" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 19 Desember 2015

Bukti Ilmiah tentang Allah SWT Membelah Laut Merah untuk Nabi Musa + Video




Al-Qur’an adalah salah satu bukti kebesaran Allah. Bahkan terdapat bukti ilmiah kebenaran Al-Qur’an tentang Allah SWT membelah laut untuk Nabi Musa ketika dikejar oleh Fir’aun. Pada saat itu, Nabi Musa sedang dalam bahaya karena Fir’aun dan para pengikutnya mengejarnya. Oleh karena itu, simaklah kebenaran ilmiah ini. Sebagai seorang muslim, pastilah kita tidak asing dengan cerita Nabi Musa AS. Nabi Musa adalah salah satu nabi yang membawakan ajarannya dalam kitab Taurat. Kisah Nabi Musa dijelaskan dalam kitab suci Al-Qur’an di mana beliau di kejar-kejar oleh Fir’aun dan diselamatkan oleh Allah melalui terbelahnya laut merah. Kisah ini tertulis dalam Surah Yunus ayat 90 dan Al-Baqarah ayat 50. Mukjizat yang diberikan oleh Allah adalah mukjizat nabi musa membelah laut merah.

Berdasarkan kisah ini, para ilmuwan melakukan simulasi dalam rangka membuktikan kebenaran Al-Qur’an mengenai kisah ini. Pengukuran satelit, analisis catatan arkeolog dan peta membuat para peneliti dapat memperkirakan kedalaman dan aliran air di laut merah yang ada pada kisah ini dan mereka beranggapan terdapat angin bertiup yang membelah laut merah untuk nabi musa.

Simulassi ini dilakukan menggunakan sebuah komputer yang menunjukan angin timur memiliki kekuatan yang tinggi. Bahkan selama 12 jam, angin ini bertiup dalam semalam. Kekuatan ini dapat mendorong air menuju perairan dangkal hingga memungkinkan penyeberangan.

Penyeberangan yang dilakukan di laut merah sebagai pelarian bangsa Yahudi dari kejaran Fir’aun ini menjadi salah satu keajaiban yang spektakuler.

Berdasarkan pengukuran satelit, peta dan analisis catatan arkeolog memungkinkan kedalaman laut dan aliran air pada tahun 3.000 yang lalu. Hal tersebut membuat para ilmuwan percaya bahwa terbelahnya laut merah benar terjadi.

Ketika itu, Nabi Musa dan bangsa Israel terjebak di antara pasukan Fir’aun dan laut merah. Namun, berkat campur tangan Allah, angin timur yang memiliki kekuatan hembusan tinggi membelah air hingga terbentuk lintasan pada dinding air di sisi kanan dan kirinya. Hal ini membuat Nabi Musa dan pasukannya dapat lolos dari kejaran Fir’aun. Namun, ketika Fir’aun dan pasukannya mengejar dengan melewati lintasan laut merah itu, air menerjang dan menenggelamkan mereka.

Hal ini distimulasikan dengan model komputer mengenai penggambaran laut. Stimulasi tersebut menunjukkan dampak dari angin kencang pada perairan 1500 meter dalamnya. Dalam penelitian ini didapatkan bahwa angin timur berhembus selama 12 jam dengan kecepatan 63 mil perjam yang akan mendorong air menuju saluran sungai atau danau. Sehingga akan membuat lintasan jalan sekitar 2 mil dengan lebar 3 mil. Hal ini akan berlangsung sekitar 4 jam. Mereka percaya bahwa air tersebut bahkan terpisah dengan dinding yang menjulang tinggi di kedua sisi pada lintasan.

Sebagai seorang muslim, hendaknya kita mempercayai isi dan kebenaran dari Al-Qur’an. Kitab ini adalah mukjizat yang begitu besar yang diberikan pada Rasulullah. Segala fenomena dan kejadian terdapat dalam Al-Qur’an. Tapi tak semua manusia dapat memahami maksud dari isi Al-Qur’an.

Penemuan bukti nabi musa membelah laut merah hendaknya dapat meningkatkan keimanan kita terhadap Allah. Sungguh besar karunia Allah yang dapat diterima oleh siapa pun yang Dia kehendaki. Selama orang tersebut memiliki ketaqwan yang kuat kepada Allah maka ia akan diberikan kemudahan dalam setiap langkahnya.

Demikian bukti ilmiah kebenaran Al-Qur’an tentang Allah SWT membelah laut merah untuk Nabi Musa. Bukti ilmiah ini seharusnya dapat menambah keyakinan dalam hati kita bahwa Allah adalah Sang Maha Kuasa.

Baca juga : Rahasia Doa Nabi Musa Sebelum Belah Laut Merah






SUBHANALLAH! Terkuak FOTO BUKTI Keberadaan Nabi Musa AS !






Ingatkah anda dengan mukjizat Nabi Musa yang dapat membelah laut merah hanya dengan tongkatnya? Dan tak disangka - sangka beberapa tahun ini ditemukan bukti penelitian adanya keberadaan Nabis AS. Seorang Arkeolog yang bernama Ron Wyatt pada tahun 1988 mengklaim bahwa dirinya telah menemukan bangkai roda dari kereta tempur kuno yang berada didasar laut merah. Menurut pendapat Ron Wyatt mengatakan bahwa bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam di laut merah tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.


Ron Wyatt bersama para peneliti lainya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama. Dengan adanya temuan tulang belulang memperkuat dugaan kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah.

Dan didukung juga oleh hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang ditemukan dinyatakan memang benar adanya. Para peneliti menyebutkan bahwa struktur dan kandungan tulang yang di temukan telah berusia sekitar 3500 tahun silam, dimana menurut sejarah umat islam,kejadian pengejaran nabi musa itu juga diperkirakan terjadi dalam kurun waktu yang sama sekitar 3500 tahun.

Tidak hanya tulang saja yang berhasil ditemukan, tetapi ada benda lain juga yakni poros roda salah satu kereta kuda  balah tentara firaun yang kini telah berubah menjadi batu karang,Mungkin Allah sengaja melindungi benda peninggalan sejarah ini untuk menunjukkan kekuasaan dan mukjizatnya kepada kita semua bahwa kisah tentang kedahsyatan mukjizat Nabi dan Rasulnya merupakan fakta dan realita dan bukan cerita karangan yang di buat oleh umat islam. Uniknya dari beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan juga sebuah roda yang terdiri dari 4 buah jeruji yang terbuat dari emas.


Sekarang mari kita perhatikan gambar di atas, Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah), menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat /

Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter. Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).

Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima Jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan, setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!! sungguh luar biasa, Allah Maha Besar.
Penyelam yang menemukan Bangkai kereta dan roda




Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :