" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Selasa, 03 November 2015

Belajar di Waktu Kecil Bagai Mengukir di Atas Batu



Belajar di Waktu Kecil Bagai Mengukir di Atas Batu 
Thu, 21 February 2008 22:55 - | Dibaca 3.397 kali | Bidang hadits

Saya adalah seorang yang aktif di bidang pendidikan anak. Saya butuh banyak dalil atau nash agama tentang pentingnya pendidikan usia dini.
Dulu waktu mengaji dimasa kecil saya seringkali mendengar ungkapan "Belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu." Sayangnya, saya tidak tahu apakah itu hadits nabi, atau apa? Kalau memang hadits nabi, apakah shohih, siapa yang meriwayatkan dan kedudukannya.
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih, pak ustadz
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabaraktuh,
Benar sekali bahwa usia dini merupakan waktu yang sangat tepat untuk memulai pendidikan. Beberapa ulama besar yang memiliki ilmu multidimensi, ternyata sudah hafal Quran sejak usia yang sangat belia. Ada yang berusia 8 tahun sudah hafal Quran, ada juga yang 10 tahun.
Bahkan Al-Imam Asy-Syafi'i bukan hanya hafal Quran, tapi di usia 13 tahun beliau telah hafal kitab hadits paling populer di zamannya, Al-Muwaththa', yang disusun oleh Al-Imam Malik rahimahumallah.
Ada pun ungkapan yang anda tanyakan, sebenarnya memang bukan hadits nabi. Memang ada sebagian orang yang asal comot lafadz dan secara sembarangan mengatakan bahwa hal itu merupakan hadits nabi.
Tapi sebagai muslim yang mutsaqqaf, tentu kita harus teliti dan cermat. Kalau memang bukan hadits, jangan dibilang hadits. Sebab untuk menyebut suatu kalimat itu hadits nabawi, punya konsekuensi yang berat. Kalau memang benar itu hadits, maka kita bertanggung-jawab untuk bisa juga menyebutkan sanad dan periwayatnya, bahkan kedudukannya dari sudut pandang keshahihan.

Dan kalau ternyata bukan hadits, maka kepada kita telah disediakan tempat duduk di neraka, naudzubillahi min dzalik.
Lafadz yang sangat populer itu sebenarnya adalah perkataan atau hikmah dari seorang ulama besar yang berada pada level tabi'in. Beliau adalah Al-Hasan Al-Bashri.
Pernyataan ini bisa kita dapati dalam kitab Jami' Bayanil 'Ilmi wa Fadhlihi, karya Ibnu Abdil Barr, jilid 1 halaman 357. Beliau berkata, "Dari Ma'baddari Al-Hasan Al-Bashri, dia berkata:
"(Menuntut) ilmu di waktu kecil seperti memahat di batu"
Maksudnya, bahwa masa kecil itu adalah masa di mana informasi akan direkam ke dalam otak dengan sangat mendalam, seolah-olah kita mengukirnya di atas batu.
Ungkapan ini ternyata dibenarkan oleh banyak ahli pendidikan, bahkan sampai ada yang mengatakan bahwa bayi di perut ibu sekalipun sudah mulai belajar dan mendengar masukan dari apa yang didengarnya.
Sehingga ungkapan Al-Hasan Al-Basri ini memang sangat erka kaitannya dengan bidang yang anda geluti, yaitu pendidikan anak usia dini.
Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabaraktuh,
Ahmad Sarwat, Lc