" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

Selasa, 08 Desember 2015

Istri, Lakukan 5 Hal Ini Setiap Hari untuk Bahagiakan Suami


أنا أحبك يا رسول الله


Sebelum baca, harus BERSHOLAWAT dulu!,
Allahumma Sholli A'la Sayyidina Muhammad?

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!



Menjadi istri idaman merupakan impian setiap wanita. Bahkan setelah menikah pun, mereka tetap ingin menjadi idaman dan terbaik bagi suaminya. Namun seiring berjalannya usia pernikahan, hal ini bisa saja tergeser karena banyaknya hal lain yang juga diprioritaskan.

Namun demikian, sang istri tetap harus mencari cara agar suami merasa selalu dibahagiakan. Dengan begitu, meski dengan berbagai hal lain yang menjadi tujuan, istri tetap menjadi bagian terdepan yang diprioritaskan. 

Tapi hal ini tentu tidak terjadi begitu saja. Seorang istri harus melakukan bakti kepada suami dengan membuatnya bahagia setiap hari. Lima hal ini bisa menjadi cara agar suami merasa dibahagiakan oleh istri. Hingga pada akhirnya, istri akan selalu menjadi wanita pujaannnya meski dengan usia pernikahan yang sudah begitu lama. Apa saja? Berikut ringkasannya. 

1. Menyenangkan Suami Setiap Ia Memandang 
Laki-laki akan mudah terpikat dengan hal yang cantik dan indah. Demikian pula dengan suami anda yang menginginkan anda terlihat cantik setiap kali mereka pandangi. Jadi meski sudah ada yang memiliki, anda tidak boleh serta merta mengabaikan penampilan anda. 

Pakailah pakaian yang bisa membuatnya bahagia. Jika suami senang melihat kita pakai daster, silakan pakai daster. Namun jika suami tidak suka, maka pilihlah pakaian yang disukai suami anda. 

Belajar memakai make up sederhana juga penting untuk menunjang penampilan. Tidak usah terlalu menor dan justru membuat suami tidak suka, cukup yang tipis-tipis saja agar bisa terlihat lebih natural. 

2. Meminta Izin Suami Jika Bepergian Ke Luar Rumah
Hal ini kerap disepelekan para istri. Jika suami tidak di rumah, mereka bisa dengan mudah keluar rumah tanpa sepengetahuan suaminya. Padahal istri yang baik tidak akan keluar rumah tanpa sepengetahuan suaminya. Ibnu Muflih al hambali berkata:

“Diharamkan bagi seorang wanita keluar rumah suaminya tanpa seizinnya, kecuali karena darurat atau kewajiban syari’at”. (Adab Syar’iyyah: 3/375)

Hal ini akan lebih berkesan jika istri mencium tangan suaminya. 

3. Membantu Suami Merapikan Penampilannya
Selain memperhatikan diri sendiri, memperhatikan penampilan suami juga tidak kalah penting. Jika seorang suami menggunakan baju tidak rapi ke kantor atau dalam kesehariannya, bisa dipastikan istrinya adalah seorang pemalas. Istri memiliki peranan penting dalam menunjang penampilan suami, dengan begitu suami menjadi pribadi yang percaya diri dan semakin sayang istri. 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kpd Siti Fatimah: “Ya Fatimah, apabila seorang wanita meminyakkan rambut suaminya & janggutnya, memotong kumis & menggunting kukunya maka Allah akan memberinya minum dari air Surga yg mengalir di sungai sungainya & diringankan Allah baginya sakaratul maul & akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman yg indah & taman taman Surga.“

4. Mensyukuri Apa yang Suami Lakukan untuk Istri
Bersyukur adalah cara menambahkan lebih. Tidak hanya bersyukur kepada Allah saja maka Dia akan menambahkan, bahkan beryukur di terhadap apa yang didapatkan suami pun berefek sama. Suami akan bahagia jika istrinya bisa bersyukur terhadap apa yang sudah Ia dapatkan, bahkan lebih bersemangat untuk mencari rezeki dengan tujuan membahagiakan istrinya. Setiap suami pulang bekerja, sambutlah dengan wajah ceria sebagai ungkapan berterimakasih padanya.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yg bermaksud: “Jika seorang isteri berkata kepada suaminya: Tidak pernah aku melihat kebaikanmu sama sekali, maka hancur leburlah pahala amal kebaikannya.”

5. Sigap Memenuhi Kebutuhan Biologis Suami
Sigap dalam memenuhi kebutuhan biologis suami menjadi salah satu cara membahagiakan mereka. Tidak ada alasan bagi seorang istri menolak ketika suami menginginkannya di tempat tidur. Meski demikian, suami pun harus melihat kondisi istrinya apakah sedang sakit atau sehat. Ridho Allah ada pada ridho suami, maka lakukanlah hal-hal yang menjadi kewajiban istri pada suami.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yg bermaksud: “Empat perempuan yang berada di Neraka ialah: Perempuan yang kotor mulutnya terhadap suaminya. Jika suaminya tidak ada di rumah ia tidak menjaga dirinya & jika suaminya bersamanya ia memakinya (memarahinya). Perempuan yang memaksa suaminya untuj memberi apa yang suami tidak mampu. Perempuan yang tidak menjaga auratnya dari kaum laki-laki & memperlihatkan kecantikannya (untuk menarik kaum laki laki). Perempuan yang tidak mempunyai tujuan hidup kecuali makan minum & tidur, & ia tidak mau berbakti kepada Allah & tidak mau berbakti kepada RasulNya dan tidak mau berbakti


Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :




http://www. alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!



Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى، كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
“Siapa yang mengajak kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengikutinya, tidak akan dikurangi sedikitpun dari pahala mereka…” (HR. Muslim 2674, Abu Daud 4609 dan yang lainnya).


TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN

✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar