" SELAMAT DATANG DI ALIKHLASMUSHOLAKU.TOP, FORUM BELAJAR, BERBAGI & SOLUSI TENTANG ISLAM "

Komentar Facebooker

alikhlasmusholaku.blogspot.com ini bagus utk dibaca menambah pengetahuan tentang adab islam

Dikirim oleh Wasriful Wahizar Koto pada 5 Agustus 2015

BINTANG 5

luar biasa rating 5 bintang, terima kasih banyak

Dikirim oleh alikhlasmusholaku.blogspot.com pada 5 April 2016

Senin, 19 Oktober 2015

Resistensi Insulin Merupakan Cikal Bakal Diabetes




Tiap hari Anda mesti 'berakrobat' dengan seabrek aktivitas : bekerja di kantor, mengatur rumah serta anak, bersosialisasi, menjaga bersilahturahmi dengan kerabat. Kegilaan yang seakan tiada habisnya itu kerapkali bikin kita mersa stres terlalu berlebih. Pada akhirnya, 'olahraga mulut' dengan kata lain ngemil jadi pelampiasan yang nikmat. Tiada terasakan tahu-tahu berat tubuh serta lingkar perut makin 'melar'.

Yang amat menjengkelkan, di umur 35 lebih kita tak lagi dengan gampang mengurangi berat tubuh, tak seperti di waktu kita berumur 20-an. Lemak-lemak itu kelihatannya demikian bandel, melekat ketat di badan kita serta sulit disingkirkan. Satu diantara pemicunya, barangkali Anda menderita resistensi insulin.

Resistensi insulin ialah keadaan dimana insulin -hormon yang disekresi oleh pankreas untuk mengontrol level gula darah dalam badan- tak lagi bekerja dengan harusnya. Beberapa sel badan membutuhkan gula (glukosa) untuk memperoleh daya. Saat konsumsi karbohidrat, badan kita bakal mengubahnya jadi glukosa. Setelah itu glukosa ini bakal dibawa lewat aliran darah menuju beberapa sel badan. Lantaran molekul glukosa tak dapat menembus dinding sel, maka diperlukan pertolongan insulin untuk melindungi supaya glukosa terus ada didalam sel. Pada beberapa orang, sel-selnya tak merespon insulin dengan baik, serta keadaan inilah yang di kenal semacam gejala resistensi insulin.

Bagaimana seorang dapat menderita resistensi insulin? Berbagai aspek yang diduga bisa mengakibatkan resistensi diantaranya kegemukan, diet dengan konsumsi tinggi karbohidrat, serta pola hidup kurang bergerak. Resistensi insulin pula di turunkan dengan cara genetis, umpamanya pada pasien diabetes. Meski demikian, nyaris kebanyakan orang yang alami kegemukan bakal alami resistensi insulin, yang lalu dapat mengarah pada penyakit diabetes, kardiovaskuler, hipertensi, serta kemandulan (polycystic ovarial syndrome).

Resistensi pada insulin ini nampak dalam wujud berbagai gejala yang menumpuk selama bertahun-tahun, sebelum saat pada akhirnya tunjukkan gejala yang mengarah pada resistensi insulin. Salah satunya ialah kelelahan -biasanya berlangsung disebabkan beberapa sel tak memperoleh daya disebabkan penyerapan glukosa yang kurang baik. Gejala lain ialah perut jadi kembung serta sugar craving ( badan menagih gula) -akibat level insulin serta glukosa yang berfluktuasi didalam badan. Serta satu diantara tandanya yang paling umum ialah timbulnya timbunan lemak di bagian-bagian badan spesifik. Insulin kerapkali 'menabung' lemak dibagian abdominal (perut), hingga umumnya wanita -juga pria- yang alami resistensi insulin mempunyai lingkar perut yang besar.

Anda yang menderita resistensi insulin, seberapa besar juga usaha Anda untuk melindungi berat tubuh dengan diet sehat serta olahraga teratur, kerapkali terus susah turunkan berat tubuh. Hal semacam ini dikarenakan makin banyak insulin yang disirkulasikan ke semua badan, makin susah juga badan membakar lemak. Lantaran, insulin-sebagai regulator utama pada glukosa serta lemak badan- tak bekerja dengan baik untuk mengimbangi kalori yang masuk serta keluar dari badan. Dalam periode panjang, lonjakan kandungan gula darah itu bakal mengakibatkan kerusakan banyak organ badan.

Tetapi keadaan itu dapat diatasi jika gejala itu bisa ketahuan dari awal. Tak cuma resistensi pada insulin bisa dikendalikan, keadaan itu pula bisa diperbaiki dengan melakukan pola diet serta olahraga yang sesuai. Ingat, mencegah resistensi insulin bermakna pula mencegah munculnya komplikasi penyakit-penyakit lain.