" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Rabu, 16 Desember 2015

Inilah Golongan Manusia yang Masuk Surga Tanpa Hisab

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK



Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!




Hisab atau perhitungan merupakan salah satu proses yang akan dilalui setelah hari kiamat. Saat peristiwa tersebut terjadi, Allah SWT memperlihatkan kepada manusia amalan baik dan buruk yang sudah dilakukan ketika menjalani kehidupan di dunia.

Beberapa hadist Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Umat Islam nantinya dijamin masuk surga. Namun mereka tetap harus mempertanggungjawabkan hal-hal buruk yang sudah dilakukan selama di dunia dengan menjalani hukuman di neraka terlebih dahulu.

Dengan proses Hisab, manusia harap-harap cemas melihat hitungan dosa yang sudah mereka lakukan dan harus dipertanggungjawabkan. Namun ternyata, ada golongan umat Nabi Muhammad yang tidak menjalani proses ini. Mereka tidak perlu mengantre, serta merasa cemas atas nasib mereka. Pasalnya golongan ini akan langsung dimasukkan ke surga. Siapa saja golongan ini? Berikut ulasannya. 


1. Manusia yang Menyempurnakan Tauhid
Golongan pertama yang akan masuk surga tanpa hisab adalah manusia yang menyempurnakan tauhid. Sikap percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah harus bersih dari noda-noda syirik, bid’ah dan maksiat. Jika pada diri seseorang insan sudah bulat sikap tauhidnya, maka manusia berhak mendapatkan balasan masuk surga tanpa hisab.

Dalam ayat An Nahl: 120 Allah SWT tentang Nabi Ibrahim As yang selalu berpegang kepada kebenaran dan tak pernah berpaling. Ia mendapat jaminan surga karena bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah.

Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan). (An Nahl: 120)

2. Mencontoh Nabi Dalam Bertauhid
Nabi Muhammad SAW merupakan sumber Ilmu pengetahuan di semesta yang diterimanya langsung dari Allah SWT. Jadi, Rasulullah SAW paling memahami tentang keesaan Allah dan paling paham tentang tauhid. Untuk itu menerapkan tauhid di dalam hati selayaknya mengikuti ajaran yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rosululloh itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Alloh.” (Al Ahzab: 21). 

3. Patuh Terhadap Perintah Allah
Orang-orang yang menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya menjadi salah satu golongan yang masuk surga tanpa hisab. Golongan ini akan selalu bertaubat jika . sekali saja melakukan kesalahan. Baginya berbuat baik karena Allah menjadi suplemen agar hati selalu tentram dan nyaman.

“(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (adzab) akhirat dan mengharapkan rahmat Rabbnya?” (Az Zumar: 9)

4. Ahli as sabr (ahli kesabaran) 
Golongan pertama yang akan masuk surga tanpa hisab berdasarkan kitab At-Tazkirah fi Ahwal al-Mauta wa Umur al-Akhirah oleh Imam al-Qurtubi adalah para ahli sabar. Mereka bersabar dalam menjalankan ketaatan terhadap Allah SWT dan menghindarkan diri dari perbuatan maksiat. 

5. Ahl al-fadl (ahli kemuliaan)
Golongan kedua yang juga tidak melalui proses Hisab adalah mereka yang ahli dalam kemuliaan. Golongan ini menanggung kesakitan apabila diperbodohkan, mereka tetab bersabar jika didzalimi, dan tetap memafkan jika orang lain melakukan tindak kejahatan

6. Jiran-jiran Allah 
Selanjutnya adalah mereka yang saling berziarah dalam berkasih sayang karena Allah SWT. Dalam hadis riwayat Abu Nu’aim daripada Ali bin Husain dijelaskan, golongan ini akan duduk dan bangun bersama-sama saudara mereka kerana Allah.

Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)



TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19



Klik untuk link ke : alikhlasmusholaku.top #Konten Islami dari berbagai sumber #Islamic content from various sources #


Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :