" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Rabu, 13 Januari 2016

Mengkakulasi Sholat




Ada beberapa pertanyaan yang perlu kita renungkan dan kita jawab dengan jujur terhadap sholat yang telah kita lakukan,:


Pertama:

Sudah pantaskah sholat kita diterima oleh Allah ?
" Banyak orang yang mengerjakan sholat , namun yang ia terima hanyalah penat dan lelah."(HR. Nasa'i')

Kedua:

Pernahkah kita menangis dalam sholat kita?

Dari Abdullah bin asy-syikhir ia berkata: " Aku pernah mendatangi Nabi Muhammad SAW Ketika beliau sedang sholat.Dari dalam perutnya terdengar seperti gemerciknya air ( yang dimasak) dalam panci , yakni karena tangisan.
(HR Abu Dawud. An Nasa'i. Al Baihaqi)

Ketiga:

Seberapa banyak pahala yang kita peroleh dari sholat?
" Sesungguhnya seorang hamba itu terkadang sholat , namun hanya dicatat ganjarannya sepersepuluh , sepersembilan, seperdelapan, sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga atau setengahnya ( HR. Abu Dawud, al Baihaqi dan Ahmad).

Untuk menjawab pertanyaan diatas disamping kejujuran kita mungkin perlu tabel kalkulasi sholat.
Hasil skor kalkulasi coba kita cocokkan dengan Penilaian sholat menurut Ibnul Qayyim.

Menurutnya ada lima tingkatan dalam sholat:

Pertama:
Orang yang selalu kurang dalam menjalankan syarat rukun sholat, Ia mendapatkan siksa.

Kedua:
Orang yang memelihara syarat rukun sholat. Akan tetapi ia tidak melawan bisikan-bisikan Setan di saat sholat, dan akhirnya larut dalam bisikan itu.Ia Akan dihisab.

Ketiga:
Orang seperti dalam tingkat kedua, tetapi ia juga berusaha melawan bisikan-bisikan Setan dalam sholatinya agar ia tidak kecolongan dalam sholatnya. Ia dihapus kesalahannya.

Keempat:
Orang yang Ketika melaksanakan sholat ia tunaikan hak- haknya, rukun-rukunnya, dan batasan-batasannya.
Hatinya benar-benar larut dalam urusan sholat dan penyembahan kepada Allah. Tingkatan ini akan mendapatkan pahala disisi Allah.

Kelima:
Orang yang mencapai tahapan empat dan mencapai tingkatan ihsan dan mampu menjadikan shola sebagai penyejuk mata hati.Ia menjadi orang yang dekat dengan Allah.