingkan semua wanita, seperti keutamaan tsarîd dibandingkan semua makanan.”413) Tsarîd adalah roti yang dicampur daging. Khasiatnya adalah memberikan kekuatan secara umum, tenaga, dan kalori.

Jummâr (Jantung Pohon Kurma)
Dari ‘Abdullôh bin ‘Umar, ia berkata : Ketika kami sedang duduk-duduk di hadapan Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam , tiba-tiba beliau dibawakan jantung pohon kurma, maka Nabi saw. bersabda :
“Sungguh ada satu pohon yang merupakan perumpamaan orang muslim, daunnya tidak pernah gugur.”414)
Khasiatnya adalah menutup luka, berkhasiat menyembuhkan hemoptysis415), mencret, dan penyakit kuning.

Harîr (Sutra)
Harîr (sutra) adalah kain yang halal dikenakan oleh wanita, tetapi diharamkan bagi pria, kecuali dalam keadaan terpaksa, sakit misalnya, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi saw. pernah membolehkan hal itu untuk Zubair dan ‘Abdurrohmân bin ‘Auf, karena keduanya sakit gatal.

Kholl (Cuka)
Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Sebaik-baik lauk adalah cuka.”416) Khasiatnya adalah menyembuhkan sakit gigi, menguatkan gusi, menyembuhkan memar dan luka bakar, serta memperbaiki lambung.

Ruthob (Buah Kurma Masak yang Belum Dikeringkan)
Alloh Ta'ala berfirman, “Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan ruthob (buah kurma yang masak) kepadamu. Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah,
‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Robb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini’.” (Maryam [19] : 25)
Diriwayatkan dari ‘Abdullôh bin Ja‘far, ia berkata, “Saya pernah melihat Rosululloh dan memakan mentimun dengan ruthob.”417)

Dari Anas bahwa Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam biasa berbuka dengan beberapa butir ruthob sebelum sholat, jika tidak dengan ruthob, maka dengan beberapa butir tamr, jika tidak dengan beberapa butir tamr, beliau meminum beberapa teguk air.418)
Khasiatnya adalah menguatkan kemampuan seks, menyu-burkan badan, merupakan nutrisi yang baik.

Roihân 419)
Alloh Ta'ala berfirman, “Dan biji-bijian yang berkulit dan roihân.” (Ar-Rohmân [55] : 12) Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : “Barangsiapa ditawari roihân, maka jangan menolaknya, karena ia ringan dibawa dan harum aromanya.”420)
Khasiatnya adalah menghentikan ascariasis, menghilangkan bau mulut bila dihirup, menggembirakan hati, mencegah epidemi, dan untuk mengobati batu di saluran kencing.

Rummân (Delima)
Alloh Ta'ala berfirman, “Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan, kurma dan delima.” (Ar-Rohmân [55] : 68)
Khasiatnya adalah bagus untuk lambung, tenggorokan, dada, dan paru-paru; batuk, kemampuan seks, melancarkan air kencing; untuk membuang batu empedu, mencret, hati, jantung, mulut lambung; juga bisa digunakan untuk celak bersama dengan madu, dan untuk luka-luka yang buruk.

Zaitûn
Alloh Ta'ala berfirman, “… yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api…”. (An-Nûr [24] : 35)

Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : “Gunakan zaitun sebagai lauk dan minyak, karena ia merupakan pohon yang diberkahi.”421)
Khasiatnya adalah sebagai penawar racun, mengatasi cacing, memperlambat rambut beruban, menguatkan gusi, menyembuhkan borok, erysipelas, dan mencegah bau keringat.




   








 Zabad (Mentega)
Diriwayatkan oleh dua putra Bisr As-Sulamî h, keduanya berkata, “Suatu ketika Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam datang kepada kami, lantas kami menyuguhkan mentega dan tamr kepada beliau. Beliau menyukai mentega dan tamr.”422)
Khasiatnya adalah untuk mengatasi bengkak di telinga dan saluran kencing untuk mulut dan seluruh bengkak-bengkak yang terjadi pada sekujur tubuh wanita dan bayi ketika digunakan sendiri tanpa campuran. Apabila dijilat maka bermanfaat untuk hemoptysis yang berasal dari paru-paru dan batuk, juga untuk herpes dan serak.

Zanjabîl (Jahe)
Alloh Ta'ala berfirman, “Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.” (Al-Insân [76] : 17)
Khasiatnya adalah membantu pencernaan -untuk hati- memperjelas penglihatan bila digunakan sebagai celak atau dimakan, menguatkan kemampuan seksual.

Siwak
Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Andaikata tidak khawatir memberat-kan umatku, tentulah aku sudah memerintah mereka supaya bersiwak setiap melaksanakan sholat.”423) Biasanya, beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam apabila bangun malam, maka beliau membersihkan mulutnya dengan siwak.424)

Khasiatnya adalah membersihkan gigi, menguatkan gusi, melancarkan bicara, mencegah sariawan, mengharumkan bau badan, membersihkan otak, membangkitkan selera makan, memperjelas pandangan, menyehatkan lambung, menjadi sarana mendapat ridho Alloh, membuat para malaikat kagum, dan memperbanyak amal kebajikan.

Samak (Ikan)
Dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda : “Telah dihalalkan bagi kalian dua bangkai dan dua darah, yaitu ikan dan belalang, hati dan limpa.”425) Khasiatnya adalah menyuburkan badan, menambah sperma, dan memperbaiki unsur-unsur panas.

Silq (Chard)
Dari Ummu Mundzir, ia berkata, “Suatu ketika Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengunjungiku bersama ‘Alî a, sedangkan kami mempunyai panenan anggur yang tergantung.” Ummu Mundzir berkata, ‘Maka, Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam makan, sedangkan ‘Alî menemani beliau juga makan.’ Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, ‘Mah (jangan), ‘Alî! Engkau baru sembuh dari sakit.’ Ummu Mundzir berkata, ‘Maka, saya memberikan kepada mereka silq dan jelai.’ Maka, Nabi saw. bersabda, ‘‘Alî, makanlah ini! Ini lebih cocok bagimu!’”426)

Khasiatnya adalah untuk alopesia, bercak di kulit, ketombe, dan kutil. Apabila dibalur dengan airnya dapat membunuh kutu, untuk penyakit herpes dibalur dengan silq yang dicampur dengan madu, dan membuka sumbatan di hati dan limpa.

Syahm (Lemak, Gajih)
Dari ‘Abdullôh bin Mughoffal, ia berkata, “Ada satu jirôb427) gajih tergantung, pada masa Perang Khoibar, maka aku selalu membawanya, dan mengatakan, ‘Demi Alloh, aku tidak akan memberikan sedikit pun darinya kepada seseorang.’ Aku menoleh, ternyata di dekatku ada Nabi saw.. Aku pun malu kepada beliau.
Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam ternyata tertawa dan tidak berkata apa pun.”428)
Khasiatnya adalah untuk serak-serak di tenggorokan dan luka-luka usus.

Tholh (Pohon Pisang)
Alloh Ta'ala berfirman, “Dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya).” (Al-Wâqi‘ah [56] : 29) Tholh adalah pohon pisang. Khasiatnya adalah untuk peradangan dada, untuk paru-paru, batuk, batu di ginjal dan kandung kemih, memperlancar air kencing, menambah sperma, dan membangkitkan syahwat untuk melakukan hubungan seks.

Thol’ (Mayang)
Alloh berfirman, “Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun.” (Qôf [50] : 10) Khasiatnya adalah meningkatkan kemampuan seks, dan berkhasiat untuk gangguan lambung.

‘Inab (Anggur)
Disebutkan bahwa Nabi saw. pernah memakan anggur dan se-mangka. Anggur disebutkan di enam tempat dalam Al-Quran, di antaranya, “Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur…”. (Al-Baqoroh [2] : 266) Khasiatnya adalah menggemukkan, memberikan nutrisi yang baik, juga merupakan salah satu dari tiga raja buah, yaitu anggur, ruthob, dan tîn.

Ayat-ayat Al-Quran

Alloh berfirman, “Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…” (Al-Isrô’ [17] : 82). Dan Dia juga berfirman, “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Robbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada…” (Yûnus [10] : 57). Al-Quran adalah penyembuh yang lengkap bagi seluruh penyakit hati dan badan.

Qitstsâ’ (Mentimun)
Diriwayatkan dari ‘Abdullôh bin Ja‘far ra, “Aku pernah melihat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam memakan mentimun dan ruthob.”429)
Khasiatnya adalah untuk lambung yang terinfeksi, untuk sakit kandung kemih, bibitnya melancarkan buang air kecil, sedangkan daunnya bisa dijadikan tapal yang bermanfaat untuk luka gigitan anjing. Sebaiknya ia dimakan bersama ruthob, atau tamr, atau kismis, atau madu.

Kabâts (Buah Arôk430))
Dari hadits Jâbir bin ‘Abdullôh ra, ia berkata, “Kami pernah bersama Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengetam kabâts, beliau bersabda, “Hendaklah kalian mengambil yang berwarna hitam, karena ia adalah yang paling baik.”431)
Arôk adalah pohon siwak.Khasiatnya adalah menguatkan lambung, memperbaiki pencernaan, membersihkan dahak, untuk rasa sakit di punggung, membersihkan kandung kemih, dan melancarkan kencing.

Katm 432)
Dari ‘Utsmân bin ‘Abdillâh bin Mauhib, ia berkata, “Suatu ketika saya mendatangi Ummu Salamah, maka ia mem-perlihatkan kepada kami sebagian rambut Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wasallam , ternyata rambut beliau diwarnai dengan inai dan katm.”433)

Lahm (Daging)
Alloh Ta'ala berfirman, “Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini.” (Ath-Thûr [52] : 22)Di muka saya telah menyebutkan manfaat-manfaatnya.

Nabq 434)
“Sesungguhnya, Nabi saw. pernah melihat Sidrotul Muntahâ435) pada malam Isrô’, ternyata nabqnya seperti guci-guci besar Hajar.”436)
Khasiatnya adalah untuk mencret, lambung, batu empedu, dan sebagai nutrisi badan.

Yaqthîn (Labu)
Alloh berfirman, “Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis yaqthîn.” Yaqthîn adalah pohon labu, buahnya dalam (bahasa Arab) disebut dubâ’ atau qor‘. Khasiatnya adalah untuk menghilangkan dahaga, mengobati pusing, panas, dan bengkak-bengkak yang panas di otak.437)

Itulah sekilas tentang beberapa hal yang disampaikan oleh lisan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam . berdasarkan wahyu, sebagian dari Al-Quran dan sebagian lagi dari As-Sunnah, saya menyebutkan beberapa khasiat dari hal-hal tersebut, tanpa menyebutkan bahaya-bahayanya. Hal-hal tersebut, oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, disebutkan bukan khusus berkenaan dengan kedokteran atau pengobatan, akan tetapi semua itu disebutkan dalam Al-Quran atau As-Sunnah, lantas di sini kami menyebutkan beberapa khasiat dan manfaatnya, tanpa menyebutkan efek samping-efek sampingnya.

Demikianlah, adapun hal-hal yang oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam disebut untuk berobat, maka ia memang khusus untuk pengobatan, adapun yang disebutkan oleh beliau secara umum, maka tetap bersifat umum, bisa untuk obat dan untuk lainnya.



Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :

alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)




TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :