" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Selasa, 16 Februari 2016

Begini Tutorial Menerima Kekurangan Pasangan Anda

Tausiah Islam  - Setiap orang tentu mempunyai kekurangan, baik

Baca Juga : Ternyata Ini Dirinya Dandanan Haram untuk Muslimah

Begini Tutorial Menerima Kekurangan Pasangan Anda


Begini Cara Menerima Kekurangan Pasangan Anda


Untuk membentuk suatu keluarga tersanjung memerlukan proses yang panjang dan salah satunya merupakan menerima kekurangan yang ada pada diri pasangan kita. Berikut merupakan trik menerima kekurangan pasangan untuk membentuk keluarga sakinah, mawaddah dan warohmah.

Baca Juga : Dalam Islam, Ini Hukum Menyentuh serta Mencium Organ Vital Suami


1. Belajarlah untuk tak rutin menonton kekurangan pasangan Anda, tapi usahakan untuk menonton kekurangan yang ada pada diri Kamu sendiri. Buatlah seperti catatan mengenai diri Kamu sendiri, Kamu juga bisa menulis dengan jujur kekurangan yang ada pada diri Anda. Dengan begitu Kamu tak merasa menjadi diri yang sempurna dan sanggup untuk menerima kekurangan pasangan Anda.

2. Apabila kekurangan yang ada pada diri pasangan Kamu bersifat merugikan keluarga, cobalah untuk berdiskusi. Katakan keberatan Kamu kepada sifat dan tingkah lakunya yang Kamu rasa tak benar. Cari solusi yang cocok demi kebaikan bersama.



3. Kekurangan yang ada pada pasangan hendaknya jangan dijadikan bahan untuk merendahkannya. Berbagi motivasi yang bisa membangun kepercayaan dia dan berusaha untuk menutupi kekurangan yang ada.

4. Jangan memendam kekesalan dalam diri, apabila Kamu menemui persoalan dengan kekurangannya. Bakal lebih baik apabila Kamu berterus terang dan mengeluarkannya. Cobalah untuk tak emosi. Apabila Kamu memendam dan mendiamkan faktor tersebut, Kamu bakal menjadi antipati dan kemudian bisa menjadi konflik yang akhirnya memicu pertengkaran.

5. Bersama-sama mencari jalan keluar kepada kekurangan yang ada pada pasangan. Umpama saja, pasangan Kamu suka tidur mendengkur, Kamu bisa membawanya berkonsultasi ke dokter. Bawa dan pasangan Anda. Apabila wajib melakukan terapi, dampingilah pasangan Kamu dalam melakukan terapi tersebut. Keberadaan Kamu bakal sangat bermanfaat bagi kesembuhannya.

6. Tutupi kekurangan pasangan Kamu di hadapan orang lain. Janganlah meningkatkan bebannya dengan tutorial menceritakan kekurangannya pada orang lain. Lumayan hanya Kamu yang mengetahuinya, sebab pasangan Kamu bakal terus merasa rendah diri apabila kekurangan yang ada pada dia diketahui oleh orang lain.

7. Carilah info dan trik untuk menanggulangi kekurangan yang ada pada dirinya. Ada tak sedikit info yang bisa Kamu bisa di beberapa media mengenai faktor yang Kamu anggap sebagai suatu kekurangan pada pasangan. Kemudian Kamu bisa mengikuti langkah-langkah yang diarahkan. Ingatlah bahwa tujuan Kamu merupakan untuk kebaikan bersama.

8. Belajar ikhlas dan menerima kekurangannya. Apabila Kamu ikhlas dan mencoba mengalah mengenai kekurangan yang ada pada dirinya. Tak ada manusia yang sempurna baik sifat maupun tingkah laku. Oleh sebab itu apabila ingin membentuk keluarga sakinah, cobalah untuk belajar ikhlas dan menerima kekurangan yang ada pada diri pasangan Anda. 


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:



لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.


"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."



Lathaiful Ma'arif, hlm. 19




 
 
Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :