" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Sabtu, 19 Desember 2015

Bagaimana Hukum 'Latihan Berqurban' di Sekolah

Ya ALLAH..., Ya RAHMAN.....,Ya RAHIM 
Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini 
Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid 
Lapangkanlah hatinya 
Bahagiakanlah keluarganya 
Luaskan rezekinya seluas lautan 
Mudahkan segala urusannya 
Kabulkan cita-citanya 
Jauhkan dari segala Musibah 
Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,
Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar. 
Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang 
membaca dan membagikan status ini. 
Aamiin ya Rabbal'alamin

I REALLY LIKE THIS LINK


Bagikan lewat WHATSAPP yuk !!!!!!!

Wed, 5 December 2007 23:26 - | Dibaca 2.659 kali | Bidang qurban

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Pak Ustadz, , saya mau nanya, saat Hari Raya Qurban setahu saya setiap sekolah akan mengadakan pemotongan hewan qurban. Tapi masalahnya hewan-hewan qurban itu didapat dari iuran siswa atau gurunya, apakah hewan-hewan qurban yang disembelih dianggap sebagai qurban?
Karena setahu saya untuk berkurban bisa dengan kambing, sapi, kerbau, onta dan sebagainya, tidak dengan uang.
Mohon penjelasannya Ustadz, syukron, barakallahu fiikum.
Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Namanya saja latihan, tentu saja praktek seperti itu tidak bisa disebut dengan penyembelih hewan udhiyah betulan. Karena kalau yang betulan, tiap orang minimal harus menyembelih seekor kambing.
Untuk bisa dikatakan sebagai ibadah ritual penyembelihan udhiyah, seekor kambing itu batas minimal. Kalau yang disembelihmisalnya ayam, bebek atau angsa, tidak memenuhi cukup syarat ritual. Apalagi kalau cuma uang sepuluh ribuan yang hanya bisa untuk membeli beberapa butir telur.
Jadi apa yang disebut sebagai latihan itu memang tidak menunjukkan bahwa kegiatan itu merupakan penyembelihan hewan udhiyah. Dan karena bukan udhiyah, daging boleh dimakan sendiri oleh anak-anak, ini sekedar pesta makan sate kambing. Tidak ada kewajiban untuk disedekahkan pada dasarnya.

Saran
Namun karenajudulnyalatihan, sebaiknya diusahakan agar sejak awal hingga akhir didedikasikan biar mirip dengan aslinya. Ibarat para calon penerbang yang masuk kokpit simulasi, maka semua dibikin mirip dengan keadaan aslinya.
Maka ada baiknya bila yang dilatih bukan sekedar latihan mengeluarkan uangnya saja, tetapi juga bisa dilatih dengan hal-hal lain yang terkait dengan penyembelihan.
Misalnya, ada di antara anak-anak itu yang dilatih bagaimana teknik menyembelih. Sebab menyembelih itulah titik ibadahnya. Rasulullah SAW bersabda:
Dari Aisyah radhiyallahu 'anha berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada pekerjaan yang lebih dicintai Allah yang dilakukan seorang Adami di hari Nahr dari menumahkan darah. (HR Tirimizy)
Dan yang lain bisa diminta untuk langsung hadir dan menyaksikan penyembelihannya. Sebab dahulu Rasululah SAW meminta puterinya, Fatimah radhiyallahu 'anha, untuk hadir dan menyaksikan penyembelihan.
Rasulullah SAW bersabda, "Wahai Fatimah, berdirilah dan saksikan hewan udhiyahmu, karena tiap-tiap dosamu yang telah kamu kerjakan diampuni pada saat darah mengalir keluar. Dan bacalah: Inna Shalati wa nusuki wamhyaya wa mamati lillahi rabbil alamain, laa syarika lahu wa bidzalika umirtu wa ana awwalul muslimin." (Al-Hakim)
Selain itu anak-anak bisa dilatih juga untuk memotong-motong daging serta membagikannya kepada fakir miskin. Bukan dimakan bersama-sama semuanya sampai habis.
Sebab dalam ibadah penyembelihan hewan udhiyah, ada pembagian menjadi tiga. Pertama untuk dimakan sendiri, kedua untuk dihadiahkan dan ketiga untuk disedekahkan kepada fakir miskin.
Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc



Kunjungi website kami klik tautan - link di bawah ini :

alikhlasmusholaku.top & alikhlasmusholaku.blogspot.com

YA ALLAH JAUHKANLAH KAMI SEMUA DARI SIKSA KUBUR, HARAMKANLAH NERAKA ATAS JASADKU, KEDUA ORANGTUAKU, DAN SEMUA ORANG YG MENGUCAP "AAMIIN" DIKOMENTAR..
.
Sudah baca Like, komen Aamiin, lalu BAGIKAN dengan Ikhlas!




Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)




TETAPLAH MEMBERI NASEHAT, WALAUPUN ENGKAU SENDIRI BANYAK KEKURANGAN


✍🏻 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

لو لم يعظ إلا معصوم من الزلل، لم يعظ الناس بعد رسول الله صلى الله عليه وسلم أحد، لأنه لا عصمة لأحد بعده.

"Seandainya tidak boleh memberi nasehat kecuali seseorang yang terjaga (ma'shum) dari kekurangan, niscaya tidak akan ada seorang pun yang menasehati orang lain selain Rasulullah shallallahu alaihi was sallam, karena tidak ada yang ma'shum selain beliau."

Lathaiful Ma'arif, hlm. 19





Bagikan dengan cara klik tombol Facebook, twitter, Goggle+, Pinterest, Blogger, Email dibawah ini  :