" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Senin, 30 November 2015

Korban teror Paris adalah boneka, konspirasi zionisme, ini faktanya tolong sebarkan













Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhan Twitter : @assyarkhan Mayat‐mayat yang bergelimpangan di Paris beberapa waktu lalu menimbulkan banyak pertanyaan, Benar Manusia atau Boneka yang merupakan bagian dari Konspirasi Zionisme untuk membangun Opini bahwa Islam harus disudutkan sehingga banyak warga dibanyak negara tidak ingin ada Islam didalam wilayah mereka. Tetapi, Jika tidak begini maka bukan Zionisme Yahudi namanya. Menanamkan kebencian dan dendam dibanyak
pikiran orang merupakan cara‐cara lama yang digunakan Zionis untuk mencapai misinya, Jikapun manusia dalam banyak potret yang diambil dapat terlihat sebagai "Acting Tewas" padahal dari formasi badan tidak bisa ditipu, Target dari Serangan di Paris beberapa waktu lalu lebih kepada membangun sinisme warga dunia dan tak perlu peduli pada Irak, Suriah, Lebanon, Yaman, Palestina dan banyak lagi ummat Islam yang dibantai oleh Zionisme Yahudi. Tanggal 13 November 2015, Hari Jum'at bertepatan dengan hari‐hari Hallowen bagi kebudayaan Yahudi serangan Teroris itu terjadi. Tetapi, Banyak orang tidak tahu bahwa itu semua adalah kepalsuan, Drama yang diciptakan untuk tujuan menghabisi ummat Islam didunia, faktanya dengan kejadian tersebut banyak masyarakat di dunia ikut membenci Islam padahal mereka tidak tau menahu tentang Islam. Pertanyaannya adalah Mengapa Serangan Teroris di Paris adalah sebuah Drama, Mayat yang bergelimpangan itu adalah Aktor, bahkan banyak diantaranya adalah Boneka. Semua itu dilakukan dalam rangka mengabadikan pendudukan Israel terhadap Palestina. Penulis menemukan beberapa fakta tentang Mayat yang bergelimpangan dalam Tragedi Paris, Sangat mencurigakan dan terlihat sangat jelas kepalsuannya. Inilah yang disebut Konspirasi. Contoh yang tampak dengan nyata adalah darah yang berceceran itu. Darah Manusia atau darah yang lain atau make up dalam pembuatan sebuah Film? Secara teori, Ketika petugas Ambulan tiba pada sebuah kecelakaan, darah yang telah meninggalkan mayat korban telah biasanya berubah menjadi gelap. Hemoglobin dipengaruhi oksigen untuk membawanya sekitar tubuh Anda. Hemoglobin mengambil bentuk yang berbeda ketika oksigen dan tampil lebih "merah" ketika penuh oksigen. Darah orang hidup yang tampak merah disebabkan oleh Oksigen, dan ketika Oksigen didalam darah meninggalkan hemoglobin maka zat berubah bentuk dan tampaknya sangat gelap. Ketika darah meninggalkan tubuh Anda, sel darah merah mati dan hemoglobin akhirnya menjadi terdeoksigenasi. Darah yang baru‐ baru ini meninggalkan tubuh memiliki warna merah lebih terang karena fakta itu oksigen oleh udara. Kematian akhirnya sel‐sel darah merah melepaskan oksigen, mengubah hemoglobin merah gelap dan bahkan appearingly hitam. Jadi, kapan gambar ini diambil jika butuh polisi dua jam untuk mendapatkan di gedung? Darah dalam gambar berwarna merah cerah. Jadi, Pada kenyataannya apa yang terlihat difoto sangat tidak realistis dan sebaliknya justru menimbulkan kecurigaan. Itu menjadi lebih realistis jika Kita zoom. Dalam sebuah teori terorisme dalam bentuk serangan senjata, Kematian pembunuh adalah tabu ; Jika diperiksa dengan teliti Kita bisa melihat tidak ada manusia dilantai konser itu, tidak ada, Jika Anda perhatikan lagi maka yang tergeletak itu adalah Boneka yang sangat mirip dengan manusia yang sengaja diciptakan seperti yang telah banyak mereka uji coba dalam banyak film. Mayat‐mayat yang tergeletak itu adalah Peran pengganti, membuat drama bahwa ini sangat mencekam. Mari Kita buktikan jika memang mayat‐mayat dilantai konser itu adalah Boneka yang sudah dibuat sangat menyerupai manusia. Perhatikan pinggul. Tidak ada satupun manusia yang memiliki anatomi tubuh seperti ini. Selain itu, perhatikan Kaki dalam posisi anatomis tidak mungkin. Ketika nyawa tidak ada dalam tubuh manusia maka badannya lemas tak berdaya dan semua bagian tubuhnya tergeletak ditanah, Tetapi sebagaimana Anda lihat dalam Foto, Mayat itu masih memiliki kaki yang melengkung dan tidak menyentuh tanah/lantai, apakah dia sudah benar‐benar tewas atau sebenarnya bukan manusia tetapi boneka silicon yang telah banyak diciptakan saat ini. Bagaimana mereka bisa menjadi orang‐orang yang benar‐benar manusia jika Melihat sifat darah yang terlihat dibagian leher sangat merah. Kemudian perhatikan juga kaki yang sangat besar. Tidak ada alasan yang bisa menyebut yang tergeletak itu adalah Manusia, Itu Boneka. Tapi saat ini sudah begitu banyak percaya jika itu adalah korban tewas. Bagaimana dengan foto ini, Bagaimana mungkin darah orang tewas seperti ini padahal untuk datang ke lokasi perlu 3 jam, lalu siapa yang memfoto ini? Jaringan mereka kah? Lalu, Bagaimana dengan Kaki yang besar. Tak sedikitpun anatomi mereka menunjukan mereka adalah manusia, sangat dekat dengan Boneka Silicon yang sudah banyak diciptakan. Foto Wanita diatas adalah PALSU, Mengapa ?Bagaimana mayat masih bisa menopang badannya ? Ini namanya pementasan boneka manusia, ini adalah pentas boneka Semua pikiran kriminal ini harus mendandani setiap boneka tersebut, Cat itu dengan tambahan sedikit darah palsu, dan seluruh dunia akan "mengkonsumsinya" sebagai sebuah kisah yang benar. Sebuah kisah tragis dan dramatis sehingga banyak orang memasang Foto bendera Prancis di FB, WA, BBM dengan status "Pray to Paris" Mengenai penggunaan pel dan sapu untuk menyebarkan cat berwarna darah itu bagian dari Propaganda Israel yang melakukannya, seperti Foto dibawah ini merupakan Darah Palsu yang dijadikan foto kampanye Israel.  Jika Anda pernah melihat boneka Silicon yang banyak beredar, Maka Anda tidak akan tertipu dengan foto dibawah ini, Foto dibawah ini sama sekali tidak menunjukan korban manusia karena tidak ada manusia tak bernyawa dalam kondisi seperti itu kecuali dalam musibah kebakaran. Perhatikan baik‐baik, Tidak ada perbedaan antara Bonek yang belum dilumuri darah dengan Boneka yang berdarah dari sifat kakunya, karena seharusnya Manusia tidak bernyawa menjadi lemas dan tangan kakinya menempel di lantai atau tanah. Maka Korban yang ada didalam Foto ini adalah Boneka yang dijadikan alat kampanye Provokasi Israel agar Dunia membenci Islam dan Ummat Islam diseluruh dunia, dan Ini berhasil. Cek saja di Youtube bagaimana sikap Islamphobia meningkat. Mengenai boneka silicon dalam serangan teroris di Perancis, dalam foto ini Anda bisa melihat sangat seperti manusia, Memiliki tangan dan lengan di rambut, Hal yang tidak mungkin bagi orang yang sudah mati adalah masih bisa berotot dan melengkung, karena semua anggota badan orang yang tak bernyawa logikanya "runtuh" ke bawah. Boneka yang sangat realistis menyerupai manusia, Ini adalah upaya pembodohan banyak orang tentang sebuah drama teror yang tidak lain adalah konspirasi Zionisme dengan tujuan yang sudah ditetapkan. Boneka lainnya yang digunakan dalam penembakan adalah sebagai berikut: Perhatikan baik‐baik sifat mengkompress kaki palsu. Ini banyak terlihat di website Dapper Cadaver. Ini benar‐benar tipuan tingkat tinggi, konspirasi Zionisme yang telah banyak membodohi banyak orang termasuk di Indonesia, Semuanya adalah kepalsuan yang dilakukan dalam rangka mendukung agenda ekstrimis agen Zionisme fanatik, termasuk Zionis Rothschild. Tujuannya adalah untuk menciptakan emosi dukungan untuk pembunuhan lebih  Ini Faktanya lanjut, tindakan merusak, membunuh, berbuat keji tingkat tinggi oleh Zionis Yahudi, termasuk orang‐orang yang kuat dan Yahudi kaya di Eropa, Inggris, Australia, dan Amerika Serikat. Tujuannya adalah untuk menyerang rakyat sipil Suriah dengan biaya berapapun, Semua dilakukan dalam upaya mencapai ambisi mereka menguasai Yerusalem Palestina untuk membangun Israel Raya dan Haikal Sulaiman. Sumber : http://www.liveleak.com/view?i=06d_1447585266 Jakarta, 27 November 2015 ADI SUPRIADI / Ahmad Muhammad Haddad Assyarkhan Kompasiana.com Silakan Copy Artikel yang ada di sini,