" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 27 Februari 2016

SEPUCUK SURAT DARI IBU DAN AYAH



Tausiah Islam - Anakku, Ketika aku semakin tua, aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untuk ku.

Suatu ketika aku memecahkan piring, atau menumpahkan sup di atas meja, karena pengelihatanku berkurang, Aku harap kamu tidak memarahiku.
Orang tua itu sensitif, selalu merasa bersalah saat kamu berteriak.
Ketika pendengaranku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan, aku harap kamu tidak memanggilku “Tuli!”, mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.



SEPUCUK SURAT DARI IBU DAN AYAH

Maaf, Anak ku, Aku semakin tua.
Ketika lututku semakin lemah, aku berharap kamu memimiliki kesabaran untuk membantu ku bangun.

Seperti sebagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil, untuk belajar berjalan.
Aku mohon jangan bosan dengan ku.
Ketika aku terus mengulangi apa yang ku katakan, seperti kaset rusak, aku berharap kamu terus mendengarkan aku.


SEPUCUK SURAT DARI IBU DAN AYAH
Tolong jangan mengejekku, atau bosan mendengarkanku.
Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil dan kamu ingin sebuah balon?
kamu mengulangi apa yang kamu mau berulang-ulang sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan.
..Maafkan juga bau ku.
Tercium seperti orang yang sudah tua, aku mohon jangan memaksaku untuk mandi.
Tubuhku lemah..
Orang tua mudah sakit karena mereka rentang terhadap dingin, aku harap, aku tidak terlihat kotor bagimu…
Apakah kamu ingat, ketika kamu masih kecil?
Aku selalu mengejar-ngejar kamu, karena kamu tidak ingin mandi.
Aku berharap kamu bisa bersabar dengan ku, ketika aku selalu rewel.
Ini semua bagian dari menjadi tua, kamu akan mengerti ketika kamu tua.
Dan jika kamu memiliki waktu luang, aku harap kita bisa berbicara, bahkan untuk beberapa menit, aku selalu sendiri sepanjang waktu, dan tidak memiliki seseorang pun untuk di ajak bicara.
Aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaan.
Bahkan jika kamu tidak tertarik pada cerita ku, aku mohon berikan aku waktu untuk bersamamu.
Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil?
Aku selalu mendengarkan apapun yang kamu critakan tentang mainan mu.
Ketika saatnya tiba…

dan aku hanya bisa terbaring, sakit dan sakit, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku.
MAAF… kalau aku selalu mengompol atau membuat berantakan.
Aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku, selama beberapa saat terakhir dalam hidupku.
Aku mungkin, tidak akan bertahan lebih lama..
Ketika waktu kematianku datang..

Aku harap kamu memegang tangan ku dan memberikan ku kekuatan untuk menghadapi kematian.
Terimakasih atas segala perhatianmu, nak..
Kami mencintai mu, dengan kasih yang berlimpah, IBU DAN AYAH


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!

Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :