" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Selasa, 17 November 2015

Allah Berbahasa Arab....?


Wed, 16 January 2008 08:24 - | Dibaca 2.695 kali | Bidang umum

Assalamu 'alakum....
Dalam pembahasan beberapa masalah ustad menekankan pendapat beberapa ulama bahwa Allah SWT berbicara kepada manusia (nabi/rasul) dalam bahasa Arab....benarkah pendapat ulama itu...???
Apakah itu tidak berlebihan, mengingat tak ada seorangpun yang pernah mendengar dialog Allah SWT dan manusia kecuali pelaku dialog itu sendiri...
Menurut hemat saya, Allah SWT berbicara dalam bahasa universal yang dimengerti oleh seluruh makhluknya (manusia, hewan, tumbuhan, gunung, organ tubuh, benda angkasa dll...)
Namun ketika sang makhluk tersebut mentransfer hasil dialog dengan Sang Khalik kepada makhluk lainnya, dia tetap menggunakan bahasa yang dia dan makhluk lain pahami....
Jadi... Menurut saya....
Allah SWT berdialog dengan Rasulullah SAW dengan bahasa universal...
Ketika Rasulullah SAW mentransfer hasil dialog itu kepada ummatnya, maka digunakanlah bahasa yang dipahami oleh keduanya yaitu: Bahasa Arab....
Wassalamu 'alaikum....
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Allah SWT memang benar-benar berbicara kepada kita lewat wahyu dengan bahasa Arab. Dan bicaranya Allah SWT kepada manusia adalah wahyu yang diturunkan kepada umat manusia lewat perantaraan Jibril dan Muhammad SAW. Al-Quran adalah bicaranya Allah SWT kepada manusia. Dan Al-Quran itu berbahasa Arab.
Selain Al-Quran, Allah SWT juga berbicara kepada kita lewat nabi Muhammad SAW yang kemudian disampaikan kepada kita lewat haditsnya. Semua itu pun juga dengan bahasa Arab.

Bahasa Universal?
Mungkin saja apa yang anda perkirakan sebagai bahasa 'universal' itu ada, tapi sampai saat ini perkiraan itu masih belum pernah ada bukti dan informasinya, walau secuil saja.
Kalau anda mengatakan tidak pernah ada saksi dari dialog antara Allah SWt dan nabi Muhammad SAW, maka khayalan tentang keberadaan 'bahasa universal' itu justru sama sekali tidak ada dasarnya.
Tidak pernah ada informasi baik berupa ayat Quran atau pun keterangan dari sunnah nabawiyah tentang keberadaan bahasa 'universal' itu.
Maka jangan dihayalkan keberadaan bahasa universal itu seperti bahasa C ++ dalam dunia komputer. Di mana sebuah program atau software dibuat dengan bahasa tersebut. Itukan dunia pemrograman komputer.
Padahal kita tidak bicara komputer, tapi bicara tentang bahasa apa yang digunakan Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW dalam menurunkan wahyu dan memerintahkan semua perintah, larangan dan aturan. Jangan katakan bahasanya adalah bahasa C++, tapi bahasanya adalah bahasa Arab.
Dan pada hakikatnya justru tidak ada bahasa universal yang anda maksud. Setidaknya tidak ada dalil yang menunjukkan ke arah sana, kecuali kira-kira dan hayal saja. Sebuah teori yang tidak ada landasan rujukannya, baik secara empiris apalagi secara nash.
Allah Pencipta Semua Bahasa
Yang ada adalah bahwa bahwa Allah SWT adalah tuhan menciptakan semua bahasa, termasuk bahasa Arab ada di dalamnya.
Tapi bukan berarti Allah SWT itu hanya bisa bahasa Arab saja. Dia adalah Tuhan Yang menciptakan semua makhluk, termasuk bahasanya juga sekalian. Tetapi khusus ketika Allah SWT ingin menurunkan perintah-perintah dan aturan-aturan untuk syariah terakhir, Dia sengaja memilih yang jadi nabi secara resmi adalah seorang yang lahir di Arab, berbahasa Arab dan berkebangsaan Arab. Lewat diri nabi yang orang Arab itulah semua perintah dari langit diturunkan.
Dan pengakuan akan hal itu diikat dengan sebuah komitmen dua kalimat syahadat, di mana pada kalimat yang kedua kita diwajibkan mengakui Muhammad SAW sebagai utusan resmi dari Allah. Dan tidak ada ceritanya nabi Muhammad SAW menguasai 'bahasa universal' seperti yang anda hayalkan itu.
Nabi Muhammad SAW menerima wahyu atau Al-Quran dari Allah SWT dalam bahasa aslinya, yaitu bahasa Arab. Tentang kenapa harus Arab, bukan urusan kita. Sebab itulah maunya Allah. Seandainya Allah SWT memilih menggunakan bahasa Sansekerta, bahasa Jawa Kuno, atau bahkan bahasa Klingon sekalipun, apa urusan kita? Semua adalah hak Allah SWT.
Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc