" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Kamis, 22 Oktober 2015

Tanaman Obat Diabetes Tradisional dari Berbagai Penjuru Dunia


Di segala penjuru dunia, terdapat berbagai macam tumbuhan dan rempah yang dapat dijadikan sebagai tanaman obat diabetes tradisional. Secara garis besar fungsinya sama, yaitu membantu mengontrol kadar gula dalam darah saat dalam kondisi puasa maupun setelah makan, serta mengoptimalkan kinerja hormon dan sistem imun tubuh dengan cara memperbaiki ekresi gen. Apabila Anda penasaran tanaman obat diabetes tradisional apa saja yang dapat digunakan oleh penderita diabetes, berikut ini beberapa contohnya:

• Bawang putih – dipercaya mengandung sifat antioksidan dan efek sirkulasi mikro. Berdasarkan beberapa studi, bawang putih menunjukkan hasil positif dengan menurunkan kadar gula dalam darah, meningkatkan sekresi dan memperlambat penurunan insulin.

• Ginseng – penurunan glukosa darah ditunjukkan dalam beberapa penelitian di Amerika. Salah satu spesies tanaman ini, Panax, disebut sebagai obat ajaib dan dianjurkan untuk penderita diabetes.

• Gymnena sylvetre – tumbuh di hutan tropis India bagian selatan dan tengah, tanaman ini dapat menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan.

• Bauhinia forficata dan Myrcia uniflora – keduanya tumbuh dan biasa digunakan di Amerika Selatan sebagai obat diabetes melitus alami.

• Daun ara – obat diabetes populer di Spanyol dan Eropa Selatan-Barat dimana beberapa penelitian terhadap hewan menunjukkan kemampuan daun ara dalam memfasilitasi penyerapan glukosa secara efektif.

• Coccinia indica – dapat ditemukan tumbuh secara liar di seluruh benua India. Penelitian menunjukkan bahwa rempah ini memiliki sifat insulin-nemesis atau meniru fungsi insulin yang ditunjukkan dengan perubahan signifikan dalam kontrol glikemik.

• Ocinum sanctum (daun kemangi) – uji klinis menunjukkan efek positif pada postpandrial dan gula darah puasa. Para ahli juga memprediksi kemampuannya dalam meningkatkan fungsi sel beta dan memfasilitasi proses sekresi insulin.

• Momordica Charantia (pare) – dapat di temukan di berbagai daerah di Asia, Afrika dan Amerika selatan. Tanaman ini dipercaya mampu membantu penderita diabetes dengan oksidasi glukosa, sekresi insulin dan proses lainnya.

Di Indonesia sendiri, ada banyak tanaman yang bisa digunakan sebagai obat tradisional untuk penyakit gula, di antaranya daun sambiloto, daun salam, tapak dara, pegagan, kumis kucing, tapak dara dan pace/mengkudu. Namun, sebelum memanfaatkan tanaman obat diabetes tradisional, Anda harus konsultasikan rencana Anda dengan dokter untuk memastikan keamanan kondisi dan menentukan dosis yang sesuai.